Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA KOMPUTASI Percobaan IV SUBSTITUSI AROMTIK ELEKTROFILIK

Molekul

Molekul parent (kkal/mol) 1316,0847 1373.8802 1341,6854 11,0090

Kompleks sigma meta (kkal/mol) 1664.8187 1620.1087

Kompleks sigma para (kkal/mol 1661.4325 1615.3404

benzena Anilin Nitrobenzena Ion Nitronium

Analisis : 1. Yang paling stabil adalah kompleks sigma para karena panas pembentukannya lebih rendah. Pengarah gugus amino mempengaruhi hasil karena untuk meta harga panas pembentukannya lebih besar dari pada para. 2. Yang paling stabil yaitu kompleks sigma para, karena harga panas pembentukannya lebih rendah dari pada meta. Pengarah gugus nitro sangat mempengaruhi hasil karena gugus nitro pada pengarah para menghasilkan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan gugus nitro pengarah meta.

Percobaan V Kesetimbangan keto-enol Molekul Hf bentuk keto Aseton 2,4-pentadion non ikatan hidrogen 2,4-pentadion dengan ikatan hidrogen Analisis : 1. Yang lebih disukai diantara keto atau eno dari molekul dikarbonil non-ikatan hidrogen yaitu bentuk enol, karena panas pembentukannya lebih rendah dari pada bentuk keto. Tetapan kesetimbangannya jika dibandingkan dengan aseton lebih besar, artinya kesetimbangan dari molekul dikarbonil non ikatan hidrogen lebih memungkinkan dari pada aseton. 2. Yang lebih stabil dari keto atau enol dari molekul dikarbonil berikatan hidrogen yaitu bentuk keto, karena panas pembentukannya lebih rendah dibandingkan dengan bentuk enol. Jika dibandingkan dengan non ikatan hidrogen, panas pembantukan yang lebih besar yaitu bentuk enol dari dikarbonil dengan ikatan hydrogen, hal ini karena pengaruh ikatan hydrogen pada molekul sehingga kurang kestabilannya. 1472.1080 1475.4676 1.0023 (kkal/mol) 934.1538 1472.1080 Hf bentuk enol (kkal/mol) 924.3617 1466.8073 Tetapan keseimbangan Keq 0.985 0.996

Faktor yang menentukan kestabilan dari 2,4-pentadion yaitu ada atau tidaknya ikatan hidrogen dan juga pengaruh dari jumlah elektron atom dari gugus karbonil