BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Percobaan
Tabel 4.1 Data Hasil Percobaan
Sampel
Konsentrasi
(%)
Suhu
(
o
C)
Massa
Jenis
ρ(gr/ml)
Viskositas
Teori
μ (cP)
Viskositas
Praktek
μ (cP)
Persen
Ralat
(%)
Aquadest 100
15 0,98 1,141 - -
30 0,96 0,836 - -
60 0,96 0,549 - -
Aseton
20
15 0,95 2,200 1,646 25
30 0,96 1,717 1,012 41
60 0,95 0,900 0,589 34
40
15 0,90 1,400 1,597 14
30 0,91 1,140 1,014 11
60 0,91 0,700 0,596 14
Kecap
Kental
Manis
(ABC)
20
15 1,094 - 1,7 -
30 1,0784 - 1,174 -
60 1,0784 - 0,683 -
40
15 1,24 - 2,344 -
30 1,1532 - 1,438 -
60 1,1536 - 0,839 -










4.2 Pembahasan
4.2.1 Pengaruh Temperatur Terhadap Viskositas

Gambar 4.1 Grafik Pengaruh Temperatur Terhadap Viskositas
Grafik di atas menunjukkan bahwa kurva menunjukan penurunan
untuk semua sampel. Viskositas aseton 20% pada suhu 15
o
C, 30
o
C dan 60
o
C adalah 1,18 cP, 1,07 cP dan 0,85 cP. Viskositas aseton 40% pada suhu 15
o
C, 30
o
C dan 60
o
C adalah 1,27 cP, 1,23 cP dan 1,15 cP. Viskositas kecap
kental manis (ABC) 20% pada suhu 15
o
C, 30
o
C dan 60
o
C adalah 1,94 cP,
1,86 cP dan 1,72 cP. Viskositas kecap kental manis (ABC) 40% pada suhu 15
o
C, 30
o
C dan 60
o
C adalah 3,77 cP, 3,69 cP dan 3,52 cP.
Berdasarkan teori, viskositas dari suatu cairan akan menurun dengan
meningkatnya temperatur. Hal ini disebabkan karena adanyagerakan partikel-
partikel cairan yang semakin cepat apabila suhuditingkatkan dan menurun
kekentalannya (Citra, 2009).
Secara matematis ditulis sebagai berikut

q
P V = n R T

0
0.5
1
1.5
2
2.5
3
3.5
4
15 30 60 75
V
i
s
k
o
s
i
t
a
s

(
c
P
)

Temperatur (
o
C)
Aseton 20%
Aseton 40%
Kecap Kental Manis
(ABC) 20%
Kecap Kental Manis
(ABC) 40%
=
π P r
4
t
8 V l


q

dimana: t = waktu T = temperatur
q = viskositas R = konstanta gas
V = volume l = panjang pipa
π = konstanta n = mol
(Yazid, 2005).
Maka dari grafik diatas dapat disimpulkan hasil percobaan untuk
semua sampel sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa viskositas
berbanding terbalik dengan temperatur.
4.2.2 Pengaruh Konsentrasi Terhadap Viskositas

Gambar 4.2 Grafik Pengaruh Konsentrasi Terhadap Viskositas
Grafik di atas menunjukkan bahwa kurva menunjukkan penurunan
untuk aseton 30
o
C, 60
o
C, dan kecap kental manis (ABC) 15
o
C, 30
o
C, 60
o
C
sedangkan mengalami kenaikan untuk aseton 15
o
C. Viskositas aston dengan
suhu 15
o
C pada konsentrasi 20%, 30% dan 40% adalah 1,18 cP, 1,23 cP dan
1,28 cP. Viskositas aseton dengan suhu 30
o
C pada konsentrasi 20%, 30%
dan 40% adalah 1,9 cP, 1,85 cP dan 1,8 cP. Viskositas aseton dengan suhu 60
o
C pada konsentrasi 20%, 30% dan 40% adalah 0,42 cP, 0,4 cP dan 0,38 cP.
0
0.5
1
1.5
2
2.5
3
3.5
4
0.2 0.3 0.4 0.5
V
i
s
k
o
s
i
t
a
s

(
c
P
)

Konsentrasi (%)
Aseton 15oC
Aseton 30oC
Aseton 60oC
Kecap Kental Manis
(ABC) 15oC
Kecap Kental Manis
(ABC) 30oC
Kecap Kental Manis
(ABC) 60oC
Aseton 15
o
C
Aseton 30
o
C
Aseton 60
o
C
Kecap Kental Manis
(ABC) 15
o
C
Kecap Kental Manis
(ABC) 60
o
C
Kecap Kental Manis
(ABC) 60
o
C
=
π n R T r
4
t
8 V l

Viskositas kecap kental manis (ABC) dengan suhu 15
o
C pada konsentrasi
20%, 30% dan 40% adalah 3,7 cP, 3,45 cP dan 3,2 cP. Viskositas kecap
kental manis (ABC) dengan suhu 30
o
C pada konsentrasi 20%, 30% dan 40%
adalah 3,61 cP, 2,97 cP dan 2,65 cP. Viskositas kecap kental manis (ABC)
dengan suhu 60
o
C pada konsentrasi 20%, 30% dan 40% adalah 2,03 cP, 1,81
cP dan 1,59 cP.
Berdasarkan teori, larutan yang konsentrasinya tinggi, Viskositas
berbanding lurus dengan konsentrasi larutan. Suatu larutan dengan
konsentrasi tinggi akan memiliki viskositas yang tinggi pula, karena
konsentrasi larutan menyatakan banyaknya partikel zat yang terlarut
tiapsatuan volume. Semakin banyak partikel yang terlarut, gesekan
antarpartikel semakin tinggi dan viskositasnya semakin tinggi pula (Citra,
2009).
Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut:
vl 8
t r ρgh
μ
4
π
=
dimana :

Mr
10.%.ρ
M =

10.%
M.Mr
ρ =

sehingga menjadi : μ=

dimana:
ρ = densitas t = waktu L = panjang pipa

g = percepatan gravitasi r = jari-jari pipa Mr = berat molekul
h = beda ketinggian V = volume π = konstanta
µ = koefisien viskositas
Berdasarkan penjelasan diatas, terlihat bahwa hasil yang diperoleh
dari praktek pada sampel aseton pada konsentrasi 20%, 30% dan 40% sesuai
dengan teori sedangkan pada sampel kecap kental manis (ABC) dengan
konsentrasi 20%, 30% dan 40% menyimpang dengan teori. Penyimpangan
pada sampel kecap kental manis (ABC) mungkin disebabkan karena :

1. Adanya sampel yang terkontaminasi dengan zat lain yang terdapat dalam
viskosimeter.
2. Sulitnya mempertahankan suhu yang konstan.

4.2.3 Pengaruh Berat Molekul Terhadap Viskositas Regresi

Gambar 4.3 Grafik Pengaruh Berat Molekul Terhadap Viskositas
Pada gambar 4.3 menunjukkan bahwa kurva secara umum
menunjukan penurunan. Dimana berat molekul aseton pada konsentrasi 20%,
30% dan 40% berturut-turut adalah 26 gr/mol, 30 gr/mol dan 34 gr/mol dan
viskositas aseton pada 15
o
C viskositasnya sebesar 1.395 cP untuk BM 26
gr/mol, kemudian viskositasnya sebesar 1,225 cP untuk BM 30 gr/mol dan
1,579 cP untuk BM 34 gr/mol. Viskositas aseton pada 30
o
C viskositasnya
sebesar 1,7 cP untuk BM 26 gr/mol, kemudian viskositasnya sebesar 1,85 cP
untuk BM 30 gr/mol dan 2 cP untuk BM 34 gr/mol. Viskositas aseton pada
60
o
C viskositasnya sebesar 2,37 cP untuk BM 26 gr/mol, kemudian
viskositasnya sebesar 2,34 cP untuk BM 30 gr/mol dan 2,32 cP untuk BM 34
gr/mol
Berdasarkan teori, viskositas berbanding lurus dengan berat molekul
solute, karena dengan adanya solute yang berat akan menghambat atau
0.000
0.500
1.000
1.500
2.000
2.500
26 30 34 38
V
i
s
k
o
s
i
t
a
s

(
c
P
)

Berat Molekul (gr/mol)
Aseton 15oC
Aseton 30oC
Aseton 60oC
Aseton 15
o
C
Aseton 30
o
C
Aseton 60
o
C

memberi beban yang berat pada cairan sehingga akan menaikkan
viskositasnya (Citra, 2009).
Secara matematis ditulis sebagai berikut :
[µ] = kM
α
[µ] = k
o
|
.
|

\
|
MR
gr

dimana:
[µ] = viskositas intrinsik Mr = berat molekul
k = konstanta pelarut M = konsentrasi zat

α = konstanta
Berdasarkan penjelasan diatas, terlihat bahwa hasil yang diperoleh
dari praktek pada semua sampel adalah tidak sesuai dengan teori.
Penyimpangan pada sampel mungkin disebabkan karena :
1. Adanya sampel yang terkontaminasi dengan zat lain yang terdapat dalam
viskosimeter.
2. Sulitnya mempertahankan suhu yang konstan.

4.2.4 Pengaruh Densitas Terhadap Viskositas Praktek

Gambar 4.4 Grafik Pengaruh Densitas Terhadap Viskositas Praktek
0
0.5
1
1.5
2
2.5
0 0,5 1
V
i
s
k
o
s
i
t
a
s

(
c
P
)

Densitas (g/ml)
Aseton 20%
Aseton 40%
Kecap Kental Manis
(ABC) 20%
Kecap Kental Manis
(ABC) 40%

Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kurva menunjukan
kenaikan. Dimana viskositas larutan aseton 20% pada suhu 15 °C dengan
densitas 0.9876 gr/ml dengan viskositas sebesar 1,646 cP, pada suhu 30 °C
didapatkan densitas sebesar 0,9984 gr/ml dan viskositas sebesar 1,012 cP,
dan pada suhu 60 °C didapatkan densitas sebesar 0,986 gr/ml dengan
viskositas 0,589 cP. Viskositas larutan aseton 40% pada suhu 15 °C dengan
densitas 0.9344 gr/ml dengan viskositas sebesar 1,597 cP, pada suhu 30 °C
didapatkan densitas sebesar 0,948 gr/ml dan viskositas sebesar 1,014 cP,
dan pada suhu 60 °C didapatkan densitas sebesar 0,9416 gr/ml dengan
viskositas 0,596 cP. Untuk viskositas larutan kecap kental manis (ABC) 20%
pada suhu 15 °C dengan densitas 1,094 gr/ml dengan viskositas sebesar 1,7
cP, pada suhu 30 °C didapatkan densitas sebesar 1,0784 gr/ml dan viskositas
sebesar 1,174 cP, dan pada suhu 60 °C didapatkan densitas sebesar 1,0784
gr/ml dengan viskositas 0,683 cP. Viskositas larutan kecap kental manis
(ABC) 40% pada suhu 15 °C dengan densitas 1,2476 gr/ml dengan
viskositas sebesar 2,344 cP, pada suhu 30 °C didapatkan densitas sebesar
1,1532 gr/ml dan viskositas sebesar 1,438 cP, dan pada suhu 60 °C
didapatkan densitas sebesar 1,1536 gr/ml dengan viskositas 0,839 cP.
Berdasarkan teori, nilai viskositas sebanding dengan nilai densitas
suatu cairan. Jadi, bila densitas suatu cairan tinggi, maka viskositas cairan
tersebut juga akan meningkat (Citra, 2009).
Secara sistematis dapat ditulis sebagai berikut:
q
Rdv 2
Re =
di mana: R = jari-jari pipa,
v = kecepatan alir rata-rata,
q = viskositas,
d = diameter pipa.
Re = Bilangan Reynolds
Maka dari grafik diatas dapat disimpulkan hasil percobaan pada
semua sampel sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa viskositas
sebanding dengan nilai densitas suatu cairan kecuali pada sampel kecap

kental manis (ABC) 40% pada suhu 15
o
C. Penyimpangan pada sampel
mungkin disebabkan karena :
1. Adanya sampel yang terkontaminasi dengan zat lain yang terdapat dalam
viskosimeter.
2. Sulitnya mempertahankan suhu yang konstan.

5 0 15 30 Temperatur 60 (oC) 75 Aseton 40% Kecap Kental Manis (ABC) 20% Kecap Kental Manis (ABC) 40% Gambar 4. Secara matematis ditulis sebagai berikut πPr4t  = 8Vl PV=nRT . 30 oC dan 60 oC adalah 1.07 cP dan 0.27 cP.5 1 0.4.52 cP.5 3 Viskositas (cP) Aseton 20% 2.1 Grafik Pengaruh Temperatur Terhadap Viskositas Grafik di atas menunjukkan bahwa kurva menunjukan penurunan untuk semua sampel. 30 oC dan 60 o o C adalah 1. Viskositas aseton 20% pada suhu 15 oC. viskositas dari suatu cairan akan menurun dengan meningkatnya temperatur. 30 oC dan 60 oC adalah 1. 1.23 cP dan 1.18 cP.15 cP. 3. Viskositas kecap kental manis (ABC) 40% pada suhu 15 o C.69 cP dan 3. 30 oC dan 60 oC adalah 3. Berdasarkan teori. 1.85 cP.86 cP dan 1.77 cP. Viskositas kecap kental manis (ABC) 20% pada suhu 15 oC. 1. 2009).5 2 1. Viskositas aseton 40% pada suhu 15 C.2.2 Pembahasan 4. Hal ini disebabkan karena adanyagerakan partikelpartikel cairan yang semakin cepat apabila suhuditingkatkan dan menurun kekentalannya (Citra.1 Pengaruh Temperatur Terhadap Viskositas 4 3.94 cP.72 cP.

60oC sedangkan mengalami kenaikan untuk aseton 15 oC.85 cP dan 1. 30% dan 40% adalah 1.42 cP. 1. 2005). Viskositas aseton dengan suhu 30 oC pada konsentrasi 20%.23 cP dan 1.3 Konsentrasi (%) 0.5 3 Viskositas (cP) 2. Viskositas aseton dengan suhu 60 o C pada konsentrasi 20%. Viskositas aston dengan suhu 15 oC pada konsentrasi 20%. 30% dan 40% adalah 0. 30% dan 40% adalah 1. dan kecap kental manis (ABC) 15 oC. 0. 4.4 0.2 Pengaruh Konsentrasi Terhadap Viskositas 4 3.2.18 cP.5 2 1.9 cP. 1.πnRTr4t  = 8Vl t = waktu T = temperatur R = konstanta gas l = panjang pipa n = mol dimana:  = viskositas V = volume π = konstanta (Yazid. Maka dari grafik diatas dapat disimpulkan hasil percobaan untuk semua sampel sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa viskositas berbanding terbalik dengan temperatur.4 cP dan 0. 60 oC.2 Grafik Pengaruh Konsentrasi Terhadap Viskositas Grafik di atas menunjukkan bahwa kurva menunjukkan penurunan untuk aseton 30 oC.2 0. 30 oC. .5 Aseton 60oC Aseton 60oC Kecap Kental Manis Kecap Kental Manis o (ABC)15oC (ABC) 15 C Kecap Kental Manis Kecap Kental Manis o (ABC)30oC (ABC) 60 C Kecap Kental Manis Kecap Kental Manis o (ABC)60oC (ABC) 60 C Aseton 15oC Aseton 15oC Aseton 30oC 30oC Gambar 4.5 0 0.38 cP.28 cP.5 1 0.8 cP.

7 cP.Mr 10. Semakin banyak partikel yang terlarut. Penyimpangan pada sampel kecap kental manis (ABC) mungkin disebabkan karena : .97 cP dan 2.61 cP. 30% dan 40% adalah 3. 30% dan 40% adalah 3. 2009). terlihat bahwa hasil yang diperoleh dari praktek pada sampel aseton pada konsentrasi 20%.% dimana : sehingga menjadi : dimana: ρ = densitas g = percepatan gravitasi h = beda ketinggian µ = koefisien viskositas μ= t = waktu r = jari-jari pipa V = volume L = panjang pipa Mr = berat molekul π = konstanta Berdasarkan penjelasan diatas.45 cP dan 3. 1. 30% dan 40% sesuai dengan teori sedangkan pada sampel kecap kental manis (ABC) dengan konsentrasi 20%. 2. 3. karena konsentrasi larutan menyatakan banyaknya partikel zat yang terlarut tiapsatuan volume. 30% dan 40% adalah 2. gesekan antarpartikel semakin tinggi dan viskositasnya semakin tinggi pula (Citra. Viskositas kecap kental manis (ABC) dengan suhu 60 oC pada konsentrasi 20%.ρ Mr ρ M. Viskositas kecap kental manis (ABC) dengan suhu 30 oC pada konsentrasi 20%. Berdasarkan teori.2 cP. Viskositas berbanding lurus dengan konsentrasi larutan. 30% dan 40% menyimpang dengan teori.81 cP dan 1. Suatu larutan dengan konsentrasi tinggi akan memiliki viskositas yang tinggi pula.%.65 cP.Viskositas kecap kental manis (ABC) dengan suhu 15 oC pada konsentrasi 20%. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut: μ M π ρgh r 4 t 8 vl 10. larutan yang konsentrasinya tinggi.03 cP.59 cP.

000 26 30 34 38 Berat Molekul (gr/mol) Aseton 30oC Aseton 30oC 60oC Aseton 60oC Gambar 4.579 cP untuk BM 34 gr/mol.500 0.225 cP untuk BM 30 gr/mol dan 1.2. viskositas berbanding lurus dengan berat molekul solute. Viskositas aseton pada 30 oC viskositasnya sebesar 1.32 cP untuk BM 34 gr/mol Berdasarkan teori.85 cP untuk BM 30 gr/mol dan 2 cP untuk BM 34 gr/mol. Sulitnya mempertahankan suhu yang konstan.1.3 Pengaruh Berat Molekul Terhadap Viskositas Regresi 2. karena dengan adanya solute yang berat akan menghambat atau .7 cP untuk BM 26 gr/mol.500 2.34 cP untuk BM 30 gr/mol dan 2.500 Aseton 15oC Aseton 15oC 1. Adanya sampel yang terkontaminasi dengan zat lain yang terdapat dalam viskosimeter. kemudian viskositasnya sebesar 1. 2.3 Grafik Pengaruh Berat Molekul Terhadap Viskositas Pada gambar 4. 30 gr/mol dan 34 gr/mol dan viskositas aseton pada 15 oC viskositasnya sebesar 1. Viskositas aseton pada 60 oC viskositasnya sebesar 2.000 Viskositas (cP) 1. kemudian viskositasnya sebesar 1.395 cP untuk BM 26 gr/mol. 30% dan 40% berturut-turut adalah 26 gr/mol. 4. Dimana berat molekul aseton pada konsentrasi 20%.000 0.3 menunjukkan bahwa kurva secara umum menunjukan penurunan. kemudian viskositasnya sebesar 2.37 cP untuk BM 26 gr/mol.

Mr = berat molekul M = konsentrasi zat 4.5 0 0 0. Sulitnya mempertahankan suhu yang konstan. terlihat bahwa hasil yang diperoleh dari praktek pada semua sampel adalah tidak sesuai dengan teori.memberi beban yang berat pada cairan sehingga akan menaikkan viskositasnya (Citra.2. Secara matematis ditulis sebagai berikut : [µ] = kMα  gr  [µ] = k    MR   dimana: [µ] = viskositas intrinsik k = konstanta pelarut α = konstanta Berdasarkan penjelasan diatas.5 Densitas (g/ml) 1 Kecap Kental Manis (ABC) 20% Kecap Kental Manis (ABC) 40% Gambar 4.5 Aseton 40% 1 0.5 2 Viskositas (cP) Pengaruh Densitas Terhadap Viskositas Praktek Aseton 20% 1.4 Grafik Pengaruh Densitas Terhadap Viskositas Praktek .4 2. Adanya sampel yang terkontaminasi dengan zat lain yang terdapat dalam viskosimeter. Penyimpangan pada sampel mungkin disebabkan karena : 1. 2. 2009).

596 cP. Re = Bilangan Reynolds Maka dari grafik diatas dapat disimpulkan hasil percobaan pada semua sampel sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa viskositas sebanding dengan nilai densitas suatu cairan kecuali pada sampel kecap . Viskositas larutan kecap kental manis (ABC) 40% pada suhu 15 °C dengan densitas 1.1532 gr/ml dan viskositas sebesar 1. pada suhu 30 °C didapatkan densitas sebesar 0. Viskositas larutan aseton 40% pada suhu 15 °C dengan densitas 0. bila densitas suatu cairan tinggi.2476 gr/ml dengan viskositas sebesar 2.094 gr/ml dengan viskositas sebesar 1. pada suhu 30 °C didapatkan densitas sebesar 0.344 cP. v = kecepatan alir rata-rata. pada suhu 30 °C didapatkan densitas sebesar 1.1536 gr/ml dengan viskositas 0. d = diameter pipa.589 cP.Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kurva menunjukan kenaikan. Berdasarkan teori.438 cP. Dimana viskositas larutan aseton 20% pada suhu 15 °C dengan densitas 0. nilai viskositas sebanding dengan nilai densitas suatu cairan.174 cP.597 cP. pada suhu 30 °C didapatkan densitas sebesar 1.9344 gr/ml dengan viskositas sebesar 1.683 cP.0784 gr/ml dengan viskositas 0.9984 gr/ml dan viskositas sebesar 1.012 cP. dan pada suhu 60 °C didapatkan densitas sebesar 0. dan pada suhu 60 °C didapatkan densitas sebesar 1. Jadi.0784 gr/ml dan viskositas sebesar 1.839 cP.948 gr/ml dan viskositas sebesar 1. maka viskositas cairan tersebut juga akan meningkat (Citra.9876 gr/ml dengan viskositas sebesar 1.7 cP. dan pada suhu 60 °C didapatkan densitas sebesar 1.  = viskositas.986 gr/ml dengan viskositas 0.9416 gr/ml dengan viskositas 0. Untuk viskositas larutan kecap kental manis (ABC) 20% pada suhu 15 °C dengan densitas 1. Secara sistematis dapat ditulis sebagai berikut: Re  2 Rdv  di mana: R = jari-jari pipa.014 cP. 2009).646 cP. dan pada suhu 60 °C didapatkan densitas sebesar 0.

Penyimpangan pada sampel mungkin disebabkan karena : 1.kental manis (ABC) 40% pada suhu 15oC. Sulitnya mempertahankan suhu yang konstan. 2. Adanya sampel yang terkontaminasi dengan zat lain yang terdapat dalam viskosimeter. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful