Anda di halaman 1dari 125

SPEKTROSKOPI INFRA MERAH (IR)

IR

Spektrum Elektromagnetik
tinggi tinggi Frekuensi (n) Energi rendah rendah

X-RAY

ULTRAVIOLET

INFRARED MICROWAVE

RADIO

FREQUENCY

Ultraviolet

Visible

Vibrasi Infrared 2.5 mm 15 mm

Resonansi magnet inti 1m 5m

200 nm

400 nm BLUE

800 nm RED

pendek

Panjang gelombang (l)

panjang

IR

Definisi Infra merah

Inframerah adalah radiasi elektromagnetik dari suatu panjang gelombang yang lebih panjang dari cahaya tampak, tetapi lebih pendek dari radiasi gelombang mikro. Spektroskopi IR Studi mengenai antara energi cahaya dan materi, dimana energi yang dipancarkan berasal dari sinar infra merah. Spektrofotometer IR Instrumen yang digunakan untuk mengukur penyerapan radiasi inframerah pada berbagai panjang gelombang.

IR
focusing mirror

Dasar Pengukuran
NaCl plates Detection Electronics and Computer

Infrared Source

Determines Frequencies of Infrared Absorbed and plots them on a chart

Sample

Infrared Spectrum

Absorption peaks frequency (decreasing)

intensity of absorption

IR

Contoh Spektrum

% T R A N S M I T T A N C E

100 100
80 80 60 60 40 40 20 20 0 0 3500 3000 2500 2000 1500 WAVELENGTH (cm-1)

CH3

O CH3
500

CH3 CH CH2 C
1000

IR

Dasar Pengukuran
Energi infra red tidak mampu mentransisikan elektron melainkan hanya menyebabkan molekul ber-VIBRASI pada tingkat vibrasi tertentu.

mendeteksi gugus fungsional, mengidentifikasi senyawa & menganalisis campuran.

IR

Jenis Vibrasi

Inti inti atom terikat oleh ikatan kovalen mengalami getaran (vibrasi/osilasi) :
1. Vibrasi regangan (stretching vibration) vibrasi yang menyebabkan perubahan terus menerus pada jarak ikatan.
Ada 2 jenis vibrasi regangan : Vibrasi regangan simetris (symmetrical stretching) Vibrasi regangan asimetris (asymmetrical stretching)

IR

Vibrasi Regangan

symmetrical stretching

asymmetrical stretching

IR

Jenis Vibrasi

2. Vibrasi tekuk (bending vibration) vibrasi yang menyebabkan perubahan sudut ikatan. Ada 4 jenis vibrasi tekuk :

Rocking Scissoring Twisting Wagging

IR

Vibrasi Tekuk

Rocking

Scissoring

IR

Vibrasi Tekuk

Twisting

Wagging

IR

Jenis Vibrasi

Dalam molekul diatomik, hanya ada satu macam vibrasi yaitu stretching.
Jika dalam suatu molekul ada banyak atom, maka akan ada banyak ikatan yang artinya banyak jenis vibrasi.

IR

Contoh Vibrasi

Molekul linear dengan n atom, maka akan ada 3n-5 jenis vibrasi. Jika molekul non-linear, maka akan ada 3n-6 jenis vibrasi.
Contoh : AIR Rumus molekul H2O Mempunyai 3 atom Non linear 3n-6 = 3 (3) 6 = 3 jenis vibrasi

3n - 6

IR

Vibrasi Molekul Air

Asymetric stretch Symmetric

Bend

IR

Tingkat Energi Vibrasi

IR

Energi Vibrasi
E hv
v c

l
1

n nc

Bilangan gelombang berbanding lurus terhadap frekuensi

IR Deskripsi Matematika dari Energi Vibrasi


Anggaplah ikatan seperti pegas.....
force constant

compress
K stretch Dx

HOOKES LAW

Restoring force = -F = K(Dx)

x0

x1 Molecule as a Hookes Law device

m1 K

m2

IR Deskripsi Matematika dari Energi Vibrasi


1 = 2 pc
constants

larger K, higher frequency = C=C > C=C > C-C


2150 1650 1200 increasing K

larger atom masses, lower frequency

m1m2 m m1 m2
increasing m
3000

C-H > C-C > C-O > C-Cl > C-Br


1200 1100 750 650

IR

Energi Vibrasi : Momen dipol

Hanya senyawa dengan momen dipol tertentu yang dapat menyerap radiasi infra merah. Ikatan yang tidak menyerap : R R 1.Alkena dan alkuna tersubtitusi R C C R yang simetris R R 2.Bebarapa ikatan C-C 3.Molekul diatomic yang simetris Beberapa gugus fungsi menyerap kuat radiasi infra merah 1.Gugus karbonil merupakan absorber terkuat 2.Begitu juga dengan O-H dan C-OOd C

C O

d+

IR

Spektroskopi Raman
(Spektroskopi vibrasi) Spektroskopi raman Molekul diiradiasi dengan cahaya UV yang kuat, pada saat yang sama spektrum infra merah diukur

Pendeteksi ikatan simetris

Cahaya UV mempromosikan elektron dari orbital ikatan ke orbital anti ikatan. Pembentukan dipol pada gugus. Mengaktifkan gugus fungsi agar menyerap radiasi IR

p*
R

C..C

hn

Simetris, tidak membentuk dipol

transition

UV

d+ dR C C R

p*

Dipol terinduksi menyerap IR

IR

SURVEY OF SPECTRA (3000)


WAVELENGTH (mm) 4 O-H N-H C-H C N C C X=C=Y 5 Very few bands 5.5 C=O 6.1 C=N C=C 6.5 15.4 C-Cl C-O

2.5

(C,O,N,S)
4000 2500 2000 1800 1650

C-N C-C N=O N=O * 1550 650

FREQUENCY (cm-1)

IR
O-H 3600 N-H 3400 C-H 3000

HYDROCARBONS (C-H ABSORPTIONS) ALCOHOLS ACIDS (O-H ABSORPTIONS) AMINES (N-H ABSORPTIONS)

C=N 2250 = C=C 2150 =


C=O 1715 C=C 1650 C-O 1100

IR

STRECHING C-H

IR

STRETCHING C-H
WAVELENGTH (mm)
4 5 5.5 6.1 6.5 15.4

2.5

C-H
O-H N-H C-H

C N C C X=C=Y (C,O,N,S)

C=O Very few bands

C-Cl C-O C=C C-N C-C N=O N=O * C=N 650

4000

2500

2000

1800 1650 1550

We will look at this area first

FREQUENCY (cm-1)

IR

Daerah stretching C-H


Nilai dasar = 3000 cm-1
Tidak jenuh

stretch C-H sp ~ 3300 cm-1 stretch C-H sp2 > 3000 cm-1 stretch C-H sp3 < 3000 cm-1

3000 pembagi
jenuh

C-H aldehida, dua puncak (keduanya lemah) ~ 2850 dan 2750 cm-1

IR

Daerah stretching C-H


increasing frequency (cm-1) 3300 = =C-H sp-1s 3100 3000 =C-H sp2-1s -C-H sp3-1s 2900 2850 2750 -CH=O (weak) aldehyde

Ikatan yang lebih kuat akan memiliki konstanta gaya yang lebih besar dan akan mengabsorpsi pada frekuensi lebih tinggi

increasing s character in bond

increasing CH Bond Strength increasing force constant K


CH BASE VALUE = 3000 cm-1

IR

VIBRASI STRETCHING GUGUS METILEN


Dua ikatan C-H berbagi karbon pusat (H terikat pada C yang sama)

in-phase

H C H
Symmetric Stretch C
~2853 cm-1

H H H
Asymmetric Stretch
~2926 cm-1

out-of-phase

H C H C

Any time you have two or more of the same kind of bond sharing a central atom you will have symmetric and asymmetric modes.

IR

VIBRASI STRETCHING GUGUS METILEN


Tiga ikatan C-H berbagi karbon pusat (H terikat pada C yang sama)

in-phase

H C H H

Symmetric Stretch
~2872 cm-1

out-of-phase

H C H H
Asymmetric Stretch
~2962 cm-1

IR

HEKSAN

CH bending vibrations discussed shortly

includes CH stretching CH3 sym and asym vibrations CH2 sym and asym

CH3 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3

IR

BENDING C-H

IR

DAERAH BENDING C-H


bending CH2 ~ 1465 cm-1

bending (asym) CH3 muncul dekat nilai CH2 ~ 1460 cm-1

bending (sym) CH3 ~ 1375 cm-1

IR
H C H H C H

VIBRASI BENDING GUGUS METILEN


Scissoring
~1465 cm-1

Wagging

H C H

H C

~1250 cm-1

~720 cm-1

H C H

H C
Twisting

~1250 cm-1

Rocking
in-plane

out-of-plane

Bending Vibrations

IR

VIBRASI BENDING METILEN DAN METIL


CH2
asym

CH3
sym

Bending C-H, muncul dekat 1465 and 1375 cm-1

1465 1460
these two peaks frequently overlap and are not resolved

1375

C H H H

IR

VIBRASI BENDING METILEN DAN METIL


Puncak metil simetris terbagi ketika terdapat lebih dari satu CH3 Yang terikat pada karbon.

DETAIL TAMBAHAN UNTUK SYM CH3

CH2

CH3

asym

sym
C CH3

1465 1460

1375 1380 1390 1370 1370


CH3 CH3

one peak

geminal dimethyl (isopropyl) t-butyl

two peaks

CH3 C CH3 CH3

two peaks

IR

HEKSANA

CH2 bend

CH3 bend

CH2 rocking > 4C

CH stretch

CH3 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3

IR

1-HEKSENA

=CH C=C CH2 CH3 bend CH oops


CH2 CH CH2 CH2 CH2 CH3

CH

IR

Toluena

Ar-H

CH3

CH3

C=C benzene

Ar-H oops

IR

1-HEKSUNA

= C=C CH2, CH3 = =C-H C-H


HC C CH2 CH2 CH2 CH3

IR

STRETCH O-H

IR

STRECH O-H

O-H
2.5 4

WAVELENGTH (mm)
5 5.5 6.1 6.5 15.4

O-H

C-H

C N

C=O Very few bands

N-H

C C
X=C=Y (C,O,N,S)

C-Cl C-O C=C C-N C-C N=O N=O * C=N 650

4000

2500

2000

1800 1650 1550

FREQUENCY (cm-1)

IR

DAERAH STRECHING O-H


O-H 3600 cm-1 (alkohol bebas) O-H 3300 cm-1 (akohol dan asam dengan ikatan hidrogen)

broadens shifts FREE H-BONDED

3600

3300

IR

Efek Ikatan Hidrogen PAda Streching O-H

Free OH H-bonded OH C-H H-bonded OH C-H

Free OH

C-H

4000 3600 3200 2800

4000 3600 3200 2800

4000 3600 3200 2800

(a)

Pure Liquid neat

(b) Dilute Solution


1-Butanol

(c) Very Dilute Solution

IR

Hidroksil dengan Ikatan Hidrogen


R H R O H R O R H O H R O H O H O R
Banyak jenis dari ikatan OH dengan kekuatan dan panjang ikatan yang berbeda akan mengarah pada absorpsi yang melebar (broad) Neat solution. Ikatan yang lebih panjang adalah lebih lemah dan mengarah pada frekuensi yang lebih lemah

Ikatan hidrogen terjadi pada larutan pekat ( contoh, alkohol murni).

IR

Hidroksil Bebas

Vibrasi hidroksil bebas tanpa interfensi dari molekul lainnya.


Ikatan yang berbeda memiliki panjang dan kekuatan yang terdefinisi baik

CCl4

CCl4 R O H CCl4

CCl4

CCl4

Molekul pelarut mengelilingi tetapi tidak membetuk ikatan hidrogen

Terjadi di dalam pelarut inert seperti CCl4.

IR

Sikloheksanol
neat solution

O-H H-bond

OH

CH2 C-O

C-H

IR

Asam Butanoat
neat solution

O-H H-bond

C-O CH2
O OH

C-H

C=O

CH3 CH2 CH2 C

IR

Dimer Asam Karboksilat

O R C

H O C R O H O

Ikatan hidrogen yang kuat, melemahkan ikatan O-H dan mengarah pada pita yang melebar dengan frekuensi lebih rendah

IR

STRETCH N-H

IR

STRECH N-H

N-H
2.5 4

WAVELENGTH (mm)
5 5.5 6.1 6.5 15.4

O-H

C-H

C N

C=O Very few bands

N-H

C C
X=C=Y (C,O,N,S)

C-Cl C-O C=C C-N C-C N=O N=O * C=N 650

4000

2500

2000

1800 1650 1550

FREQUENCY (cm-1)

IR

STRECH N-H
N-H 3300 - 3400 cm-1

Amina primer memberikan dua puncak

N
symmetric

H H N
asymmetric

H H

Amina sekunder memberikan satu puncak Amina tersier tidak memberikan puncak

IR

1-Butanamin
PRIMARY AMINE

NH2 scissor

CH3 CH2

NH2

CH3 CH2 CH2 CH2 NH2

IR

3-Metilbenzenamin
PRIMARY AMINE

-CH3

Ar-H
NH2

NH2

benzene
CH3

Ar-H oops

IR

N -Etilbenzenamin
SECONDARY AMINE

NH
NH CH2 CH3

CH3 benzene Ar-H oops

IR

N,N -Dimetilanilin
TERTIARY AMINE

Ar-H
-CH3
CH3 N CH3

no N-H

CH3 benzene Ar-H oops

IR

SURVEY OF SPECTRA (2000)


WAVELENGTH (mm) 4 O-H N-H C-H C N C C X=C=Y 5 Very few bands 5.5 C=O 6.1 C=N C=C 6.5 15.4 C-Cl C-O

2.5

(C,O,N,S)
4000 2500 2000 1800 1650

C-N C-C N=O N=O * 1550 650

FREQUENCY (cm-1)

IR

NITRILES ALKYNES

O-H 3600 N-H 3400 C-H 3000 C=N 2250 = C=C 2150 = C=O 1715 C=C 1650 C-O 1100

IR

Streching C N dan C C
C=N =

2.5

C=C =
C N

WAVELENGTH (mm)
5 5.5 6.1 6.5 15.4

O-H

C-H

C=O Very few bands

N-H

C C
X=C=Y (C,O,N,S)

C-Cl C-O C=C C-N C-C N=O N=O * C=N 650

4000

2500

2000

1800 1650 1550

FREQUENCY (cm-1)

IR

Streching C N dan C C

C C

N C

2250 cm-1 2150 cm-1

Gugus siano sering muncul sebagai puncak yang kuat dan tajam karena momen dipolnya yang besar Ikatan rangkap tiga C-C memberikan puncak yang tajam tetapi sering kali lemah karena kurang mengkutub (terutama pada senyawa yang simetris)

IR

Propanitril
BASE = 2250

= C=N
CH3 CH2 C N

IR

1-Heksuna
BASE = 2150

= =C-H

= C=C

HC

CH2 CH2 CH2 CH3

IR

SURVEY OF SPECTRA (1800-1650)


WAVELENGTH (mm) 4 O-H N-H C-H C N C C X=C=Y 5 Very few bands 5.5 C=O 6.1 C=N C=C 6.5 15.4 C-Cl C-O

2.5

(C,O,N,S)
4000 2500 2000 1800 1650

C-N C-C N=O N=O * 1550 650

FREQUENCY (cm-1)

IR
O-H 3600 N-H 3400 C-H 3000 C=N 2250 = C=C 2150 = C=O 1715 C=C 1650 C-O 1100

CARBONYL COMPOUNDS ( C=O BOND STRETCH)


Aldehydes Ketones Esters Amides Acid Chlorides

IR

C=O STRETCHING
C=O
5.5 6.1 6.5 15.4

WAVELENGTH (mm)
2.5 4 5

O-H

C-H

C N

C=O Very few bands

N-H

C C
X=C=Y (C,O,N,S)

C-Cl C-O C=C C-N C-C N=O N=O * C=N 650

4000

2500

2000

1800 1650 1550

FREQUENCY (cm-1)

IR

C=O STRETCHING
Streching C=O muncul pada daerah 1800 1650 cm-1 Nilai dasar adalah 1715 cm-1 (keton) Pitanya sangat kuat! Terjadi karena momen dipol C=O yang besar C=O sering muncul sebagai salah satu puncak kuat dalam spektrum

IR

2-butanon
1715

KETONE
BASE = 1715

overtone 2x C=O

C-H

CH bend C=O C=O


O CH3 C CH2 CH3

IR

C=O sensitif terhadap lingkungan

Setiap tipe C=O yang berbeda akan muncul pada frekuensi yang berbeda
acid chloride ester aldehyde ketone carboxylic acid amide

O R C
1710

O NH2

R C
1800

Cl

R C
1735

OR'

R C
1725

R C
1715

OH

R C
1690

anhydride

R C O C R
1810 and 1760 ( two peaks )

BASE VALUE

IR

PANJANG IKATAN C=O DALAM KARBONIL


shorter longer

1.225 A

1.231 A

1.235 A

1.248 A

acid chloride 1780 cm-1

ester 1735 cm-1

ketone 1715 cm-1

amide 1680 cm-1

IR

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SERAPAN C=O

EFEK INDUKSI DAN RESONANSI PADA FREKUENSI C=O O A R C

Electron-donating groups weaken the carbonyl and lower its absorption frequency

R = Me, Et, etc.


O C X

Electron-withdrawing groups strengthen the carbonyl and raise its absorption frequency

X = F, Cl, Br, O

IR
O C

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SERAPAN C=O O


C X O Y C

+ Y
Resonance weakens the carbonyl and

Y = N, O, or C=C

lowers its absorption frequency (Note the lengthening of the C=O bond! )

H R

Hydrogen bonding lengthens and weakens the C=O bond and lowers its absorption frequency

IR

BAGAIMANA FAKTOR TSB MEMPENGARUHI C=O


STRETCHING VIBRATIONS B ester aldehyde A ketone carboxylic acid amide C

acid chloride

O R C
1800

O
1735

O OR' R C
1725

O
1715

Cl

R C

R C

R C
D 1710

OH

R C
1690

NH2

anhydride

O
BASE VALUE A E-donating C Resonance

R C O C R
1810 and 1760 ( two peaks )

B E-withdrawing

D H-bonding

IR

KESIMPULAN

Keton berada pada frekuensi lebih rendah dibandingkan aldehida karena adanya gugus alkil kedua sebagai gugus pendorong elektron Asil klorida muncul pada frekuensi lebih tinggi dibandingkan keton karena adanya gugus halida (gugus penarik elektron). Ester muncul pada frekuensi lebih tinggi dibandingkan keton karena atom O (gugus penarik elektron). Faktor ini lebih penting dibandingkan efek resonansi. Amida muncul pada frekuensi lebih rendah dibandingkan keton karena melibatkan efek resonansi dari PEB pada atom N. Efek penarik elelktron dari atom N kurang penting dibandingkan efek resonansinya.
Catatan : Keelektronegatifan O dan N berbeda, hal ini menyebabkan kedua faktor (resonance/ e-withdrawal) berbeda di dalam ester dan amida.

Asam muncul pada frekuensi lebih rendah dibanding keton karena adanya ikatan hidrogen.

IR

Memastikan GF

Setiap tipe senyawa karbonil memiliki serapan yang lain yang harus dicek untuk memastikan gugus fungsi

O C=O at 1725 R C H

cm-1

O R C O
O R C

also look for aldehyde CH 2850 and 2750 cm-1

C=O at 1710 cm-1 also look for OH H (H-bonded) and C-O ~1200 cm-1 C=O at 1735 cm-1

O R C N H H

C=O at 1690 cm-1 also look for two NH peaks at 3400 cm-1

also look for two O R' C-O at 1200 and 1000 cm-1

Ketones have C=O at 1715 cm-1 and no NH, OH, C-O or -CHO Anhydrides have two C=O peaks near 1800 cm-1 and two C-O

IR

2-butanon
overtone of strong C=O peak 1719 x 2 = 3438

KETONE
BASE = 1715

overtone

C-H

CH bend C=O
O CH3 C CH2 CH3

3438

IR

Nonanal

ALDEHYDE
BASE = 1725

CHO

>4C

CH bend C=O
O CH3 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 C H

3460

IR

Dodekanoil klorida

ACID CHLORIDE
BASE = 1800

CH bend
O

C-H

C=O

C CH3 (CH2)10 Cl

3608

IR

Etil Butanoat

ESTER
BASE = 1735

C-H C=O

C-O
O C CH3 CH2 CH2 O CH2 CH3

3482

IR

Asam 2-metilpropanoat
BASE = 1710

O-H

C-H

C=O

C-O

C CH3 CH CH3 OH

IR

Dimer Asam Karboksilat


lowers frequency of C=O

RECALL

O R C

H O C R O H O

and also of O-H

Strong hydrogen-bonding in the dimer weakens the O-H and C=O bonds and leads to broad peaks at lower frequencies.

IR

Propanamida
two peaks sym / asym

AMIDE

BASE = 1690

C-H C=O NH2 CH bend

O C CH3 CH2 NH2

IR

SURVEY OF SPECTRA (1700)


WAVELENGTH (mm) 4 O-H N-H C-H C N C C X=C=Y 5 Very few bands 5.5 C=O 6.1 C=N C=C 6.5 15.4 C-Cl C-O

2.5

(C,O,N,S)
4000 2500 2000 1800 1650

C-N C-C N=O N=O * 1550 650

FREQUENCY (cm-1)

IR
O-H 3600 N-H 3400 C-H 3000 C=N 2250 = C=C 2150 = C=O 1715 C=C 1650 C-O 1100

EFFECTS OF CONJUGATION AND RING SIZE ON C=O ALKENES AND AROMATICS ( C=C STRETCHING)

IR
C=O C=C WAVELENGTH (mm)
2.5 4 5 5.5 6.1 6.5 15.4

O-H N-H

C-H

C N C C X=C=Y (C,O,N,S)

C=O Very few bands

C-Cl C-O C=C C-N C-C N=O N=O * C=N 650

4000

2500

2000

1800 1650 1550

FREQUENCY (cm-1)

IR

C=O terkonjugasi dengan C=C

Karbonil yang terkonjugasi dengan ikatan C=C akan bergeser pada frekuensi yang lebih rendah Untuk aldehida, keton, dan ester, pergeserannya sekitar 25-30 cm-1 Keton terkonjugasi = 1690 to 1680 cm-1 Ester terkonjugasi = 1710 to 1700 cm-1 Pita serapan C=C menjadi benar-benar kuat

IR

Konjugasi menurunkan frekuensi


C=C is also lengthened (weakened) .. and polarized !

Konjugasi menurunkan frekuensi C=O dan juga C=C


resonance lengthens (weakens) C=O

O R C CH CH2
O R C R
1715
lowered

+ R C CH CH2
O
1650 1625 cm-1

R C CH CH2
1690 cm-1

IR

4-Metil-3-penten-2-on (keton terkonjugasi)


C=C : 1650 - 25 = 1625
C=O : 1715 - 30 = 1685

weak

O CH3 C CH3 C H C CH3

C=O C=C
only one

doublet = gem dimethyl

IR

Asetofenon (keton aromatik terkonjugasi)


C=O : 1715 - 30 = 1685

benzene C-H stretch


O C CH3

C=O

benzene C-H oops

benzene bonds 1400 - 1600

IR

Sudut mempengaruhi frekuensi


2 In response to more p in the ring bonds, there is more s character in the bonds to C=O.

O C
120o angle is normal

O C
1

More s character leads to a shorter and stronger bond and a higher frequency.

A smaller angle requires more p character in the hybrids forming the ring.

IR

Efek Konjugasi dan Ukuran Cincin


O O O O O

1815

1780

1745

1715

1705

1690

RING STRAIN

O R C R

CONJUGATION

R C O R C

CH CH2

normal aliphatic ketones

IR

Siklopentanon
expected = 1740

CYCLIC KETONE 5-ring

C-H aliphatic
O

CH bend C=O

IR

C=C STRETCHING
C=C
6.1 6.5

ALKENES AROMATICS

WAVELENGTH (mm)
2.5 4 5 5.5

15.4

O-H

C-H

C N

C=O Very few bands

N-H

C C
X=C=Y (C,O,N,S)

C-Cl C-O C=C C-N C-C N=O N=O * C=N 650

4000

2500

2000

1800 1650 1550

FREQUENCY (cm-1)

IR

Daerah stretching C=C


Ikatan C=C muncul pada 1650 cm-1 puncaknya seringkali lemah atau bahkan tidak terlihat Cincin benzen memperlihatkan puncak sekitar 1600 dan 1400 cm-1 , (konjugasi membuatnya muncul pada frekuensi lebih rendah) Ketika C=C berkonjugasi dengan C=O, akan muncul sebagai puncakyang kuat dan frekuensi lebih rendah

IR

1-Heksen

ALKENE

=C-H C-H aliphatic

C=C

C-H bend

oops
CH2 CH CH2 CH2 CH2 CH3

IR

Toluena

AROMATIC

benzene C-H

CH3

benzene C=C

oops

IR

SURVEY OF SPECTRA (1100)


WAVELENGTH (mm) 4 O-H N-H C-H C N C C X=C=Y 5 Very few bands 5.5 C=O 6.1 C=N C=C 6.5 15.4 C-Cl C-O

2.5

(C,O,N,S)
4000 2500 2000 1800 1650

C-N C-C N=O N=O * 1550 650

FREQUENCY (cm-1)

IR
O-H 3600 N-H 3400 C-H 3000 C=N 2250 = C=C 2150 =

ALKOHOL ETER (C-O STRETCHING)

C=O 1715 C=C 1650 C-O 1100

IR

C-O STRETCHING
WAVELENGTH (mm)

C-O
6.5 15.4

2.5

5.5

6.1

O-H

C-H

C N

C=O Very few bands

N-H

C C
X=C=Y (C,O,N,S)

C-Cl C-O C=C C-N C-C N=O N=O * C=N 650

4000

2500

2000

1800 1650 1550

FREQUENCY (cm-1)

IR

C-O STRETCHING

Pita serapan C-O muncul pada daerah 1300 1000 cm-1 Carilah satu atau lebih pita serapan yang kuat yang muncul pada daerah ini! Eter, alkohol, ester, asam karboksilat memiliki pita serapan C-O

IR

Dibutil Eter (eter)

ETHER
BASE = 1100

CH2 CH3 C-H

bending

C-O
C H2 C H2 C H2 C H3

C H3 C H2 C H2 C H2 O

IR

Anisol (aromatik eter)


BASE = 1100

C-H aromatic
O CH3

benzene

oops C-O

IR

Sikloheksanol (alkohol)
BASE = 3600 BASE = 1100

CH2 bend OH
OH

C-O C-H

IR

CARBOXYLIC ACID Asam-2-metilpropanoat

OH
O

CH

C=O

C-O

C CH3 CH CH3 OH

IR

Etil Butanoat (ester)

ESTER

CH C-O C=O
CH3 CH2 CH2 O C O CH2 CH3

IR

N=O STRETCHING
N-O
6.5 15.4

WAVELENGTH (mm)
2.5 4 5 5.5 6.1

O-H

C-H

C N

C=O Very few bands

N-H

C C
X=C=Y (C,O,N,S)

C-Cl C-O C=C C-N C-C N=O N=O * C=N 1550 650

4000

2500

2000

1800 1650

FREQUENCY (cm-1)

IR

N=O STRETCHING

Streching N=O -- 1550 dan 1350 cm-1 (streching


asimetrik dan simetrik)

Seringkali puncak 1550 cm-1 lebih kuat dibandingkan yang lainnya

IR

2-Nitropropan

C-H

N=O
NO2 CH CH3 CH3

gem-dimethyl N=O

IR

SURVEY OF SPECTRA (halides)


WAVELENGTH (mm) 4 O-H N-H C-H C N C C X=C=Y 5 Very few bands 5.5 C=O 6.1 C=N C=C 6.5 15.4 C-Cl C-O

2.5

(C,O,N,S)
4000 2500 2000 1800 1650

C-N C-C N=O N=O * 1550 650

FREQUENCY (cm-1)

IR

HALIDA

IR

HALIDA
WAVELENGTH (mm)

C-Cl
6.5 15.4

2.5

5.5

6.1

O-H N-H

C-H

C N C C

C=O Very few bands

X=C=Y
(C,O,N,S) 4000 2500

C-Cl C-O C=C C-N C-C N=O N=O * C=N 650

2000

1800 1650 1550

FREQUENCY (cm-1)

IR

Daerah stretching C-X


C-Cl 785 to 540 cm-1, seringkali sukar menemukan diantara pita sidik jari!! C-Br and C-I muncul diluar daerah kegunaan spektroskopi infra merah Ikatan C-F dapat ditemukan secara mudah, tetapi tidak umum

IR

Karbon tetraklorida

Sering dgunakan sebagai pelarut untuk spektra IR. Ketika ini digunakan akan muncul absorpsi C-Cl

Cl Cl C Cl Cl

C-Cl

IR

Klorobenzen
benzene ring combination bands

Cl

oops benzene C=C

C-Cl

IR

=C-H OUT OF PLANE BENDING (OOPS)

IR

OUT-OF-PLANE BENDING
(OOPS) Bidang H ALKENA H

diatas

dibawah

Terjadi juga pada benzen

IR

ALKENA
R C C H R C C H H C C R R C C R H R C C R H R C C R R R R H H H R H R H

10

11

12

13

14

15

Monosubstitusi

s s

Disubstitusi

cis-1,2trans-1,21,1-

Trisubstitusi

m =C-H OUT OF PLANE BENDING


1000 900 800 700 cm-1

Tetrasubstitusi

IR

BENZEN
10 11 12 13 14 15 m

Monosubstitusi Disubstitusi

ortho meta para


Trisubstitusi 1,2,4

s
m s s s

RING Hs OOPS
s

1,2,3
1,3,5 combination bands 1000 900

s
s
800

m
m
700 cm-1

IR

YOU DO NOT NEED TO MEMORIZE THE ALKENE AND AROMATIC OOP ABSORPTION CHARTS !
If they are needed to solve a problem on an exam, I will provide them.

IR

MAKING DECISIONS

IR
YES anhydride acid amide ester aldehyde ketone

HOW ?
YES C=O present ? NO YES alcohol amine ether OH present ? 2 C=O Peaks OH present ? NH present ? C-O present ? CHO present ? NO NH present ? C-O present ? C=N present ?

nitrile
alkyne alkene aromatic nitro cpds halides

= C=C present ?
= C=C present ? (benzene ?) NO2 present ? C-X present ?

IR

How to Use an Infrared Spectrum


1) Molecular formula: calculate index of hydrogen deficiency Check for carbonyl: note any shift from 1715 cm-1 Check for O-H, N-H Check for triple bonds Check for C=C, benzene rings

2)

3)

4)
5)

IR
6) 7)

How to Use an Infrared Spectrum

Look below 1550 cm-1; check for C-O and nitro Go back over spectrum for refinements; check the C-H region for aldehydes and for peaks above 3000 cm-1 (alkenes and terminal alkynes)

IR

FINAL SUMMARY
WHERE YOU SHOULD HAVE A SECURE GRASP WHEN READING INFRARED SPECTRA

IR
OH NH CH C C C=O C=C

THE MINIMUM YOU NEED TO KNOW


3000 3300 3100 2900
EXPANDED CH

BASE VALUES 3600 3400 3000 N C 2250 2150 1715 1650 CH2 and CH3 bend :

2850 2750 -CHO

C-H

=C-H

-C-H

1465 and 1365

1800

1735

1725
aldehyde

1715

acid ester chloride

1710 acid

1690 amide

ketone

C-O

1100

anhydride : 1810 and 1760


EXPANDED C=O

benzene C=C : between 1400 and 1600 Know also the effects of H-bonding, conjugation and ring size.

IR

WHERE CAN I GET MORE SPECTRA FOR PRACTICE?

IR
1)

ADDITIONAL SOURCES OF INFRARED SPECTRA


In the back of your laboratory book is an index of all the infrared spectra in the book.

Pavia, Lampman, Kriz and Engel, Introduction to Organic Laboratory Techniques, Saunders College Publishing
2) Books on the subject of spectroscopy, such as:

D.L.Pavia, G.M.Lampman, and G.S.Kriz, Introduction to Spectroscopy, 3rd ed., Harcourt.

IR

ADDITIONAL SOURCES OF INFRARED SPECTRA

3) There are several web sites that have spectra, including:

http://www.dq.fct.unl.pt/qoa/jas/ir.html
http://www.aist.go.jp/RIODB/SDBS/menu-e.html http://webbook.nist.gov/chemistry/

http://www.chem.ucla.edu/~webnmr/index.html
http://www.nd.edu/~smithgrp/structure/workbook.html