Anda di halaman 1dari 2

Transformator hubungan Zig-zag Transformator zig-zag merupakan transformator dengan tujuan khusus.

Salah satu aplikasinya adalah menyediakan titik netral untuk sistem listrik yang tidak memiliki titik netral. Pada transformator zig-zag masing-masing elemen lilitan tiga fasa dibagi menjadi dua bagian dan masing-masing dihubungkan pada kaki yang berlainan dan memiliki ciri khusus, yaitu belitan primer memiliki tiga belitan, belitan sekunder memiliki enam belitan dan biasa digunakan untuk beban yang tidak seimbang (asimetris) - artinya beban antar fasa yang tidak sama. Gambar Trafo 3fasa hubungan zigzag

Pada aplikasinya, hubungan star/ zig-zag lebih banyak digunakan daripada hubungan delta/star. Hal tersebut dikarenakan hubungan star/zig-zag dapat mengatasi masalah dari beban tidak seimbang. Titik netral dari earthing transformer dapat terhubung ke tanah secara langsung atau melebih current limiting impedance, sedangkan bagian terminal terhubung ke jalur tiga fasa. Earthing transfomer dirancang untuk dua kondisi yaitu ketika sistem berjalan dengan normal dan ketika terjadi earth fault di satu jalur line. Sistem transformator hubungan zigzag ini biasa digunakan dalam distribusi tenaga listrik dapat digunakan sistim bintang. Supaya dapat bekerja dengan baik maka salah satu syarat yang diperlukan adalah setiap fasa hendaknya bebannya sama, akan tetapi hal ini seringkali sukar untuk dipenuhi. Untuk itu lilitan sekunder dibuat dalam hubungan interconnected (zig-zag).