Anda di halaman 1dari 4

Review CB 1.

Bussiness comm sangat penting dalam bisnis karena merupakan suatu element yang fundamental dalam bisnis, komunikasi yang efektif akan memudahkan proses kegiatan dalam bisnis di satu sisi dan sebaliknya komunikasi yang buruk dapat menghambat perolehan keuntungan dari bisnis tersebut atau bahkan menciptakan kesalahan kesalahan yang dapat merugikan bisnis tersebut. Hampir dalam setiap profesi, komunikasi yang baik merupakan keterampilan yang sangat diharapkan oleh atasan. 2. Cara membuat komunikasi yang baik: a. susun gagasan dan informasi secara logis dan lengkap b. expresikan gagasan dan info secara koeheren dan persuasif baik dalam komunikasi oral, lisan, tulisan, visual, electronic c. aktif mendengar orang lain d. berkomunikasi scr efektif dgn bbrp org lain dengan latar blakang beda2 e. gunakan teknologi scara esien dan efektif f. ikut standar etika komunikasi g. adaptasi gaya komunikasi dengan audience 3. Unsur komunikasi yang efektif: a. provide practical info: beri info yang berguna untuk dilakukan b. give facts rather that vague impresions: gunakan bahasa yang konkrit, spesik dan detail, info yang meyakinkan, benar, dan akurat c. present information in a consise, efcient manner: rangkum pembicaraan d. clarify expectation and responsibilities: tulis pesan yang membuat audience merespon e. offer compeliing, persuasive arguments and recommend 4. Etika Komunikasi: Plagiarism(menggunakan kata2 orang lain), omitting esential info, selective misquoting, misrepresenting numbers(manipulasi data), distorsing visual(manipulasi gambar), failing to respect privacy or information security need 5. Komunikasi Persuasif: merupakan suatu strategi supaya pesan yang disampaikan oleh kita dimengerti dan dipercayai oleh orang lain sehingga orang lain dapat percaya, berharap dan berlaku sesuai yang kita inginkan, namun tanpa paksaan melainkan dari diri orang tersebut. 6. Strategi Persuasi: a. Credibility: membangun kepercayaan dengan pengetahuan dan kemampuan b. Logical Reasoning: menunjukan alasan logis saat menyampaikan pesan c. emotional appeal: menggunakan pendekatan emosi untuk menyampaikan pesan d. Framing for common ground: dengan menggambarkan berada dalam posisi orang lain tersebut 7. Tips Persuasi: a. Active facilitative: aktif menyatakan pandangan, info, nego, inisiatif b. Passive facilitative: tidak melakukan apapun c. Active inhibitting: agresif, ragu ragu, tidak ingin nego, kritik

d. passive inhibiting: tidak memberi perhatian, rendah diri, mengabaikan, tidak memberi pujian, umpan balik 8. Cara melatih persuasi: a. Membangun credibilitas b. use a positive and tactful tone c. make presentation clear d. present strong evidence e. appeal to subjects self interest f. use logic g. use emmotional appeals 9. cara presentasi: a. sebelum presentasi: merencanakan baik2, analisis kepentingan dan harapan b. selama: hindari ketegangan, pake anekdote c. setelah: minta feedback, evaluasi dari presentasi 10. Negosiasi merupakan strategi untuk mendapatkan sesuatu yang menjadi perhatian dan kepentingan kita, dimana hal tersebut terjadi antar 2 pihak yang saling mengajukan pertukaran keinginan dan kebutuhannya. 11. Strategi Negosiasi: a. Integrative bargaining strategy: negosiasi dengan mementingkan menjaga hubungan diantara kedua pihak, yang ingin dicapai adalah solusi yang benar benar disetujui keduanya. Namun diperlukan komunikasi yang terbuka dan sifat bersama untuk selalu menghindari konik. b. Distributive bargaining strategy: strategi negosiasi dengan prinsip menang kalah. Bersifat kompetitif dengan mengorbankan pihak yang lain, hanya akan ada satu pihak yang puas, tanpa mempertimbangkan hubungan setelah negosiasi. 12. 5 Tahapan nego: a. Preparation n planning: persiapan yang matang berupa perumusan kebutuhan dan kepentingan kita. Sehingga mengerti kekuatan dan kelemahan, peluang, kesamaan dan perbedaaan. b. Denition of ground rules: menentukan aturan untuk negosiasi: tempat, waktu, topik c. claricaiton dan justication: memberikan kejelasan dan keadilan dalam hal mendapatkan sesuatu saat negosiasi d. Bargaining n problem solving: negosiasi aktif dan konstuktif untuk mencari solusi bagi kebutuhan dan kepentingan masing masing e. Closure and implementation: persetujuan dan implementasi kebutuhan 13. Langkah negosiasi efektif: a. pertimbangan situasi orang lain b. memilih strategi konkrit c. memulai dengan tawaran yang positif d. perhatian pada isu negosiasi e. tetap rasional dan bertahan pada gagasan win win solution f. bahasa verbal maupun non verbal yang baik 14. Kepemimpinan ada kepemimpinan karismatik: yaitu berasal dari kepribadian yang luar biasa, kepemimpinan legal rasional: berdasar status soal warisan atau status sosial yg dicapai.

15. Kepemimpinan merupakan suatu sikap dari seorang individu yang mampu mengarahkan orang banyak atau kelompoknya untuk mecapai suatu goal yang dicita citakan bersama. 16. Karakteristik leader yang efektif: a. Challenge the process: berani ambil resiko b. Inspired a shared vision: mengelola nilai dan motivasi anggota c. Enable others to act: bagi info dan kekuasaan, dan pemberdayaan d. Model the way: memberi contoh e. Encourage the hearth: kasi penghargaan f. Self condence: percaya diri,, tenang dalam masalah g. Assertiveness: tegas dan jelas h. Trustworthiness and morality i. Emotional Stability j. sense of humor k. self awarness l. cognitive skills n clarity m.emotional intelligence n. passion n enthuiasm 17. Pemberdayaan merupakan pembagian porsi kekuasaan pada orang lain atau bawahaannya, dilakukan dengan pendelegasian yaitu menaruh tanggung jawab dan kepercayaan pada orang tersebut untuk melakukan suatu pekerjaan 18. Cara mengembangkan leadership: a. ikut program latian b. belajar dr pengalaman c. feedback d. self helf activities 19. taksonomi kepemimpinan: a. Autocratic decision: keputusan sendiri b. consultation: bertanya, namun keputusan sndiri c. joint decision: keputusan bersama 20. Ki hajar dewantara: a. ing ngarsa sung tulada: sbagai pemimpin kasi contoh yg baik b. ing madya mangun karsa: harus mampu keatas dan kebawah secara seimbang c. tut wuri handayani: mampu melayani dan mengasuh bawahan dengan baik 21. Pelatihan efektif: a. clear learning objectives: pengetahuan keterampilan yang didapat dari latihan b. clear meaniingful content: jelas dan bermanfaat dari awal c. appropriate sequencing of content d. appropriate mix of training method e. oportunity for active practice f. relevant, timely feedback g. enhancment of trainee self-condence h. appropriate follow up activities 22. Teknik khusus: a. behaviour role modelling b. case discussion c. business game n simulation

23. Aktivitas pengembangan: a. multisoce feedback: ttg keterampilan dan kemampuan b. development asssesment centers: metode untuk mengukur kompetensi dan potensi c. developmental assignment: diberi tanggung jawab kerja tetap d. job rotation programs: kerja di fungsi beda e. action learning: be;akar dari apa yang dilakukan f. mentoring: mengajar g. executive coaching: diberi pengajaran dari pelatih yang pengalaman 24. Teori motivasi: a. pendekatan hedonisme: berdasarkan memaksimalkan kesenangan dan meminimalkan penderitaan b. pendekatan psikoanalisa: manusia tidak rasional dan perilakunya dari hasil dorongan bawah sadar c. teori insting: manusia didorong insting d. teori aktualisasi diri (abraham maslow) manusia punya kebutuhan mendasar untuk berkembang secara psikologis menjadi individu yang sepenuhnya dan memenuhi potensi potensinya menurut taxonomi kebutuhan. 25. motivasi menurut abraham maslow yaitu sesorang mempunyai keinginan kuat dari dalam diri untuk melakukan sesuatu guna mencapai tujuan dipengaruhi oleh 5 kebutuhan utama: a. kbutuhan siologis (makan, minum, pakaian tempat tinggal), manusia sangat merasa kekurangan segalanya dalam hidup b. rasa aman: meliputi keamanaan, kemantapan, ketergantungan, perlindungan, kebebasan dari rasa takut, cemas dan kekalutan; kbutuhan akan ketrtiban, hukum c. rasa memiliki dan rasa cinta: ingin hubungan yg penuh cinta dan kasih sayang d. kebutuhan harga diri: keiginan akan kekuatan, prestasi, kecukupan, keunggulan, kemampuan, percaya diri sndiri. Hasrat akan nama baik: gengsi prestige, status, ketenaran kemuliaan, dominasi, pengakuan e. aktualisasi diri: kebutuhan untuk memperoleh kebanggaan, kekaguman sebagai pribadi yang berhasil mewujudkan potensi dirinya dengan prestasi 26. Motivasi karyawan menurut Dubrin a. kebutuhan prestasi b. kekuasaan c. aliasi d. otonomi e. penghargaan f. keselamatan n keamanan g. equitas 27. Teori harapan a. effort to performance expetancy b. performance to outcome expectancy c. valence: suatu yang bernilai dan bermanfaat sblm org itu melakukan sesuatu

Anda mungkin juga menyukai