RPPH RA QUR’ANIYAH AMIR HAMZAH
(KELOMPOK A)
Semester/Minggu: II /I
Kelompok/Usia: A / 4–5 Tahun
Sub-Topik: Tanaman / Tanaman Sayur (Cabai)
Topik: Menanam Biji Cabai
A. Tujuan Pembelajaran
1. Nilai Agama & Budi Pekerti: Anak mengenal ciptaan Tuhan (tanaman cabai) dan
menyayangi makhluk hidup.
2. Jati Diri: Melatih koordinasi mata dan tangan (motorik halus) saat memasukkan biji ke
tanah.
3. Literasi & STEAM:
o Anak mengenal tekstur dan bentuk biji cabai.
o Anak memahami urutan cara menanam (logika sekuensial).
o Anak mengenal konsep "banyak-sedikit" melalui jumlah biji.
B. Materi & Alat
Alat: Pot kecil/kaleng bekas (yang sudah dilubangi), sekop kecil atau sendok.
Bahan: Tanah (media tanam), biji cabai yang sudah dikeringkan, air dalam sprayer.
Media Visual: Gambar atau tanaman cabai asli yang sudah berbuah.
C. Langkah-Langkah Kegiatan
1. Pembukaan (30 Menit)
Berbaris, salam, dan doa belajar.
Apersepsi: Guru menunjukkan cabai asli. "Siapa yang tahu ini apa? Rasanya bagaimana?
Siapa yang menciptakan?"
Berdiskusi tentang asal-usul cabai (dari biji kecil menjadi pohon besar).
2. Kegiatan Inti (60 Menit)
Kegiatan dibagi menjadi 3 pos/area:
Pos A: "Aku Petani Cilik" (Kegiatan Utama)
1. Anak mengisi cup dengan tanah menggunakan sendok (latihan konsentrasi).
2. Anak membuat lubang kecil dengan jari telunjuk.
3. Anak memasukkan 3 biji cabai ke dalam lubang.
4. Menutup kembali dengan tanah tipis-tipis.
5. Menyiram sedikit air menggunakan sprayer.
Pos B: "Kolase Biji"
o Menempelkan sisa biji cabai atau gambar cabai menggunakan lem pada kertas
berpola buah cabai.
Pos C: "Hitung Bijinya"
o Guru mengajak anak mengambil biji sesuai angka yang disebutkan (misal: "Ayo
ambil 3 biji cabai").
3. Istirahat (30 Menit)
Cuci tangan bersama (penting setelah memegang tanah dan biji cabai).
Makan bekal sehat dan bermain bebas.
4. Penutup (30 Menit)
Recalling: Menanyakan kembali urutan menanam tadi (Tanah -> Biji -> Air).
Guru memberikan pesan moral: "Tanaman harus disiram supaya tidak haus dan tidak
mati."
Doa sesudah belajar dan salam.
D. Rencana Penilaian
Observasi: Apakah anak mampu memasukkan biji ke lubang dengan benar?
Hasil Karya: Dokumentasi pot tanaman yang sudah diberi nama anak.
Anekdot: Mencatat respon unik anak saat menyentuh tekstur tanah atau melihat biji.
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Kelompok A
Miera Damayanthi Damanik, S.A.,[Link].,Gr Ika Hariyanti,[Link].