Anda di halaman 1dari 5

KEPAKARAN BIDANG ILMU STAF PENGAJAR PADA PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN IPA

Pentunjuk: Silakan Bapak/Ibu pilih ( ) bidang/tema yang dianggap dapat membimbing tesis mahasiswa. Bidang kepakaran yang dipilih bisa lebih dari satu bidang tergantung dari kemampuan Bapak/Ibu. No. 1 Tema Model Pembelajaran Deskriptif Tema Tesis terkait dengan tema ini biasanya dalam bentuk pengembangan model Pembelajaran, pengesahan model, dan penggunaan model pembelajaran. Model Pembelajaran yang sering dikaji adalah model reasoning and problem solving, model inquiry training, model problem-based Learning, model pembelajaran perubahan konseptual, dan model group investigation. Tesis terkait dengan tema ini biasanya dalam bentuk pengembangan dan penerapan metode pembelajaran. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang sering diteliti, diantaranya: (1) ceramah; (2) demonstrasi; (3) diskusi; (4) simulasi; (5) laboratorium; (6) pengalaman lapangan; (7) brainstorming; (8) debat, (9) symposium, dan lain-lain. Tesis terkait dengan tema ini biasanya dalam bentuk pengembangan dan penerapan Pendekatan Pembelajaran atau menggunakan suatu metode dengan pendekatan tertentu. Secara umum terdapat dua pendekatan; pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered approach) dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered approach). Dari kategori umum diturunkan beberapa pendekatan khusus, seperti inkuiri, STL, STM, STS, dan lain-lain. Tesis terkait dengan Bahan Ajar biasanya dalam bentuk pengembangan bahan ajar (SD/SMP/SMA dan atau PT), pengesahan, dan aplikasi bahan ajar. Dalam penyusunan tesis mahasiswa harus mampu memahami secara benar dan mendetail mengenai cara penyusunan bahan ajar dan Contoh Judul Tesis 1) Upaya Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa dengan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD pada Pokok Bahasan Elektrolisis dan Reaksi inti pada kelas III SMA 5 Surabaya. 2) Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Kediri. 1) Dampak Penggunaan Metode demonstrasi dengan media audio visual terhadap kemampuan kognitif dan motoris anak: Studi Eksperimen Quasi Penggunaan Audio Video pada Anak Taman Kanak-Kanak Al Kautsar Kabupaten Garut) 2) Perbedaan pengaruh pembelajaran usaha kesehatan sekolah dengan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi terhadap peningkatan gaya hidup siswa: Siswa SMPN 1 dan SMPN 4 Rengat di Kecamatan Rengat Kabupaten Indra Giri Hulu 1) Pembelajaran Tematik Pengaruh Zat Aditif Makanan Terhadap Kesehatan Dengan Pendekatan STL (Science Technology Literacy) Untuk Meningkatkan Literasi Sains. 2) Pendekatan Konflik Kognitif untuk meningkatkan ketrampilan berpikir kritis siswa SMA pada Topik Suhu dan Kalor 3) Penggunaan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Inkuiri Terbimbing untuk meningkatkan penguasaan konsep listrik dinamis dan kecakapan ilmiah siswa SMA 1) Penggunaan Bahan Ajar Berbasis Multimedia Interaktif pada tema perubahan iklim untuk meningkatkan literasi sains siswa SMP. 2) Pengembangan Bahan Ajar untuk Peningkatan Kualitas

Metode Pembelajaran

Pendekatan Pembelajaran

Bahan Ajar

materi atau konsep dari subtopik yang dikaji. 4 Kurikulum Tesis terkait dengan kurikulum banyak dikaji tentang pengembangan kurikulum, penerapan kurikulum, keefektifan sebuah kurikulum diterapkan. Mahasiswa perlu memahami teknik dan teori pengembangan kurikulum, isi setiap komponen kurikulum, dan kegunaan kurikulum.

Pembelajaran Program Pendidikan Pembelajaran Sekolah Dasar. 1) Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Kerajinan Daerah pada Madrasah Tsanawiyah/Sekolah Menengah Pertama di Kota Pekanbaru. 2) Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Berbasis Islam Dengan Pendekatan Mutual Adaptive Pada Mata Pelajaran IPA (Study Di MTsN Salido Kabupaten Pesisir Selatan)

Media Pembelajaran

Evaluasi (Penilaian)

Tesis terkait dengan media pembelajaran banyak dikaji 1) Hubungan Antara Minat Siswa Kemampuan Kognitif dan tentang pengembangan dan aplikasi media (terutama yang penggunaan Multimedia interaktif terhadap prestasi belajar siswa. dengan teknologi ICT). Mahasiswa yang mengkaji masalah media perlu memahami pengertian media dalam 2) Pengaruh Penggunaan Media Gambar (visual) terhadap Peningkatan konteks pendidikan, komponen/jenis media yang dapat Hasil Belajar Siswa SD pada Pembelajaran Sains. digunakan dalam pelaksanaan PBM, dan cara efektif penggunaan media. 3) Pembelajaran Medan Magnet Menggunakan Online Interactive Multimedia untuk Meningkatkan Ketrampilan Generik Sains dan Berpikir Kritis MAhasiswa. Tesis terkait dengan evaluasi pembelajaran banyak dikaji 1) Peta Konsep Sebagai Alat Evaluasi Pemahaman Konsep dan tentang pengembangan dan pengesahan instrumen Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Materi Koloid. evaluasi, teknik pelaksanaan evaluasi, dan jenis-jenis 2) Evaluasi Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dalam instrumen evaluasi. Mahasiswa yang mengkaji masalah Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMK Negeri 1 Cimahi. evaluasi perlu memahami pengertian eveluasi, teknik 3) Studi Evaluasi terhadap Implementasi Kurikulum tingkat satuan pengembangan dan validitas instrumen evaluasi. pendidikan mata pelajaran fiqih di Madrasah Aliyah kota Cimahi. Tesis terkait dengan literasi sains banyak dikaji tentang teknik atau cara peningkatan literasi sains. Mahasiswa yang mengkaji masalah literasi sains perlu memahami pengertian literasi sains, teknik peningkatan literasi sains dan pemilihan metode PBM untuk meningkatkan literasi sains. Tesis terkait dengan berpikir kritis banyak dikaji tentang teknik atau cara peningkatan berpikir kritis. Mahasiswa yang mengkaji masalah berpikir kritis perlu memahami pengertian berpikir kritis, teknik peningkatan berpikir kritis dan pemilihan metode PBM untuk meningkatkan ketrampilan berpikir kritis. Tesis terkait dengan pemikiran tingkat tinggi (HOT) banyak dikaji tentang teknik atau cara peningkatan pemikiran tingkat tinggi. Mahasiswa yang mengkaji masalah pemikiran 1) Penggunaan Bahan Ajar Berbasis Multimedia interaktif pada tema perubahan ilklim untuk meningkatkan literasi sains siswa SMP. 2) Pengembangan Model Pembelajaran Terpadu Connected untuk meningkatkan literasi sains siswa pada mata pelajaran IPA SMP. 1) Penerapan E-Learning Berbasis Moodle untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa pada Konsep Cahaya di SMP. 2) Peningkatan ketrampilan Berbicara dan berpikir Kritis Siswa dengan Menggunakan Teknik Berceritera melalui Media Gambar Foto. 1) the effects of creative activities on high school chemistry students higher order thinking skills

Literasi Sains

Berpikir kritis/Logis

High Order Thinking (HOT) atau Pemikiran

Tingkat Tinggi

tingkat tinggi perlu memahami pengertian HOT, teknik pengembangan HOT, dan pemilihan metode PBM untuk meningkatkan ketrampilan HOT. Pemikiran tingkat tinggi meliputi; sintesis, analisis, alasan, perbandingan, penerapan, dan evaluasi.

2) The Effect of Thinking Maps on Students Higher Order Thinking Skills 3) The effect of a technology-enriched classroom on student development of higher-order thinking skills and student attitudes toward computers. 4) Purposely Teaching for the Promotion of Higher-order Thinking Skills: A Case of Critical Thinking 1) Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dalam Pembelajaran IPA Topik Cahaya untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa 2) Pengembangan Ketrampilan Proses Sains Siswa SMA dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Pokok Bahasan Sel Elektrolisis 3) Analisis Ketrampilan Proses Sains Kelas IV Sekolah Dasar Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Materi Wujud Benda dan Sifatnya. 1) Pengaruh Pengembangan Profesionalisme Guru SMP terhadap peningkatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Aceh Timur 2) Manejemen Mutu dalam Pengembangan Profesionalisme Guru Madrasah di Pondok Pesantren 3) Evaluasi Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Atas Melalui Pengembangan Profesionalisme Guru. 1) Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran DMR (Diskursus Multi Representasi) Terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa.

10

Model Pembelajaran Inkuiri

Tesis terkait dengan inkuiri banyak dikaji tentang teknik atau cara mendapatkan data/informasi melalui metode ilmiah. Mahasiswa yang mengkaji masalah inkuiri perlu memahami jenis inkuiri, kegunaan model inkuiri dan bagaimana model inkuiri digabung dengan metode lain serta bagaimana model pendekatan inkuiri dapat meningkatkan minat, motivasi, dan hasil belajar siswa.

11

Pengembangan Tesis terkait dengan Pengembangan Profesi Guru banyak Profesi Guru dikaji tentang Keterkaitan Pengembangan Profesi Guru (PPG) terhadap mutu pendidikan. Mahasiswa yang mengkaji masalah Pengembangan Profesionalisme Guru perlu memahami manajemen PPG, Teknik pelaksanaan PPG, dan bagaimana mengukur ketercapaian PPG. Multiple Representatif

12

13

Miskonsepsi dan Model Conceptual Change (MCC)

Tesis terkait dengan Pendekatan Multi Representasi (PMR) banyak dikaji tentang berbagai bentuk penyajian materi/konsep, yang mencakup bentuk verbal, grafis dan numerik. Mahasiswa yang mengkaji Pendekatan Multi 2) Peningkatan Kemampuan Representasi Matematika Siswa SMP Representasi perlu memahami Semua bentuk representasi Melalui Pembelajaran dengan Pendekatan Induktif-Deduktif. eksternal seperti model-model, analogi, persamaan, grafik, 3) Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Multi Representasi diagram, gambar dan simulasi. terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep dan memperkecil Kuantitas Miskonsepsi Siswa SMP pada Konsep Gerak. Tesis terkait dengan miskonsepsi dan MCC banyak dikaji 1) Implementation of Constructivist Learning Model in Learning Physics tentang berbagai bentuk indentifikasi miskonsepsi dalam to Alter the Misconceptions by Considering Students Formal Sains dan cara mengatasinya melalui MCC. Mahasiswa Reasoning. yang mengkaji tema ini perlu memahami jenis penyebab 2) Penerapan Model Perubahan Konseptual dengan Menggunakan miskonsepsi dalam sains, berbagai metode cara Prototype Media Berbasis CMAPTOOLS (PMBT) untuk mengurangi mengatasinya, dan yang sangat penting mahasiswa miskonsepsi siswa SMP. dipastikan tidak salah memahami konsep sains (konsep

Fisika dan Kimia) yang akan dikaji. Oleh karena itu pemahaman terhadap materi sangat diutamakan dalam tema ini.

3) Remediasi Miskonsepsi Siswa SMA Kelas X pada Bahan Kajian Struktur Atom Melalui Penggunaan Software Multimedia Interaktif