Anda di halaman 1dari 5

UJI NYALA LAPORAN PRAKTIKUM EL-JK

NAMA KELAS NIS GURU PEMBIMBING MATA DIKLAT

: YENTI DESI KURNIAWATI : 2 ANALIS KIMIA 4 : 10906860 : Dra. NUNUN KUSWORINI : MELAKUKAN ANALISIS JENIS KLASIK

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 7 BANDUNG


Jl. Soekarno Hatta No. 596 Bandung. Telp/Fax. 7563077

Judul Praktikum Tanggal Praktikum Tanggal Penyerahan Tujuan Pratikum -

: Reaksi nyala : 24 Agustus 2010 : 15 Desember 2010 :

Siswa dapat mengenali warna-warna kation tertentu berdasarkan uji reaksi nyala.

Dasar Teori

Senyawa-senyawa dari beberapa logam tertentu dapat menimbulkan warna-warna yang khas jika dipanaskan pada nyala api Bunsen. Umumnya garam yang digunakan untuk reaksi nyala ini adalah garam klorida, karena garam ini mudah menguap. Reaksi nyala adalah cara penyelidikan mengambil kesimpulan dari warna nyala yang dihasilkan karena adanya logam-logam tertentu. Caranya dengan mencelupkan kawat nikrom pada HCl pekat dan kemudian pada zat padat yang akan diperiksa sehingga sedikit zat akan melekat pada kawat. Masukkan kawat tersebut ke dalam nyala Bunsen yang tak berwarna dan perhatikan warnanya. hCl pekat gunanya untuk mengubah zat yang diperiksa menjadi garam klorida sehingga mudah menguap. Uap inilah yang menyebabkan nyala mempunyai warna tertentu. Senyawa logam dalam nyala mengurai menjadi logamnya dan yang bukan logam akan menguap. Logam ini pada suhu tertentu mulai memijar sambil mengeluarkan warna pijar yang khas. Dari warna pijaran ini dapat disuga adanya logam tertentu di dalam zat tersebut.

Garam yang digunakan dalam percobaan ini adalah garam klorida, sebab ion klorida mudah menguap. Jika garam yang digunakan bukan garam klorida, maka garam tersebut sedikit dicampur dengan HCl supaya menjadi garam klorida yang mudah menguap. Zat yang mengandung Na K Ca Sr Li Ba Cu, garam borat Pb, As, Sb, Bi Alat dan Bahan Alat : 1 Kawat nikrom 1 Plat tetes 2 Tabung Reaksi 1 Rak tabung reaksi 1 kaca kobalt : Warna Nyala Kuning Violet / lembayung Merah bata / merah kekuningan Merah anggur / merah tua agak keunguan Merah karmin Hijau kuning Hijau Biru muda / biru keabuan

Bahan : PbO ZnO MnCl2 CaCl2 KCl

MgCl2 SrCl2 BaCl2 NaCl2 CuCl2 :

PROSEDUR

1. Siapkan 2 buah tabung di isi dengan HCL pekat dua-duanya 2 ml. 2. Celupkan kawat nikrom pada tabung I untuk membersihkan kawat nikrom lalu dipijarkan. Setelah bersih masukkan ke dalam tabung II yang berisi HCl. Kemudian sentuhkan pada zat yang akan di identifkasi. 3. Uapkkan dinyala api terpanas, sehingga terlihat warna nyalala dari zat tersebut. Bandingkan menggunakan kaca kobalt. 4. Ulangi beberapa percobaan diatas dengan zat-zat lain yang disediakan untuk di uji.

Data Pengamatan NO Zat 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PbO ZnO MnCl2 CaCl2 KCl MgCl2 SrCl2 BaCl2 NaCl2 CuCl2 Kation

: Warna Nyala Warna nyala dg kaca kobalt Merah Orange Merah Orange Orange Hijau Kuning Ungu percikan Merah Orange terang Ungu Muda Ungu Muda agak Pink Ungu Ungu Merah terang Ungu Orange Ungu Orange Pink Biru Kehijauan Biru muda keunguan

Pb2+ Zn2+ Mn2+ + ClK+ + ClMg2+ + ClSr2+ + ClBa2+ + ClNa2+ + ClCu2+ + Cl-

Pembahasan

Senyawa-enyawa dari beberapa logam tetentu dapat menimbulkan warnawarna khas jika dipanaskan pada nyala api Bunsen. Umumnya garam yang digunakan untuk reaksi nyala ini adalah garam garam klorida, karena garam ini mudah menguap. Kesimpulan :

Zat-zat yang di identifikasi menghasilkan warna-warna sebagai berikut : PbO ZnO MnCl2 CaCl2 KCl MgCl2 SrCl2 BaCl2 NaCl2 CuCl2 Merah Orange Orange Hijau Kuning Merah Ungu Muda agak Pink Ungu Merah terang Orange Orange Biru Kehijauan