Anda di halaman 1dari 2

JilBaB TraVeLeR Di lihat dari judul di atas tentunya kalian sudah mendengar istilah ini, apalagi kalau sudah

mendengar nama Asma Nadia. Asma Nadia adalah salah satu penulis wani ta profesional yang cukup terkenal di Indonesia. Dia menulis cerita pendek, nove l, dan skrip televisi. Nah, judul di atas adalah salah satu judul karangannya. Tapi saya tidak membaha s mengenai sinopsis buku ini loh, yang pada intinya : karena berjilbab, kita tak perlu takut untuk melakukan sebuah perjalanan demi perjalanan. Kita dapat pergi kemana saja, menjelajah ke berbagai tempat di Indonesia atau bahkan ke negara l ain, yang merupakan impian saya salah satunya :-) . Kalau kamu ingin tahu lebih lanjut mengenai isi buku ini, beli saja di toko-toko buku. Di buku ini di bahas mengenai pengalaman-pengalaman dari saudari saudari muslimah kita yang pernah singgah di negara lain, selain itu juga diberikan info tempat wisata, tips perjalanan aman dan murah serta sedikit kamus sebagai pandu an. Saya ingin salah satu impian saya dikabulkan oleh Allah SWT , Aamiin.. yaitu m engeksplorasi/menjelajah ke berbagai belahan di dunia termasuk seluruh Indonesia . Saya memakai jilbab belumlah lama, kira-kira hampir 2 tahun yang lalu setelah me ngalami proses dan waktu yang cukup panjang untuk memutuskan memakai jilbab. Say a mengalami banyak dilema saat itu, salah satunya : saya ingin bekerja di Singapu ra dan apakah saya akan mengalami kesulitan dari pihak perusahaan di sana atau a nggapan dari teman-teman di negara tersebut jika saya memakai jilbab?. Ada salah satu teman saya yang cukup berpengalaman dalam hidup memberikan opini, kurang le bih seperti ini : katanya : kamu jangan dulu pakai jilbab, apalagi saat ini kamu sedang melamar kerja di Singapura. Nanti kamu mengalami kesulitan dan mungkin s ulit mendapatkan kesempatan kerja di sana. Dalam hati, saya tetap bertekad. Rezeki, jodoh dan kematian sudah di atur oleh A llah SWT. Dengan keyakinan untuk berjilbab sebagai salah satu pilihan hidup saya . Alhamdulillah, saya kini menutup aurat tubuh ini. Dengan begitu saya juga masi h harus banyak belajar lebih dalam mengenai agama Islam. Mudah-mudahan Allah SWT tetap memberikan hidayah ini selama saya hidup dan tetap berusaha istiqomah di jalan-Nya. Aamiin.. Selama saya memakai jilbab dan masih tinggal di Indonesia, saya dan teman-teman lainnya mempunyai agenda, yaitu : setiap bulan kita mengadakan Perjalanan Rohani k e berbagai Masjid yang mempunyai nilai Arsitektural atau tempat yang mempunyai n ilai sejarah mengenai agama Islam. Tapi saat itu belum banyak tempat yang kami k unjungi, karena saya harus pergi ke Singapura untuk bekerja (Alhamdulillah, akh irnya saya mendapatkan kesempatan ini :-) ). Dan tak berhenti di Indonesia saja, saya ingin melanjutkan perjalanan Rohani saya di negara singa ini. Sudah bebera pa tempat yang saya kunjungi, akan tetapi kalau bisa saya harus mengunjungi ke semua tempat sampai yang terkecil dan tak ada celah :-P . Saya ingin tahu dunia luar dengan melihat, dan juga mendapatkan informasi yang saya baca dan saya den gar. Dan tentunya dari negara tetangga lainnya atau dari seluruh dunia!! Dan syukur Alhamdulillah, saya tidak banyak mengalami kesulitan dalam hal bekerj a ataupun pergaulan ( teman-teman di sini baik- baik semua hehe..he), makan dan juga beribadah. Karena di sini sekitar 14.9% adalah penduduk muslim. Di Singap ura, hampir seluruh orang Melayu beragama Islam. Sebenarnya awal tujuannya bukanlah Singapura, akan tetapi Australia. Oleh karena itu, saya harus berusaha lagi untuk mendapatkan apa yang saya impikan. Australi

a!! saya akan datang!!! Nah, di antara kalian mungkin saja sudah menyandang nama ini terlebih dahulu dar ipada saya pribadi, dan kalian tentunya sudah banyak menjelajah. namun bagi saya tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu, asalkan kita mau berusaha dan m au belajar. Seperti yang dikatakan oleh Asma Nadia, Perjalanan selalu melahirkan cinta, kenangan dan sesuatu yang membuat kita dekat dengan Allah SWT . Lalu bagaimana dengan kalian saudari muslimah lain yang belum memulainya? Saya y akin, kita pasti bisa!!!