Anda di halaman 1dari 69

KONSTRUKSI BETON 1

STRUKTUR, KONSTRUKSI, DAN BAHAN II AR- 2221

5/8/2012

OUTLINE
BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR KOMPONEN BETON PENAHAN BEBAN AKSIAL:
BALOK PELAT LANTAI PONDASI

KOMPONEN BETON PENAHAN BEBAN HORIZONTAL:


KOLOM DINDING

5/8/2012

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR


Apa karakteristik beton dalam desain?
Material yang relatif murah dan fleksibel: dapat dicetak mengikuti bentuk apapun yang diinginkan arsitek. Beton itu lebih tahan api.

Ada dua macam pembuatan beton:


Cast in situ: proses pembuatan dan pencetakan beton langsung di lapangan. Prefabrikasi atau pre-cast: pembuatan dan percetakan kompoken beton di pabrik/ plant, kemudian dibawa dan dirakit di tempat konstruksi Hampir semua komponen struktur bisa dikerjakan dan dibuat cetakannya Tergantung dari cuaca, kualitas pekerja untuk mencapai hasil maksimal
3

Pada cast in situ:


5/8/2012

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR


Pada precast:
Cetakan dapat dipakai berulang kali Komponen yang dibuat biasanya: kolom/ balok, pelat lantai

5/8/2012

5/8/2012

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR

5/8/2012

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR

5/8/2012

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR

5/8/2012

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR


Siapa sajakah arsitek- arsitek yang beberapa bangunannya lekat dengan ekspresi beton?
Le Corbusier Louis I. Kahn Eero Saarinen Felix Candela Frank Llyod Wright

5/8/2012

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR


T WA Terminal, JFK Airport, New York: Eero Saarinen

5/8/2012

10

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR


Salk Institute for Biological Studies, California, Louis I. Kahn,

5/8/2012

11

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR


Unite d Habitation, Marseille, Le Corbusier

5/8/2012

12

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR


Gugenheim Museum, New York, Frank Lloyd Wright

5/8/2012

13

BETON DALAM DESAIN ARSITEKTUR


Ciutat de les Arts i les Cincies, Valencia, Felix Candela

5/8/2012

14

ISU- ISU STRUKTUR


Isu- isu Struktur Dalam Desain Arsitektur
1. 2. Beton adalah material yang cocok untuk bangunan bersifat permanen, tahan api dan relatif murah dalam biaya pemeliharaan Beberapa bangunan atau sarana infrastruktur menggunakan beton karena tujuan di atas. Namun, fungsi seperti kantor, restoran, rumah, seringkali mengkombinasikan antar beton dengan bahan lain. Inovasi desain dalam bentuk exploitasi beton adalah dengan jalan mengintegrasikan antara aspek struktur, aspek ekspresi desain dan aspek utilitas (mekanikal, elektrikal, dan pemipaan- MEP). Hal ini memerlukan pemahaman atas sistem bangunan yang diekspresikan dalam beton yang terekspos.

3.

4.

5/8/2012

15

Richard Medical Lab, Philadelphia, Louis I. Kahn.

5/8/2012

16

ISU- ISU STRUKTUR


Umumnya, sistem konstruksi beton adalah monolitik . Yakni, koneksi antara komponen strukturnya dicor ditempat dengan tulangan baja saling berhubungan. Karena komponen- komponen struktur beton relatif lebih berat, maka pertimbangan utama dalam memilih struktur beton adalah kondisi tanah. Pertimbangannya, bila letak tanah keras cukup dalam, maka perlu biaya lebih banyak untuk pondasi, dst.

5/8/2012

17

MEMILIH SISTEM STRUKTUR BETON


Berikut adalah prinsip- prinsip yang harus diperhatikan ketika akan memilih beton untuk struktur utama bangunan:
1. Kebutuhan spasial: apakah ada kebutuhan modul bentangan tertentu? Apakah desain harus bebas kolom dalam bentang tertentu? Ekspansi di masa datang: apakah desain akan berubah dan dikembangkan? Apakah desain akan ditambah lantainya? Sistem lingkungan dalam: apakah sistem elektrikal dan mekanikal/ pemipaan akan diganti sewaktu- waktu? Kemudahan konstruksi: apakah material tersedia? Apakah tenaga kerja tersedia? Tahan api: berapa fire rating yang ditetapkan? Kondisi tanah: berapa dalam tanah keras? Berapa besar beban total bangunan?
18

2. 3. 4. 5. 6.

5/8/2012

BENTANGAN DAN BEBAN


Berikut adalah sistem- sistem lantai/ balok yang umum digunakan: 1. Flat Slab.
Karakteristiknya: -tidak menggunakan balok (hence: flat slab) -digunakan untuk bangunan yang beban mati dan beban hidupnya tidak terlalu besar, namun sekali lagi, bisa digunakan untuk bangunan umum dengan beberapa adjustment. Bangunan- bangunan tersebut adalah: bangunan parkir, gudang, hotel, sekolah , dll -umumnya bentang antar kolom hingga 9.0 m. -pelat flat slab tidak boleh dilubangi terlalu banyak, misalnya untuk saluran elektrikal, mekanikal, dan pemipaan. - cast- in place atau dicor ditempat

5/8/2012

19

BENTANGAN DAN BEBAN


1. Flat Slab.
Karakteristiknya:
-Dapat digunakan untuk plat lantai ataupun pondasi (raft foundation) Note: sistem Flat Slab ini sudah tidak direkomendasikan lagi di Indonesia untuk desain bangunan bertingkat menengah dan tinggi, karena pertimbangan beban gempa.

5/8/2012

20

5/8/2012

21

BENTANGAN DAN BEBAN


Berikut adalah sistem- sistem lantai/ balok yang umum digunakan: 2. Sistem Joist
Karakteristiknya: -umumnya bentang antar kolom hingga 12 m. -bagian tarik (bawah) dieliminasi sehingga beban plat berkurang. Konsekuensinya, konstruksi ini untuk bangunan dengan beban aksial rendah sampai sedang. -dapat diintegrasikan dengan saluran MEP karena ada bagian yang dihilangkan -sistem satu arah dengan arah balok paralel dengan bentang. -jarak antar balok maksimal 1.2m

5/8/2012

22

BENTANGAN DAN BEBAN

5/8/2012

23

5/8/2012

24

BENTANGAN DAN BEBAN


Berikut adalah sistemsistem lantai/ balok yang umum digunakan: 3. Sistem wafel
Karakteristiknya: -sistem ini adalah sistem joist dua arah, dengan jarak proporsi grid adalah 1:1 atau 1.5:1 -bentang antar kolom hingga 17m -teknik pengerjaan dan cetakan rumit.

5/8/2012

25

5/8/2012

26

5/8/2012

27

5/8/2012

28

BENTANGAN DAN BEBAN


Berikut adalah sistem- sistem lantai/ balok yang umum digunakan: 4. Sistem T
Karakteristiknya: -sistem ini adalah sistem prestressed dengan tipe satu dan dua arah -bentang antar kolom hingga 36m -jarak antar balok hingga 2.4m. -waktu konstruksi cepat karena di lapangan tinggal menyambungkan.
5/8/2012 29

BENTANGAN DAN BEBAN


Berikut adalah sistem- sistem lantai/ balok yang umum digunakan: 5. Sistem Sel
Karakteristiknya: -sistem ini adalah sistem pre-stressed dengan tipe satu atau dua arah -bentang antar kolom hingga 15m -waktu konstruksi cepat karena di lapangan tinggal menyambungkan.

5/8/2012

30

Drop Ceiling: istilah yang digunakan di praktek bila desain langit- langit mengakomodasi kebutuhan space untuk saluransaluran MEP. Biasanya, sistem flat slab, dan sel, akan memerlukan drop ceiling. Jika langit- langit akan di-ekspos, maka sistem waffle yang akan dipilih. Jika memilih flat- slab, maka yang perlu diperhatikan adalah kualitas pengerjaan (workmanship)

5/8/2012

31

5/8/2012

32

5/8/2012

33

PONDASI BETON
Harap diingat bahwa dalam menentukan jenis dan kedalaman pondasi, pengetahuan yang harus didapat adalah tentang kondisi tanah. Kondisi tanah ini berkaitan dengan: zona gempa di daerah bersangkutan, kedalaman tanah keras, jenis- jenis tanah, muka air tanah, penurunan tanah (settlement). Jadi pekerjaan penyelidikan tanah (soil investigation) adalah mutlak sebelum pembangunan dimulai. Desain pondasi (tipe, ketebalan, kedalaman) pada prinsipnya adalah menyeimbangkan antara beban total bangunan yang dipikulnya dengan kemampuan atau daya dukung tanah.

5/8/2012

34

PONDASI BETON
Jenis- jenis penyelidikan tanah: 1. Pemboran (Boring): melakukan pemboran pada tanah pada titik- titik di mana bangunan akan didirikan. Pemboran ini dilakukan hingga kedalaman tanah keras. Hasilnya merupakan sampel tanah yang selanjutnya dikirim ke lab struktur untuk dianalisa. 2. Penetration test dengan alat Sondir Static Penetrometer. Test ini dalam praktek sering disebut dengan tes Sondir. Ujung alat ini berupa cone yang ditekan masuk ke dalam tanah. Hasilnya adalah nilai tegangan tanah

5/8/2012

35

5/8/2012

36

PONDASI BETON

5/8/2012

37

PONDASI PLAT BETON


Pondasi plat dangkal ada dua macam berdasarkan beban aksial yang bekerja:
1. 2. Beban sentris Beban eksentris

Prinsip dimensi pondasi adalah tekanan aksial total > tegangan izin tanah Tekanan total= beban total/ luas area pondasi

5/8/2012

38

PONDASI PLAT BETON

Kekuatan struktur pondasi adalah: mampu menahan momen lentur dan mampu menahan gaya tusuk (akibat kolom) Kekuatan lentur pondasi dipengaruhi oleh: tebal plat pondasi dan tulangan tariknya Untuk bangunan dua lantai, rata- rata ukuran pondasi plat adalah 60- 100cm x 60- 100cm x 30cm
5/8/2012 39

PONDASI PLAT BETON


Beban eksentris terjadi bila kolom tidak terletak pada as pondasi sehingga menimbulkan momen (M) Nilai eksentrisitas ini (e) atau jarak antara as kolom ke as pondasi, tidak boleh lebih dari 1/6 panjang pondasi

5/8/2012

40

PONDASI PLAT BETON


Jika desain mengharuskan demikian, maka pondasi pelatnya harus dipertebal untuk mengimbangi momen akibat eksentrisitas.

5/8/2012

41

PONDASI PLAT BETON


Perbandingan campuran beton untuk pondasi plat: 1: 2: 3 (PC, pasir, kerikil) atau 1: 3: 5. Untuk beton tahan air adalah 1: 1.5: 2.5 Untuk lantai kerja di bawah pelat pondasi, dibuat beton dengan campuran 1: 3: 5 setebal 6cm

5/8/2012

42

PONDASI SUMURAN (CYCLOP)


Untuk kedalaman tanah keras dari 2- 6m Menggunakan bis beton (tabung beton yang bisanya digunakan sebagai pipa drainase) diameter 60cm 150cm Jarak antar pondasi sumuran 4- 7m Pada kepala pondasi dihubungkan dengan sloof

5/8/2012

43

contoh foto- foto dan penyelesaian konstruksi

pelat lantai beton, kolom, dan balok beton

5/8/2012

44

PELAT LANTAI BETON

Pelat bondex, balok betonbalok baja, kolom beton

5/8/2012

45

PELAT LANTAI BETON

Cor-an pelat lantai dengan pelat Bondex

5/8/2012

46

PELAT LANTAI BETON

Cor-an pelat lantai dengan pelat Bondex, kantilever beton

5/8/2012

47

PELAT LANTAI BETON

Sparring pipa air bersih dan air kotor

5/8/2012

48

contoh gambar dan penyelesaian konstruksi

pelat lantai beton

5/8/2012

49

LANTAI BETON

5/8/2012

50

LANTAI BETON

5/8/2012

51

5/8/2012

52

5/8/2012

53

5/8/2012

54

contoh gambar dan penyelesaian konstruksi sanitair

5/8/2012

55

5/8/2012

56

5/8/2012

57

5/8/2012

58

contoh gambar dan penyelesaian konstruksi

tangga beton

5/8/2012

59

5/8/2012

60

5/8/2012

61

contoh gambar dan penyelesaian konstruksi

pondasi, atap, langit- langit

5/8/2012

62

5/8/2012

63

5/8/2012

64

5/8/2012

65

5/8/2012

66

5/8/2012

67

5/8/2012

68

5/8/2012

69