bab 2

0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan8 halaman
Dokumen ini adalah Rencana Pembelajaran Mendalam Berbasis Cinta (RPM-BC) untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 3 Lamongan. Fokus pembelajaran adalah pada Iman kepada Allah SWT, dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) yang melibatkan pemahaman Asmaul Husna dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari pembelajaran ini adalah untuk menumbuhkan karakter cinta kepada Allah, ilmu, sesama, dan lingkungan melalui aktivitas yang interaktif dan reflektif.

Diunggah oleh

evinuriah1982
Lisensi
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM

BERBASIS CINTA
(RPM-BC)
Nama Penyusun : DIAH HANIFATUR ROHMAH, [Link].I
Nama Sekolah : SMP NEGERI 3 LAMONGAN
Tahun Pelajaran : 2026/2027
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Materi : Iman Kepada Allah SWT
Fase/Kelas : D / Kelas VII
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (105 Menit per pertemuan)
A. Identifikasi
Komponen Deskripsi

1. Identifikasi Murid telah mengenal Rukun Iman secara dasar di jenjang sebelumnya.
Murid Murid memiliki kemampuan awal dalam membaca Al-Qur'an tingkat
dasar dan memiliki rasa ingin tahu tentang fenomena alam sebagai
ciptaan Tuhan. Kesiapan belajar bervariasi antara yang sudah memahami
konsep Asmaul Husna dan yang baru mengenal istilahnya.

2. Identifikasi Pengetahuan esensial: Definisi Iman kepada Allah Swt., Dalil Naqli
Materi (Al-Qur'an) dan Aqli (Logika) keberadaan Allah, serta pemahaman
Pelajaran makna Asmaul Husna: Al-'Alim, Al-Khabir, As-Sami’, dan Al-Bashir.

Pengetahuan Aplikasi: Mengimplementasikan perilaku jujur, teliti,


menjadi pendengar yang baik, dan visioner dalam kehidupan sehari-hari
sebagai bukti keteguhan iman.

Pengetahuan Nilai dan Karakter: Menumbuhkan rasa Cinta Alloh dan


Rosulnya melalui pengenalan sifat-sifat-Nya; Cinta Ilmu dengan
merenungi kebesaran ciptaan-Nya; Cinta diri dan sesama manusia
dengan menjaga lisan dan perbuatan; serta Cinta lingkungan sebagai
wujud syukur atas ciptaan Allah.

3. Dimensi 1. Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan YME: Murid mampu


Profil Lulusan memperdalam hubungan spiritual dengan Allah melalui pemahaman
(DPL) Asmaul Husna.
2. Penalaran Kritis: Murid mampu menganalisis bukti-bukti keberadaan
Allah di alam semesta.
3. Kreatifitas: Murid membuat karya visual/digital tentang implementasi
iman.
4. Kolaborasi: Murid bekerja sama dalam kelompok memecahkan
Komponen Deskripsi

masalah krisis keimanan.


5. Kemandirian: Murid bertanggung jawab atas tugas pengamatan
mandiri.
6. Komunikasi: Murid mempresentasikan hasil diskusi dengan santun
dan jelas.

4. Panca Cinta 1. Cinta Alloh dan Rosulnya: Menjadikan Allah sebagai tujuan utama
dalam setiap aktivitas.
2. Cinta Ilmu: Bersemangat mempelajari tanda-tanda kebesaran Allah
baik dalam ayat Kauniyah maupun Qauliyah.
3. Cinta diri dan sesama manusia: Menyadari bahwa Allah Maha
Melihat (Al-Bashir) sehingga malu berbuat buruk pada diri sendiri dan
orang lain.
4. Cinta lingkungan: Menjaga kelestarian alam sebagai cermin
keimanan kepada Sang Pencipta.
B. Desain Pembelajaran
Komponen Deskripsi

5. Capaian Elemen Aqidah: Murid mampu menganalisis makna iman kepada


Pembelajaran Allah Swt. melalui asmaul husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan
al-Bashir serta memahami dalil-dalilnya; mampu mewujudkan
keteguhan iman dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan
asmaul husna tersebut.

6. Topik "Menemukan Kehadiran Allah dalam Setiap Langkah: Meneguhkan


Pembelajaran Iman melalui Asmaul Husna dan Keajaiban Alam."

7. Tujuan Melalui model PBL, Murid dapat menjelaskan pengertian iman dan
Pembelajaran makna 4 Asmaul Husna dengan benar, menganalisis bukti aqli
keberadaan Allah, serta menunjukkan perilaku yang mencerminkan
Cinta Alloh dan Cinta Ilmu sebagai bentuk keteguhan iman
dengan penuh tanggung jawab.

8. Indikator 1. Murid dapat mendefinisikan iman kepada Allah secara bahasa


Ketercapaian dan istilah.
Tujuan 2. Murid dapat menghubungkan makna Al-'Alim, Al-Khabir, As-
Pembelajaran Sami’, dan Al-Bashir dengan fenomena kehidupan.
3. Murid dapat memberikan contoh perilaku nyata yang
mencerminkan Cinta Sesama berdasarkan sifat As-Sami’
(mendengar dengan empati).
4. Murid dapat merancang aksi nyata Cinta Lingkungan sebagai
bukti Allah Maha Melihat (Al-Bashir).
Komponen Deskripsi

9. Praktik Menggunakan Problem Based Learning (PBL). Strategi: Deep


Pedagogis Dialogue (dialog mendalam tentang makna hidup), Outdoor
Discovery (pengamatan lingkungan), dan Reflective Journaling.
Murid diajak memecahkan masalah nyata tentang "Mengapa orang
yang mengaku beriman masih sering melakukan kecurangan?".

10. Kemitraan Guru (Fasilitator), Murid (Subjek Pembelajar), Orang Tua


Pembelajaran (Pendamping pembiasaan ibadah di rumah), Tokoh
Agama/Masyarakat (Narasumber keteladanan).

11. Lingkungan Ruang kelas yang nyaman dengan pajangan kaligrafi (Fisik), Grup
Pembelajaran WhatsApp/Google Classroom untuk berbagi materi (Virtual), dan
Budaya saling menghargai pendapat serta kejujuran (Budaya
Belajar).

12. Pemanfaatan Penggunaan video dokumenter keajaiban alam dari YouTube,


Digital aplikasi kuis interaktif (Quizizz/Kahoot), dan Canva untuk
pembuatan infografis Asmaul Husna.

13. Materi Insersi Mengintegrasikan konsep bahwa belajar sains (biologi/astronomi)


Kurikulum adalah bagian dari Cinta Ilmu untuk mengenal Allah. Menekankan
berbasis Cinta bahwa menjaga kebersihan kelas adalah bentuk Cinta Lingkungan
karena Allah Maha Indah dan menyukai keindahan.
C. Pengalaman Belajar
Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan ke-1
Tahap Deskripsi Kegiatan
Kegiatan &
Waktu

a. Kegiatan 1. Guru membuka dengan salam hangat, menanyakan kabar Murid


Awal dengan penuh kasih sayang (Cinta Sesama).
(20 menit) 2. Murid dipandu berdoa dan tadarus bersama ayat-ayat tentang
kekuasaan Allah (QS. Al-A'raf: 180).
3. Aktivasi Prior Knowledge: Guru menunjukkan sebuah jam tangan
dan bertanya, "Mungkinkah jam ini ada dengan sendirinya tanpa
pembuat?" (Analogi keberadaan Pencipta).
4. Pertanyaan Pemantik: "Jika Allah Maha Melihat, mengapa masih ada
orang yang berani mencuri di tempat sepi?"
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang dikaitkan dengan
manfaat mencintai Allah dalam kehidupan.

b. Kegiatan Sintak 1: Orientasi Murid pada Masalah


Tahap Deskripsi Kegiatan
Kegiatan &
Waktu

Inti - Guru menyajikan video/cerita pendek tentang fenomena


(85 menit) "Cyberbullying" atau "Kecurangan saat Ujian".
- Murid diminta merenung: "Di mana posisi iman kepada As-Sami' dan
Al-Bashir dalam kejadian tersebut?"

Sintak 2: Mengorganisasi Murid untuk Belajar


- Murid dibagi ke dalam 4 kelompok "Cinta": Kelompok Al-Alim, Al-
Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir.
- Guru membagikan LKPD yang berisi kasus berbeda untuk setiap
kelompok terkait krisis keimanan.

Sintak 3: Membimbing Penyelidikan Individual maupun Kelompok


- Murid melakukan literasi dari buku paket dan sumber digital tentang
makna Asmaul Husna.
- Guru berkeliling memberikan bimbingan, mendorong Murid
menggunakan Penalaran Kritis untuk mencari solusi atas kasus yang
diberikan.
- Murid mencari dalil Naqli yang relevan untuk meneguhkan argumen
mereka.

Sintak 4: Mengembangkan dan Menyajikan Hasil


- Setiap kelompok membuat "Peta Pikiran Cinta" atau poster digital yang
berisi: Makna Asmaul Husna, Contoh Perilaku, dan Aksi Nyata Cinta
Lingkungan/Sesama.
- Murid mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas (Komunikasi).

Sintak 5: Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan


Masalah
- Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
- Guru memberikan penguatan tentang bagaimana menghadirkan rasa
diawasi Allah (Muraqabah) sebagai bentuk cinta tertinggi kepada-Nya.

c. Penutup 1. Murid bersama Guru menyimpulkan bahwa iman bukan sekadar


(15 menit) ucapan, tapi pembuktian melalui akhlak mulia.
2. Refleksi Cinta: Murid menuliskan satu janji di selembar kertas:
"Karena aku Cinta Alloh, maka mulai besok aku akan..."
3. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif Murid.
4. Pembelajaran ditutup dengan doa kafaratul majelis dan salam.

LAMPIRAN
D. Asesmen (Penilaian)
1. Asesmen Awal Pembelajaran
1. Apa yang kamu ketahui tentang arti kata "Iman"?
2. Sebutkan salah satu nama Allah (Asmaul Husna) yang kamu hafal beserta artinya!
3. Pernahkah kamu merasa diawasi oleh Allah saat sedang sendirian? Ceritakan singkat.
2. Asesmen Proses Pembelajaran
 Observasi keaktifan dalam diskusi kelompok.
 Penilaian presentasi (kejelasan suara, penguasaan materi, kerjasama).
 Catatan anekdot perilaku Murid yang mencerminkan karakter Profil Lulusan.
3. Asesmen Akhir Pembelajaran
A. Pilihan Ganda
1. Secara bahasa, iman berarti...
A. Melihat
B. Percaya atau membenarkan
C. Mendengar
D. Mengikuti
2. Allah Swt. Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang
tersembunyi. Hal ini menunjukkan bahwa Allah bersifat...
A. Al-Alim
B. Al-Khabir
C. As-Sami’
D. Al-Bashir
3. Perilaku teliti dan waspada dalam mengerjakan tugas sekolah merupakan cerminan
dari iman kepada Allah yang bersifat...
A. Al-Alim
B. Al-Khabir
C. As-Sami’
D. Al-Bashir
4. Ahmad selalu menjaga lisannya dari berkata kotor karena ia yakin Allah Maha
Mendengar. Sifat Allah yang diimani Ahmad adalah...
A. Al-Alim
B. Al-Khabir
C. As-Sami’
D. Al-Bashir
5. Bukti aqli (logika) bahwa Allah itu ada adalah...
A. Adanya kitab suci Al-Qur'an
B. Adanya alam semesta beserta keteraturannya
C. Cerita dari orang tua
D. Mimpi yang dialami manusia
6. Menjaga kebersihan sungai agar tidak banjir merupakan perwujudan iman kepada
Allah melalui dimensi...
A. Cinta Diri
B. Cinta Ilmu
C. Cinta Lingkungan
D. Cinta Rosul
7. Allah Maha Melihat segala perbuatan manusia meskipun dilakukan di kegelapan
malam. Nama Allah yang sesuai adalah...
A. Al-Bashir
B. As-Sami'
C. Al-Khabir
D. Al-Alim
8. Salah satu cara meneguhkan iman adalah dengan "Cinta Ilmu", maksudnya adalah...
A. Malas membaca buku
B. Menuntut ilmu untuk menyombongkan diri
C. Semangat belajar untuk mengenal kebesaran Allah
D. Menunggu jawaban teman saat ujian
9. Ketika teman sedang bercerita tentang kesedihannya, kita mendengarkan dengan
penuh perhatian. Hal ini mencerminkan sifat...
A. Al-Alim
B. As-Sami'
C. Al-Khabir
D. Al-Bashir
10. Berikut ini yang BUKAN merupakan cara meningkatkan iman kepada Allah adalah...
A. Sering berdzikir
B. Merenungi ciptaan Allah
C. Berbuat maksiat secara sembunyi-sembunyi
D. Mempelajari Asmaul Husna
Kunci Jawaban PG: 1. B, 2. A, 3. B, 4. C, 5. B, 6. C, 7. A, 8. C, 9. B, 10. C
B. Soal Uraian
1. Jelaskan pengertian iman kepada Allah menurut istilah syariat!
2. Mengapa memahami Asmaul Husna Al-Khabir dapat membuat seorang Murid
menjadi lebih teliti?
3. Sebutkan 2 contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan iman
kepada As-Sami’!
4. Bagaimana hubungan antara "Cinta Lingkungan" dengan keimanan kepada Allah
Swt.?
5. Tuliskan satu dalil singkat (artinya saja) yang menunjukkan bahwa Allah Maha
Melihat!
Kunci Jawaban Uraian:
1. Iman menurut istilah adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan,
dan mengamalkan dengan perbuatan.
2. Karena Al-Khabir berarti Maha Waspada/Maha Mengenal secara detail. Jika Murid
meyakini Allah Maha Teliti, ia akan merasa malu jika bekerja asal-asalan.
3. Menjaga lisan dari ghibah (menggunjing) dan menjadi pendengar yang baik bagi
teman yang membutuhkan bantuan.
4. Alam adalah ciptaan Allah. Mencintai dan menjaga ciptaan-Nya adalah bentuk
penghormatan dan rasa syukur kepada Sang Pencipta (Cinta Alloh).
5. "Dan Allah Maha Melihat atas apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hujurat: 18).
E. Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD)
Judul: Detektif Iman: Menemukan Jejak Allah di Sekitarku Alat & Bahan: Alat tulis,
Smartphone (untuk riset), Lembar pengamatan. Langkah Kerja:
1. Pergilah ke taman sekolah atau area terbuka.
2. Temukan 3 benda ciptaan Allah (pohon, semut, awan, dll).
3. Analisis: Apa kehebatan benda tersebut yang menunjukkan Allah Maha Mengetahui
(Al-Alim)?
4. Diskusikan dalam kelompok: Bagaimana cara menjaga benda tersebut sebagai wujud
Cinta Lingkungan?
5. Tuliskan hasilnya dalam tabel berikut:
Nama Benda Keajaiban/Detail Asmaul Husna Terkait Aksi Nyata Cinta

... ... ... ...


F. Bahan Bacaan Guru dan Murid
1. Buku Teks PAI dan Budi Pekerti Kelas VII (Kemdikbudristek/Kemenag).
2. Artikel: "Rahasia Asmaul Husna dalam Sains Modern".
3. Tafsir Al-Qur'an Tematik tentang Aqidah.
G. Rubrik Penilaian
Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu
Penilaian Bimbingan (1)

Pemahaman Mampu Mampu Hanya mampu Belum mampu


Materi menjelaskan 4 menjelaskan 4 menjelaskan 2 menjelaskan
Asmaul Husna Asmaul Husna Asmaul Husna. makna Asmaul
dengan sangat dengan tepat. Husna.
detail dan tepat.

Penalaran Mampu Mampu Analisis masih Belum mampu


Kritis memberikan memberikan bersifat melakukan
analisis analisis umum/permukaan. analisis.
mendalam hubungan iman
hubungan iman dan perilaku.
dan perilaku.

Karakter Menunjukkan Menunjukkan Mulai menunjukkan Belum


(Panca sikap cinta ilmu sikap cinta ilmu sikap cinta namun menunjukkan
Cinta) dan sesama dan sesama. belum konsisten. sikap cinta
secara yang
konsisten. diharapkan.
H. Bibliografi/Glosarium
 Aqidah: Ikatan atau keyakinan kuat dalam hati.
 Asmaul Husna: Nama-nama Allah yang baik dan indah.
 Dalil Aqli: Bukti keberadaan Allah berdasarkan akal sehat/logika.
 Dalil Naqli: Bukti keberadaan Allah berdasarkan wahyu (Al-Qur'an & Hadis).
 Muraqabah: Perasaan senantiasa diawasi oleh Allah Swt.
I. Daftar Pustaka
 Kementerian Agama RI. (2022). Al-Qur'an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah
Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.
 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. (2025). Pendidikan Agama Islam dan Budi
Pekerti untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Kemenag RI.
 Shihab, M. Q. (2005). Menyingkap Tabir Ilahi: Asma al-Husna dalam Perspektif Al-
Qur'an. Jakarta: Lentera Hati.

Anda mungkin juga menyukai