Anda di halaman 1dari 18

OUTDOOR GAMES Arung Jeram : Tujuan : 1. Kerja sama tim. 2. Kekompakan regu. 3. Yang kuat membantu yang lemah.

4. Menetapkan bersama trategi manajemen secara tepat. 5. Menempatkan diri saat bertindak/ menjalankan tugas. Alat : 1. Tali besar ( diameter 4-5 cm/ seukuran tali Perahu ). ( panjang tali sesuaikan dengan anggota regu yang bermain. ) 2. Kedua ujung tali di ikat dengan kuat. Pelaksanan : 1. Semua anggota regu duduk melingkar dengan kedua kaki menjulur ( selonjor ) ke dalam lingkaran. 2. Tiap anggota regu kedua tangannya memegang tali, jarak antar anggota regu 0,5 1 meter. Jarak semakin rapat semakin baik. Peraturan : 1. Semua anggota regu berupaya untuk berdiri secara bersama-sama. 2. Saat mencoba berdiri, kedua kaki/ lutut tidak boleh ditekuk ( Tetap Lurus ). 3. Setelah dapat berdiri bersama, kemudian berupaya duduk bersama kembali. 4. Diupayakan jangan ada peserta yang terjatuh. BIRTHDAY LINE UP Teaching point : 1. Melatih konsentrasi pada tugas. 2. Mengembangkan cara berkomunikasi efektif. 3. Melatih untuk berinovasi. 4. Aplikasi praktis dalam proses memecahkan permasalahan. 5. Kepemimpinan bersama (shared leadership). Lama permainan : 20 40 menit Perlengkapan : Papan tempat berdiri Instruksi :

1. Semua peserta diminta berdiri di atas papan, kemudian mereka diminta untuk mengatur barisan mereka berdasarkan bulan dan hari ulang tahun mereka, atau berdasarkan tinggi badan atau berat badan. 2. Mereka tidak boleh berbicara di dalam menyusun barisan itu. Debriefing : 1. Apa kesulitan yang dialami mereka di waktu menyusun barisan ? 2. Faktor apa yang mendukung keberhasilan, dan faktor apa yang menghambat tidak mendukung ? 3. Bagaimana cara-cara baru tim untuk berkomunikasi ? 4. Apakah semua orang telah diinformasikan mengenai keadaan sebenarnya ? Estafet Air Tujuan : 1. Kerja sama tim. 2. Mengatur cara kerja yang efektif. 3. Pembagian tugas/ menempatkan personil dengan tepat. 4. Kekompakan antar anggota dan seluruh anggota regu. Alat : 1. 1 buah ember berisi air secukupnya. 2. 1 buah gelas yang bagian bawahnya telah berlubang kecil. 3. 1 buah botol plastik Pelaksanaan : 1. Peserta duduk dengan posisi berbanjar. 2. Peserta paling depan bertugas mengambil air dan yang paling belakang bertugas menuangkannya dalam botol. 3. Gelas yang berisi air diberikan secara estafet kepada rekannya yang dibelakang melalui atas kepala. Peraturan : 1. Lubang Gelas hanya boleh ditutup dengan jari tangannya saja. 2. Menggunakan batas waktu tertentu. 3. Botol yang berisi air terbanyak dengan batas waktu tertentu itulah pemenangnya. 4. Dapat menggunakan rival/ lawan bermain dengan regu lain. Kereta terpanjang. 1. Kerja sama antar anggota dan tim. 2. Mengatur Strategi dan kreatifitas. 3. Menempatkan diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Alat : Tidak ada Pelaksanaan : 1. Peserta 10-20 orang 2. seluruh Peserta sebaiknya menggunakan celana panjang. 3. Gunakan lokasi/ tempat yang tidak becek. 4. Dikakukan serentak terdiri dari beberapa regu. 5. Tiap regu memiliki anggota yang sama. Peraturan : 1. Tiap regu berupaya keras membuat tim nya menjadi regu dengan deretan yang paling panjang. 2. peserta Boleh menggunakan benda apa saja yang saat itu di bawa sebagai penyambung ( Dompet , kartu, sepatu, tali sepatu, ikat pinggang, kaos kaki dll.) 3. Tetapi Tidak diperkenankan menggunakan setangan leher apalagi sampai copot baju dan celana ( bisa kena UU anti Pornografi lho). PICTURE PUZZLE Teaching point : 1. Membangun rasa saling percaya kepada sesama kawan. 2. Kerja sama regu. 3. Komunikasi yang efektif. 4. Rasa percaya diri Lama permainan : 30 60 menit Perlengkapan : Gambar yang dipotong-potong menjadi 15-20 bagian Instruksi : 1. Peserta dibagi dalam kelompok yang terdiri dari 5-6 orang, salah satunya menjadi pengamat (ditentukan sendiri oleh masing-masing kelompok). 2. Tiap peserta dalam kelompok memperoleh satu gambar yang sudah dipotongpotong (kecuali pengamat), yang dijadikan satu dalam satu wadah/meja dengan potongan-potongan gambar peserta lain. 3. Tugas masing-masing peserta menyusun kembali potongan-potongan gambar menjadi satu gambar yang utuh, dengan ketentuan :

Jika memperoleh potongan gambar yang tidak diperlukan/tidak sesuai, peserta harus segera mengembalikan ke dalam wadah/meja agar peserta lain dapat mengambil jika cocok dengan gambar yang dimiliki; Tidak boleh meminta atau mengambil dari peserta lain, tetapi hanya boleh mengambil potongan gambar dari wadah/meja;

Tidak boleh saling berbicara, berkomunikasi dengan isyarat ataupun campur tangan dalam pekerjaan peserta lain.

4. Tugas pengamat dalam setiap kelompok mengamati dan mencatat apa yang terjadi padak kelompoknya selama permainan berlangsung dengan memperhatikan hal-hal berikut

Adakah peserta yang melanggar peraturan ? Peraturan mana yang dilanggar ? Mengapa peraturan itu dilanggar ? Adakah peserta yang menumpuk banyak potongan gambar dan tidak mau mengembalikan ke wadah/meja ?

Ulangi permainan ini dengan ketentuan, peserta boleh berkomunikasi dan saling membantu dalam kelompoknya. Debriefing : 1. Apa kesulitan peserta dalam menyusun gambar ? 2. Bagaimana cara mereka mengaplikasikan pengalaman pada kehidupan ? SPIDERS WEB Teaching point : 1. Sinergi antar tim dan intra tim. 2. Mengembangkan komunikasi efektif antar tim dan intra tim. 3. Mengembangkan strategi bersama. 4. Membangun kepercayaan diantara anggota tim. 5. Melaltih proses pemacahan masalah. 6. Mengerti kebutuhan akan adanya koordinasi seorang pemimpin dan kesediaan menerima masukan dari anggota. 7. Memahami saling ketergantungan antar sesama anggota kelompok. Lama permainan : 30 60 menit Perlengkapan : Tonggak/pohon, sarang laba-laba, helm Instruksi :

1. Peserta dibagi dalam dua tim dengan masing-masing tim disediakan sebuah sarang laba-laba yang berdekatan. Kedua tim dibuat saling berseberangan menghadap ke arah sarang laba-laba. 2. Peserta diminta untuk menyeberangkan seluruh anggota kelompok dari sebelah net ke sebelah yang lainnya. Setiap anggota kelompok harus diseberangkan melalui lubang yang ada dalam sarang laba-laba. Setiap lubang hanya boleh dilalui oleh seorang anggota. 3. Di saat menyeberangi lubang tersebut anggota badan orang yang diseberangkan maupun orang yang membantu penyeberangan tidak boleh menyentuh net. Kalau terjadi sentuhan pada net maka anggota tersebut harus mengulangi penyeberangan itu. Debriefing : 1. Sering kali peserta tidak melakukan kerjasama antar tim. Yang dilakukan biasanya adalah kerja intra tim mereka sendiri. Kalau hal ini terjadi tanyakan kenapa mereka tidak mau bekerja sama. 2. Tanyakan apa hubungan permainan ini dengan posisi di suatu organisasi. 3. Tanyakan konsekuensi kalau menyentuh tali dan semua peserta harus mengulang kembali. Kaitkan dengan manajemen kualitas. Stick Goyang Tujuan : 1. Menjalin Kerja sama dan toleransi antar anggota. 2. Belajar saat menerima dan kapan harus memberikan kesempatan kepada yang lain. 3. Berlatih menghadapi segala rintangan atas asas kebersamaan. Alat : 1. Tali Pramuka/ boleh rafia. Sejumlah peserta. 2. Tongkat/ Balok/ papan kayu/ Bambu . Panjang ( 2- 3 meter ) Diameter bebas. 3. Aneka Halang rintang. Pelaksanaan : 1. Tiap anggota regu berhak memegang i utas tali . boleh sebelah kanan atau kiri 2. Ditengah tarikan utas tali, diletakkan balok/ bambu dengan tali dalam kondisi kencang. ( Tampak dalam gambar ) 3. Regu Menempuh suatu perjalanan penuh rintangan dengan jarak bebas.

4. Regu dengan waktu tempuh tercepat dan balok/ bambu tidak pernah jatuh itulah yang terbaik 5. Rintangan dapat dibuat sedemikian rupa, sehingga perjalanan membawa balok/ bambu nampak penuh tantangan. ( Melebar, menyempit, lompat, naik dan turun) TITANIC Teaching point : 1. Membangun kebersamaan. 2. Menunjukkan untuk kesuksesan regu diperlukan pengorbanan anggota regu. 3. Perlunya anggota menyatu dengan tujuan kelompok. 4. Pengaturan strategi dalam pemecahan masalah. 5. Berfikir kreatif. Lama permainan : 20 40 menit Perlengkapan : selembar kain ukuran 1,5 m x 1,5 m. Instruksi : 1. Semua anggota regu diminta untuk berdiri di atas kain seakan-akan mereka berada dalam satu kapal yang akan tenggelam. Tidak ada bagian dari kaki yang berdiri diluar kain. 2. Setelah mereka berhasil berdiri di atas kain dalam hitungan satu sampai lima, kemudian mereka diminta keluar dari kain. Selanjutnya mereka diminta memperkecil ukuran kain tempat berpijak dengan cara melipat kain. Setelah itu mereka diminta berdiri lagi di atas kain dengan persyaratan yang sama. 3. Tujuan yang akan dicapai kelompok adalah kemampuan untuk berdiri di atas kain yang ukurannya sekecil mungkin. Debriefing : 1. Pelajaran apa yang mereka peroleh ? 2. Apa persyaratan kesuksesan untuk mencapai ukuran terkecil ? 3. Perilaku apa yang harus ditunjukkan oleh anggota regu agar sukses ?

INDOOR GAMES Baut Barisan Tujuan Agar seluruh peserta bisa berkenalan lebih jauh, fisik maupun sifat-sifat mereka, sekaligus melatih mereka bekerjasama dalam kelompok. Langkah-langkah : a. Peserta di bagi dalam 2 kelompok yang sama banyak (bila jumlah peserta ganjil, seorang pemandu bisa masuk ke dalam salah 1 kelompok). b. Pemandu menjelaskan aturan permainan sebagai berikut : * Kedua keompok akan berlomba menyusun barisan. Barisan disusun berdasarkan aba-aba pemandu :tinggi badan, panjang rambut, usia dst. * Pemandu akan menghitung sampai 10, kemudian kedua kelompok, selesai atau belum, harus jongkok. * Setiap kelompok secara bergantian memeriksa apakah kelompok lawan telah melaksanakan tugasnya dengan benar. * Kelompok yang menang adalah kelompok yang melaksanakan tugasnya dengan benar dan cepat ( bila kelompok dapat meyelesaikan tugasnya sebelum hitungan ke 10 mereka boleh langsung jongkok untuk menunjukkan bahwa mereka telah selesai melakukan tugas). c. Sebelum pertandingan di mulai bisa dicoba terlebih dahulu untuk memastikan apakah aturan mainnya sudah dipahami dengan benar. Bercermin Latihan yang menyenangkan ini digunakan untuk mendiskusikan perasaan dan sikap dalam menuntun dan mengikuti orang lain. Acara sore yang baik. Prosedur : a. Setiap peserta memilih pasangannya dan berdiri berhadapan dengan tangan ke atas dalam jarak kira-kira sejengkal. Mereka menirukan gerak pasangannya, layaknya sebuah cermin, demikian bergantian sesuai dengan keinginan mereka. b. Untuk putaran kedua, pasangan meneruskan bercermin, tapi kali ini kedua tangannya bersentuhan dengan lembut. c. Pada putaran ketiga, mintalah mereka merapatkan tangan dengan kuat, dan melanjutkan menuntun mengikuti bergantian. Bahan diskusi : 1. Apa bedanya antara ketiga pengalaman tadi ? 2. Bagaimana perasaan anda pada setiap latihan menuntun dan mengikuti tadi ? 3. Adakah persamaan yang anda temukan dalam hal menuntun dan mengikuti dengan kenyataan sehari-hari?

Bermain Tali

Latar belakang Dalam segala hal, selalu akan kita hadapi berbagai masalah, dan kita tidak akan dapat terhindar dari masalah itu. Melalui kegiatan ini kita akan dihadapkan dengan suatu masalah dan bagaimana kita dapat keluar dari masalah itu. Bahan Tali raffia Langkah langkah a. Potong tali raffia dengan ukuran 1,5 m dan bagikan kepada setiap peserta b. Minta mereka berpasangan pasangan, lalu masing masing ujung tali yang satu diikatkan ke tangan sebelah kiri. Sebelum mengikat tali yang satu lagi ke tangan kanan, silangkan tali tersebut ke tali pasangannya, kemudian ikatlah ke tangan masing masing, ingat, sebaiknya iaktan tidak terlalu kencang c. Setelah itu minta mereka untuk dapat melepaskan diri dari ikatan tadi tanpa melepaskan ikatan tali d. Jika ada pasangan yang berhasil melepaskan diri dari ikatan tersebut, mintalah mereka menunjukkan bagaimana cara mereka untuk melepaskan diri kepada teman teman yang lain Tanyakan kepada mereka apa hikmah dari permainan tersebut Lingkaran Berbelit Tujuan Menyadarkan peserta tentang pentingnya rasa 1 tim untuk memudahkan proses belajar dan bekerja dalam kelompok. Langkah-langkah : a. Peserta berdiri dalam lingkaran, lalu menjulurkan kedua tangannya ke depan. Kemudian memegang tangan 2 peserta lainnya (missal : tangan kiri memegang tangan si A, tangan kanan memegang tangan si B) sampai membentuk suatu belitan besar. b. Semua kerjasama untuk coba membentuk kembali lingkaran sempurna tanpa melepaskan tangan yang dipegang dan tanpa berbicara. Menggambar bersama Latar Belakang Sebuah kelompok baru dapat berfungsi sebagaimana mestinya apabila terjadi komunikasi antar orang-orang yang terlibat di dalamnya. Tujuan Peserta menyadari arti pentingnya komunikasi dalam suatu kelompok. Langkah-langkah : 1. Peserta dibagi dalam kelompok kecil (5 orang) dan setiap anggota kelompok memiliki nomor urut sendiri-sendiri dari nomor 1 sampai 5. 2. Tiap kelompok mendapat selembar kertas plano dan sebuah spidol untuk menggambar. 3. Secara berurutan setiap menit, setiap orang dalam kelompok masing-masing diminta menggambar pada kertas plano yang ada, dengan syarat : tidak boleh bertanya atau bicara satu sama lain, setiap orang menggambar apa yang dimaui dan dipikirkan sendiri, kemudian dilanjutkan oleh yang lain pada kertas yang sama menurut apa yang dimaui dan

dipikirkan sendiri pula, dan seterusnya sampai seluruh anggota kelompok memperoleh bagian waktunya masing-masing untuk menggambar. Bahan Diskusi : a. Berapa kelompok yang mampu menghasilkan gambar yang utuh dan jelas? b. Apa kesan dan perasaan setiap orang terhadap hasil gambar kelompoknya? c. Bagaimana seharusnya proses yang ditempuh agar hasil kerja bersama itu memuaskan semua orang dalam kelompok yang bersangkutan ? Menggambar Wajah Tujuan : a. Membantu peserta untuk memandang langsung ke dalam mata pasangannya, saling mengenal cirri-ciri wajahnya, dengan harapan hal ini bisa membantu peserta untuk saling terbuka dan tidak lagi kikuk dengan yang lainnya. b. Melatih peserta satu cara sederhana tentang menggambar dan menghilangkan perasaan peserta bahwa mereka tidak mampu menggambar. Langkah-langkah : a. Dengan sehelai kertas setiap pasangan saling berhadapan dan mulai menggambar wajah pasangannya. Bisa mulai dari mana saja tetapi tidak boleh melihat kertas sama sekali. b. Gerakkan tangan mengikuti arah gerak pandangannya yang menelusuri garis wajah pasangannya. c. Setelah selesai menggambar, masing-masing pasangan bergantian mewawancarai pasangannya, mengenai nama, tempat tinggal, pekerjaan, umur, keluarga dan sebagainya. Waktunya cukup 5 menit saja untuk setiap peserta. d. Kemudian setiap pasangan tampil di depan kelompok memperkenalkan pasangannya dengan cara menunjukkan gambar pasangannya sambil menyebutkan :Nama saya(nama pasangannya), tempat tinggal.dan seterusnya. Mengganbar Rumah Pengantar Latihan ini bisa digunakan untuk mendiskusikan kerjasama dan pengawasan di dalam kelompok. Kadang kita mengira bekerjasama dengan orang lain, padahal dalam kenyataan kita hanya mengawasi seluruh proses, tanpa kita sadari. Langkah langkah a. Mintalah peserta untuk berpasangan b. Peganglah bolpoin / pensil bersama sama sedemikian rupa sehingga keduanya bisa menulis dan menggambar. c. Di atas kertas yang dibagikan, keduanya menggambar secara bersama sama dan menuliskan judulnya d. Selama menggambar dan menulis dilarang berbicara Bahan diskusi a. Bagaiman perasaan dan reaksi anda selama menggambar tadi ? b. Factor apa yang membantu dan menghambat anda selama menggambar tadi ? Kemudian, mintalah peserta membentuk kelompok 4 (dua pasangan bergabung) untuk mendiskusikan apkah ada hubungan antara pengalaman tadi dengan kenyataan sehari hari

dan masalah kerjasama. Waktunya cukup 15 menit saja, lalu setiap kelompok kecil mempresentasikannya di hadapan kelompok besar. Mutiara Dalam Guci Tujuan Merangsang kreativitas dan keberanian peserta untuk berpendapat. Langkah-langkah : a. Gambarlah sebuah guci dengan berisi berbagai benda di dalamnya, di papan tulis (atau di tempat yang bisa dilihat oleh sluruh peserta). b. Katakan kepada peserta bahwa itu adalah gambar sebuah guci yang berisi penuh dengan bermacam kerilik, pecahan beling, dan batu-batu yang tidak berguna. Di bagian dasar ada mutiara yang sangat mahal harganya. c. Tanyakan kepada peserta, bagaimana caranya mengeluarkan mutiara itu dalam waktu yang singkat dan gampang. d. Diskusikan apa hikmah yang bisa dipetik dari permainan ini. Pecah Balon Latar Belakang Bila peserta terlalu banyak menguras pikiran atau berdebat tanpa penyelesaian yang memuaskan pada kegiatan sebelumya, hal ini akan sangat mempengaruhi konsentrasi mereka untuk mengikuti kegiatan berikutnya. Tujuan Memberikan kesegaran kepada peserta dengan melampiaskan emosinya. Langkah-langkah : a. Bagikan kepada setiap peserta sebuah balon dan seutas tali raffia (kira-kira sepanjang 2 jengkal). b. Mintalah mereka meniup balon masing-masing. c. Mintalah mereka mengikatkan balon tersebut di kaki kirinya. d. Mintalah seluruh peserta berdiri di tengah ruang belajar. e. Jelaskan kepada peserta bahwa tujuan kegiatan ini adalah memecahkan balon orang lain sebanyak mungkin dengan cara menginjak balon-balon tersebut. f. Beri aba-aba untuk mulai. g. Bahas bersama peserta apa saja yang mereka rasakan, lihat dan dengar selama kegiatan tadi. Kenapa begitu ? Apa kesimpulan yang dapat ditarik? h. Sekarang topic yang direncanakan sudah bisa dimulai. Bahan-bahan : Balon dan tali raffia sebanyak jumlah peserta. Rantai Nama Tujuan Permainan ini dimaksudkan bagi kelompok yang belum saling kenal nama masing-masing, agar lebih akrab, serta memberi pengalaman tampil di depan forum. Langkah-langkah : a. Peserta besama pemandu berdiri di dalam lingkaran b. Pemandu menjelaskan aturan permainan sebagai berikut : Salah seorang menyebutkan namanya dengan suara keras agar terdengar oleh setiap

peserta, kemudian peserta yang berdiri di sebelahnya (kiri atau kanan) menyebutkan nama peserta pertama tadi ditambah dengan namanya sendiri. Peserta ketiga menyebutkan nama peserta pertama dan kedua ditambah dengan namanya sendiri, begitu seterusnya sampai selesai. c. Proses ini diulangi lagi dengan arah berlawanan, dimulai dari peserta yang terakhir menyebutkan rantai nama tersebut. Variasi Buat lingkaran, setiap peserta secara bergiliran menyebutkan nama panggilan, umur, tempat asal, pekerjaan, lalu peserta yang lain menirukan, begitu seterusnya sampai selesai satu putaran. Putaran kedua, semua peserta mengulangi lagi secara bersama-sama data pribadi tersebut, dengan urutan seperti semula. Dalam Kolam Peralatan : Sebatang kapur Jumlah pemain : bebas Waktu : biasanya 10-15 menit Tujuan : Melatih kecepatan/refleks - Sebagai unsure hiburan Anak-anak berdiri membentuk lingkaran dan di depan mereka digambar garis dengan kapur. Tiap anak harus menyentuh garis tersebut. Bila ada perintah diair, maka tiap orang melompat dengan kedua kakinya bersama-sama, masuk ke garis lingkaran. Bila perintahnya didarat, maka tiap anak melompat mundur. Perintah yang diberikan harus bervariasi, diair, didarat, diair, diair. Satu atau dua orang anak akan melompat dan jelas mereka akan dikeluarkan. Permainan ini cukup popular dan menyenangkan. Mencari Dengan Diam Peralatan Jumlah pemain Waktu : Perangko : berapa saja : bervariasi, tergantung jumlah pemain dan kemampuan mengobservasi Tujuan : Melatih kemampuan mengobservasi - Memupuk inisiatif Sebuah perangko ditempel di suatu tempat dalam ruangan pertemuan sebelum para peserta datang/tiba. Instruksinya : Tiap peserta harus mencari perangko tersebut dan bila mereka telah melihatnya, mereka harus duduk diam dan tidak boleh berkata apa pun. Akan sangat lucu memperhatikan peserta-peserta terakhir. Dan tentu saja peserta yang paling akhir duduk adalah yang kalah. (permainan ini dapat juga dimainkan di luar ruangan)

Perkenalan Rahasia

Peralatan : Kain yang lebar (sprei) Jumlah pemain : semua pemain masuk dalam regu Waktu : 10 menit Tujuan : Saling mengenal nama Peserta dibagi dalam 2 kelompok. Kedua regu saling berhadap-hadapan. Tetapi diantara kedua regu itu dibentangkan kain yang lebar, sehingga kedua regu tidak dapat saling melihat. Permainannya ialah : setiap regu menentukan wakilnya untuk menebak wakil kelompok lain tetapi juga ditebak. Wakil kedua kelompok berlutut berhadapan. Agar supaya lebih seru para pemain ini boleh saling memperlihatkan kaki atau sepatu. Pemimpin menghitung sampai 3 dan pada hitungan ketiga itu kain diturunkan tiba-tiba. Kedua wakil itu harus adu cepat untuk menebak siapa wakil lawannya.Wakil regu yang cepat menebak dengan tepat, mendapatkan angka untuk regunya. Permainan Mengenali Teman Peralatan : Kertas kosong, alat tulis untuk tiap peserta Jumlah Pemain : Berapa saja Waktu : 10-12 menit Tujuan : Saling mengenal secara lebih mendalam - Berani Mengungkapkan diri - Melatih kecerdasan Pemimpin membagikan kertas kosong kepada semua peserta. Seluruh peserta lalu menulis data pribadi mereka (nama lengkap, data keluarga, status, sekolah/pekerjaan, hobi, alamat, dan sebagainya). Setelah itu kertas yang sudah terisi dikembalikan kepada pemimpin. Lalu pemimpin memberikan lagi secara acak kepada peserta. Pemimpin memberikan waktu 2-3 menit kepada para peserta untuk menghafal data pribadi kawannya itu. Kemudian pemimpin menunjuk kepada salah seorang peserta dan bertanya kepadanya tentang data pribadi yang ia terima. Peserta harus mampu menjawab pertanyaan pemimpin. Sementara itu yang memiliki data pribadi harus memperhatikan benar/tidaknya jawabannya. Petani dan Pencuri Peralatan Jumlah pemain Waktu Tujuan - Unsur hiburan : Karet gelang atau tali, kantong kacang, atau potongan kain, atau agar kelihatan sungguhan, sebuah apel. : bebas : 8-10 menit : Melatih kecepatan

Anak-anak membentuk lingkaran dan seorang anak, yang jadi pencuri disuruh keluar ruangan. Selagi ia diluar, seorang anak ditunjuk sebagai petani. Sebuah benda ditaruh di tengah lingkaran. Pencuri tadi datang dan berjalan diluar lingkaran. Ia boleh memasuki lingkaran dari mana saja dan mencuri benda itu. Petani harus menangkapnya pada saat pencuri menyentuh benda tersebut. Pencuri itu harus lari keluar dari lingkaran lewat jalan masuk tadi dan ia selamat bila ia dapat keluar tanpa tertangkap. Bila ia tidak tertangkap, maka petani itu harus jadi pencuri dan dipilh petani baru. Rebut dan Rampas

Peralatan : Tongkat atau sapu lidi untuk tiap anak Jumlah pemain : bebas Waktu : 10 menit Tujuan : Melatih kecekatan - Melatih kesetiakawanan - Unsur hiburan Semua anak membentuk lingkaran dengan jarak kira-kira 1 meter.. Semakin ahli, jaraknya dapat semakin jauh. Tiap anak memegang tongkatnya hingga berdiri tegak di lantai. Bila ada perintah ya tiap anak harus melepaskan tongkatnya dan cepat-cepat menangkap tongkat teman di sebelah kanannya. Bila tongkat itu sudah keburu jatuh, maka ia dikeluarkan. Permainan ini sangat menyenangkan dan dapat bervariasi. Jarak anatr anak dapat diperbesar bila anak-anak sudah mampu, perintah dapat berupa kiri atau kanan. Bila ingin permainan lebil lama, maka setelah jatuh 3 kali baru dikeluarkan. Games train balloon Teaching point :

1. Memahami bahwa teman dalam regu bagian dari tim. Sukses regu sangat ditentukan oleh kemampuan anggota untuk memahami kondisi anggota regu. 2. Perlunya pemahaman dan fokus terhadap tujuan kegiatan oleh semua anggota regu. 3. Kerjasama kelompok/kebersamaan, kepemimpinan dan kejujuran. Lama permainan : 15 30 menit

Perlengkapan : Balon dan tali pembatas, balon sejumlah peserta yang ditiup cukup besar untuk setiap peserta. Instruksi :

1. Peserta diminta berbaris dalam satu baris menghadap ke punggung teman yang di depan (kecuali yang paling depan tidak menghadap punggung temannya). Balon yang sudah ditiup diletakkan antara dada dan punggung teman, dan tidak boleh dipegang. Hanya peserta yang berbaris di paling depan yang boleh memegang balon dengan tangan. 2. Tugas peserta adalah berjalan seperti rangkaian kereta api dengan berusaha menjaga agar balon tidak jatuh. Bila ada peserta yang balonnya jatuh, dia harus keluar dari barisan. Pada saat dia keluar dari barisan, anggota lain boleh memegang balonnya, setelah itu barisan diatur kembali. Balon yang jatuh tidak boleh diambil oleh pemilik balon, tetapi harus diambil oleh anggota lainnya yang berada dalam barisan. Setelah diambil oleh anggota dalam barisan, balon diberikan kepada pemiliknya. Pemiliknya boleh memegang dan membawa balon itu dan memposisikan dirinya pada ujung belakang barisan, dengan meletakkan balon antara dadanya dengan punggung temannya. 3. Panjangnya perjalanan yang harus ditempuh sekitar 10 20 meter, dengan dibuat berbelok-belok.

Debriefing

1. Teaching point yang diperoleh anggota. 2. Hubungan antara permainan dengan kondisi sehari-hari. 3. Faktor yang mendukung kesuksesan regu. Games breeze and release balloon Teaching point :

1. Mengembangkan sifat bekerja dengan fokus yang dalam. 2. Mengembangkan rasa percaya pada diri sendiri. 3. Tanggung jawab. 4. Perencanaan dan implementasinya. Lama permainan : 20 40 menit

Perlengkapan : Balon untuk setiap peserta Instruksi :

1. Setiap peserta diminta meniup balon sebesar mungkin dan berada pada garis start. 2. Balon diacungkan ke udara dan kemudian dilepaskan, pada lokasi dimana balon itu jatuh peserta meniup balon itu lagi dan kemudian melepaskan lagi. 3. Hal tersebut dilakukan berkali-kali sampai balon jatuh di garis finish secepat mungkin.

Debriefing

1. Bagaimana pendapat setiap peserta ? Apa hubungannya permainan ini dengan kehidupan nyata ? 2. Perasaan apa yang muncul saat balon terbang ke arah yang tidak dikehendaki? Saat sampai di garis finish ? Games (bali blast) Teaching point :

1. Keberanian mengambil resiko.

2. Membangun kebersamaan dan rasa saling percaya. 3. Perencanaan strategi yang efektif dalam pemecahan masalah. 4. Untuk mencapai keberhasilan memerlukan pengorbanan. 5. Fokus pada pekerjaan. 6. Ketahanan emosi pada tekanan. Lama permainan : 20 40 menit

Perlengkapan : Tali kernmantle statik, seat harness, cincin kait, tali tubuh, tali nylon 10 meter 3 gulung, descender figure of eight.Atau Bola tennis/bola golf, meja/papan bundar Instruksi :

1. Peserta diminta memindahkan bom yang ada di tengah lingkaran ke lain tempat tanpa masuk ke dalam lingkaran itu. 2. Waktu yang tersedia untuk pemindahan bom itu hanya 10 menit. Debriefing :

1. Teaching point yang diperoleh. 2. Perilaku yang menghambat kesuksesan. Games (human ladder)

Teaching point 1. Trust. 2. Tanggung jawab.

3. Pasrah (mempercayakan dirinya) pada regu. 4. Menjadi peserta yang aktif. Lama permainan Perlengkapan Instruksi : 20 40 menit : 6 10 tongkat (kayu) ukuran 50 cm dengan diameter 8 10 cm. :

1. Peserta berpasangan berhadap-hadapan dan berdiri sejajar. Setiap pasangan memegang tongkat (kayu) dan berdiri berjajar membuat anak tangga. Ketinggian tangga bisa bervariasi. 2. Peserta menaiki anak tangga yang dipegang oleh temannya. Pasangan yang telah dilewati dapat menyerahkan tongkat kepada peserta yang telah selesai menaiki tangga, ddan bersiap untuk menaiki tangga. Debriefing :

1. Perasaan pada saat menaiki anak tangga. 2. Perasaan yang dirasakan pada saat dilewati/memegang anak tangga. 3. Perubahan yang dirasakan setelah dilewati oleh pemanjat pertama. 4. Hal-hal yang menjadikan permainan lebih mudah dilakukan. Games tersesat di laut Teaching point :

1. Membangun kebersamaan dan toleransi. 2. Pengaturan strategi dalam pemecahan masalah. 3. Berfikir kreatif dan inovatif. 4. Mengembangkan cara berkomunikasi efektif. 5. Kepemimpinan. Lama permainan : 15 30 menit

Perlengkapan : Lembar penugasan Instruksi :

1. Peserta dibagi dalam kelompok kecil yang terdiri dari 5 6 orang. Setiap peserta diberi lembar penugasan dan mengisi kolom PENDAPAT ANDA dalam waktu 5 (lima) menit, dengan ketentuan tidak bekerja sama/diskusi dengan peserta lain. 2. Kemudian tiap kelompok membentuk lingkaran dan masing-masing peserta dalam kelompok mengajukan pendapat, secara bermusyawarah diputuskan urutan yang disepakati kelompok DALAM WAKTU 10 (sepuluh) menit, dan dituliskan pada kolom PENDAPAT REGU. Debriefing :

1. Pelajaran apa yang mereka peroleh ? 2. Apa persyaratan utama untuk mencapai keberhasilan ? 3. Perilaku apa yang harus ditunjukkan oleh anggota regu agar berhasil ? 4. Langkah-langkah apa yang harus dilakukan agar resiko sekecil mungkin ? TERSESAT DI LAUT Anda terapung-apung di atas kapal di samudera Indonesia. Sebagai akibat dari kebakaran yang tidak diketahui asal mulanya, bagian terbesar dari kapal dan muatannya telah hancur dan rusak, dan kapal anda tenggelam perlahan-lahan. Lokasi tempat anda sekarang tidak diketahui berhubung rusaknya peralatan navigasi pada waktu mengatasi kebakaran yang terjadi. Hanya sekedar perkiraan anda, sebagai kapten kapal, bahwa kini kira-kira anda berada pada jarak 1.500 Km di selatan daratan yang terdekat. Di bawah ini terdapat daftar dari 15 (lima belas) macam barang yang tidak rusak setelah api dipadamkan. Di samping barang-barang tersebut, anda telah memilih sebuah perahu karet yang cukup bagus agar dapat anda naiki beserta beberapa awak kapal. Pada awak kapal itu sempat terbawa beberapa lembar uang sepuluh ribuan, rokok dan korek api. Tugas anda sebagai kapten kapal adalah menentukan urutan dari 15 barang di bawah ini, sesuai dengan arti pentingnya ditinjau dari sudut keperluan anda untuk menyelamatkan diri. Berilah nomor 1 pada barang yang paling penting, nomor 2 pada barang yang mempunyai arti penting pada urutan kedua, dan seterusnya sampai dengan nomor 15 bagi barang yang tidak penting. Sesudah itu, tentukanlah bersama dengan kelompok anda urutan pentingnya barang sesuai dengan pendapat kelompok.

MACAM BARANG Sekstan (alat penunjuk arah) Cermin kecil untuk cukur 4 jerigen berisi air

PENDAPAT ANDA

PENDAPAT KELOMPOK

.. .. .. .. .. .. .. .. .. ..

Kelambu .. .. Satu peti makanan

kering Peta samudera Indonesia Pelampung

.. .. .. .. .. .. .. ..

10 liter bahan baker .. .. Radio transistor kecil Obat penangkal ikan hiu 5 m2 kain plastik 10 botol minuman keras 6 m tali nilon 2 kotak coklat Alat pengail ikan .. ..