Anda di halaman 1dari 2

RELE GANGGUAN KE TANAH

Rele gangguan tanah (Ground Fault Relay) adalah pengaman terhadap gangguan tanah. Arus atau tegangan nol (residu) merupakan penggerak rele ini. Sistem daya listrik pada umumnya titik netralnya ditanahkan, baik pentanahan langsung (Solid Grounded) maupun melalui impedansi, karena itu arus residu merupakan penggerak utama rele gangguan tanah. Tegangan residu biasanya digunakan pada sistem yang tidak ditanahkan. Rele gangguan tanah terarah (Directional Ground Fault Relay) mempergunakan arus dan tegangan residu. Prinsip Kerja Rele Gangguan Tanah Suatu system tenaga listrik tiga fasa mengalami gangguan tanah. Gangguan tanah ini akan mengakibatkan terjadinya aliran arus ke tanah. Besarnya gangguan tanah ini bervariasi, mulai dari kecil sampai yang besar. Dengan menggunakan metode komponen simetris dapat ditentukan besar arus gangguan tanah yang terjadi. Setting Arus Rele Gangguan Tanah di Feeder 20 KV(Outgoing Relay)

Gambar 1. Rangkaian Rele Gangguan Tanah di Feeder 20 KV

Setelan Arus Rele Gangguan Tanah Untuk menentukan Iset rele gangguan tanah biasanya dipilih 10% - 20% dari I set OCRnya (Over Current Relay) dimana untuk setelan arus OCR dihitung berdasarkan arus beban mengalir dipenyulangan atau incoming transformator : Untuk rele arus lebih yang terpasang dipenyulang tersebut. Untuk rele arus leih yang terpasang di incoming transformator dihitung berdasarkan arus nominal transformator tersebut. Rele invers biasanya diset sebesar (1,05 1,1) x I beban sedangkan relay defenite diset sebesar (1,02 -1,3) x I nominal.

Setting Arus Over Current Relay

Setting Arus rele Gangguan Tanah

Setting Arus Rele Gangguan Tanah Di Incoming Transformator Diketahui data sebagai berikut : Kapasitas Transformator = 30 MVA Tegangan = 150/20KV Rasio CT = (1000/5) Amp Setting Arus Over Current Relay

Setelan Arus Ground Foult Relay