Kalkulus Aplikasi Integral
y
Daerah D dibatasi kurva y = f (x), kurva y = g(x),
Dx dengan f (x) ≥ g(x), garis x = a, dan garis x = b.
f
D D = {(x,y) | a £ x £ b, g(x) £ y £ f (x)}.
Luas daerah D adalah
g
 i =1( f (x)- g (x)) Dx = Úa ( f (x)- g (x)) dx .
n b
0 a x b x
L = lim
|| P|| Æ 0
 i =1 (4 x- x 2) Dx = Ú (4 x- x 2) dx
2 n 4
D L = lim
1 D || P|| Æ 0 1
( )
1 4 64 1
0 1 2 x 4 x = 2 x 2 - 3 x3 = 32 - 3
- 2 + 3 = 9.
1
Contoh Hitunglah luas daerah D yang dibatasi kurva y = cos x dan y = sin x
dengan x terletak di antara dua titik potong yang berturutan.
y Fungsi y = cos x dan y = sin x mempu-
Dx
nyai periode 2p. Pada selang [0,2p]
1
y = sin x y = cos x kedua kurva ini berpotongan di titik
( p , 2) (1 p , - 2 ) .
D
p 2p 1 1
dan
1 1
0 1
4
p 1
2
p x 5
4
p 3
2
p x 4 2 4 2
y
Dx
Daerah D dibatasi kurva y = f (x), garis x = a, garis
Dx x = b, dan sumbu x. Luas daerah D adalah
|f| f
 i =1| f (x)| Dx = Ú | f (x)| dx
n b
D L = lim
|| P|| Æ 0 a
0 a xD c x b x
f Pada gambar di samping,
L = Ú ( - f (x) ) dx + Ú f (x) dx
c b
Dx
a c
y
Dx Daerah D dibatasi kurva y = f (x), kurva y = g(x),
garis x = a, dan garis x = b. Luas daerah D adalah
Dx g D
 i =1| f (x) - g (x)| Dx = Ú | f (x) - g (x)| dx .
n b
f L = lim
D f || P|| Æ 0 a
g Pada gambar di samping,
( f (x) - g (x)) dx + Úc ( g (x) - f (x)) dx .
c b
0 a x c x b x L=Ú
a
dan sumbu x.
y
Dx
Kurva y = cos 2x memotong sumbu x di titik
0, 4p , dan 4p .
1 3
1 y = -cos 2x
( ) ( ) ( )
1 p /4 1 3p /4 1 1 1 1
= sin 2x - sin 2x = 2 - - 2 - 2 = 12 .
2 0 2 p /4
APL INT
004
=Ú
-1
-2
( x - (x + 2)) dx + Ú ((x + 2) - x ) dx
2 2
-1
2
( ) ( )
1 3 1 2 -1 1 2 1 3 2
= 3
x - 2
x - 2 x + 2
x + 2 x - 3
x
-2 -1
= (- + 2 + - 4) + ( 2 + 4 - )
1 1 8 8 1 1
3
-2 3 3
- 2 +2- 3
5 1 1
= 16 + 4 2 = 6 3.
y
Ilustrasi Perhatikan daerah D1, D2, D3, dan D4
9 beserta parabol dan garis pembatasnya. Jika luas
(-1,8) y = 9 - x2 daerah Di adalah Li, i = 1, 2, 3, 4, maka
D1
L = Ú ((9- x ) - 5) dx + Ú ((7- x) - 5) dx
(2,5)
y=5 1 2 2
2
-2 -1
D3
L = Ú ((9- x ) - (4+ x) ) dx + Ú (5 - (4+ x)) dx
3 -2 2
D4 2
3
y=x+3 -3 -2
Ú-3 (4+ x ) dx + Ú2 (9 - x ) dx
2 3
-3 -2 -1 0 1 2 3 x L4 = 2
APL INT
005
y y
cakram lingkaran
Dx
f tinggi Dx, jari-jari f (x)
Dx Dx
f
D f (x) f (x)
0 a x b x 0 a x b x sb
putar
D = {(x,y) | a £ x £ b, 0 £ y £ f (x)}
diputar terhadap sumbu x. Dx
volum cakram
DVi = p f 2 (x) Dx
Â
b
p f 2 (x) Dx = p Ú f 2(x) dx .
n
V = lim i =1
|| P|| Æ 0 a
( )
y
p 1
=pÚ
1
- 2 cos 2 x dx
y = sin x 0 2
( )
p
=p
1 1
0 x p x 2
x - 4 sin 2 x
0
= p ◊ 2 p = 2 p 2.
1 1
APL INT
006
D
D = {( x,y )| -a £ x £ a,0 £ y £ a 2 - x 2 }
diputar terhadap sumbu x.
-a 0 x a x
Volum benda putarnya adalah volum bola yang
y dicari, yaitu
 i =1p ( ) Dx
a 2
n
y = a2 - x2
V = lim a -x2 2
|| P|| Æ 0
( ) ( )
a 2 a
-a 00 x a x =pÚ a -x
2 2
dx = 2p Ú a 2 - x 2 dx
-a 0
( )
a
= 2p a 2 x - 3 x3 = 2p ◊ 3 a3 = 3 p a3 .
1 2 4
-a
0
(-2,4)
4
(2,4) Volum benda putar yang terjadi bilamana daerah
D diputar terhadap sumbu y adalah
 i =1p ( )
y = x2 2 4
y Dy = p Ú y dy
n
V = lim
|| P|| Æ 0 0
-2 0 2 x
=p ( ) 1 2 4
2
y
0
= p (8 - 0) = 8p .
APL INT
007
y y
Dx cincin lingkaran, tinggi Dx,
f jari-jari f (x) dan g(x).
D Dx Dx
f f (x) -g (x)
g f (x)
g g (x)
0 a x b x 0 a x b x sb
putar
D = {(x,y) | a £ x £ b, g(x) £ y £ f (x)}
diputar terhadap sumbu x. Dx
volum cakram
DVi = p ( f 2 (x) -g 2 (x)) Dx
( ) ( )
4
= p 2 x 2 - 3 x3 = p 32 - - 2 + 3 = 9p .
1 64 1
1 3
(-4,4)
APL INT
008
1
y Dy
D
0 1 2 3 x -3 -1 0 1 3 x
x = 2 - 1- y 2 x = 2 + 1- y 2
Bentuk Donat
-1
Ë
1
= 16p Ú 1 - y 2 dy = 16p ◊ 4 p = 4p 2 .
1
0
1
Ú0 1 - y 2 dy , buatlah penggantian y = sin t ,0 £ t £ 2 p .
1
Untuk menghitung
Ú0
1
1 - y 2 dy = Ú
p /2
0
cos t ◊ cos t dt = Ú
0
(
p /2 1
2
1
- 2 cos 2t dt )
( )
p /2
= 2 ◊ 2p - 4 ◊0 = 4p.
1 1 1 1 1 1
= 2
t - 4 sin 2t
0
APL INT
009
y y
y
f
Dx
kulit tabung
0 a x b x -b b x -x x x
 i =1 2p x f (x) Dx = 2p Ú x f (x) dx .
n b
V = lim
|| P|| Æ 0 a
Catatan Metode kulit tabung dapat digunakan untuk daerah D yang diba-
tasi kurva f dan g yang kontinu pada [a,b]. Jika f, g kontinu pada [a,b], dan
daerah D = {(x,y) | a £ x £ b, g(x) £ y £ f (x)} diputar terhadap sumbu y, maka
volum benda putar yang terjadi adalah
( ) = 2p (25 )
4
= 2p - 21 3 - 5 + 3 = 7 5p .
4 1 3 1 4 1 3
0 1 x 4 x 5
x 2 x - 3 x3 5
1
APL INT
010
Dx
1
y = 1- ( x-2) 2 D
0 1 x 2 3 x -3 -1 0 1 3 x
y =- 1- ( x-2) 2
 i =1 2p x ( ) 3
1 - ( x -2) 2 + 1 - ( x -2)2 Dx = 4p Ú x 1 - ( x - 2)2 dx
n
V = lim
|| P|| Æ 0 1
(u + 2)
1
= 4p Ú 1- u 2 du ; u = x - 2, du = dx, x = u + 2, 1£ x £ 3 ¤ -1£ u £1
-1
1 1 1
= 4p Ú u 1- u 2 du + 8p Ú 1- u 2 du = 0 +16p Ú 1- u 2 du =16p ◊ 4p = 4p 2.
1
-1 -1 0
berdasarkan sifat integral tentu fungsi ganjil dan hasil sebelumnya.
APL INT
011
0 a x b x 0 a x b x
-f -g
Pada metode cakram, irisan sejajar benda putar dengan bidang yang te-
gak lurus sumbu x selalu berbentuk cakram lingkaran. Untuk x Œ [a,b]
luasnya merupakan fungsi kontinu dari x, yaitu DL = L(x) = p f 2(x) .
Pada metode cincin, irisan sejajar benda putar dengan bidang yang tegak
lurus sumbu x selalu berbentuk cincin lingkaran. Untuk x Œ [a,b] luasnya
merupakan fungsi kontinu dari x, yaitu DL = L(x) = p ( f 2 (x) - g 2 (x)) .
Volum benda putar untuk kedua metode ini adalah
 i =1 L(x) Dx = Ú L(x) dx ,
n b
V = lim
|| P|| Æ 0 a
Contoh Alas suatu benda padat adalah cakram lingkaran berjari-jari a > 0.
Jika irisan sejajar antara bidang yang tegak lurus garis tengah tetap selalu
berbentuk persegi, hitunglah volum benda padat tersebut.
benda padat Persamaan lingkarannya adalah x 2 + y 2 = a 2.
C
D y Irisan benda padat dengan bidang yang tegak
lurus sumbu x pada selang [-a,a] berbentuk
x = -a
B(x,y)
persegi ABCD. Jika A(x,-y) dan B(x,y), maka
x = 0 A(x,-y)
sisi persegi adalah AB = 2y = 2 a 2 - x 2 , se-
x=a x hingga luas ABCD adalah L(x) = 4(a 2 - x 2) .
y Karena L kontinu pada [-a,a], maka volum
a benda padatnya adalah
Â
B(x,y) a
4(a 2 - x 2) Dx = Ú 4(a 2 - x 2) dx
n
y= a - x
2 2 V = lim =
|| P|| Æ 0 i 1 -a
-a
( )
a x a a
= 8 Ú (a 2 - x 2) dx = 8 a 2 x - 3 x3
0 x 1
0 -a
A(x,-y)
-a
( 1
)
= 8 a 3 - 3 a3 = 5 3 a3.
1
( )
2
kramnya adalah L( y) = 2 p 1 - y = 2p (1 - y ) .
0 2 x 1 1
( ) ( )
0 cakram 2 x 1
= 2p y - 2 y 2 = 2p 1 - 2 = 4p .
setengah 1 1 1 1 1
lingkaran 0
APL INT
013
Sistem partikel pada suatu garis terdiri dari n partikel dengan massa m1,
m2, º, mn yang terletak di titik x1, x2, º , xn. Massa, momen terhadap ti-
tik asal O, dan pusat massanya ditentukan sebagai berikut.
h Massa adalah M = m1 + m2 + º + mn
h Momen terhadap O adalah M0 = m1x1 + m2x2 + º + mnxn
M
h Titik pusat massa adalah x = M0 .
Contoh Tentukan pusat massa batang tak homogen yang panjangnya 4 sa-
tuan dan rapat massa di setiap titik x yang jaraknya x satuan dari ujung kiri
batang adalah r (x) = 6x + 4.
Massa batang adalah
 ( ) ( ) ( + 4 x ) = 48 + 16 = 64 .
4 4
Ú
n
M = lim i =1
6 ci + 4 Dxi = 6 x + 4 dx = 3 x 2
|| P|| Æ 0 0 0
( )
4
= 2 x3 + 2 x 2 = 128 + 32 = 160.
0
M 160 1
Titik pusat massa batang adalah x = M0 = 64 = 2 2 .
1
Jadi titik pusat massa batang terletak 2 2 satuan dari ujung kiri batang.
Gagasan ini akan digunakan untuk menentukan pusat massa suatu keping
datar homogen dengan rapat massa konstan r (x) = k yang berbentuk da-
erah
D = {(x,y) | a £ x £ b, g(x) £ y £ f (x), f dan g kontinu pada [a,b]}.
APL INT
015
y
f
Keping datar homogen D berbentuk daerah
D = {(x,y) | a £ x £ b, g(x) £ y £ f (x)}
D dengan f, g kontinu pada [a,b], dan rapat massa di
g
setiap (x,y) Œ D adalah r (x) = k. Akan ditentukan
pusat massa keping D.
0 a b x
y Buatlah partisi untuk [a,b] dengan [xi-1,xi] selang
f bagian ke-i, yang menghasilkan n persegi panjang
Pi dengan alas Dxi = xi - xi-1 dan tinggi f (ci) - g(ci), ci
titik tengah selang [xi-1,xi].
g Hampiran massa keping adalah massa persegi pan-
0 a xi-1 xi b x jang ke-i, yaitu Dmi = k ( f (ci) - g(ci)), i = 1, 2, º, n.
ci
Karena rapat massanya konstan dan ci titik tengah [xi-1,xi], maka pusat
(
massa persegi panjang ke-i terletak di titik Pi = ci , 2 ( f (ci ) + g (ci )) , i =
1
)
1, 2, º, n. Jadi diperoleh sistem partikel pada bidang dengan n partikel
yang massanya Dm1, Dm2, º , Dmn dan terletak di titik P1, P2, º , Pn.
Untuk keping datar homogen D = {(x,y) | a £ x £ b, g(x) £ y £ f (x)} dengan
rapat massa r (x) = k pusat massanya ditentukan sebagai berikut.
 (f ) (f )
b
(ci ) - g 2 (ci ) Dxi = 2 k Ú
1 n 1
= lim k i =1
2 2
(x) - g 2(x) dx.
|| P|| Æ 0 2 a
Ú0 (4 - x ) dx = (4 x - )
y=4 2 1 3 2 2 1
4 y = x2 M= 2
3
x = 8- 23 = 53.
3 p.m 0
2
D
1
(4+c ) 2 Momen daerah D terhadap sumbu x adalah
(16 - x ) dx = (16 x - )
2 i
1
1 2 1 5 2
Ú
1 1 4
Mx = 2 0
4
2 5
x = 16 - 3 5 = 12 5 .
0 1 ci 2 x 0
Ú ( ) ( ) ( )
2 2 2
x 4 - x 2 dx = Ú 4 x - x3 dx = 2 x 2 - 4 x 4
1
My = = 8 - 4 = 4.
0 0 0
12 54
Pusat daerah D adalah ( x , y ) , x =
My 4 3 Mx 2
= = dan y = = = 25.
M 5 13 4 M 5 1
( ).
3
3 2
Jadi pusat daerah D adalah 4
, 2 5
3 p.m
y = x2 Daerah D di atas luasnya M = 5 3 dan pusatnya
1
( 3
4
,2
2
5 ).
Jika D diputar terhadap sumbu y, maka jarak tempuh pu-
2
1
D
1
2
4 + ci2( ) satnya adalah p = 2p ◊ 4 = 4p . Jadi volum benda putarnya
3 3
adalah V = Mp = 5 3 ◊ 2 p = 8p .
1 3
0 1 ci 2 x
y
Daerah D = {(x,y) | ( x - 2)2 + y 2 £ 1 } diputar terhadap
D sumbu y, luasnya M = p, dan pusatnya (2,0). Jarak
-2 -1 0 1 2 pm 3 x tempuh pusatnya adalah p = 2p ◊ 2 = 4p. Jadi volum
benda putarnya adalah V = Mp = p ◊ 4p = 4p 2.
APL INT
017
0 1 2 3 4 x (dm) 0 1x 2 3 4 x (dm)
Contoh Sebuah tangki setengah bola berjari-jari 10 m berisi zat cair yang
beratnya w kg/m3 sampai pada ketinggian 8 m. Tentukan kerja untuk me-
mompa zat cair keluar tangki sehingga ketinggiannya menjadi 6 meter.
y Pada ketinggian dj luas bidang irisan sejajar-
10 10
nya adalah cakram lingkaran berjari-jari r > 0,
dengan r = 100 - (10 - d j ) 2 = 20d j - d 2j .
8
Berat zat cair pada [yj-1,yj] adalah B = wp r2Dyj
6
0 x
= wp (20d j - d 2j ) Dyj, dengan jarak terangkat
y
10 (10 - dj). Kerja untuk mengangkatnya adalah
10-dj
8
6
dj
10 ( )
DWj = wp (20d j - d 2j ) Dy j (10 - d j )
r Jadi kerja untuk memompa zat cair keluar dari
0 x tangki sehingga ketinggiannya 6 meter adalah
8 8
W = wp Ú (20 y - y 2 )(10 - y ) dy = wp Ú (200 y - 30 y 2 + y 3) dy
6 6
( )
8
= wp 100y 2 -10y 3 + 4 y 4 = wp (2304 - 1764) = 540wp kgm.
1
6