Anda di halaman 1dari 3

MENJADI MAHASISWA IDEAL

Mahasiswa ideal itu seperti apa sih..?? Pintar dalam akademis, kutu buku, berkaca mata, yang hidupnya bekutat di kelas-perpustakaan-kost..?? Atau pintar gaul, aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, suka demo sok peduli rakyat.?? Atau malah ongkang-ongkangan di kampus gak jelas terus pulang seperti yang kita saksikan di layar televisi..??

Berbicara seputar mahasiswa memanglah sangat menarik. Kenapa? Mahasiswa merupakan pemuda yang notabene adalah bagian dari masyarakat yang mempunyai potensi dan ilmu yang tinggi. Dengan potensi dan ilmunya, mahasiswa mempunyai posisi tawar terhadap berbagai kebijakan yang dibuat oleh pihak kampus maupun pihak pemerintahan Indonesia. Kritikan, saran, serta ide yang diajukan mahasiswa cukup diperhitungkan oleh berbagai pihak, sehingga masyarakat sering menyebut mahasiswa sebagai komponen elit masyarakat. Taufik Ismail dalam syairnya menyatakan. Mahasiswa takut sama Dosen Dosen takut sama Rektor Rektor takut sama Menteri Menteri takut sama Presiden Presiden takut sama Mahasiswa ( Taufik Ismail ) Unik bukan..??

Menjadi mahasiswa sekaligus seorang pemuda yang tentunnya mempunyai potensi dan ilmu yang tinggi, yang sangat berperan penting dalam pembaharuan peradaban ummat. Tercatat dalam sejarah kita lihat pembinaan pertama yang dilakukan Rasulullah SAW terhadap para pemuda. Yang termuda, Ali bin Abi

Thalib berusia 8 tahun hampir sama dengan Az-Zubair bin AlAwwam, kemudian Jafar bin Abi Thalib (18), Usman bin Affan (20), Umar bin Khattab (26), Usman bin Zaid pada usianya yang masih cukup belia (18) Rasulullah SAW mengangkatnya menjadi Penglima Perang memimpin pasukan muslimin dalam penyerbuan ke wilayah Syam yang berada dalam kekuasaan Romawi. Tidak ada seorang nabi pun yang diutus Allah, melainkan ia (dipilih) dari kalangan pemuda saja (30-40 tahun). Begitu pula tidak ada seorang alim pun yang diberi ilmu melainkan ia dari kalangan pemuda. Ibnu Abbas RA.

Menjadi seorang mahasiswa ideal, harus dapat memahami, menyadari, dan menjalankan peran yang dibebankan kepadanya dengan sebaik-baiknya. Untuk menjadi mahasiswa yang ideal, kita harus mempunyai wawasan yang luas terhadap berbagai macam ilmu pengetahuan, terutama terhadap ilmu yang menjadi fokus kita, mengikuti organisasi untuk meningkatkan kapasitas diri, bekerja melatih diri untuk dapat menghidupi dirinya sendiri serta dapat berprestasi di berbagai bidang lainnya, misalnya di bidang kerohanian, di bidang karya ilmiah, dan lain sebagainya. Harapannya, apapun yang kita lakukan sekarang ini tidak hanya bermanfaat untuk diri kita, tetapi juga dapat berdampak pada kesejahteraan umat, senyum indah negeri kita.

Mahasiswa ideal adalah mahasiswa yang bisa menggabungkan sisi akademik, sisi organisatoris dan worker menjadi satu. Jadi di sisi akademik tetap terjaga, di sisi organisasi selalu ambil bagian, dan di sisi workernya masih tetap jalan tanpa halangan yang berarti. Ada beberapa syarat mahasiswa agar dapat dikategorikan sebagai memahasiswa ideal antara lain : Taat beragama dan senantiasa menjalankan kewajibannya sebagai umat beragama Mengenal lingkungan kampus Dalam sisi perkuliahan, dia adalah orang yang smart, rajin dan selalu aktif kuliah.

Memiliki daya / kekuatan berdiskusi yang baik, jadi dia nggak mau cuma jadi pendengar setia. Memiliki daya intelegensi yang tinggi, berwawasan luas, dan bila ditanya tentang bentuk bentuk permasalahan yang ada di sekitarnya dia nyambung . Aktif dalam kegiatan organisasi. Meskipun sibuk di kampus, tetapi dia masih sempat juga mencari nafkah.

Memanglah tidaklah gampang untuk menjadi mahasiswa ideal, tapi yang terpenting kalau kita berusaha pasti Allah SWT akan memberi jalan keluar. Kita harus tanamkan dalam hati kita bahwa tidak ada kata susah dalam hidup. Suatu akan menjadi susah bila di dalam hati kita tidak ada hasrat untuk mencoba. Wallahu Alam