Anda di halaman 1dari 13

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Keberhasilan pembangunan di suatu negara dapat dinilai melalui derajat kesehatan masyarakat. Indikator yang digunakan untuk menilai kesehatan masyarakat ialah angka kesakitan, kematian penduduk, dan usia harapan hidup. Penurunan angka kesakitan akan berbanding lurus dengan kematian penduduk dan berbanding terbalik dengan usia harapan hidup. Semakin tinggi usia harapan hidup berarti pembangunan kesehatan semakin berhasil. Menurut UU No. 13 tahun 1998, meskipun tidak sekaligus, hal ini berarti peningkatan mutu kehidupan akan menimbulkan perubahan struktur penduduk dan sekaligus menambah jumlah penduduk berusia lanjut (Arisman 2007). Asam urat merupakan hasil metabolisme akhir dari purin yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat dalam inti sel tubuh. Peningkatan kadar asam urat dapat mengakibatkan gangguan pada tubuh manusia seperti perasaan linu-linu di daerah persendian dan sering disertai timbulnya rasa nyeri yang teramat sangat bagi penderitanya. Hal ini disebabkan oleh penumpukan Kristal di daerah tersebut akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. Penyakit ini sering disebut penyakit gout atau lebih dikenal dalam masyarakat sebagai penyakit asam urat. Faktor-faktor yang di duga juga mempengaruhi penyakit ini adalah diet, berat badan dan gaya hidup (price & Wilson, 1992). Risiko terjadinya asam urat akan bertambah bila disertai dengan pola konsumsi makan yang tidak seimbang. Banyaknya makanan tinggi purin yang dikonsumsi akan memperbesar risiko terkena asam urat pada kaum wanita lanjut usia yang notabene sudah menurun daya imunitasnya akibat hormon estrogen yang tidak diproduksi lagi serta menurunnya daya metabolisme tubuh semakin memperbesar risiko terjadinya penyakit asam urat. Ada berbagai faktor yang dapat meyebabkan kelebihan asam urat di dalam darah, tetapi asupan purin mempunyai pengaruh paling besar (Clifford and Story.1976 dalam Yenrina 2001). Purin dapat berupa adenin, guanin, xantin, hipoxantin (inosin) adalah molekul yang terdapat dalam sel berbentuk

nukleotida, yang mempunyai peranan luas dalam berbagai macam proses biokimia di dalam tubuh. Pada manusia dan hewan primata purin dimetabolisme menghasilkan produk akhir berupa asam urat. Kadar asam urat dalam darah dipengaruhi oleh banyak faktor seperti faktor fisik, genetik, dan juga asupan makanan. Asupan makanan yang baik dapat mengkontrol kadar asam urat dalam darah. Ada banyak jenis makanan yang dapat menyebabkan kadar asam urat dalam darah menjadi tidak normal, seperti makanan yang tinggi purin, makanan yang berprotein tinggi, serta konsumsi alkohol. Choi,dkk (1986) melakukan penelitian tentang gout pada populasi tenaga kesehatan laki-laki di Amerika Serikat, yang meliputi dokter gigi,optometris, ahli farmasi dan dokter hewan. Populasi tersebut berusia antara 40-75 tahun. Hasil penelitian selama 12 tahun menemukan 730 kasus gout baru. Mereka menemukan peningkatan resiko gout ketika responden mengkonsumsi daging atau seafood, protein hewani maupun nabati atau sayur-sayuran kaya purin dalam jumlah banyak. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis mencoba menulis makalah yang berjudul Pengaruh konsumsi bayam terhadap penyakit asam urat.

Bayam (Amaranthus spp.) merupakan tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik namun sekarang tersebar ke seluruh

dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting. Tanaman bayam merupakan salah satu jenis sayuran komersial yang mudah diperoleh di setiap pasar, baik pasar tradisional maupun pasar swalayan. Ciri-ciri jenis bayam yang enak untuk dimakan adalah daunnya besar, bulat, dan empuk. Bayam ini dapat diolah sebagai sayur, pecel, atau gado-gado. Sedangkan bayam yang berdaunbesar, tipis, dan alot lebih enak digoreng campur tepung untuk rempeyek. 2.1.1. Jenis-jenis Bayam Berdasarkan cara penanamannya jenis bayam dibedakan menjadi bayam cabut dan bayam petik. Bayam cabut adalah bayam yang dipanen dengan cara dicabut seluruh bagian tanaman beserta akarakarnya. Bayam petik adalah bayam yang pemanenannya dilakukan dengan cara dipetik daun atau pucuk daunnya saja sehingga dapat dilakukan berulang kali sepanjang tanaman masih produktif. Jenis-jenis bayam yang ada sebenarnya sangatlah banyak, dari yang tumbuh liar maupun yang telah dibudidayakan. Secara ringkas jenis bayam dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu: a. Bayam Liar Bayam ini tumbuh secara liar, dapat dijumpai di lahan-lahan kosong tak terurus, sebagai gulma di lahan pertanian, atau di tempat-tempat yang lembap, seperti di tepi selokan. Tanaman ini tumbuh cepat dan semakin subur jika musim hujan tiba. Bayam ini dapat dikonsumsi, tetapi rasanya agak getir sehingga lebih banyak digunakan sebagai obat atau bahan untuk kecantikan. b. Bayam Budi Daya Jenis ini memang sengaja dibudidayakan untuk dikonsumsi karena rasa daunnya enak, empuk, dan mempunyai kandungan gizi yang tinggi. Selain itu, daunnya yang segar mempunyai nilai komersial yang tinggi. Jenis bayam yang telah banyak dibudidayakan di antaranya adalah bayam cabut (A. tricolor L) dan bayam petik/bayam tahunan (A. hybridus L)

Bayam hijau biasa . Jenis bayam yang biasa ditemukan dipasaran dan digunakan sehari-hari. Daunnya berwarna hijau muda dengan helaian daun yang tidak terlalu besar.

Bayam merah Bayam ini juga merupakan jenis bayam cabut, namun warnanya merah keunguan. Bayam merah juga berkhasiat untuk mengatasi penyakit anemia ( kurang darah ) dan mengandung antioksidan cukup baik.

Bayam jepang Nama lainnya adalah horenso. Bayam jepang juga kaya akan zat besi. Cocok untuk tumisan. (Bandini,Y., 2001).

Sistematika Tanaman Bayam Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Class : Magnoliopsida Ordo : Caryophyllales Family : Amaranthaceae Upfamily : Amaranthoidoae Genus : Amaranthus L (Bandini,Y., 2001).

2.1.3. Kandungan Bayam Kandungan zat nutrisi pada tanaman bayam dalam per 100 gram porsi bayam adalah : No 1 2 3 4 5 6 7 Kandungan Bayam Air Energi Protein Total lemak Karbohidrat Serat Ampas Berat 91,58 g 22 kcal 2,86 g 0,35g 3,5 g 2,7 g 1,72 g

Mineral

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Mineral Kalsium, Ca Besi, Fe Magnesium, Mg Phospor, P Potassium, K Sodium, Na Seng, Zn Tembaga, Cu Mangan, Mn 99 mg 2,71 mg 79 mg 49 mg 558 mg 79 mg 0.53 mg 0.13 mg 0.897 mg

Berat

Vitamin No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Menurut tabel Vitamin Berat

Vitamin C, asam askorbat 28.1 mg Thiamin 0.078 mg Riboflavin Riboflavin 0.189 mg Niacin 0.724 mg Asam Pantothenic 0.065 mg Vitamin B-6 0.195 mg Folate 194.4 mcg Vitamin B-12 0 mcg Vitamin A 672 mcg_RE Vitamin E 1.89 mg_ATE makanan AcuMedico, bayam mengandung 57 gram purin pada setiap 100 gram-nya.

2.1.3 Manfaat Bayam untuk Kesehatan a) Jantung

Asam folat sangat kaya di bayam. Asam folat ini diketahui dapat mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi. Asam folat juga dapat mengurangi risiko terjadinya tekanan darah tinggi. Asam folat terbukti dapat menurunkan kadar homosistein, yaitu komponen darah dan penanda peradangan yang dapat merusak pembuluh darah. Selain itu, asam folat juga dapat meningkatkan aliran darah. (American Heart Associations 58th Annual Blood Pressure Research Conference, 2004 dalam Johnson). Ko-enzim Q10 yang juga ada pada bayam memainkan peranan sebagai antioksidan. Ia memiliki potensi untuk mencegah dan mengobati penyakit kardiovaskular, terutama hipertensi, hiperlipidemia, penyakit arteri koroner, dan gagal jantung. (Coenzyme Q10 and Cardiovascular Disease : A Review. J Cardiovasc Nurs. 2002 Jul; 16 : 9-20 dalam Johnson).

b) Otak Bayam memainkan peranan yang luar biasa dalam menjaga kesehatan otak manusia. Studi-studi ilmiah telah menunjukkan hubungan yang jelas antara diet asam folat tinggi dengan pengurangan risiko stroke (Journal of American Heart Association, 2002 dalam Johnson). Studi lain oleh Sekolah Kedokteran Keck dari Universitas California Selatan dan UCLA School of Medicine telah menunjukkan bahwa lutein membantu untuk mencegah penyakit jantung dan stroke di otak (Circualtion Journal, 2001 dalam Johnson).

c) Kesehatan dan Perkembangan bagi Maternal dan Fetal Perkembangan janin yang sehat membutukan ibu untuk memiliki asupan asam folat yang memadai. Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, kini telah memandatkan produk tepung fortifikasi folat dan sereal dalam rangka untuk meningkatkan kadar folat rata-rata penduduk dan mencegah cacat lahir yang serius. Hasil mandat ini telah melebihi ekspektasi yang diharapkan (Journal of Nutrition, 2001 dalam Johnson). Vitamin A merupakan nutrisi penting untuk perkembangan janin selama kehamilan dan juga selama menyusui. Bayam merupakan salah satu sumber alami yang paling ampuh bagi beta karoten, yaitu prekursor bagi vitamin A, yang mudah dikonversi menjadi vitamin A.

(The Importance of Beta Carotenen as a source of Vitamin A with Special Regard to Pregnant and Breastfeeding Women. European Journal of Nutrition Vol. 46, 2007 dalam Johnson).

d) Mata dan Penglihatan Lutein dan zeaxanthin yang terdapat pada bayam membentuk zat berminyak kekuning-kuningan yang dikenal sebagai pigmen makula. Seiring bertambahnya usia, tingkat pigmen makula umumnya menurun dan mengarah ke Age-related Macula Degeneration (AMD). Penyakit ini semakin mengganggu penglihatan dan akhirnya dapat menyebabkan kebutaan. Bayam yang tinggi lutein dan zeaxanthin merupakan langkah yang paling penting dalam pencegahan Age-related Macula Degeneration (University of Manchester, 2006 dalam Johnson). Bayam juga membantu untuk mencegah katarak mata. Lutein dan zeaxanthin yang ada pada bayam adalah antioksidan kuat yang melindungi mata dari rusak akibat radiasi UV, terutama dari paparan sinar matahari, yang merupakan salah satu penyebab utama katarak (Journal of Nutrition, 2004 dalan Johnson).

e) Tulang Vitamin K sangat kaya pada bayam. Vitamin K penting untuk menjaga kesehatan tulang. Vitamin K1 membantu mencegah aktivasi berlebihan osteoklas, yaitu sel-sel yang menghancurkan tulang. Tambahan pula, bakteri flora normal dalam usus kita mengubah vitamin K1 menjadi vitamin K2, yang mengaktifkan osteokalsin, yaitu protein nonkolagen utama dalam tulang. Osteokalsin menjangkar molekul kalsium dalam tulang. Bayam juga merupakan sumber yang sangat baik untutk nutrisi tulang selain kalsium dan magnesium (The Worlds Healthiest Food).

Kegunaan bayam mentah yang lainnya ialah pengaruhnya pada gigi dan gusi (mencegah penyakit gusi). Penyakit gusi adalah sejenis scorbutus akibat kurangnya unsur-unsur yang ada pada bayam dan wortel. Sari bayam juga merupakan obat penawar bagus, karena mengandung banyak garam

oksalat. Oleh karena itu, sari bayam disebut sebagai salah satu zat pembersih yang baik (Soehardi, S., 2004). PURIN Purin adalah zat alami yang ditemukan dalam semua sel-sel tubuh, dan di hampir semua makanan. Alasan meluasnya mereka adalah sederhana: purin menyediakan bagian dari struktur kimia gen kita dan gen tanaman dan hewan. Sejumlah makanan yang relatif kecil, namun mengandung jumlah terkonsentrasi purin. Untuk sebagian besar, makanan tinggi purin juga tinggi protein makanan, dan mereka termasuk daging organ seperti ginjal, ikan seperti mackerel, herring, sarden dan remis, dan juga ragi. Purin dimetabolisme menjadi asam urat Ketika sel-sel mati dan mendapatkan daur ulang, yang purin dalam bahan genetik mereka juga mendapatkan rusak. Asam urat adalah kimia terbentuk ketika purin telah dipecah sepenuhnya. Ini normal dan sehat untuk asam urat yang akan dibentuk dalam tubuh dari pemecahan purin. Dalam darah kami, misalnya, asam urat berfungsi sebagai antioksidan dan membantu mencegah kerusakan pada lapisan pembuluh darah kita, sehingga pasokan terus-menerus asam urat adalah penting untuk melindungi pembuluh darah kita. kadar asam urat dalam darah dan bagian tubuh lainnya bisa menjadi terlalu tinggi, namun, dalam berbagai keadaan. Karena ginjal kami bertanggung jawab untuk membantu menjaga kadar asam urat darah seimbang, masalah ginjal dapat menyebabkan akumulasi asam urat yang berlebihan dalam berbagai bagian tubuh. kerusakan sel yang berlebihan juga dapat menyebabkan asam urat build-up. Ketika asam urat terakumulasi, kristal asam urat (yang disebut kristal monosodium urat) dapat menjadi disimpan dalam, kami tendon sendi, ginjal, dan organ lainnya. Ini akumulasi kristal asam urat disebut radang sendi yg menyebabkan encok, atau hanya encok. http://www.metris-community.com/daftar-kandungan-purin-dalam-makanan/

ASAM URAT Asam urat sudah dikenal sejak 2.000 tahun yang lalu dan menjadi salah satu penyakit tertua yang dikenal manusia. Dulu, penyakit ini juga disebut "penyakit para raja" karena penyakit ini diasosiasikan dengan kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang enak-enak. Kini,asam urat bisa menimpa siapa saja, yaitu para penggemar makanan enak. Asam urat (bahasa Inggris: uric acid, urate) adalah senyawa turunan purina dengan rumus kimia C5H4N4O3 dan rasio plasma antara 3,6 mg/dL (~214mol/L) dan 8,3 mg/dL (~494mol/L) (1 mg/dL = 59,48 mol/L)[2] Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumsi zat purin secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tapi jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang. Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu. Biasanya asam urat menyerang pada usia lanjut, karena penumpukan bahan purin ini Kadar Uric Acid di dalam Darah 1. Untuk laki-laki : 3,4 - 7,0 miligram per desi Liter (mg/dL) Atau 200 - 420 mikromol per Liter (mcmol/L) 2. Untuk perempuan : 2,4 - 6,0 mg/dL Atau 140 - 360 mcmol/L 3. Untuk anak-anak : 2,5 - 5,5 mg/dL Atau 120 - 330 mcmol/L

Pembatasan purin

Apabila telah terjadi pembengkakan sendi maka penderita gangguan asam urat harus melakukan diet bebas purin. Namun karena hampir semua bahan makanan sumber protein mengandung nukleoprotein maka hal ini hampir tidak mungkin dilakukan. Maka yang harus dilakukan adalah membatasu asupan purin menjadi 100-150 mg purin per hari (diet normal biasanya mengandung 6001.000 mg purin per hari).

Tips tambahan bagi penderita asam urat


Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh,

jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat

Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali

dan sirup

Jangan minum aspirin Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran

sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup

Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan Menghindari makanan yang dapat meningkatkan asam urat, seperti Jeroan

(hati,ginjal,limpa,babat, usus, paru dan otak) , hindari makanan laut (udang,kerang, cumi, kepiting) ; makanan kaleng (kornet, sarden dan ekstrak daging,telur, kaldu atau kuah daging yang kental. Hindari juga makanan emping, melinjo, kangkung dan bayam, daun singkong, daun jambu mete, asparagus, buncis dan kembang kol. Hindari kacang-kacangan (kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, tempe, tauco, tauge, oncom) dan susu kedelai.

Menghindari makan buah durian,alpukat,nanas,air kelapa

Hindari minuman dan makanan beralkohol Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit, maka untuk

keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.

Banyak minum air putih, karena dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu

membuang purin yang ada dalam tubuh.

BAB III

Setiap manusia pasti mengandung asam urat dalam darahnya. Asam urat merupakan sisa-sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang dikonsumsi seseorang. Ia juga dapat berasal dari hasil samping pemecahan sel-sel dalam darah.Pada tubuh manusia sehat, asam urat akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin. Tetapi kalau ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat, maka kadarnya di dalam darah akan meningkat. Asam urat yang berlebih akan terkumpul pada persendian, sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.

Katabolisme Purin Proses pembentukan asam urat sebagian besar diperoleh dari metabolisme nukleotida purin endogen, guanosine monophosphate (GMP), inosine monophosphate (IMP) dan adenosine monophosphate (AMP. Enzim xanthine oxidase mengkatalis hypoxanthin dan guanine dengan produk akhir asam urat (Mustafiza, 2010). Proses katabolisme purin menjadi asam urat yitu adenosine pertmatama akan mnegalami deaminasi menjadi inosin oleh enzim adenosine deaminase. Fosforolisis ikatan N-glikosidat inosin dan guanosin, yang dikatalis oleh enzim nukleosida purin fosforilase, akan melepas senyawa ribose-1 fosfat dan basa purin. Hipoxantin dan guanine selanjutnya membentuk xantin dalam reaksi yang dikatalis masing-masing oleh enzim xantin oksidase dan guanase.kemudian xantin teroksidasi menjadi asam urat dalam reaksi kedua yang dikatalis oleh enzim xantin oksidase (Rodwell,2003).