Anda di halaman 1dari 2

RINGKASAN

Muhamad Gelar. 2011. Pengaruh Pelapisan Benih dengan Berbagai Jenis Insektisida terhadap Viabilitas dan Vigor Benih, Pertumbuhan, Komponen Hasil, dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) Di bawah bimbingan Anne Nuraini dan Murgayanti. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mendapatkan jenis insektisida pelapis benih yang memberikan pengaruh terbaik terhadap viabilitas dan vigor benih, pertumbuhan, komponen hasil, dan hasil, serta terhadap intensitas serangan hama utama pada fase vegetatif tanaman jagung. Percobaan ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih dan Kebun Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, dari bulan April hingga Agustus 2010. Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) sederhana yang terdiri dari sembilan perlakuan. Perlakuan tersebut adalah: tanpa pelapisan benih (kontrol), insektisida berbahan aktif tiametoksam dosis 0,5 g/kg, insektisida berbahan aktif tiametoksam dosis 1 g/kg, insektisida berbahan aktif tiametoksam dosis 2 g/kg, insektisida berbahan aktif tiametoksam dosis 3 g/kg, insektisida berbahan aktif tiametoksam dosis 4 g/kg, insektisida berbahan aktif imidakloprid dosis 4 g/kg, insektisida berbahan aktif karbosulfan dosis 20 g/kg, dan insektisida berbahan aktif fipronil dosis 8,3 g/kg. Setiap perlakuan tersebut diulang sebanyak tiga kali. Hasil percobaan menunjukkan bahwa insektisida berbahan aktif tiametoksam dosis 3 g/kg dan insektisida berbahan aktif imidakloprid dosis 4 g/kg, secara keseluruhan merupakan insektisida yang memberikan pengaruh terbaik terhadap daya berkecambah benih (viabilitas benih), indeks kecepatan berkecambah benih (vigor benih), intensitas serangan hama utama pada 2, 3, dan 4 minggu setelah tanam (MST), bobot kering bibit dan tinggi tanaman pada 4 dan 8 MST (pertumbuhan), diameter tongkol dan panjang tongkol, jumlah biji per tongkol, bobot 100 biji (komponen hasil), dan hasil per tanaman jagung. Kata kunci: insektisida benih, viabilitas dan vigor benih, serangan hama utama fase vegetatif, pertumbuhan, komponen hasil dan hasil.

ABSTRACT

Muhamad Gelar. 2011. Effect of Different Types Seed Coating Insecticides on Seed Viability and Vigor, Growth, Yield Components, and Yield of Corn (Zea mays L.). Under Guidance of Anne Nuraini and Murgayanti. The objective of this research was to obtain type of seed coating insecticides that could result best in seed viability and vigor, growth, yield components, and yield of corn, and also on major early season insect pest attact. The experiment was conducted at Seed Technology Laboratory and Field of Faculty of Agriculture, Padjadjaran University, Jatinangor, Sumedang, West Java from April to August 2010. Randomized block design (RBD) was used in this research as the experimental design with nine treatments. The treatments were: without treatment (control), thiamethoxam insecticide by dosage of 0,5 g/kg, thiamethoxam insecticide by dosage of 1 g/kg, thiamethoxam insecticide by dosage of 2 g/kg, thiamethoxam insecticide by dosage of 3 g/kg thiamethoxam insecticide by dosage of 4 g/kg, imidacloprid insecticide by dosage of 4 g/kg, carbosulfan insecticide by dosage of 20 g/kg, and fipronil insecticide by dosage of 8,3 g/kg. Each treatment was then replicated three times. The results of the experiment showed that thiamethoxam insecticide by dosage of 3 kg/kg and imidacloprid insectide by dosage of 4 g/kg, as a whole, gave the best effect on germination of seed (seed viability) and speed of germination index (seed vigor), protection from major early season insect pest attact at 2, 4, and 6 weeks after sowing, dried young plant weight and plantss height at 4 and 8 weeks after sowing (growth), diameter and length of cob, number of seeds per cob, weight of 100 seeds (yield components), and yield per plant of corn. Key words: seed isecticides, seed viability and vigor, major erly season insect pest attack, growth, yield components, and yield.