Anda di halaman 1dari 8

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

SMK NU 03 KALIWUNGU KENDAL


TEKNOLOGI DAN REKAYASA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
SM K NU 03 K LW

C1/1.0/08/ISO-FM

Alamat : Jl. Soekarno Hatta Kaliwungu Kendal 51372 Telp. (0294) 3686987 Email : smknu03kaliwungu@yahoo.co.id ; Website : www.smknu03klw.blogspot.com

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran pendingin dan : Melakukan overhaul sistem Komponenkomponennya Program Studi Keahlian : Teknik Otomotif Kompetensi Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan Kelas / Semester : XI/Ganjil A. Standar Kompetensi Melakukan overhaul sistem pendingin dan Komponen-komponennya B. Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi sistem pendingin mesin C. Indikator : 1. menjelaskan perlunya system pendinginan mesin 2. Menjelaskan energy mekanik dan energy yang terbuang pada neraca panas mesin 3. Menyebutkan dampak yang ditimbulkan akibat mesin yang terlalu panas (overheating) 4. Menjelaskan karakteriktik system pendinginan udara oleh aliran udara 5. Menjelaskan karakteriktik system pendinginan udara oleh tekanan udara 6. Menjelaskan karakteriktik system pendinginan air dengan sirkulasi alamiah/thermosyphon 7. Menjelaskan karakteriktik system pendinginan udara dengan sirkulasi tekanan 8. Menjelaskan Proses pendinginan mesin D. Alokasi Waktu : 1 Pertemuan x 8 jam pembelajaran @ 45 menit E. Tujuan Pembelajaran : 1. Peserta didik dapat menjelaskan perlunya system pendinginan mesin 2. Peserta didik dapat Menjelaskan energy mekanik dan energy yang terbuang pada neraca panas mesin 3. Peserta didik dapat Menyebutkan dampak yang ditimbulkan akibat mesin yang terlalu panas (overheating) 4. Peserta didik dapat Menjelaskan karakteriktik system pendinginan udara oleh aliran udara 5. Peserta didik dapat Menjelaskan karakteriktik system pendinginan udara oleh tekanan udara 6. Peserta didik dapat Menjelaskan karakteriktik system pendinginan air dengan sirkulasi alamiah/thermosyphon 7. Peserta didik dapat Menjelaskan karakteriktik system pendinginan udara dengan sirkulasi tekanan 8. Menjelaskan Proses pendinginan mesin F. Materi Pembelajaran : Perlunya Sistem Pendinginan Mesin

Menurut neraca panas, pada motor bakar hanya akan diperoleh sekitar 25 persen hasil pembakaran bahan bakar yang dapat diubah menjadi energi mekanik Sebagian besar panas akan keluar melalui gas buang (kira-kira 34 persen),melalui sistem pendinginan (kira-kira 32 persen) dan sisanya akan melalui kerugian pemompaan dan gesekan Neraca panas pada mesin

Berdasarkan neraca panas di atas maka fungsi pendinginan pada motor menjadi penting, karena panas yang akan terserap oleh sistem pendinginan dapat mencapai 32 persen. Bila mesin tidak didinginkan akan terjadi pemanasan yang lebih (overheating) dan akan mengakibatkan gangguan- gangguan .sebagai berikut: a) Bahan akan lunak pada suhu tinggiakan berubah bentuk atau bahkan mencair. b) Ruang bebas (clearance) antara komponen yang saling bergerak menjadi terhalang bila terjadi pemuaian karena panas berlebihan.. c) Terjadi tegangan termal, yaitu tegangan yang dihasilkan oleh perubahan suhu. d) Pelumas lebih mudah rusak oleh karena panas yang berlebihan. e) Pembakaran tidak normal. Macam Sistem Pendinginan a. Sistem Pendinginan Udara (1) Pendinginan oleh aliran udara secara alamiah. Pada sistem ini panas yang dihasilkan oleh pembakaran gas dalam ruang bakar sebagian dirambatkan keluar dengan menggunakan sirip-sirip pendingin (cooling fins) yang dipasangkan di bagian luar silinder. Pada tempat yang suhunya lebih tinggi yaitu pada ruang bakar diberi sirip pendingin yang lebih panjang daripada sirip pendingin yang terdapat di sekitar silinder yang suhunya lebih rendah. (2) Pendinginan oleh tekanan udara Udara yang menyerap panas dari sirip-sirip pendingin harus berbentuk aliran atau udaranya harus mengalir agar suhu udara di sekitar sirip tetap rendah Sehingga penyerapanpanastetap berlangsung sempurna. Hal ini dapat dicapai dengan jalan menggerakkan sirip pendingin atau udaranya. Bila sirip pendingin yang digerakkan atau mesinnya bergerak seperti pada sepeda motor. Pada mesin stasioner aliran udaranya diciptakan dengan cara menghembuskannya b. Sistem Pendinginan Air Pada sistem ini sebagian panas dari hasil pembakaran dalam ruang bakar diserap oleh air pendingin setelah melalui dinding silinder. Oleh karena itu di luar silinder dibuat mantel air (water jacket). Pada system pendinginan air ini air harus bersirkulasi. Adapun sirkulasi air dapat berupa 2 (dua) macam, yaitu: (1) Sirkulasi alamiah/Thermo-syphon

(2) Sirkulasi dengan tekanan Pada sistem pendinginan air dengan sirkulasi alamiah, air pendingin akan mengalir dengan sendirinya yang diakibatkan oleh perbedaan massa jenis air yang telah panas dan air yang masih dingin .Agar air yang panas dapat dingin, maka sebagai pembuang panas dipasangkan radiator. Air yang berada dalam mantel air dipanaskan oleh hasil pembakaran sehingga suhunya naik, sehingga massa jenisnya akan turun dan air ini didesak ke atas oleh air yang masih dingin dari radiator. Agar pembuangan panas dari radiator terjadi sebesar mungkin maka pada sistem pendingin dilengkapi juga dengan kipas yang berfungsi untuk mengalirkan udara pada radiator agar panas pada radiator dapat dibuang atau diserap udara. Proses pendinginan pada mesin Proses pendinginan pada mesin berupa perpindahan panas melalui torak, silinder dan kepala silinder secara konduksi selanjutnya panas akan berpindah secara konveksi melalui sirip-sirip ke udara, sedangkan pada pendinginan air, panas akan berpindah melalui air yang bersirkulasi baik secara alamiah atau paksa. Pada sistem pendinginan air dipasangkan radiator yang berfungsi untuk mempercepat pembuangan panas ke udara. G. Metode Pembelajaran : PAIKEM ( Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran : a. Kegiatan Awal Memberi salam dan memberi kesempatan peserta didik untuk berdoa Menyiapkan kelengkapan pembelajaran memeriksa denah tempat duduk peserta didik memeriksa kehadiran peserta didik memberitahukan kriteria penilaian kompetensi dasar yang akan disampaikan b. Kegiatan Inti Kegiatan eksplorasi Pendidik membiasakan peserta didik secara aktif membaca buku teks tentang Neraca panas pada mesin dengan tertib Pendidik memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menceritakan pengalaman prakerin secara jujur pada waktu mengikuti kegiatan perbaikan sistem pendinginan Kegiatan elaborasi Peserta didik secara aktif membiasakan diri membaca buku teks tentang Neraca panas pada mesin dengan tertib Beberapa peserta didik mengungkapkan dengan sopan dan jujur tentang pengalaman mengikuti kegiatan perbaikan sistem pendingian pada waktu prakerin, peserta didik yang lain mendengarkan secara seksama. Peserta didik mendengarkan penjelasan Perlunya sistem pendinginan dan Neraca panas pada mesin dengan tertib Peserta didik mendengarkan penjelasan macam-macam jenis dan karakteristik dan proses pendingian pada mesin dengan tertib Peserta didik menanyakan dengan sopan hal-hal yang belum dipahami tentang Perlunya system pendinginan dan Neraca panas pada mesin

Peserta didik menanyakan dengan sopan hal-hal yang belum dipahami tentang macam-macam jenis dan karakteristik sistem pendinginan Peserta didik berdiskusi dan bekerjasama dengan peserta didik lainnya menyimpulkan perlunya sistem pendinginan,neraca panas pada mesin. Peserta didik membandingan kelebihan dan kekurangan sistem pendingin udara dan system pendinginan air dengan seksama Peserta didik berdiskusi dan bekerjasama dengan peserta didik lainnya menyimpulkan proses pendinginan pada mesin Kegiatan konfirmasi Pendidik memberi umpan balik positif atas kerja keras peserta didik yang telah menyimpulkan perlunya sistem pendingin dan Neraca panas pada mesin. Pendidik memberi umpan balik positif atas kerja keras peserta didik yang telah menjelaskankan macam-macam jenis dan karakteristik sistem pendinginan. Pendidik memberi umpan balik positif atas kerja keras peserta didik yang telah menjelaskankan proses pendinginan pada mesin.

c. Kegiatan Akhir Pendidik Bersama-sama dengan peserta didik menyimpulkan perlunya sistem pendingin, Neraca panas pada mesin,macam-macam jenis serta karakteristik sistem pendinginan dan proses pendinginan pada mesin Memberi tugas kepada peserta didik untuk mandiri menggambar Neraca panas mesin pada kertas A.3 menggunakan spidol dan dikumpulkan pada akhir semester Ganjil kelas XI. Pendidik bersama-sama peserta didik mengakhiri kegiatan belajar mengajar dengan berdoa. I. Alat dan Sumber Belajar : New Step 1 Toyota Astra Internasional training centre Modul LCD

J. Prosedur Penilaian : Teknik Penilaian : Tes lisan Tes tertulis Kendal, Mengetahui Kepala Sekolah Pelajaran, , 2012

Pengampu Mata

MUHAIDIN,S.Ag. S.Pd.

H. RUSMANA,

1. 1.

Tes Lisan Soal tes Lisan Jelaskan alasan utama diperlukan sistem pendinginan mesin! 2. Apa dampak yang terjadi bila tidak terdapat sistem pendinginan yang baik? Sebutkan 3 dampak yang terjadi. 3. Jelaskan 2 jenis sistem pendinginan pada mesin yang diketahui! Kunci Jawaban 1) Panas yang harus dikeluarkan oleh mesin sebesar 32 persen sehingga harus memiliki sistem pendingin yang baik. Bila tidak memiliki sistem pendinginan akan terjadi panas yang berlebihan (overheating) 2) Bila tidak ada sistem pendinginan yang baik akan menimbulkan dampak:

bahan logam akan kehilangan kekuatan bahkan dapat mencair, ruang bebas antara komponen yang bergerak akan terhalang, timbul tegangan termal, dan kemampuan pelumas akan turun. 3) Sistem pendinginan udara dan sistem pendinginan air. Sistem pendinginan udara dengan memanfaatkan aliran udara angin atau kipas. Sistem pendinginan air menggunakan sifat massa jenis air untuk sirkulasi air secara alamiah atau dipompa.

c.

Pedoman Penilaian (Skore penilaian) No Uraian . 1. a. dapat menjawab alas an utama system pendinginan Skor e 2 1 6 4 2 2 1

2.

dengan tepat dan rinci b. dapat menjawab alas an utama system pendinginan dengan tepat tetapi tidak terinci a. dapat menyebutkan 3 dampak system pendinginan yang tidak baik dengan tepat dan rinci b.dapat menyebutkan 2 dampak system pendinginan yang tidak baik dengan tepat dan rinci c. dapat menyebutkan 1 dampak system pendinginan yang tidak baik dengan tepat dan rinci a. dapat menjelaskan 2 jenis system pendinginan dengan tepat dan rinci b.dapat menjelaskan 1 jenis system pendingian dengan tepat dan rinci

Nomor soal 1 2 3 Total skore

Skore perolehan maksimal 2 6 2 10

2. Tes tertulis
a. Soal tes tertulis Berdasarkan gambar neraca panas di samping,besarnya energi hasil pembakaran bahan bakar yang diubah menjadi energy mekanik adalah. a.6% c.32% b.25% d.34% e.100% 2. Berdasarkan gambar neraca panas di atas, kerugian melalui system pendinginan adalah Sebesar.. a.6% c.32% b.25% d.34% e.100% 3. Untuk menghindari agar mesin tidak terjai overheating maka pada engine harus dilengkapi dengan. a.sistem pelumasan c.sistem pemindah tenaga b.sistem bahan bakar d.sistem kemudi e.sistem pendingin 4. Overheating pada system pendinginan akan menyebabkan gangguan gangguan diantaranya adalah .. a. piston menjadi kokoh c. bagian atas piston berubah bentuk b. clearance semakin longgar d.gerak piston menjadi bebas e. pembakaran bahan bakar tetap normal 5.Sistem pendinginan dibedakan menjadi 2 cara yaitu.. a. udara dan air c.termostat dan sirip-sirip b. buatan dan pompa d.pompa dan waterjaket 1.

e.radiator dan air 6. konstruksi sederhana, perawatan lebih mudah adalah kelebihan dari system Pendingin. a. air c. pompa b. sirkulasi d.udara e.radiator 7.Prinsip yang digunakan padav sirkulasi air pendingin secara alami adalah a. berat jenis air c.massa jenis air b.volume air d. kualitas air e.kuantitas air 8.Gambar di samping menunjukan siste a. system pendiginan air alami b. system pendinginan air dengan tekanan c. system pendinginan udara alami d. system pendinginan udara dengan tekanan e. system pendinginan air dengan radiator 9.motor terlalu dingin akan menyebabkan masalah,diantaranya. a.pelumas encer c.motor mudah dihidupkan b.bensin cepat menguap d.pelumas kental e.tidak terjadi knocking 10.Pembakaran yang tidak normal pada motor bensin menyebabkan terjadinya ketukan yang disebut a.ring stick c.cooling fins b.overheating d.friction loss e. knocking Kunci Jawaban 1.B 2.A 3.E 4.C 5.A 6.D 7.C 8.D 9.D 10.E

Pedoman Penilaian (Skore penilaian) Setiap soal memiliki skore 1 dan total skore 10.

3.

Tugas Mandiri Tidak terstruktur a. Soal menggambar Neraca panas mesin pada kertas A.3 dan dikumpulkan pada akhir semester Ganjil kelas XI.

b. Kunci Jawaban

Keterangan : Total energy pembakaran bahan bakar :100% Energi mekanik efektif : 25% Kerugian melalui gas buang :34%

Kerugian pemompaan : 3% Kerugian terserap system pendingin : 32% Kerugian gesekan : 6%

c. Skore penilaian No 1 Aspek penilaian Relevansi dengan tugas (tugas dikerjakan dengan benar disertai keterangan yang mendukung) Ketepatan waktu pengumpulan tugas (Tugas dikumpulkan tepat waktu/ sebelum waktu yang ditentukan) Kemandirian (Tugas dikerjakan secara mandiri) Penggunaan alat dan bahan untuk mengerjakan tugas (Tugas dikerjakan pada kertas A.3 dan menggunakan spidol) Skore maksimal perolehan 6 Total skore

3 4

1 2 10