Anda di halaman 1dari 4

JURNAL PRAKTIKUM TEKNOLOGI BAHAN ALAM

1. Judul Pembuatan sediaan dekok dengan bahan rimpang jahe sebagai karminatifum 2. Tujuan - Merancang formulasi sediaan dekok dengan bahan aktif jahe yang dapat berkasiat sebagai mengurangi rasa nyeri 3. Matriks Bahan a. Bahan aktif Nama bahan aktif Jahe Kandungan kimia Minyak atsiri 2-3% mengandung zingiberen, felandren, kamfen, limonene, borneol, sineol, sitral dan zingiberol, minyak dammar yang mengandung zingeron. (MMI ed.2, hal:121) Bentuk sediaan Khasiat paten di pasaran Karminatifum Kapsul (MMI ed.2 (jamu Iboe) hal:121

No 1

Taksonomi
Kingdom: Plantae Division: Spermatophyta Subdivisi: Angiospermae Classis: Monocotyledonae Subclassis: Ordo: Zingiberales Familia: Zingiberaceae Genus: Zingiber Spesies: Zingiber officinale

Dosis 300 mg

b. Bahan tambahan No 1 Nama bahan tambahan Gula/sukrosa Sifat Fisika Hablur tidak berwarna, rasa manis Kimia Larut dalam 0,5 bagian air dan dalam 0,2 air 100oC (HPE 2nd, p 502) Larut dalam 400 bagian air, dalam 30 bagian air mendidih (80oC), Fungsi Perasa manis. Konsentrasi lazim 67% b/b(HPE 2nd, p 500) keterangan Pemanis, pensuspensi. (HPE 2nd, p 500)

2 Nipagin M Serbuk halus, putih, hampir tidak berbau pengawet 0,015 0,2% (HPE 2nd, p 310) Konsentrasi Untuk menghambat pertumbuhan mikroba.

dalam 3 bagian etanol (95%)P. (HPE 2nd, p 311) 3 Sereh (Cymbopogon nardus (L.) Rendle. Warna hijau, tepi kasar dan tajam, bau khas aromatic, rasa pedas agak aromatic. Rasa agak manis, agak pedas dan kelat Pewangi.

terpilih 0,18%

(HPE 2nd, p 310)

1 batang

Pemberi aroma, peluruh angin, pereda kejang. (MMI vol.5, hal:179) Pemberi aroma.

4 Kayu manis Pemberi aroma 1 batang

4. Formulasi a. Rancangan Formula Sediaan Serbuk Jahe Gula Nipagin Sereh Kayu manis Aqua Dosis ekstrak jahe dari obat paten (Gingerine)

20 gram 134 gram 0,2 gram 1 batang 1 batang ad 100 ml 300mg.

Dosis ekstrak kering jahe adalah 20 gram/hari, bila dalam ekstrak basah terjadi pengurangan bobot menjadi 10% nya, maka dosis ekstrak basah temulawak adalah 200 mg/hari Dosis 1x pakai (per sendok makan) dalam 3x pemakaian = 200 mg 3 = 66,67 mg/15 ml Dosis 1botol (150 ml) = 66,67 mg x 10 = 666,67 mg/150 ml 5Dosis 1batch (600 ml) = 66,67 mg x 40 = 2.666,67 mg/600 ml = 2,67 gram b. Rancangan Evaluasi Sediaan 1. Organoleptis Bentuk : oral sirup Warna : kuning kecoklatan Bau : jahe Rasa : manis dengan sedikit pedas 2. Uji pH Alat : pH meter Cara kerja : a. Cuci elektroda keringkan b. Kalibrasi elektroda dengan elektroda dapar pH c. Angkat elektroda cuci elektroda keringkan d. Celupkan elektroda dalam larutan sampel e. Catat pH

3. Densitas Alat : Piknometer yang dilengkapi dengan thermometer Cara kerja : a. Setarakan suhu piknometer sesuai dengan suhu yang tertera pada alat dengan cara dicelupkan dalam air es b. Timbang piknometer kosong c. Isi dengan larutan sampel dan setarakan suhu d. Timbang piknometer + sampel e. Hitung H 4. Viskositas kinematik Alat : Viskometer ubbehlode Cara kerja : a. Masukkan sampel dalam tabung 4 melalui pipa 3 sehingga permukaan cairan berada antara 2 garis batas M b. Pipa 1 tutup dengan jari dan pipa 2 dihubungkan dengan selang c. Hisap cairan sampai bola 9 penuh (tidak ada gelembung udara) d. Jari dan selang dilepas e. Hitung waktu selama cairan pindah M1M2 f. Ulangi 3x 5. Uji kandungan kimia dengan KLT Alat : Plat KLT, chamber, pipa kapiler, sinar UV Cara kerja : a. Chamber dikalibrasi ad 30 ml (sesuai kapasitas masing-masing chamber) b. Masukkan 30 ml eluen (CH2Cl2 : MeOH = 99 : 1) dalam chamber c. Jenuhkan dengan menggunakan kertas saring selama 30 menit d. Totolkan ekstrak cair, senyawa isolat dan senyawa pembanding pada plat silica gel e. Letakkan pada chamber sampai eluen naik hingga batas atas. f. Keringkan plat Silica Gel, lalu semprot dengan penampak noda (Anisaldehide asam sulfat) g. Hitung harga Rf nya Jarak garis depan dari titk awal Rf = Jarak titik pusat bercak dari titk awal 6. Volume sedimentasi Alat : Gelas ukur Cara kerja : a. Isi gelas ukur 100 ml dengan sampel suspensi ad volume 100ml b. Amati endapan dalam waktu tertentu dan catat c. Hitung, F= Vu / Vo F= volume sedimentasi Vu= volume sedimentasi dari system flokulasi Vo=volume suspense mula-mula 7. Ukuran partikel Alat : Mikroskop dengan micrometer okuler Cara kerja : a. Kalibrasi skala okuler terhadap skala obyektif b. Teteskan 1 tetes sediaan pada obyek glass dan amati di bawah mikroskop c. Catat ukuran partikelnya c. Rancangan Kemasan (terlampir)

5. Cara Pembuatan Dekok Jahe sebagai Tonikum 1. Serbuk Jahe ditimbang sebanyak 20 gram 2. Disiapkan panci infus dengan mendidihkan dahulu air pada panci dasar. 3. Kemudian 20 g serbuk jahe dimasukkan pada panci atas dan ditambahkan 100ml air lalu tutup dan didihkan hingga 30 menit. 4. Disiapkan penimbangan 134 gram gula kemudian dilarutkan tersendiri 5. Saring sediaan kemudian tambahkan 0,2 gram nipagin saat sediaan masih panas aduk ad homogen. 6. Kemudian ditambahkan larutan gula ad 100 ml. 7. Sediaan dimasukkan dalam botol kemudian diberi etiket dan kardus kemasan. 6. 7. 8. 9. Evaluasi Hasil Sediaan Pembahasan Kesimpulan Daftar Pustaka