Anda di halaman 1dari 5

Nama : Kurniawan Suganda (13) Kelas : XII TKJ A SMKN 1 Cimahi Hari/tanggal : Jumat 28-9-2012 I.

PENDAHULUAN

ADMIN JARINGAN
DNS MASTER SLAVE

Pembimbing : Dodi Permana Nusirwan Hakim No. Eksperimen : 3 Admin Jaringan

KONFIGURASI DNS SLAVE Nilai / paraf :

DNS server adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, Domain Name System atau DNS server berdedikasi komputer yang memiliki sistem operasi jaringan dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan nama host (nama komputer) ke alamat IP dan sebaliknya. DNS Server berdasarkan pengertian dns server di atas yang digunakan di seluruh dunia dan membantu saat mengakses internet dan mengunjungi website. Setiap Internet Service Provider atau ISP memiliki DNS server sendiri yang menerima permintaan resolusi nama dari pelanggan itu ISP dan menyelesaikan nama host yang diminta ke alamat IP yang berhubungan. Master Slave ini adalah salah satu konsep yang cukup penting dalam konfigurasi DNS Server. Pada praktek kali ini kita akan melakukan konfigurasi 31 komputer melakukan slave pada satu master DNS Server, sehingga setiap konfigurasi yang disetting atau di update di master, slave akan mendapatkan konfigurasi yang sama dengan master. Master : Server DNS Service Slave : Client DNS Service (backup)

II.

TUJUAN 1. Siswa dapat mengetahui beberapa Teknik DNS. 2. Siswa dapat melakukan konfigurasi DNS Master Slave. 3. Siswa dapat mengetahui jenis-jenis DNS Master Slace. 4. Siswa dapat melakukan troubleshooting terhadap masalah dalam DNS Master Slave. ALAT DAN BAHAN 1. 1 Buah PC / Laptop 2. Software Virtualisasi Virtualbox 3. Software Bind 4. Software Apache 5. ISO Ubuntu 12.04

III.

IV.

LANGKAH KERJA - DNS Slave 1. Installkan ISO Ubuntu 12.04 dalam Software Virtualisasi, settingan network adapter dengan Bridge Adapter. 2. Konfigurasi IP Address di Komputer menjadi PC 1 Address : 192.168.1.13 Netmask : 255.255.255.0 Virtualisasi Address : 192.168.1.113 Netmask : 255.255.255.0 Nameserver : 192.168.1.113 Konfigurasi ip address di Virtualisasi dengan perintah : nano /etc/network/interfaces Kemudian inputkan address, netmask, dll sesuai data di atas.

3. Kemudian restart network interface dengan perintah : Invoke-rc.d networking restart

Cek ip address dengan perintah : ifconfig

4. Kemudian masukkan konfigurasi untuk update dan instalasi software di ubuntu ke jaringan lokal seperti di bawah ini : IP Address untuk repositori : 192.168.1.100 Perintah : nano /etc/apt/sources.list

5. Kemudian install software yang dibutuhkan, seperti : - Bind9 Perintah : - apt-get install bind9 Setelah itu cek software yang telah diinstall dengan perintah : - dpkg l |grep bind9

6. Kemudian kita konfigurasi DNS Server, buka dan konfigurasi file /etc/bind/named.conf.local untuk membuat zone untuk DNS Server. Perintah : nano /etc/bind/named.conf.local

Pada kondisi kita sebagai slave, di konfigurasi zone kita akan menambahkan beberapa fungsi, yaitu : Type slave; Berfungsi untuk menjelaskan bahwa konfigurasi DNS kita digunakan dalam mode slave. File forward; (untuk forward) File Db untuk forward yang disesuaikan dengan db di master DNS. File reverse; (untuk reverse) File Db untuk reverse yang disesuaikan dengan db di master DNS. File reverse.mail; (untuk reverse-mail) File Db untuk reverse mail server yang disesuaikan dengan db di master DNS. Kemudian yang paling penting Masters {192.168.1.101;}; Ini berarti kita melakukan master ke IP Address 192.168.1.101 yang merupakan DNS master. 7. Kemudian lakukan restart pada software bind9 dengan perintah : Invoke-rc.d bind9 restart

8. Setelah itu, kita lihat hasilnya dan buatlah laporan.

V.

HASIL KERJA
Jika telah berhasil, maka akan terdapat kofigurasi db pada File /var/cache/bind. Yaitu : forward, reverse.mail, dan reverse.

Kemudian saat di ping ke IP www.1.tkj.net maka IP Address yang terdapat di display ping adalah IP Address dari Master DNS bukan IP address yang kita gunakan.

VI.

KESIMPULAN Jadi, DNS Slave adalah sebuah metode dalam konfigurasi DNS Server dimana komputer kita menjadi sebuah backup, atau meminta konfigurasi db dari Master DNS Server. Terdapat banyak keuntungan dari Master Slave DNS ini selain dari untuk backup konfigurasi, dan mempermudah update. Namun, dalam konfigurasi ini setiap kita melakukan update Serial harus diupdate dengan format yang benar.