Anda di halaman 1dari 2

Efek Samping Penggunaan Bahan Tambal Resin Komposit bagi Penyelam

Riki Agus Candra 1010343010 Program Studi Pendidikan Dokter Gigi

1. Pendahuluan Resin komposit berkembang sebagai bahan tambalan atau restorasi yang warna dan kebeningannya mirip dengan struktur gigi asli, estetis, dan relative mudah untuk memanipulasinya. Salah satu kekurangan dari resin komposit adalah pengerutan (shrinkage) yang merupakan akibat polimerisasi resin komposit yang tidak sempurna. Perubahan tekanan lingkungan udara yang besar dari 1 tekanan atmosfer absolute (Ata) atau kecil dari 1 tekanan atmosfer di sekitar tubuh, baik pada saat berada di bawah permukaan air dapat memicu terjadinya barodontalgia. Barodontalgia merupakan rasa nyeri yang timbul akibat perubahan tekanan lingkungan di sekitar tubuh. Kondisi ini sering terjadi pada orang yang melakukan penyelaman. Dari pembahasan pada paragraf sebelumnya, maka disini penulis mengemukakan masalah mengenai apakah efek samping penggunaan bahan tambal resin komposit bagi penyelam. Polimerisasi tidak sempurna resin komposit mengakibatkan masalah bagi penyelam yang sedang melakukan aktivitas.Maka dari itu dalam artikel ini akan dirumuskan masalah mengenai efek samping penggunaan bahan tambal resin komposit bagi penyelam.Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui efek yang ditimbulkan kepada penyelam akibat penggunaan tambalan resin komposit ketika di bawah permukaan air. 2. Pembahasan Bahan restorasi resin komposit telah diakui merupakan bahan restorasi modern yang sekarang banyak digunakan. Hal ini didasari oleh sifat resin komposit yang mempunyai kelebihan antara lain sifat estetis yang baik, mudah dimanipulasi, penghantar panas yang rendah, tidak larut dalam cairan mulut. Namun, resin komposit juga mempunyai beberapa kekurangan antara lain terjadinya pengerutan atau shrinkage akibat polimerisasi yang tidak sempurna . Polimerisasi yang tidak sempurna pada komposit menyebabkan terjebaknya udara di dalam tambalan gigi.

Perubahan tekanan lingkungan udara yang besar dari 1 tekanan atmosfer absolute (Ata) atau kecil dari 1 tekanan atmosfer di sekitar tubuh, baik pada saat berada di bawah permukaan air dapat memicu terjadinya barodontalgia. Barodontalgia merupakan rasa nyeri yang timbul akibat perubahan tekanan lingkungan di sekitar tubuh. Kondisi ini sering terjadi pada orang yang melakukan penyelaman. Tubuh akan memberikan reaksi sel-sel tubuh selama mengimbangi perubahan tekanan. Apabila desakan dari tekanan besar maka akan menimbulkan rasa nyeri sebagai akibat pecahnya pembuluh perifer. Proses terjadinya nyeri dimulai ketika adanya rangsangan udara yang terperangkap dan masuk melalui celah kecil antara tumpatan dengan gigi. Kemudian melalui tubulus dentin udara sampai ke pulpa, di pulpa terdapat satu tipe reseptor pada ujung bebas serabut saraf tanpa myelin yaitu nosiseptor. Reseptor ini berfungsi menerima rangsangan yang masuk dan kemudian mengubah rangsangan menjadi impuls. Kemudaian impuls diteruskan sampai ke ganglion trigeminal. Dari ganglion trigeminal, akar sensoris tunggal memasuki batang otak pada level pons sebagai tempat nucleus utama nervus trigeminus dan sampai ke area somatic sensoris korteks serebri. 3. Penutup Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa efek yang ditimbulkan akibat penggunaan bahan tambal resin komposit bagi penyelam adalah timbulnya rasanya nyeri yang dikenal dengan barodontalgia yaitu nyeri yang timbul pada saat terjadi perubahan tekanan udara di sekitar tubuh. 4. Daftar Pustaka Anusavice, K.J. 2003. Phillips Buku Ajar Ilmu Bahan Kedokteran Gigi. Ed. 10. Ahli Bahasa Johan Arif Budiman, editor Lilian Yuwono. Penerbit Buku Kedokteran Gigi EGC: Jakarta Sularsih. 2009. Pengaruh polimerisasi tidak lengkap resin komposit terhadap resiko barodontalgia. Prosiding timnas V dan lustrum XVI. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga.P,7-12