Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN FISIKA ELASTISITAS PADA KARET CELANA DAN PLASTIK

ROSS SHIELD RENTI BELLINDA XI IA 5 SMA NEGERI 2 PALANGKARAYA

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan yang maha esa karena atas rahmatnya dan hidayahnya saya dapat menyelesaikan tugas Fisika ini tepat pada waktu yang di tentukan. Pada kesempatan ini saya juga tidak luapa mengucapkan terima kasih kepada ; 1. Guru Fisika saya selaku pembimbing tugas ini 2. Teman-teman yang sudah membantu dalam menyelesaikan tugas ini Akhir kata saya ucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya, jika ada kekurangan saya minta kritik dan saran anda, dan semoga tugas ini dapat berguna bagi pembaca.

Palangkaraya, 15 Oktober 2012

Penulis

Pendahuluan
1.Tujuan Percobaan: 1. Mendeskripsikan elastisitas 2. Mendeskripsikan koefisien elastisitas karet 3. Mendeskripsikan koefisien elastisitas plastic
2.Landasan Teori Elastisitas adalah sifat bahan yang dapat kembali ke bentuk awal setelah gaya yang dikenai padanya dihilangkan, misalnya karet ditarik sampai mulur setelah gaya tarik dihilangkan ukuran panjang karet tidak mengalami perubahan. Apabila karet yang ditarik sampai mulur (memanjang) dan setelah gaya dihilangkan pemuluran ini tetap terjadi dengan panjang awal karet sebelum percobaan menjadi tidak sama dengan panjang karet stelah percobaan, maka sifat elastis karet tersebut dapat dinyatakan telah berubah. Akibatnya karet yang telah mengalami permukaan telah berubah batas elastisitasnya. Sifat berlawanan dari elastis disebut plastis. Alat dan Bahan Karet berbagai ukuran lebar dan panjang

Plastik berbagai ukuran lebar dan panjang

Bahan 50 gram (lebih kurang 4-5 buah tergantung ketersediaan di laboraturium)

Benang Pengikat

Statif

Mistar dan gunting

Kamera Tabel Pengamatan

ISI
1.Langkah Kerja 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) Ikatlah karet atau plastik pada statif menggunakan benang. Ukurlah panjang karet atau plastik sebelum percobaan. Hitunglah luas masing-masing bahan yang akan dicoba. Catat ukuran awal ke dalam tabel pengamatan dan dokumentasikanlah dengan kamera setiap tindakan percobaan. Gantung beban 50 gram lalu ukur perubahan panjang benda, catat dan dokumentasikan. Sebelum menggantung beban tambahan, ukur kembali panjang awal benda pada tahap selanjutnya. Lakukan perulangan mengggantung beban dengan besar beban bertambah menjadi 100 gram, 150 gram, sampai dengan 200 gram. Jika memungkinkan (beban memadai) lakukan penambahan sampai benda tepat akan putus atau panjang awal sebelum percobaan (tidakan) telah berbeda dengan panjang awal sebelumnya digantung beban untuk langkah percobaan selanjutnya.

No .

Lebar Awal (cm) 2 2 2 2

Panjang Awal (cm) 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 10 10

Panjang Akhir (cm)

1.

7,1 7,15 7,2 7,25 7,1 7,2 7,2 7,2 7,1 7,1 7,15 7,2 8,1 8,1 8,15 8,1 10,1 10,15

Beban yang Digantung (gram) 50 gram 100 gram 150 gram 200 gram 50 gram 100 gram 150 gram 200 gram 50 gram 100 gram 150 gram 200 gram 50 gram 100 gram 150 gram 200 gram 50 gram 100 gram

Luas Penampang (cm2) 49,7 50,05 50,4 50,75 49,7 50,4 50,4 50,4 49,7 49,7 50,05 50,4 64,8 64,8 65,2 64,8 101 101,5

Pertambahan Panjang (cm)

0,1 0,1 5 0,2 0,2 5 0,1 0,2 0,2 0,2 0,1 0,1 0,1 5 0,2 0,1 0,1 0,1 5 0,1 0,1 0,1

Gaya pada Benda (N) 0,4905 0,981 1,4715 1,962 0,4905 0,981 1,4715 1,962 0,4905 0,981 1,4715 1,962 0,4905 0,981 1,4715 1,962 0,4905 0,981

Tegangan (N/cm2)

0,009869215 0,0196004 0,029196429 0,038660099 0,009869215 0,019464286 0,029196429 0,038928571 0,009869215 0,019738431 0,029400599 0,038928571 0,007569444 0,015138889 0,022569018 0,030277778 0,004856436 0,009665025

2.

2,5 2,5 2,5 2,5

3.

3 3 3 3

4.

3 3 3 3

5.

3 3

5 3 3 3 3 3 3 10 10 6 6 6 6 150 gram 10,15 10,2 6,15 6,15 6,1 6,1 100 gram 150 gram 200 gram 36,9 36,6 36,6 200 gram 50 gram 102 36,9 101,5 0,1 5 0,2 0,1 5 0,1 5 0,1 0,1 1,4715 1,962 0,4905 0,981 1,4715 0,014497537 0,019235294 0,013292683 0,026585366 0,040204918 1,962 0,053606557

r k p

Pertanyaan dan Jawaban Diskusi 1. panjang awal benda sesudah digantung tetapi tidak di beri beban benda tidak mengalami perubahan.Tetapi saat Panjang awal benda mengalami perubahan panjang yaitu setelah diberi gaya berupa beban berat (W). Kondisi perubahnnya disebut dengan kondisi elastisitas. 2. Perubahan panjang awal benda setelah digantung beban masing-masing dari 50 gram, 100 gram, 150 gram, dan 200 gram dapat dilihat melalui tabel percobaan. 3. Panjang benda setelah digantung beban sebagaiman beban di atas adalah bertambah, karena karet celana merupakan benda elastis.

4. gambar grafik tegangan dan regangan masing-masing benda sebagaimana data yang kami peroleh:
Regangan 0,014285724 0,021428571 0,028571429 0,035714286 Tegangan 0,009869215 0,0196004 0,029196429 0,038660099

0.08 0.07 0.06 Tegangan 0.05 0.04 0.03 0.02 0.01 0 1 2 Regangan 3 4 Tegangan Regangan

Regangan 0,014285714 0,028571429 0,028571429 0,028571429


0.08 0.07 0.06 Tegangan 0.05 0.04 0.03 0.02 0.01 0

Tegangan 0,009869215 0,019464286 0,029196429 0,038928571

Tegangan Regangan

2 Regangan

Regangan 0,014285714 0,014285714 0,021428571 0,028571429

Tegangan 0,009869215 0,019738431 0,029400599 0,038928571

0.08 0.07 0.06 Tegangan 0.05 0.04 0.03 0.02 0.01 0 1 2 Regangan 3 4 Tegangan Regangan

Regangan 0,0125 0,0125 0,01875 0,0125


0.045 0.04 0.035 0.03 Tegangan 0.025 0.02 0.015 0.01 0.005 0

Tegangan 0,007569444 0,015138889 0,022569018 0,030277778

Tegangan Regangan

2 Regangan

Regangan

Tegangan

0,01 0,004856436 0,015 0,009665025 0,015 0,014497537 0,02 0,019235294

0.045 0.04 0.035 0.03 Tegangan 0.025 0.02 0.015 0.01 0.005 0 1 2 Regangan 3 4 Tegangan Regangan

Regangan

Tegangan

0,025 0,013292683 0,025 0,026585366 0,016666667 0,040204918 0,016666667 0,053606557


0.08 0.07 0.06 Tegangan 0.05 0.04 0.03 0.02 0.01 0 1 2 Regangan 3 4 Tegangan Regangan

5. Deskripsi mengenai peristiwa yang diamati dalam percobaan ini secara kualitatif adalah karet celana saat diberi gaya berat beban (W) mengalami pertambahan panjang. Namun, pertambahannya sangat kecil karena beban yang diberi juga tidak sebanding. Sehingga, secara kasat mata, jika tidak jeli maka akan terlihat seperti tidak ada pertambahan panjang. Setelah gaya berat (W) dilepas, panjang karet akan seperti kembali seperti semula. 6. Konstanta elastisitas karet celana: e= hasilnya dapat dilihat pada tabel percobaan. 7. Konstanta elastisitas plastic:

8. Elastisitas karet : Elastisitas karet lebih besar dari pada elastisitas plastik karena saat percobaan, karet diberi gaya berat beban, karet mengalami pertambahan panjang lebih besar dari pada plastik. Hal ini yang menyebabkan elastisitas karet lebih besar dari pada plastik. 9. Elastisitas plastik Elastisitas plastik lebih kecil dari pada elastisitas karet karena saat percobaan, plastik diberi gaya berat beban, karet mengalami pertambahan panjang hanya sedikit dari pada karet yang pertambahan panjangnya lebih besar. Hal ini yang menyebabkan elastisitas plastik lebih kecil dari pada karet. 10. Perbedaan elastisitas karet dengan palastik adalah, keelastisitasan karet lebih besar daripada plastik yang condong bersifat plasitis. 11. Hasil percobaan yang telah dilakukan adalah bahwa karet merupakan benda yang bersifat elastis. Karena setelah diuji coba dengan diberi gaya berupa gaya berat beban (W), karet celana mengalami perubahan panjang. Dan plastik juga mengalami perubahan panjang tetapi perubahan panjangnya lebih kecil tidak seperti perrumbahan panjang pada karet yang lebih besar.

Kesimpulan
Tujuan dari percobaan elastisitas yang telah kami lakukan adalah... 1. Mendeskripsikan elastisitas 2. Mendeskripsikan koefisien elastisitas karet 3. Mendeskripsikan koefisien elastisitas plastik Tabel pengamatan dapat dilihat pada bagian isi, pembahasan laporan. Dari hasil percobaan ini dapat kami ketahui karet lebih bersifat elastis dari pada plastik. Pembuktian elastisitas juga dapat dilihat pada tabel pengamatan. Kesalahan percobaan dapat disebabkan oleh kurangnya presisi alat ukur dalam hal ini alat ukur adalah penggaris, dll.

LAMPIRAN