Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH SISTEM EKONOMI INDONESIA

Disusun oleh: AZIZ TAUFIK AKBAR (20120520096) IMAM MUSADDAD (20120520068) IVAN SRIKUNCORO JATI (20120520085)

PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN FAKULTAS ISIPOL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

Pengertian Sistem Ekonomi Sistem ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas persoalan pengambilan keputusan dalam tata susunan organisasi ekonomi untuk menjawab persoalanpersoalan ekonomi untuk mewujudkan tujuan nasional suatu negara. Menurut Dumairy (1966), Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suat tatanan kehidupan, selanjutnya dikatakannya pula bahwa suatu sistem ekonomi tidaklah harus berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan falsafah, padangan dan pola hidup masyarakat tempatnya berpijak. Sistem ekonomi sesungguhnya merupakan salah satu unsur saja dalam suatu supra sistem kehidupan masyarakat. Sistem ekonomi merupakan bagian dari kesatuan ideologi kehidupan masyarakat di suatu negara.Pada negara-negara yang berideologi politik leiberalisme dengan rezim.

Macam-macam Sistem Ekonomi Sistem ekonomi sebagai solusi dari permasalahan ekonomi dibedakan menjadi 4 macam, yaitu : 1. Sistem Ekonomi Tradisional 2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas) 3. Sistem ekonomi Komando (Terpusat) 4. Sistem Ekonomi Campuran

1. Sistem Ekonomi Tradisional Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional yang secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja. Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah : 1. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana 2. Hanya sedikit menggunakan modal 3. Belum mengenal pembagian kerja Sistem ekonomi tradisional memiliki kelebihan sebagai berikut : 1. Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat 2. Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul3. Tidak individualistis Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional adalah : 1. Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah 2. Mutu barang hasil produksi masih rendah 2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas) Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah : 1. Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal 2. Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya 3. Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba

Kebaikan dari sistem ekonomi antara lain: 1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi 2. Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar

3. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba Kelemahan dari sistem ekonomi antara lain: 1. Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan 2. Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal 3. Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat 3. Sistem Ekonomi Komando (Terpusat) Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi. Ciri dari sistem ekonomi komando adalah : 1. Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah 2. Hak milik perorangan tidak diakui 3. Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah Kebaikan dari sistem ekonomi terpusat adalah: 1. Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya 2. Pasar barang dalam negeri berjalan lancar 3. Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah : 1. Mematikan inisiatif individu untuk maju 2. Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat 3. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya

4. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah : 1. Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat 2. Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah 3. Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.Secara umum saat ini hampir tidak ada negara yang murni melaksanakan sistem ekonomi terpusat maupun pasar, yang ada adalah kecenderungan terhadap ekonomi pasar.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sejak kemerdekaan pada tahun 1945, masa orde lama, masa orde baru sampai masa sekarang (masa reformasi) Indonesia telah memperoleh banyak pengalaman politik dan ekonomi. Peralihan dari orde lama dan orde baru telah memberikan iklim politik yang dinamis walaupun akhirnya mengarah ke otoriter namun pada kehidupan ekonomi mengalami perubahan yang lebih baik. 1.Masa Orde Lama (1945-1966) Pada masa ini perekonomian berkembang kurang menggembirakan, sebagai dampak ketidakstabilan politik dan seringnya pergantian cabinet.

2. Masa Orde Baru (1966-1997) Menghadapi perekonomian yang sedemikian rupa, pemerintah peralihan menetapkan beberapa langkah perioritas kebijakan ekonomi sebagai berikut : a. Memerangi inflasi b. Mencukupkan stok cadangan bahan pangan terutama beras c. Merehabilitasi prasarana perekonomian d. Meningkatkan ekspor

e. Menyediakan/menciptakan lapangan kerja f. Mengundang kembali investor asing

3. Masa Reformasi (1998-sekarang) Pada masa reformasi ini perekonomian indoensia ditandai dengan krisis monoter yang berlanjut menjadi krisis ekonomi yang sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda kearah pemulihan. Walaupun ada pertumbuhan ekonomi sekitar 6% untuk tahun 1997 dan 5,5% untuk tahun 1998 dimana inflasi sudah duperhitungkan namun laju inflasi masih cukup tinggi yaitu sekitar 100%.

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia, secara umum :


1. Faktor produksi 2. Faktor investasi 3. Faktor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran 4. Faktor kebijakan moneter dan inflasi 5. Faktor keuangan negara

Reverensi: http://herildagultom.blogspot.com/2011/05/sistem-perekonomian-indonesia.html http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090411185823AAjhbIy http://nasional.kompas.com