Anda di halaman 1dari 4

PROPOSAL Arsitektur Hijau

Tugas Kelompok Perpustakaan Tropis Modern Kota Tanjung Selor

Disusun Oleh :

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Agung Laharsono Beni Fauziah Bansir Icha Anggriani Ryan Setiawan M. Syafarudin

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KALTARA TANJUNG SELOR

Tahun 2012/2013

[GEDUNG PERPUSTAKAAN HIJAU TROPIS MODERN DENGAN PENDEKATAN GREEN ARCHITECTURE] Program Studi Arsitektur Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Kaltara Tanjung Selor Gedung perpustakaan hijau tropis modern ini dimaksudkan sebagai sarana prasarana masyarakat kota Tanjung Selor untuk mendapatkan wawasan dan hak masyarakat lebih sebagai masyarakat yang berkembang untuk maju dengan adanya sarana tempat berwawasan dan mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih. Sarana ini adalah wujud apresiasi pentingnya akan pengetahuan bagi masyarakat umum, terbuka dan representatif.

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KALTARA TANJUNG SELOR

2012
BAB I PENDAHULUAN BANGUNAN PERPUSTAKAAN ARSITEKTUR HIJAU TROPIS A. PEMAHAMAN JUDUL 1. Perpustakaan Hijau Tropis adalah 2. Arsitektur hijau merupakan 3. Dan digabungkan pula dengan adanya arsitektur tropis sebagai bentuk dari situasi dan kondisi yang ada yaitu terletak di B. LATAR BELAKANG 1. Tidak ada perpustakaan yang berarsitektur hijau dan tropis di Tanjung Selor. Perpustakaan adalah tempat atau wadah untuk membaca 2. Lingkungan yang mulai tidak bersahabat (krisis bumi) Dengan melihat kondisi dan keadaan perubahan iklim globak bumi yang semakin tidak menentu sehingga sangat sulit untuk mengatur sumber daya alam dan sumber daya manusia yang di akibatkan oleh pemanasan global dan juga sangat sulit untuk memberikan keseimbang apa yang menjadi kebutuhan manusia dan alam itu sendiri yang sala satunya di sebabkan banyaknya bangunan bangunan kaca dan berkurangnya penghijauan terhadap alam maka di ciptakan bangunan yang sesuai dengan kondisi dan keadaan alam sekitarnya sehingga tidak mengakibatkan kerusakan lingkungan sekitarnya 3. Alam yang tidak seimbang dengan kegiatan manusia alam yang tidak seimbang dengan kebutuhan manusia yang di akibatkan kerusakan hutan dan kurangnya penghijaauan terhadap alam dan lingkungan sekitarnya yang di sebabkan oleh aktivitas manusia terhadap alam dan bumi yang semakin meningkat dan berlebihan sehingga tidak adanya keseimbangan antara kebutuhan manusia dan sumber daya alam salah satunya: 1. meningkatnya populasi manusia jumlah penduduk semakin meningkat angka dan tingkat kelahiran lebih besar dari pada tingkat kematian maka jumlah penduduk semakin meningkat dan mengakibatkan kondisi alam yang tidak sesuai dengan kebutuhan manusia, konsumsi yang semakin tinggi dan rentetan masalah sosial juga semakin berkurang sehingga kualitas hidup manusia tidak lagi sesuai 2. eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan kebutuhan manusia dan mahluk lainnya di sediakan oleh alam, bagai mana cara untuk mengelolah dangan baik, tapi dengan

kondisi dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas maka banyak manusia yang melakukan eksploitasi sumber daya alam yang secara berlebihan.

3.

Pemanfaatan sumber daya yang tidak dapat di perbaharui Banyaknya sumber daya tidak dapat di perbarui yang tersedia oleh alam untuk kebutuhan dan pemanfaatanya namun proses pengelolahannya masi terbatas di akibatkan dengan kurangnya teknologi bahan yang harus di gunakan untuk pengelolaan energi tersebut, dan juga sumber daya yang dapat di perbaharui sangat