Anda di halaman 1dari 39

PENGGUNAAN METODE SELEKSI DALAM

PENYEDIAAN BIBIT UNGGUL ITIK BALI


KABUPATEN JIMBARAN BALI

Oleh :
Nama
NIM
Alamat
No Telepon
Email

: PUTRI DIAN WULANSARI


: P2DA11006
: Jl.Lembursitu No. 110, Ciamis,
Jawa Barat
: 08562644631
: callmeuput@gmail.com

PROGRAM STUDI ILMU PETERNAKAN


PROGRAM PASCA SARJANA

UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN


PURWOKERTO
2011

ABSTRAK
Seleksi itik bali dengan parameter bobot telur
dilakukan

di

Kabupaten

Jimbaran.

Seleksi

menggunakan 100 ekor itik betina dan 10 ekor itik


jantan sebagai base population. Nilai heritabilitas
untuk

bobot

telur

itik

bali

0.38.

seleksi

ini

menghasilkan nilai seleksi diferensial dan respon


seleksi

yang

semakin

menurun.

Nilai

seleksi

diferensial dan respon seleksi semakin menurun


berturut-turut dari generasi pertama sampai ketiga
yaitu 0,58:0,29:0,27 dan 0,22:0,15:0.10. Seleksi yang
dilakukan menghasilkan 100 itik bali yang mampu
menghasilkan telur dengan rataan bobot telur 63,88
gram dari bobot awal sebelum seleksi 61,69 gram.
kata kunci : seleksi Itik bali, bobot telur, seleksi
diferensial dan respon seleksi
ABSTRACT

Selection bali duck with egg weight parameters


performed in the District of Jimbaran. Selection

using 100 females and 10 ducks ducks male


population as a base. Heritability values for egg
weight duck bali 0.38. This selection produces
the selection differential and selection response
of diminishing. Value of differential selection and
response selection consecutive decline from first
to

third

generation

is

0,58:0,29:0,27

and

0,22:0,15:0.10. Selection is done produces 100


bali duck is able to produce eggs with the
average egg weight of 63.88 grams of weight to
start before the selection of 61.69 grams.

Key words: selection Ducks bali, egg weight,


selection differential and selection response

I.

PENDAHULUAN

I.1. LATAR BELAKANG


Ternak itik banyak dipelihara oleh peternak di
Indonesia

dan

berpotensi

untuk

mencukupi

kebutuhan akan daging dan telur. Konsumen sudah


mulai

melirik

untuk

mengkonsumsi

daging

itik

sebagai subtitusi dari konsumsi daging ayam. Hal ini


dapat

dilihat

dari

populasi

itik

di

Indonesia

mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Data


dari

Dinas

Peternakan

Jawa

Tengah

(2007)

menunjukkan bahwa populasi ternak itik pada tahun


2006 sebanyak 4.614.468 ekor dan meningkat pada
tahun 2009 sebanyak 4.848.263 ekor.

Akan tetapi

pengembangan usaha peternakan itik di Indonesia


saat

ini

masih

mengalami

berbagai

hambatan

termasuk itik bali. Hal ini disebabkan oleh berbagai


faktor yaitu bibit, pakan dan manajemen.
Itik bali merupakan salah satu plasma nutfah
unggas lokal yang mempunyai keunggulan yang
dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan
akan

protein

hewani.

Ternak

itik

bali

telah

beradaptasi dengan keadaaan lingkungan pakan


maupun

penyakit

di

daerah

tropis,

sehingga

diperlukan suatu upaya untuk mempertahankannya.


Akan tetapi adanya keberadaan itik diluar itik bali
mampu menurunkan penampilannya. Maka daripada
itu diperlukan cara untuk memurnikan kembali.

Adapun

langkah-langkah

yang

sistematis

dalam

mempertahankan sumber daya genetik atau plasma


nutfah

yaitu

melakukan

dokumentasi,

evaluasi,

pengembangan rencana pemuliaan dan konservasi.


Peningkatan populasi itik dari tahun ke tahun
dapat menjadi tanda bahwa itik saat ini telah
diminati oleh konsumen. Untuk meningkatkan peran
itik dalam agrobisnis maka beberapa masalah yang
ada harus diatasi. Kualitas dari bibit yang dimiliki
masih rendah sehingga produksi daging maupun
telur yang dihasilkan belum optimal. Oleh karena itu
masalah bibit ini merupakan masalah utama yang
harus

segera

diselesaikan.

Permasalahan

yang

dihadapi dalam pemeliharaan itik bali akan dicoba


untuk diselesaikan pada penelitian ini. Penelitian ini
akan menyelesaikan masalah dengan menggunakan
salah satu penerapan dari teknologi pemuliaan
ternak

yaitu

menggunakan

seleksi

untuk

mendapatkan bibit ternak itik yang unggul. Untuk


mendapatkan bibit unggul ternak itik dilakukan
seleksi dengan parameter bobot telur selama 3
generasi. Dengan menggunakan parameter tersebut
dalam melaksanakan seleksi diharapkan mampu

menghasilkan bibit itik bali yang unggul dalam


memproduksi telur.
Seleksi yang dilakukan harus terus menerus
sehingga mampu memperbaiki mutu genetik ternak,
waktu yang digunakan akan mengurangi keragaman
mutu genetik dari ternak yang diseleksi. Keberhasilan
seleksi kuantitatif yang akan dilakukan yaitu berupa
pengukuran parameter

bobot telur dapat dipantau

melalui respon seleksi antar generasi pada masingmasing peubah.


I.2. PERUMUSAN MASALAH
Konsumsi hasil ternak berupa telur dan daging
yang berasal dari itik bali semakin meningkat, akan
tetapi tidak didukung dengan produksi itik bali yang
tinggi. Peningkatan manajemen dan kualitas pakan
yang diberikan tidak akan memberikan perbedaan
yang signifikan apabila tidak disertai dengan seleksi
genetik. Permasalahan bibit itik bali merupakan
faktor utama dalam pengembangan itik bali berskala
agrobisnis sehingga perlu dilakukan seleksi dan
pemuliaan secara teratur, terarah dan terencana
untuk menghasilkan bibit yang berkualitas. Dengan

melaksanakan

perbaikan

kualitas

ransum,

manajemen dan seleksi secara genetik melalui


sistem perkawinan yang terarah dan terprogram
akan menghasilkan bibit itik bali yang unggul.
Peningkatan produktivitas bukan merupakan hal
utama

yang

dijadikan

pertimbangan

dalam

melakukan seleksi, akan tetapi kenyamanan ternak


juga merupakan hal yang diperhitungkan.

II. TUJUAN DAN MANFAAT


II.1. TUJUAN
Menduga nilai seleksi diferensial dan respon
seleksi ternak itik bali dari generasi 1 sampai
generasi 3 dengan menggunakan bobot telur
sebagai

karakteristik

seleksi

untuk

menghasilkan bibit unggul itik bali sebagai


plasma nutfah unggas lokal.
II.2. MANFAAT
Populasi itik bali hasil seleksi merupakan
breeding stock yang dapat digunakan sebagai

bibit

untuk

usaha

agribisnis

itik

bali,

di

Kecamatan Jimbaran, Bali.

II. TINJAUAN PUSTAKA


Ternak itik sebagai unggas air yang paling
dikenal setelah ayam buras, dipelihara sebagai
sumber penghasilan keluarga baik sebagai mata
pencaharian

utama

maupun

usaha

sampingan.

Hampir seluruh itik yang dipelihara di Indonesia


mempunyai produk utama berupa telur (Suryani,
dkk., 2004). Di Indonesia terdapat beberapa ternak
itik lokal, antara lain itik Tegal, itik Magelang, itik
Mojosari,

itik

Bali

dan

itik

Alabio.

Itik

Tegal

merupakan itik asli Jawa Tengah yang berkembang di


sepanjang

pantai

utara

Jawa,

sedangkan

itik

Magelang berkembang di Karesidenan Kedu dan


sekitarnya (Subiharta dan Utomo, 2010).
Itik memiliki peranan sebagai penghasil telur
dan daging yang cukup baik, sebanyak 19,35% dari
793.800 ton kebutuhan telur di Indonesia dipenuhi
dari telur itik setelah telur ayam niaga (Ditjenak,
2007).

Populasi

itik

di

Indonesia

mengalami

peningkatan dari tahun ke tahun.

Data dari Dinas

Peternakan Jawa Tengah (2007) menunjukkan bahwa


populasi ternak itik pada tahun 2006 sebanyak
4.614.468 ekor dan meningkat pada tahun 2009
sebanyak 4.848.263 ekor.

Peningkatan populasi

tersebut

dengan

belum

didukung

peningkatan

produksi baik daging maupun telur. Produksi daging


itik di Indonesia tahun 2006 sebanyak 5.023.977 kg
dan menurun pada tahun

2008, dengan produksi

daging sebanyak 3.294.730 kg. Produksi telur pada


tahun 2006 mencapai

14.645 kg dan

mengalami

peningkatan pada tahun 2008 sebanyak 226.153 kg.


Ternak itik merupakan ternak unggas pertama
yang dibudidayakan sebagai sumber pendapatan
(Hardosworo, dkk, 2001), hal ini ditunjang oleh
populasi yang tinggi. Itik dijadikan komoditas utama
sebagai

salah

satu

sumber

pendapatan

dan

penyumbang protein hewani bagi masyarakat Jawa


Tengah, selain sapi potong, kambing dan domba
(Dinas Peternakan Propinsi Jawa Tengah, 2001). Hal
ini dilakukan mengingat itik merupakan salah satu
ternak

yang

berproduksi.

dekat

dengan

petani

dan

cepat

Bobot telur pertama rata-rata 61,7 gram per


butir pada itik bali. Nilai heritabilitas untuk bobot
telur 0.38, seleksi terhadap itik bali menghasilkan
peningkatan

produksi

dan

nilai

ekonomis

yang

dihasilkan (Made, 1993).


Sistem pemeliharaan itik dapat dikelompokan
menjadi tiga, yaitu sistem gembala (ekstensif),
sistem

lanting

atau

semi

intensif,

dan

sistem

terkurung atau intensif (Rohaedi dkk,.2006). Sistem


pemeliharaan juga berpengaruh terhadap kinerja
produksi itik. Sistem pemeliharaan itik yang banyak
diterapkan di Indonesia adalah sistem ekstensif atau
tradisional

atau

biasa

dikenal

dengan

sistem

umbaran atau gembala. Masalah yang dihadapi


peternak

dengan

sistem

pemeliharaan

secara

ekstensif utamanya adalah umur mulai bertelur lebih


tua (rata-rata umur 25 minggu), lama masa bertelur
menjadi pendek, puncak produksi hanya 65 %, dan
angka kematian lebih tinggi dibandingkan pada
system pemeliharaan intensif. Umur mulai bertelur
lebih awal, yaitu umur 21 minggu, dan puncak
produksi mencapai 75 %. Kondisi ini disebabkan
karena pada system pemeliharaan secara ekstensif

kebutuhan

nutrisi

itik

tidak

terpenuhi

secara

maksimal dan kurang seimbang. Sebaliknya pada


sistem pemeliharaan secara intensif, biasanya pakan
yang diberikan adalah pakan komersial yang sudah
sesuai dengan kebutuhan standar ( Suryani, 2008 ).
Sumbangan daging asal ternak itik secara
nasional masih sangat rendah, baru mencapai 0,05%
jika dibandingkan dengan daging asal ayam buras
yang

sudah

mencapai

21,20%

(Guntoro,1998),

sementara laporan (Ditjenak 2004) peran itik sebagai


penghasil daging hanya 1,91 % dari 1,16 juta ton
produksi daging. Konsumen menyukai daging itik
dengan

nilai

menyatakan

kolesterol
bahwa

rendah,

kebutuhan

Linder
kolesterol

(2006)
25%

sampai 40% secara normal berasal dari makanan dan


selebihnya berasal dari biosintesis, terutama di hati
dan oleh intestin. Kolesterol terdapat di dalam darah
bersama

dengan

trigliserida,

fosfolipid,

dan

apoprotein membentuk lipoprotein Ismoyowati dan


Widiastuti (2002) melaporkan bahwa kandungan
kolesterol daging itik pada bagian dada sebesar
166,910 mg/100 g dan pada bagian paha sebesar
188,413 mg/ 100 g.

III. MATERI DAN METODE

I.1. Ternak Percobaan dan Ransum


Penelitian menggunakan itik bali dari peternak
di Kabupaten Jimbarab Bali sebagai base population.
Perkembangbiakan itik bali memakai perkawinan
sistem line breeding yaitu itik bali yang digunakan
sebanyak 100 ekor betina dan 10 ekor pejantan
merupakan base

population

(rasio jantan:betina

1:10) untuk menghasilkan generasi pertama. Hasil


perkawinan dari base population digunakan untuk
perkawinan selanjutnya diseleksi berdasarkan bobot
telur.
Perkawinan sedarah tidak boleh terjadi sebelum
tercapai tiga generasi. Aspek penelitian adalah
bidang genetika, sehingga ransum bukan merupakan
perlakuan
(Charoen

dan

puyuh

Phokphand),

diberi
dari

ransum

awal

komersial

sampai

akhir,

dengan kandungan protein rata-rata 23% (22%-24%)


dan energi metabolis 2800 kkal/kg.

I.2. Peubah dan Analisis Statistik


Keragaman distribusi dan respon seleksi sebagai
indikator

karakteristik

produksi

masing-masing

generasi hasil seleksi dalam line-breeding dihitung


berdasarkan rumus Suzuki et al. (1989) sebagai
berikut :
a.

Distribusi fenotipe (phenotypic distribution) :

(xi = kelompok pengukuran)


b. Keragaman distribusi (S2) memakai rumus :

(N = jumlah pengamatan)
c. Nilai tengah keragaman (S) adalah :

d. Respon seleksi dihitung menurut rumus :

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Penelitian

ini

dilaksanakan

di

Unit

Laboratorium Itik Bali di Kabupaten Jimbaran Bali.


Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai seleksi
diferensial dan respon seleksi pada itik bali dengan
menggunakan bobot telur sebagai parameter. Data
diperoleh dari populasi 100 ekor betina dan 10 ekor
jantan
dianalisis

yang

dipertahankan

menggunakan

SPSS.

jumlahnya.
Nilai

Data

heritabilitas

untuk bobot telur itik bali adalah 0,38. Nilai seleksi


diferensial dan respon seleksi semakin menurun
berturut-turut dari generasi pertama sampai ketiga
yaitu 0,58:0,29:0,27 dan 0,22:0,15:0.10. Seleksi yang
dilakukan menghasilkan 100 itik bali betinan yang
mampu menghasilkan telur dengan

rataan bobot

telur yang semakin meningkat, hal ini sesuai dengan


tujuan dari seleksi yaitu meningkatkan rataan bobot
telur itik bali dari populasi awal seberat 61,69
meningkat 62,55:63,22:63,88 berturut-turut untuk
generasi pertama sampai ketiga.

Peningkatan rataan bobot telur itik bali akibat


seleksi menandakan bahwa seleksi ini berhasil. Hal
ini

didasari

karena

pengertian

seleksi

sendiri

merupakan suatu tindakan untuk memilih ternak


yang dianggap mempunyai mutu genetik baik untuk
dikembangbiakan lebih lanjut serta memilih ternak
yang dianggap kurang baik untuk disingkirkan dan
tidak dikembangbiakan lebih lanjut.
Peningkatan produksi ternak dapat dilakukan
melalui perkawinan mutu genetik ternak. Seleksi
dapat dibagi menjadi 2 yatu seleksi alam dan buatan.
Pada penelitian ini dilakukan seleksi buatan yaitu
seleksi

yang dilakukan manusia dan diarahkan

sedemikian rupa sehingga hasilnya sesuai dengan


harapan manusia.
Seleksi dapat dilakukan berdasarkan atas:
seleksi atas dasar satu sifat (seleksi individu, atas
dasar performans, seleksi family dan uji zuriat) dan
seleksi berdasarkan beberapa macam sifat. Pada
penelitian ini dilakukan seleksi berdasarkan satu sifat
yaitu catatan produksi individu tersebut.

V. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan
Seleksi yang dilakukan pada 100 ekor itik bali
betina dengan nilai heritabilitas 0.38 menghasilkan
nilai seleksi diferensial dan respon seleksi yang
semakin

menurun.

Nilai

seleksi

diferensial

dan

respon seleksi semakin menurun berturut-turut dari


generasi pertama sampai ketiga yaitu 0,58:0,29:0,27
dan

0,22:0,15:0.10.

menghasilkan

100

Seleksi
itik

bali

yang

dilakukan

yang

mampu

menghasilkan telur dengan rataan bobot telur 63,88


gram dari bobot awal sebelum seleksi 61,69 gram.
5.2. Saran
Seleksi perlu dilakukan pada semua ternak
terutama

ternak

mengembangkan

lokal,
ternak

dengan
lokal

harapan
yang

dapat

memiliki

keunggulan dalam masalah produksi dan mampu


beradaptasi dengan lingkungan tropis.

DAFTAR PUSTAKA
Dinas Peternakan Jawa Tengah. 2007. Pemeliharaan
Itik.
http://disnak
jatim.go.id
/web
/index.php
/Artike
/Budaya
-danPengembangan Ternak/ Pemeliharaan -Itik.
html diakses 4 Desember 2011
Direktorat Jeneral Peternakan. 2004. Buku Statistic
Peternakan.
Direktorat
Bina
Produksi
Peternakan.
Departemen
Pertanian
Indonesia.
Direktorat Jenderal Peternakan. 2007. Buku Statistik
Peternakan. Departemen Pertanian. Jakarta.
Guntoro, S. 1998. Teknik Penggemukan Itik Jantan.
Bulletin perbaikan menu makanan rakyat 79
(XVIII): 8-12
Hardosworo, P.S., A. Setioko, P.P. kataren,
L.H.Prasetyo, A.P. Sinurat dan rukmiasih.
2001. Perkembangan Teknologi Unggas Air
Di Indonesia. Lakakarya Nasional. Dies
Natalis, APB-Balitnak, bogor.
Ismoyowati dan Widiastuti, 2002. Kandungan Lemak
dan Kolesterol Daging Bagian Dada dan Paha

Pada
Berbagai
Unggas
Lokal.
Laporan
Penelitian. Pusat Penelitian Pangan, Gizi dan
Kesehatan. Universitas Jenderal Soedirman.
Purwokerto.
Linder, M.C. 2006. Biokimia nutrisi dan metabolisme
dengan pemakaian secara klinis. UI Press.
Jakarta.
Made, I.P dan Made, P.I.G. 1993. Perbaikan Mutu
Genetik Itik Bali Melalui Seleksi Terhadap
Beberapa Sifat-Sifat Ekonomis. Universitas
Udayana. Bali.
Rakhmadi, A., D. Novia, D. Rena. 2009. Karakteristik
Bakso Itik Afkir dengan Subtitusi Beberapa Jenis
Tepung dengan Jumlah yang Berbeda. Fakultas
Peternakan. Universitas Andalas. Padang.
Subiharta,
dan
B.
Utomo.
2010.
Peluang
Pemanfaatan Itik Jantan Lokal Sebagai itik
potong dalam Mendukung Penyediaan Daging
dan Sebagai Alternatif Sumber Pendapatan.
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa
Tengah. Prosiding Seminar Nasional Unggas
Lokal ke IV Tahun 2010. Fapet- Undip,
Semarang
Suryani, N.N., K. Budaarsa, DPMA.Candrawati dan
P.Mariani.
2008.
Mengatasi
hambatan
pemeliharaan
itik
secara
ekstensif
(Digembala).
http://ejournal.unud.ac.id.
Diakses tanggal 11 Agustus 2011

LAMPIRAN
Lampiran 1. Proyeksi Hasil Penerapan Teknologi
1st Generation Population
no
urut
1
2
76
3
77
4
78
5
6
7
8
9
79
10
11
12
13
80
14

TAG
1.5
2
1.2
6
2.2
6
1.4
6
2.4
6
1.1
6
2.1
6
1.9
1
1.5
8
1.8
7
1.8
3
1.3
7
2.3
7
1.9
6
2
1.7
7
1.4
2
2.4
2
1.4
9

BT
64.
9
64.
7
64.
7
64.
6
64.
6
64.
6
64.
6
64.
6
64.
5
64.
4
64.
3
64.
2
64.
2
64.
1
64.
1
63.
8
63.
6
63.
6
63.
6

RB
T
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6

HERI
T

TN
P
0.8
9
0.8
2
0.8
2
0.7
8
0.7
8
0.7
7
0.7
7
0.7
6
0.7
5
0.7
1
0.6
6
0.6
3
0.6
3

TT
T
0.8
9
0.8
2
0.8
2
0.7
8
0.7
8
0.7
7
0.7
7
0.7
6
0.7
5
0.7
1
0.6
6
0.6
3
0.6
3

0.38

0.6
0.5
7
0.4
8
0.4
1
0.4
1

0.6
0.5
7
0.4
8
0.4
1
0.4
1

64.2
64.1
2
64.0
6
63.8
2
63.6
4
63.6
4

0.38

0.4

0.4

63.6

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

PTT
64.9
64.7
2
64.7
2
64.6
1
64.6
1
64.5
7
64.5
7
64.5
5
64.5
3
64.4
2
64.2
9
64.2

RTT
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3

SD
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8

RS
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2

16

2.4
9
1.7
6
1.6
4

17

1.3

82

23

2.3
1.2
2
2.2
2
1.8
2
1.7
1
1.1
9
2.1
9
1.1
5
2.1
5
1.7
8

24

1.4

86

2.4
1.0
6
2.0
6
1.8
6
1.3
6
2.3
6
1.3
5
2.3
5

81
15

18
83
19
20
21
84
22
85

25
87
26
27
88
28
89

63.
6
63.
6
63.
5
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
3
63.
3
63.
2
63.
2
63.
2
63.
2
63.
2
63.
2
63.
2
63.
2
63.
1
63.
1

62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6

0.38

0.38

0.4
0.3
9
0.3
6
0.3
3
0.3
3
0.3
2
0.3
2
0.3
1

0.4
0.3
9
0.3
6
0.3
3
0.3
3
0.3
2
0.3
2
0.3
1

0.38

0.3

0.3

0.38

0.3

0.3

0.38

0.3
0.2
8
0.2
8
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
4
0.2
3
0.2
3
0.1
9
0.1
9

0.3
0.2
8
0.2
8
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
4
0.2
3
0.2
3
0.1
9
0.1
9

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

63.6
63.5
7
63.5
1
63.4
3
63.4
3
63.4
63.4
63.3
6
63.3
5
63.3
5
63.3
5
63.2
9
63.2
9
63.2
2
63.2
1
63.2
1
63.2
63.2
63.1
7
63.1
6
63.1
6
63.0
6
63.0
6

63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3

0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8

0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2

93

1.7
5
1.4
5
2.4
5
1.9
4
1.9
5
1.6
3
1.1
3
2.1
3
1.6
2
1.0
3
2.0
3
1.2
5
2.2
5

63
62.
9
62.
9
62.
9
62.
7
62.
7
62.
7
62.
7
62.
7
62.
7
62.
7

62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6
62.
6

38

1.1
7

62.
5

62.
6

0.38

94

2.1
7

62.
5

62.
6

0.38

39

1.9
9

62.
4

62.
6

0.38

40

1.5
1

62.
4

62.
6

0.38

41

1.5
4

62.
2

62.
6

0.38

42

1.4
4

62.
2

62.
6

0.38

95

2.4
4

62.
2

62.
6

0.38

29
30
90
31
32
33
34
91
35
36
92
37

63
63

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

0.1
7
0.1
6
0.1
6
0.1
2
0.1
2
0.1
1
0.0
7
0.0
7
0.0
6
0.0
5
0.0
5
0.0
4
0.0
4
0.0
3
0.0
3
0.0
6
0.0
7
0.1
3
0.1
5
0.1
5

0.1
7
0.1
6
0.1
6
0.1
2
0.1
2
0.1
1
0.0
7
0.0
7
0.0
6
0.0
5
0.0
5
0.0
4
0.0
4

63.0
1
62.9
7
62.9
7
62.8
7
62.8
6
62.8
5
62.7
3
62.7
3
62.7
2
62.6
7
62.6
7
62.6
6
62.6
6

63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3
63.1
3

0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8
0.5
8

0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2
0.2
2

-0

62.4
7

63.1
3

0.5
8

0.2
2

-0

62.4
7

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.1

62.4

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.1

62.3
6

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.1

62.2
1

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.2

62.1
6

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.2

62.1
6

63.1
3

0.5
8

0.2
2

43

1.4
8

62.
1

62.
6

0.38

96

2.4
8

62.
1

62.
6

0.38

44

1.9
2

62.
1

62.
6

0.38

45

1.8
9

62.
1

62.
6

0.38

46

1.5
5

62.
1

62.
6

0.38

47

1.3
9

62

62.
6

0.38

97

2.3
9

62

62.
6

0.38

48

1.6
9

61.
9

62.
6

0.38

49

1.6
7

61.
7

62.
6

0.38

50

1.0
8

61.
7

62.
6

0.38

98

2.0
8

61.
7

62.
6

0.38

51

1.0
2

61.
6

62.
6

0.38

99

2.0
2

61.
6

62.
6

0.38

52

1.5
9

61.
5

62.
6

0.38

53
54

1.9
8
1.8

61.
4
61.
4

62.
6
62.
6

0.38
0.38

0.1
6
0.1
6
0.1
7
0.1
9
0.1
9
0.2
2
0.2
2
0.2
4
0.3
3
0.3
3
0.3
3
0.3
6
0.3
6
0.4
2
0.4
2
0.4

0.2

62.1
4

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.2

62.1
4

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.2

62.1

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.2

62.0
5

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.2

62.0
5

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.2

61.9
8

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.2

61.9
8

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.2

61.9
1

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.3

61.6
8

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.3

61.6
7

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.3

61.6
7

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.4

61.5
9

63.1
3

0.5
8

0.2
2

0.4

61.5
9

63.1
3

0.5
8

0.2
2

55

1.6
8

61.
2

62.
6

0.38

56

1.3
8

61.
1

62.
6

0.38

100

2.3
8

61.
1

62.
6

0.38

57

1.5
7

61.
1

62.
6

0.38

58

1.0
7

61.
1

62.
6

0.38

59

1.2
8

61

62.
6

0.38

60

1.6
1

61

62.
6

0.38

61

1.5
3

61

62.
6

0.38

62

1.4
7

60.
9

62.
6

0.38

63

1.0
4

60.
7

62.
6

0.38

64

1.7
4

60.
7

62.
6

0.38

65

1.5
6

60.
7

62.
6

0.38

66

1.8
5

60.
7

62.
6

0.38

67

1.9
3

60.
6

62.
6

0.38

68

1.1
8

60.
6

62.
6

0.38

5
0.5
1
0.5
5
0.5
5
0.5
6
0.5
6
0.5
8
0.5
9
0.6
1
0.6
3
0.6
9
0.6
9
0.7
1
0.7
1
0.7
3
0.7
5

69

1.2
7

60.
4

62.
6

0.38

70

1.8
1

60.
4

62.
6

0.38

71

1.2
3

60.
4

62.
6

0.38

72

1.2
4

60.
3

62.
6

0.38

73

1.4
1

60.
2

62.
6

0.38

74

1.6
5

60.
2

62.
6

0.38

75

1.3
3

60.
1

62.
6

0.38

0.8
1
0.8
3
0.8
4
0.8
4
0.8
8
0.8
8
0.9
2

2nd Generation Population


no urut

TAG

BT

1.52

76

3.13

77

3.34

1.26

2.26

78

3.45

79

3.4

1.46

2.46

1.16

64.
9
64.
8
64.
7
64.
7
64.
7
64.
7
64.
7
64.
6
64.
6
64.
6

RB
T
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3

HERI
T
0.38

TN
P
0.6

TT
T
0.6

0.38

0.5
6
0.5
4
0.5
3
0.5
3
0.5
2
0.5
1
0.4
9
0.4
9
0.4
8

0.5
6
0.5
4
0.5
3
0.5
3
0.5
2
0.5
1
0.4
9
0.4
9
0.4
8

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

PTT
64.9
64.8
64.7
4
64.7
2
64.7
2
64.6
9
64.6
7
64.6
1
64.6
1
64.5
7

RTT
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71

SD
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39

RS
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5

2.16

1.91

80

3.26

1.58

10

1.87

81

3.47

82

3.42

83

3.41

11

1.83

12

1.37

13

2.37

14

1.96

84

3.08

15

85

3.14

64.
6
64.
6
64.
6
64.
5
64.
4
64.
3
64.
3
64.
3
64.
3
64.
2
64.
2
64.
1
64.
1
64.
1
64

86

3.1

64

87

3.01

16

1.77

88

3.35

89

3.17

90

3.27

17

1.42

18

2.42

63.
8
63.
8
63.
8
63.
8
63.
8
63.
6
63.
6

63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3

0.38

0.38

0.4
8
0.4
7
0.4
7
0.4
6
0.4
2
0.3
8
0.3
8
0.3
8
0.3
7
0.3
3
0.3
3
0.3

0.4
8
0.4
7
0.4
7
0.4
6
0.4
2
0.3
8
0.3
8
0.3
8
0.3
7
0.3
3
0.3
3
0.3

0.38

0.3

0.3

0.38

0.2
8
0.2
5
0.2
4
0.2

0.2
8
0.2
5
0.2
4
0.2

0.1
9
0.1
9
0.1
8
0.1
7
0.1
2
0.1
2

0.1
9
0.1
9
0.1
8
0.1
7
0.1
2
0.1
2

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

64.5
7
64.5
5
64.5
5
64.5
3
64.4
2
64.3
3
64.3
3
64.3
2
64.2
9
64.2
64.2
64.1
2
64.1
64.0
6
63.9
7
63.9
6
63.8
4
63.8
2
63.8
2
63.7
9
63.7
6
63.6
4
63.6
4

63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71

0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39

0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5

91

3.43

63.
6
63.
6
63.
6
63.
6
63.
6
63.
5
63.
5
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
3
63.
3

63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3

0.38

19

1.49

20

2.49

92

3.16

21

1.76

22

1.64

93

3.37

94

3.07

23

1.3

24

2.3

95

3.36

25

1.22

26

2.22

27

1.82

28

1.71

29

1.19

30

2.19

96

3.2

31

1.15

32

0.38

0.1
1
0.1
1
0.1
1
0.1

0.1
1
0.1
1
0.1
1
0.1

0.38

0.1

0.1

0.38

0.0
7
0.0
6
0.0
5
0.0
4
0.0
4
0.0
4
0.0
3
0.0
3
0.0
2
0.0
1
0.0
1
0.0
1
0.0
1
0.0
1
0.0
1
0.0
2
0.0

0.0
7
0.0
6
0.0
5
0.0
4
0.0
4
0.0
4
0.0
3
0.0
3
0.0
2
0.0
1
0.0
1
0.0
1
0.0
1
-0

2.15

63.
3

63.
3

0.38

97

3.22

63.
3

63.
3

0.38

98

3.04

63.
2

63.
3

0.38

0.38
0.38

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

63.6
2
63.6

0.39

63.3
6
63.3
5
63.3
5
63.3
5
63.3
4
63.2
9

63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71

-0

63.2
9

63.
71

0.39

0.1
5

-0

63.2
6

63.
71

0.39

0.1
5

-0

63.2
4

63.
71

0.39

0.1
5

63.6
63.5
8
63.5
7
63.5
1
63.4
8
63.4
4
63.4
3
63.4
3
63.4
3
63.4
63.4

0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39
0.39

0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5

3
33

1.78

63.
2

63.
3

0.38

34

1.4

63.
2

63.
3

0.38

35

2.4

63.
2

63.
3

0.38

36

1.06

63.
2

63.
3

0.38

37

2.06

63.
2

63.
3

0.38

38

1.86

63.
2

63.
3

0.38

39

1.36

63.
2

63.
3

0.38

40

2.36

63.
2

63.
3

0.38

41

1.35
2.35

99

3.19

100

3.02

43

1.75

63.
3
63.
3
63.
3
63.
3
63.
3

0.38

42

63.
1
63.
1
63.
1
63.
1
63

44

1.45

63

63.
3

0.38

45

2.45

63

63.
3

0.38

46

1.94

62.
9

63.
3

0.38

47

1.95

62.
9

63.
3

0.38

0.38
0.38
0.38
0.38

0.0
4
0.0
4
0.0
4
0.0
5
0.0
5
0.0
6
0.0
6
0.0
6
0.1
0.1
0.1
0.1
0.1
2
0.1
3
0.1
3
0.1
7
0.1

-0

63.2
2

63.
71

0.39

0.1
5

-0

63.2
1

63.
71

0.39

0.1
5

-0

63.2
1

63.
71

0.39

0.1
5

0.1

63.2

63.
71

0.39

0.1
5

0.1

63.2

63.
71

0.39

0.1
5

0.1

63.1
7

63.
71

0.39

0.1
5

0.1

63.1
6

63.
71

0.39

0.1
5

0.1

63.1
6

63.
71

0.39

0.1
5

0.1
0.1
0.1
0.1
0.1

63.0
6
63.0
6
63.0
5
63.0
5
63.0
1

63.
71
63.
71
63.
71
63.
71
63.
71

0.39

0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5
0.1
5

0.1

62.9
7

63.
71

0.39

0.1
5

0.1

62.9
7

63.
71

0.39

0.1
5

0.2

62.8
7

63.
71

0.39

0.1
5

0.2

62.8
6

63.
71

0.39

0.1
5

0.39
0.39
0.39
0.39

7
48

1.63

62.
9

63.
3

0.38

49

1.13

62.
7

63.
3

0.38

50

2.13

62.
7

63.
3

0.38

51

1.62

62.
7

63.
3

0.38

52

1.03

62.
7

63.
3

0.38

53

2.03

62.
7

63.
3

0.38

54

1.25

62.
7

63.
3

0.38

55

2.25

62.
7

63.
3

0.38

56

1.17

62.
5

63.
3

0.38

57

2.17

62.
5

63.
3

0.38

58

1.99

62.
4

63.
3

0.38

59

1.51

62.
4

63.
3

0.38

60

1.54

62.
2

63.
3

0.38

61

1.44

62.
2

63.
3

0.38

62

2.44

62.
2

63.
3

0.38

0.1
8
0.2
2
0.2
2
0.2
3
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.3
2
0.3
2
0.3
5
0.3
6
0.4
2
0.4
4
0.4
4

0.2

62.8
5

63.
71

0.39

0.1
5

0.2

62.7
3

63.
71

0.39

0.1
5

0.2

62.7
3

63.
71

0.39

0.1
5

63

1.48

62.
1

63.
3

0.38

64

2.48

62.
1

63.
3

0.38

65

1.92

62.
1

63.
3

0.38

66

1.89

62.
1

63.
3

0.38

67

1.55

62.
1

63.
3

0.38

68

1.39

62

63.
3

0.38

69

2.39

62

63.
3

0.38

70

1.69

61.
9

63.
3

0.38

71

1.67

61.
7

63.
3

0.38

72

1.08

61.
7

63.
3

0.38

73

2.08

61.
7

63.
3

0.38

74

1.02

61.
6

63.
3

0.38

75

2.02

61.
6

63.
3

0.38

0.4
5
0.4
5
0.4
6
0.4
8
0.4
8
0.5
1
0.5
1
0.5
4
0.6
2
0.6
3
0.6
3
0.6
6
0.6
6

TN
P
0.3
9

TT
T
0.3
9

PTT

RTT

SD

RS

3rd generation population


no urut

TAG

BT

1.52

64.
9

RB
T
63.
9

HERI
T
0.38

64.9

64.
15

0.27

0.1

76

4.04

77

4.2

78

4.42

3.13

79

4.34

80

4.11

81

4.09

3.34

1.26

2.26

3.45

3.4

82

4.48

83

4.13

1.46

2.46

10

1.16

11

2.16

12

1.91

13

3.26

84

4.1

14

1.58

85

4.27

64.
9
64.
9
64.
9
64.
8
64.
8
64.
8
64.
8
64.
7
64.
7
64.
7
64.
7
64.
7
64.
7
64.
6
64.
6
64.
6
64.
6
64.
6
64.
6
64.
6
64.
5
64.
5
64.
5

63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9

0.38

0.38

0.3
8
0.3
7
0.3
7
0.3
5
0.3
5
0.3
5
0.3
3
0.3
3
0.3
2
0.3
2
0.3
1
0.3

0.3
8
0.3
7
0.3
7
0.3
5
0.3
5
0.3
5
0.3
3
0.3
3
0.3
2
0.3
2
0.3
1
0.3

0.38

0.3

0.3

0.38

0.2
8
0.2
8
0.2
8
0.2
6
0.2
6
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
3

0.2
8
0.2
8
0.2
8
0.2
6
0.2
6
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
5
0.2
3

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

64.8
8
64.8
5
64.8
5
64.8
64.7
9
64.7
9
64.7
5
64.7
4
64.7
2
64.7
2
64.6
9
64.6
7
64.6
6
64.6
2
64.6
1
64.6
1
64.5
7
64.5
7
64.5
5
64.5
5
64.5
4
64.5
3
64.4
9

64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

86

4.47

15

1.87

87

4.3

88

4.33

89

4.22

16

3.47

17

3.42

18

3.41

19

1.83

90

4.36

91

4.14

92

4.44

20

1.37

21

2.37

93

4.43

94

4.07

95

4.06

96

4.21

97

4.25

22

1.96

23

3.08

24

98

4.29

64.
4
64.
4
64.
4
64.
4
64.
3
64.
3
64.
3
64.
3
64.
3
64.
3
64.
3
64.
3
64.
2
64.
2
64.
2
64.
2
64.
2
64.
2
64.
2
64.
1
64.
1
64.
1
64

63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9

0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38
0.38

0.2
1
0.2
1
0.1
9
0.1
8
0.1
7
0.1
7
0.1
7
0.1
7
0.1
6
0.1
5
0.1
4
0.1
4
0.1
2
0.1
2
0.1
2
0.1
1
0.1
1
0.1
1
0.1

0.2
1
0.2
1
0.1
9
0.1
8
0.1
7
0.1
7
0.1
7
0.1
7
0.1
6
0.1
5
0.1
4
0.1
4
0.1
2
0.1
2
0.1
2
0.1
1
0.1
1
0.1
1
0.1

0.0
9
0.0
8
0.0
7
0.0
6

0.0
9
0.0
8
0.0
7
0.0
6

64.4
3
64.4
2
64.3
7
64.3
5
64.3
4
64.3
3
64.3
3
64.3
2
64.2
9
64.2
8
64.2
6
64.2
5
64.2
64.2
64.2
64.1
8
64.1
7
64.1
6
64.1
5
64.1
2
64.1
64.0
6
64.0
4

64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

99

4.08

64

0.38

63.
8

63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9

100

4.19

64

25

3.14

64

26

3.1

64

27

3.01

28

1.77

63.
8

63.
9

0.38

29

3.35

63.
8

63.
9

0.38

30

3.17

63.
8

63.
9

0.38

31

3.27

63.
8

63.
9

0.38

32

1.42

63.
6

63.
9

0.38

33

2.42

63.
6

63.
9

0.38

34

3.43
1.49

63.
9
63.
9

0.38

35

63.
6
63.
6

36

2.49

63.
6

63.
9

0.38

37

3.16

63.
6

63.
9

0.38

38

1.76

63.
6

63.
9

0.38

39

1.64

63.
5

63.
9

0.38

40

3.37

63.

63.

0.38

0.38
0.38
0.38
0.38

0.38

0.0
6
0.0
4
0.0
3
0.0
3
0.0
2
0.0
2
0.0
2
0.0
3
0.0
5
0.0
9
0.0
9
0.1
0.1
1
0.1
1
0.1
1
0.1
2
0.1
4
-

0.0
6
0.0
4
0.0
3
0.0
3
-0

64.0
3
63.9
9
63.9
7
63.9
6
63.8
4

64.
15
64.
15
64.
15
64.
15
64.
15

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

-0

63.8
2

64.
15

0.27

0.1

-0

63.8
2

64.
15

0.27

0.1

-0

63.7
9

64.
15

0.27

0.1

0.1

63.7
6

64.
15

0.27

0.1

0.1

63.6
4

64.
15

0.27

0.1

0.1

63.6
4

64.
15

0.27

0.1

0.1
0.1

63.6
2
63.6

64.
15
64.
15

0.27

0.1

0.27

0.1

0.1

63.6

64.
15

0.27

0.1

0.1

63.5
8

64.
15

0.27

0.1

0.1

63.5
7

64.
15

0.27

0.1

0.1

63.5
1

64.
15

0.27

0.1

63.4

64.

0.27

0.1

41

3.07

63.
4

63.
9

0.38

42

1.3

63.
4

63.
9

0.38

43

2.3

63.
4

63.
9

0.38

44

3.36

63.
4

63.
9

0.38

45

1.22

63.
4

63.
9

0.38

46

2.22

63.
4

63.
9

0.38

47

1.82
1.71

49

1.19

50

2.19

51

3.2

63.
9
63.
9
63.
9
63.
9
63.
9

0.38

48

63.
4
63.
4
63.
4
63.
4
63.
3

52

1.15

63.
3

63.
9

0.38

53

2.15

63.
3

63.
9

0.38

54

3.22

63.
3

63.
9

0.38

55

3.04

63.
2

63.
9

0.38

56

1.78

63.
2

63.
9

0.38

57

1.4

63.

63.

0.38

0.38
0.38
0.38
0.38

0.1
5
0.1
7
0.1
7
0.1
7
0.1
7
0.1
8
0.1
8
0.2
0.2
0.2
0.2
0.2
1
0.2
2
0.2
2
0.2
4
0.2
4
0.2
5
-

0.2

15

0.2

63.4
4

64.
15

0.27

0.1

0.2

63.4
3

64.
15

0.27

0.1

0.2

63.4
3

64.
15

0.27

0.1

0.2

63.4
3

64.
15

0.27

0.1

0.2

63.4

64.
15

0.27

0.1

0.2

63.4

64.
15

0.27

0.1

0.2
0.2
0.2
0.2
.

63.3
6
63.3
5
63.3
5
63.3
5

64.
15
64.
15
64.
15
64.
15

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

0.27

0.1

58

2.4

63.
2

63.
9

0.38

59

1.06

63.
2

63.
9

0.38

60

2.06

63.
2

63.
9

0.38

61

1.86

63.
2

63.
9

0.38

62

1.36

63.
2

63.
9

0.38

63

2.36

63.
2

63.
9

0.38

64

1.35

63.
1

63.
9

0.38

65

2.35

63.
1

63.
9

0.38

66

3.19

63.
1

63.
9

0.38

67

3.02

63.
1

63.
9

0.38

68

1.75

63

63.
9

0.38

69

1.45

63

63.
9

0.38

70

2.45

63

63.
9

0.38

71

1.94

62.
9

63.
9

0.38

72

1.95

62.
9

63.
9

0.38

0.2
5
0.2
5
0.2
6
0.2
6
0.2
7
0.2
7
0.2
7
0.3
1
0.3
1
0.3
2
0.3
2
0.3
3
0.3
5
0.3
5
0.3
8
0.3
9

73

1.63

62.
9

63.
9

0.38

74

1.13

62.
7

63.
9

0.38

75

2.13

62.
7

63.
9

0.38

0.3
9
0.4
4
0.4
4

Lampiran 2. Rincian Kegiatan Dan Lokasi


Penerapan Teknologi
n Rincian Kegiatan
o
1 menyeleksi calon populasi
(jantan dan betina) pada
program seleksi yang akan
dilakukan
2 Melakukan pemeliharaan
terhadap itik yang telah
dipilih
3 Seleksi
a. perkawinan
b. pengukuran bobot telur
yang dihasilkan
c. analisis data
d. pemilihan calon populasi
ulang
e. penetasan telur
*dilakukan sampai generasi
ketiga
4 Pemeliharaan ternak yang
telah terseleksi selama 3
generasi

Lokasi kegiatan
Peternak Di
Kabupaten Jimbaran
Bali
Research Farm

Research Farm
Research
Laboratory
Research Office
Research Farm
Hatchery Room

on Farm

Lampiran
3.
Perkiraan
Dibutuhkan Dan Rinciannya
n nama
o
1 itik bali
2 kandang
3 peralatan
kandang
4 pakan
5 alat tulis kantor
6 rekening listrik
7 rekening air
8 obat ,
vaksindan
vitamin
9 timbangan
telur
1 mesin tetas
0
1 komputer
1
1 upah tenaga
2 kerja

Biaya

keterangan
base population
kandang itik untuk
populasi 1000 ekor
meliputi tempat
pakan, minum,
lampu dll
pakan ternak
selama seleksi
buku, bolpoin,
kertas dll
untuk kebutuhan
kandang
untuk kebutuhan
kandang
rutin sesuai jadwal
pemeliharaan
untuk pengukuran
telur
untuk kapasitas 100
butir telur
analisis data
semua pekerja
yang terlibat

Yang

total biaya
(Rp.)
5,000,000
30,000,000
15,000,000
50,000,000
3,000,000
5,000,000
3,000,000
15,000,000
6,000,000
1,300,000
5,000,000
100,000,00
0

TOTAL BIAYA

238,300,00
0