Anda di halaman 1dari 10

NOMOR PERCOBAAN JUDUL PERCOBAAN

: 06 : DEMULTIPLEXER

KELAS / GROUP

:TT-2B / 08

NAMA PRAKTIKAN: M SYIFAUDDIN AWWALI PARTNER : 1. MUHAMMAD HIZAL WIJAYA 2. CITRA TRI ANGGADINI TANGGAL PERCOBAAN :

TGL. PENYERAHAN LAP. : NILAI DOSEN : : BENNY NIXON, ST

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA 2012

PERCOBAAN 6 DEMULTIPLEXER

1. TUJUAN

Memahami prinsip kerja dari rangkaian Demultiplexer Membuat rangkaian Demultiplexer dari gerbang logika Menjalankan fungsi IC Demultiplexer 74138 dan 74139

2. DASAR TEORI Demultiplexer adalah rangkaian logika yang menerima satu input data dan mendistribusikan input tersebut ke beberapa output yang tersedia. Seleksi data-data input dilakukan oleh selector line, yang juga merupakan input dari Demultiplexer tersebut. Blok diagram, tabel kebenaran, dan rangkaian dasar sebuah demultiplexer ditunjukan gambar 2.1 dan gambar 2.2.

Tabel Kebenaran Multiplexer:

Input A S1 1 0 1 0 1 1 1 1

S0 0 1 0 1

Output Y0 Y1 1 0 0 1 0 0 0 0

Y2 0 0 1 0

Y3 0 0 0 1

Gambar 2.1. Blok diagram dan tabel kebenaran 1-of-4 decpder / demultiplexer

Gambar 2.2. Rangkaian dasar demultiplexer 4 input

3. ALAT-ALAT YANG DIPERLUKAN

No Alat-alat dan komponen 1 IC 7404 (Hex Inverter) IC 7408 (Quad 2 Input AND Gate) IC 74138 (1 of 8 Decoder/Demultiplexer) IC 74139 (Dual 1 of 4 Demultiplexer/Decoder) 2 3 4 5 6 7 8 Power Supply DC Multimeter Logic Probe Resistor 220 LED Protoboard Kabel-kabel penghubung

Jumlah 1 1 1 1 1 1 1 8 8 1 Secukupnya

4. LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN Langkah-langkah dalam melakukanpercobaan adalah sebagai berikut:

A. Demultiplexer 1 to 8 dengan gerbang logika 1) Lihat data sheet untuk masing-masing IC yang dipergunakan, catat kaki-

kaki input, output serta kaki Vcc dan Ground


2) Atur tegangan power supply sebesar 5 volt.

3) Buat rangkaian multiplexer seperti gambar 4.1.

Gambar 4.1. Rangkaian Demultiplexer 1 of 4 dengan gerbang logika

4) Berikan logic 1 pada masing-masing input A serta S1 dan S2 sesuai table

6.1, Amati LED pada output Y0, Y1, Y2 dan Y3. Catatlah hasilnya pada tabel 6.1.

B. Multiplexer dengan IC TTL 74139 dan 74138

5) Buat rangkaian seperti gambar 4.2.


6) Berikan logic 0 dan/atau logic 1 pada enable input serta selector S1 dan

S0 sesuai tabel 6.2. amati LED pada output 1Y0, 1Y1, 1Y2, 1Y3, 2Y0, 2Y1, 2Y2 dan 2Y3. Catat hasilnya pada tabel 6.2.

Gambar 4.2. IC TTL 74139 (Dual 1-of-4 Decoder/Demultiplexer)

7) Buat rangkaian seperti gambar 4.3.


8) Berikan logic 0 dan/atau logoc 1 pada enable input (G1, G2A dan G2B)

serta selector (S1 dan S0) sesuai tabel 6.3. amati LED pada output Y0, Y1, Y2, Y3, Y4, Y5, Y6 dan Y7. Catat hasilnya pada tabel 6.3.

Gambar 4.3. TTL 74138 (1-of-8 Decoder/Demultiplexer)

9) Rancanglah rangkaian 1 to 8 demultiplexer dengan IC 74139 ( Dual 1-

of-4 Decoder/Demultiplexer)

10) Berikan logic 0 dan/atau logic 1 pada masing-masing input sesuai tabel 6.4. amati LED pada output Y. Catat hasilnya pada tabel 6.4.

Gambar multiplexer 74153

4.4.

Multiplexer

8-Input

dengan

IC

Dual-Input

5. PERTANYAAN DAN TUGAS

a. Rancanglah rangkaian demultiplexer 1 to mempergunakan 2 buah IC multiplexer 74138. b. Buatlah kesimpulan dari percobaan ini!

16

dengan

Jawab:

a.

VCC 5V
1 2 3 A B C G1 ~G2A ~G2B

U1
Y0 Y1 Y2 Y3 Y4 Y5 Y6 Y7 15 14 13 12 11 10 9 7

VCC

6 4 5

15 16

14

13

12

11

10

74LS138D 19 8 20 21 0 0 0 0 0 0 0 0 7 6 5 4 3 2 1

17 U2
1 2 3 6 4 5 A B C G1 ~G2A ~G2B Y0 Y1 Y2 Y3 Y4 Y5 Y6 Y7 15 14 13 12 11 10 9 7

18
2

37 38

36

35

34

33

32

31

74LS138D 30 29 28 27 26 25 24 23

S0

S1

S2

S3

ANALISA Demultiplexer adalah rangkaian logika yang menerima satu input data dan mendistribusikan input tersebut ke beberapa output yang tersedia.Seleksi data-data input dilakukan oleh selector, yang juga merupakan input dari demultiplexer tersebut. Pada Rangkaian demultiplexer dengan IC 74138. ini, input enable G1 dipertahankan dalam kondisi active high, dan pada input enable G2A dan G2B dipertahankan dalam kondisi active low. Input ABC digunakan sebagai selektor. Jika input ABC mendapat 000 maka output Y0 terpilih dan semua output lainnya akan berada dalam kondisi active high. Dengan kata lain output Y0 akan mengikuti signal yang melewati G2A sedangkan semua output lainnya adalah high. Dengan cara yang sama, apabila diberikan selektor input ABC = 1 0 0 maka output Y1 akan terpilih dan seterusnya. 7. KESIMPULAN
Demultiplexer adalah kebalikan dari multiplexer. Jadi sebuah demultiplexer mempunyai satu masukan, dan sinyal-sinyal keluarannya akan merupakan kombinasi 1 dan 0.

(Lampiran di bawah)