Anda di halaman 1dari 58

Januari 2011 Kurikulum Lama (Kur022004)

JANUARI 2011 - LAMA (Kur022004)

Januari 2011 Kurikulum Lama (Kur022004)

2011

KATA PENGANTAR
Sebagai salah satu instrumen kebijakan ekonomi makro, kebijakan fiskal diarahkan untuk membantu mengatasi krisis ekonomi dan mempercepat proses stabilisasi, serta memberikan stimulus dalam rangka pemulihan perekonomian, mengingat pemerintah Indonesia tidak dapat terlalu mengandalkan penerimaan Negara dari sektor minyak bumi. Kebijakan pokok yang telah dan sedang dilakukan diarahkan untuk meningkatkan Penerimaan Perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Upaya dan langkahlangkah kebijakan yang ditempuh untuk meningkatkan penerimaan perpajakan diantaranya meliputi : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Ekstensifikasi dan intensifikasi perpajakan. Perbaikan struktur pajak. Penyempurnaan sistem administrasi perpajakan dan administrasi pemungutan pajak (self assessment). Pencabutan berbagai fasilitas perpajakan (tax exception) yang tidak banyak bermanfaat. Merubah struktur organisasi Direktorat Jenderal Pajak. Memberikan stimulus yang meliputi penundaan pengenaan PPN, pencabutan pengenaan PPnBM, dan penurunan tariff PPnBM yang ditetapkan pada 9 Januari 2003. Perubahan terakhir Undang-undang Perpajakan.

7.

Kebijakan tersebut di atas meningkatkan penerimaan negara dari pajak, yang mana sejak tahun 2003/2004 kontribusi dari sektor perpajakan menunjukkan angka yang terus meningkat secara signifikan. Pada masa yang akan datang, pajak akan menjadi andalan dalam penerimaan Negara. Oleh karena itu, seluruh kebijakan perpajakan baik di bidang program, organisasi dan pengembangan SDM harus lebih ditingkatkan. Peningkatan ini bukan saja menjadi tanggung jawab Aparatur Pajak Pemerintah, tetapi juga Konsultan Pajak dan/atau Masyarakat Pembayar Pajak. Dengan mulai berlakunya AFTA dan disusul oleh perdagangan bebas yang telah disepakati oleh WTO maka dibutuhkan Konsultan Pajak yang andal agar dapat bersaing dengan Konsultan Pajak Asing. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka Direktur Jenderal Pajak telah memberikan izin praktek selaku Konsultan Pajak kepada warga Negara yang telah lulus Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP). USKP diselenggarakan oleh BP-USKP berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 485/KMK.03/2003. USKP dilaksanakan pertama kali pada bulan Mei 2005. Untuk mempermudah calon peserta memperoleh gambaran mengenai soal ujian. BP-USKP menerbitkan soal-soal yang telah diujikan pada bulan Oktober 2010. Kurikulum USKP yang berlaku adalah kurikulum sejak tahun 2004, pemutakhiran kurikulum yang didasarkan pada perkembangan peraturan perundangan yang berlaku serta perkembangan teknologi jaringan komputer, selanjutnya akan diberlakukan perubahan kurikulum USKP pada tahun 2011. Semoga buku ini bermanfaat khususnya bagi calon peserta USKP yang akan menempuh ujian pada bulan Mei 2011 dan masyarakat lain pada umumnya.

Jakarta, 19 April 2011. Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak, ttd. I Gusti Rai Putra Ketua

vi

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia, Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak - Periode Oktober 2010

PERBANDINGAN KURIKULUM LAMA Kur022004 + KURIKULUM BARU Kur022011


Durasi Soal per Mata Ujian

Keterangan: [sertifikat, hari ke, jam ke]; [durasi ujian].


Ikatan Konsultan Pajak Indonesia, Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak - Periode Oktober 2010

vii v

viii

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia, Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak - Periode Oktober 2010

Jadwal USKP Periode I (Januari) 2011


Brevet A A A A A A A A B B B B B B B C C C C C C

Hari/Tanggal Selasa, 25 Januari 2011 Selasa, 25 Januari 2011 Selasa, 25 Januari 2011 Rabu, 26 Januari 2011 Rabu, 26 Januari 2011 Rabu, 26 Januari 2011 Kamis, 27 Januari 2011 Kamis, 27 Januari 2011 Selasa, 25 Januari 2011 Selasa, 25 Januari 2011 Selasa, 25 Januari 2011 Rabu, 26 Januari 2011 Rabu, 26 Januari 2011 Kamis, 27 Januari 2011 Kamis, 27 Januari 2011 Selasa, 25 Januari 2011 Selasa, 25 Januari 2011 Rabu, 26 Januari 2011 Rabu, 26 Januari 2011 Kamis, 27 Januari 2011 Kamis, 27 Januari 2011

Jam 08:00 12:00 13:00 14:30 14:45 15:45 08:00 10:30 10:45 12:15 13:15 14:45 08:00 12:00 13:00 16:00 08:00 11:00 11:15 12:15 13:15 15:45 08:00 12:00 13:00 15:30 08:00 12:00 13:00 16:00 08:00 12:00 13:00 16:00 08:00 12:00 13:00 14:00 08:00 12:00 13:00 16:00

Mata Ujian PPh OP dan SPT PPh OP KUP, PPSP, Pengadilan Pajak Kode Etik Profesi Akuntansi Perpajakan PPh Pasal 22, 23, 26 PBB, BPHTB, BM PPN dan SPT Masa PPN PPh Pasal 21 dan SPT PPh Pasal 21 SPT PPh Badan Kode Etik Profesi PPh Badan PPN dan SPT Masa PPN KUP, PPSP, Pengadilan Pajak PPh Pasal 21 dan SPT PPh Pasal 21 Akuntansi Perpajakan PPh OP dan SPT PPh OP KUP, PPSP, Pengadilan Pajak SPT PPh Badan Kode Etik Profesi Akuntansi Perpajakan Perpajakan Internasional

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK

UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK


MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU : PPh OP dan SPT PPh OP : Selasa, 25 Januari 2011 : 08:00 12:00

DIISI OLEH PANITIA

TANDA TANGAN PENGAWAS

NAMA PESERTA

NOMOR UJIAN

m. ujian : PPh OP dan SPT PPh OP hari/tgl waktu : Selasa, 25 Januari 2011 : 08:00 12:00

DIISI OLEH PANITIA

PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas. 2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya. 3. Naskah terlampir terdiri dari 9 halaman yang berisi 4 buah soal. 4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat. 5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia. 6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan tanda tangan pada tempat yang disediakan. 7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 12011: PPh & SPT TAHUNAN PPh WP OP-C

SOAL MULTIPLE CHOICE (Bobot 20) Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X ( jawaban a., b., c., atau d. pada naskah soal ini. Perhatian : Pertimbangan / alasan / perhitungan sebagai dasar pilihan harap disertakan.

Soal 1 Mark Laren, penduduk Australia ditugaskan oleh Burton Corp,perusahaan yang didirikan dan berkedudukan di Australia untuk bekerja di Indonesia pada PT. Giat Prima selama 3 bulan. Mark Laren menerima gaji dari Burton Corp sebesar USD 7,000 per bulan dan PT. Giat Prima membayar jasa manajemen (management fee) kepada Burton Corp sebesar USD 8,000 per bulan. Time test P3B Indonesia Australia 120 hari dalam jangka waktu 12 bulan. Pernyataan tersebut dibawah ini yang sesuai dengan ketentuan perpajakan adalah .... a. Mark Laren dikenakan PPh Pasal 26, kurang dari time test; b. Gaji yang diterima oleh Mark Laren tidak terutang pajak di Indonesia, karena berasal dari Burton Corp, Australia. Yang terutang pajak adalah pembayaran dari PT. Giat Prima, PPh pasal 26; c. Gaji yang diterima oleh Mark Laren maupun manajemen fee terutang PPh Pasal 26 di Indonesia, karena memperoleh penghasilan dari Indonesia; d. Gaji yang diterima oleh Mark Laren terutang PPh Pasal 21 di Indonesia, karena memperoleh penghasilan dari Indonesia. Manajemen fee terutang PPh Pasal 26.

Soal 2 Park Yong Bo penduduk Malaysia. Ia melakukan pekerjaan untuk kepentingan PT. Mercu Suar Menara Prima yang berkedudukan di Indonesia. Pekerjaan dilakukan di Malaysia. Atas pekerjaan yang dilakukannya tersebut Park Yong Bo menerima gaji yang dibayar oleh PT. Mercu Suar. Pernyataan tersebut dibawah ini yang sesuai dengan ketentuan perpajakan adalah .... a. PT. Mercu Suar berkewajiban memotong PPh Pasal 26 sebesar 20% atas gaji yang dibayarkan kepada Park Yong Bo, penduduk Malaysia,walaupun pekerjaannya tidak dilakukan di Indonesia, tetapi memperoleh penghasilan dari Indonesia;
halaman 1 dari 9

USKP 12011: PPh & SPT TAHUNAN PPh WP OP-C

b. PT. Mercu Suar berkewajiban memotong PPh Pasal 26 sebesar 20% atau tarif sesuai tax treaty.atas gaji yang dibayarkan kepada Park Yong Bo, penduduk Malaysia, walaupun pekerjaannya tidak dilakukan di Indonesia, tetapi memperoleh penghasilan dari Indonesia; c. PT. Mercu Suar tidak berkewajiban memotong pajak atas gaji yang dibayarkan kepada Park Yong Bo, penduduk Malaysia, karena pekerjaannya tidak dilakukan di Indonesia; d. PT. Mercu Suar tidak berkewajiban memotong pajak atas gaji yang dibayarkan kepada Park Yong Bo, karena yang bersangkutan bukan penduduk Indonesia.

Soal 3 Fajar Abadi, status K/1, melakukan kegiatan usaha dibidang industri kecil menengah kulit tas dan kulit sepatu pada tahun, berdasarkan SPT Tahunan PPh 2009 terinci sebagai berikut : Penghasilan neto tahun 2009 Kompensasi kerugian tahun 2008 Penghasilan neto setelah kompensasi Penghasilan Kena Pajak PPh terutang Tahun 2008 menderita kerugian sebesar Rp 350.000.000 Dalam tahun pajak 2009 terdapat pemotongan / pemungutan PPh oleh pihak ketiga, PPh 22 dan PPh 23 sebesar Rp 10.000.000 Besarnya angsuran PPh pasal 25 tahun Pajak 2010, tahun pajak 2010 adalah .... a. Rp 1.227.333; b. Rp 1.644.000; c. Nihil; d. Rp 394.000. Rp Rp 250.000.000 250.000.000 nihil nihil nihil

Soal 4 Dalam menentukan jumlah Kredit Pajak Luar Negeri, PPh Pasal 24, salah satu unsurnya adalah maksimum Kredit Pajak Luar Negeri (KPLN) yang dihitung dengan rumus penghasilan Luar Negeri dibagi Penghasilan Kena Pajak dikalikan dengan PPh terutang atas

halaman 2 dari 9

USKP 12011: PPh & SPT TAHUNAN PPh WP OP-C

Penghasilan Kena Pajak. Unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam menentukan besarnya KPLN (PPh Pasal 24) selengkapnya adalah .... a. Jumlah yang paling kecil diantara Maksimum KPLN dengan pajak yang terutang / dibayar di LN; b. Jumlah yang paling kecil diantara maksimum KPLN dengan PPh terutang atas penghasilan LN; c. Jumlah yang paling kecil diantara PPh terutang atas penghasilan LN, Maksimum KPLN, pajak yang terutang / dibayar di LN; d. Jumlah yang paling kecil diantara PPh terutang atas Penghasilan Kena Pajak, Maksimum KPLN, pajak yang terutang / dibayar di LN.

Soal 5 Dalam Tax Treaty yang dimaksud dengan penduduk (resident) menurut perjanjian perpajakan adalah .... a. Setiap orang yang berdasarkan perundang-undangan Indonesia atau Negara mitra dapat dikenakan pajak berdasarkan tempat tinggal; b. Setiap orang yang berdasarkan perundang-undangan Indonesia atau Negara mitra dapat dikenakan pajak berdasarkan kewarganegaraan; c. Negara mitra dapat dikenakan pajak berdasarkan domisili, tempat tinggal, tempat pendirian, atau criteria lain yang serupa; d. Tidak ada jawaban yang benar.

SOAL ESSAY (Bobot 30) Soal 1 John Hamilton, status bujangan, yang beralamat di Jl.Sam Ratulangi 640, Menteng, Jakaarta adalah warganegara Amerika. datang di Indonesia 1 September 2009, membuka usaha jasa konsultan teknik sejak 1 Oktober 2009. Dalam tahun pajak 2009 memperoleh penghasilan neto sebesar Rp 90.000.000 Pada tanggal 1 Nopember 2009 John Hamilton kawin dengan Emelia, wanita WNI, salah satu karyawati PT. Jaya Dwipa. Emelia memiliki usaha butik, yang dikelola oleh adiknya.

halaman 3 dari 9

USKP 12011: PPh & SPT TAHUNAN PPh WP OP-C

Status kawin dengan perjanjian pisah harta dan penghasilan. Masing masing memiliki NPWP sendiri untuk pemenuhan kewajiban perpajakannya. Berdasarkan bukti pemotongan PPh Pasal 21 (formulir 1721AI) atas nama Emelia, yang dibuat oleh PT. Jaya Dwipa dapat diketahui bahwa jumlah penghasilan neto Emelia tahun takwim 2009 sebesar Rp 117.104.000 Pemberi kerja telah melaksanakan kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penghasilan neto fiskal usaha butik tahun 2009 sebesar Rp 265.000.000 Tahun 2010 usaha jasa konsultan teknik memperoleh penghasilan sebesar Rp 460.000.000 usaha butik sebesar Rp 310.000.000 penghasilan neto karyawati PT. Jaya Dwipa Rp 168.100.000

Pertanyaan Hitung besarnya PPh terutang John Hamilton dan Emelia masing-masing untuk Tahun Pajak 2009 dan tahun 2010 ? Jawaban agar dilengkapi dengan dasar hukum / peraturan perundang undangan perpajakan yang terkait.

Soal 2 Kevin Smith, warga negara Australia, yang beralamat di Jl. Raya Pasar Minggu 435, Jakarta Selatan. adalah manajer bagian produksi pada PT. Logam Jaya, perusahaan yang bergerak dibidang industri logam. Kontrak kerja selama 3 tahun, terhitung sejak tanggal 1 Maret 2010 sampai dengan Pebruari 2013. Kevin Smith pertama kali datang di Indonesia pada tangggal 1 Maret 2010 dan langsung bekerja pada PT. Logam Jaya, dengan status masih bujangan. Dalam bulan Juni, September dan Desember tahun 2010 Kevin Smith diminta oleh PT. Jenggala, industri aluminium, untuk memberikan jasa teknik dibidang produksi. dengan memperoleh imbalan jasa dalam bulan Juni, September dan Desember 2010 masing masing sebesar USD 10,000. (sepuluh ribu) Kevin Smith bukan pegawai tetap PT. Jenggala.

halaman 4 dari 9

USKP 12011: PPh & SPT TAHUNAN PPh WP OP-C

Penghasilan sebagai pegawai tetap berdasarkan kutipan dari 1721 A1 a.n. Kevin Smith tahun 2010 yang di buat oleh PT. Logam Jaya adalah sebagai berikut No 9 10 12 13 14 16 17. 18 19 20 21 22 23 Uraian Penghasilan bruto Biaya jabatan Iuran Pensiun Jumlah Pengurangan Penghasilan neto Jumlah penghasilan neto untuk penghitungan PPh 21 PTKP Penghasilan Kena Pajak PPh 21 atas PKP setahun /disetahunkan PPh 21 yg telah dipotong masa sebelumnya PPh 21 terutang PPh 21 yang telah dipotong dan dilunasi PPh yang kurang dipotong (Dalam Rp-) . Jumlah 889.143.000 6.000.000 6.000.000 883.143.000 1.059.771.600 15.840.000 1.043.931.600 258.179.300 215.149.416 215.119.416 nihil

Kevin Smith memiliki saham sebesar 30% dari modal yang disetor pada sebuah perusahaan Monarch, Ltd. Yang berkedudukan di Australia. Data penghasilan Monarch, Ltd tahun 2008 adalah sebagai berikut: Penghasilan Coorporate Tax. 48% Deviden.Tax.15%. Yang dibagikan kepada para pemegang saham USD 100,000 USD 48,000 USD 52,000 USD 7,800 USD 44,200

Dividen yang berasal dari laba tahun 2008, ditetapkan dalam RUPS Nopember 2009, diterima oleh Kevin Smith dalam bulan September 2010.

Pertanyaan : Hitung besarnya Penghasilan Kena Pajak dan PPh terutang Kevin Smith untuk Tahun Pajak 2010.

LAMPIRAN Daftar Nilai Kurs sebagai Pelunasan Bea Masuk, PPN dan PPh berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan dan Kurs Transaksi Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Gubernur
halaman 5 dari 9

USKP 12011: PPh & SPT TAHUNAN PPh WP OP-C

Bank Indonesia tahun 2010 No (1) 1 2. 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Bulan tahun 2010 (2) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Kurs konversi valas USD ke Rp Kurs Pajak Kurs Tengah BI (3) (4) 9.295 9.365 9.325 9.335 9.126 9.115 9.019 9.012 9.330 9.180 9.032 9.083 9.052 8.952 8.982 9.005 8.964 8.924 8.933 8.923 8.980 8.983 8.925 8.920

Kolom (3): Kurs Pajak berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan, nilai kurs mingguan, yang berkaitan dengan saat dilakukannya pemotongan / perhitungan pajak. Kolom (4): Kurs Tengah BI berdasarkan Keputusan Gubernur Bank Indonesia, Kurs transaksi rata rata antara kurs beli dengan kurs jual pada bulan yang bersangkutan.

Soal III Pengisian SPT Tahunan PPh WP OP (bobot 50 %) Tazoe Kenjiro, warga negara Jepang, adalah manajer produksi PT. Pelita yang bergerak dibidang industri Radio dan Televisi dengan penghasilan USD 12,500 (duabelas ribu limaratus) per bulan. Pertama kali datang ke Indonesia dan bekerja pada PT. Pelita sejak 1 Pebruari 2008 kontrak kerja selama 3 tahun Tazoe Kenjiro, telah terdaftar pada KPP Pratama Jakarta xx sebagai Wajib Pajak Orang Pribadi Pada tanggal 2 Oktober 2009 menikah dengan Linda, WNI, karyawati PT. Elang Jaya. Disamping itu buka usaha di bidang perdagangan elektronik, merk usaha Cemerlang yang dikelola oleh Tanti, adik kandung Linda yang terdaftar pada KPP Pratama Jakarta KG sejak tahun 2008. NPWP Linda sebagai Wajib Pajak Orang Pribadi dihapus, karena menikah. Selanjutnya untuk kegiatan usahanya mengikuti NPWP suaminya, Tazoe Kenjiro sampai dengan Desember 2010 belum dikaruniai anak. Data penghasilan Tazoe Kenjiro dan isterinya, Linda dalam tahun 2010 adalah sebagai
halaman 6 dari 9

USKP 12011: PPh & SPT TAHUNAN PPh WP OP-C

berikut: 1. Tazoe Kenjiro Data penghasilan Tazoe Kenjiro pada saat penghitungan pemotongan PPh Pasal 21 bulanan, dikonversikan ke kurs pajak yang berlaku oleh PT. Pelita pada saat pemotongan PPh 21, penghasilan brutonya Januari s/d Desember adalah sebesar Rp 1.250.160.000 (Dalam Rp-) .
No 9 13 14 16 17 18 21 22 23 Uraian Penghasilan bruto Pengurangan Penghasilan neto Jumlah penghasilan neto untuk penghitungan PPh 21 PTKP K/0 Penghasilan Kena Pajak PPh 21 terutang PPh 21 yang telah dipotong/dilunasi PPh 21 yang kurang/lebih dipotong Jumlah 1.250.160.000 6.000.000 1.244.160.000 1.244.160.000 17.160.000 1.227.000.000 313.100.000 313.100.000 nihil

PT. Pelita telah melaksanakan kewajiban pemotongan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Penghasilan lain: Tazoe Kenjiro memiliki saham pada PT Gelora, Tbk, Jakarta. Dalam bulan Oktober 2010 PT Gelora, Tbk, mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham guna menetapkan besarnya dividen yang berasal dari laba tahun 2009. Dividen yang menjadi hak Tazoe Kenjiro sebesar Rp 45.000.000 Tazoe Kenjiro memiliki saham sebesar 20% dari modal yang disetor pada sebuah perusahaan Boulder, Ltd. yang berkedudukan di Australia. Dalam bulan Mei 2010, menerima dividen sebesar USD 10.000., dividen tsb berasal dari laba tahun 2008, Rapat Umum Pemegang Saham guna menetapkan besarnya dividen, diadakan bulan Oktober 2009. Pajak atas dividen sebesar 15%, yang dipotong oleh Boulder, Ltd Australia saat dilakukan pembayaran bulan Mei 2010, kepada pemegang saham Kurs Menteri Keuangan : Oktober 2009 Mei 2010 Desember 2010 USD 1,USD 1,USD 1,= Rp 9.450,80 = Rp 9.330,00 = Rp 8.925,00
halaman 7 dari 9

USKP 12011: PPh & SPT TAHUNAN PPh WP OP-C

2. Penghasilan Linda, isteri a. Penghasilan dalam tahun 2010 sebagai karyawati PT. Elang Jaya dengan data pada formulir 1721 A-1, sebagai berikut : Penghasilan bruto Pengurangan Biaya jabatan Rp 6.000.000 Iuran Pensiun/Iuaran JHT Rp 1.800.000 Jumlah pengurangan Jumlah penghasilan neto PTKP Penghasilan Kena Pajak PPh terutang PPh pasal 21 yang telahdipotong/dilunasi PPh pasal 21 kurang/lebih dipotong yang Elang Jaya berlaku b. Usaha dagang Dalam melakukan kegiatan usaha dagang, tidak menyelenggarakan pembukuan, menggunakan NPPN Penjualan neto tahun 2010 Rp 1.500.000.000 % NPPN untuk jenis usaha elektronik, wilayah DKI sebesar 30% Jumlah penghasilan neto 30% x Rp 1.500.000.000 = Rp 450.000.000 c. Penghasilan diluar usaha dalam tahun 2010 Penghasilan mengontrakkan rumah di Jln. Imam Bonjol 345, Tangerang selama 2 tahun kepada PT. Persada, terhitung mulai 1 Juli 2008 s/d 30 Juni 2010, dengan nilai kontrak Rp 60.000.000 jumlah tersebut telah diterima pembayarannya setelah kontrak yang ditandatangani yaitu tanggal 1 Juli 2008 3. Lain lain Angsuran bulanan PPh Pasal 25 tahun 2010 Rp 10.000.000 per bulan. Data identitas Tazoe Kenjiro selaku wajib pajak orang pribadi NPWP Alamat tempat tinggal No.Tilpon Jenis usaha : 07.567.969.6.0xx.000 : Jl.Prapanca No.124, Jakarta : (021) 5448999 : Karyawan / dagang elektronik
halaman 8 dari 9

Rp 125.640.000

Rp 7.800.000 Rp 117.840.000 Rp 15.840.000 Rp 102.000.000 Rp 10.300.000 Rp 10.300.000 nihil

PT. telah melaksanakan kewajiban pemotongan pajak sesuai ketentuan perpajakan

USKP 12011: PPh & SPT TAHUNAN PPh WP OP-C

Daftar harta dan Kewajiban Daftar Harta dan Daftar Kewajiban Tazoe Kenjiro akhir tahun 2010 adalah sebagai berikut: Daftar Harta No Jenis Harta Bangunan Rumah Bangunan Rumah Gedung Kantor Perabot Kantor Mesin Kantor Minibus Mobil Sedan Jumlah Tahun Perolehan 2005 2005 2004 2005 2010 2006 2006 Harga Perolehan Keterangan (Rupiah) 1.500.000.000 800.000.000 1.000.000.000 100.000.000 90.000.000 150.000.000 300.000.000 3.940.000.000 Tahun pinjaman Jakarta, ditempati. Tangerang, dikontrakkan Usaha Usaha Usaha Usaha Usaha /pribadi

Daftar Kewajiban No Nama dan alamat pemberi pinjaman Bank BNI

Jumlah (Rupiah)

Keterangan

900.000.000 Usaha

Pertanyaan 1. Menyusun penghitungan PPh terutang Tazoe Kenjiro 2. Mengisikan data penghitungan tersebut diatas pada SPT Tahunan PPh WP OP Tazoe Kenjiro (formulir 1770 dan lampirannya) Catatan: Agar dijelaskan dasar pertimbangan / dasar hukum penyesuaian / koreksi fiskal yang Saudara lakukan.

---oOo---

halaman 9 dari 9

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak Periode (Januari) 2011 - Kurikulum Lama (Kur022004)

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK

UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK


MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU

: KUP, PPSP, Pengadilan Pajak : Selasa, 25 Januari 2011 : 13:00 16:00

DIISI OLEH PANITIA

TANDA TANGAN PENGAWAS

NAMA PESERTA

NOMOR UJIAN

m. ujian : KUP, PPSP, Pengadilan Pajak hari/tgl waktu : Selasa, 25 Januari 2011 : 13:00 16:00

DIISI OLEH PANITIA

PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas. 2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya. 3. Naskah terlampir terdiri dari 6 halaman yang berisi 2 buah soal. 4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat. 5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia. 6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan tanda tangan pada tempat yang disediakan. 7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 12011: KUP, PPSP, PP - C

SOAL MULTIPLE CHOICE (BOBOT 40)


Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X ( b., c., atau d. pada naskah soal ini.

) jawaban a.,

1. Yang dapat melakukan pembukuan dalam bahasa asing dan mata uang selain rupiah . a. WP yang bergerak dalam perminyakan; b. WP perusahaan terbuka; c. WP PMDN; d. WP dalam rangka kontrak bagi hasil. 2. Tn. Herman tidak menjalankan kewajiban perpajakan dengan benar, ia dapat dikenakan sanksi karena ketidak patuhannya dalam membayar pajak terutang tersebut, dibawah ini mana yang bukan merupakan sanksi yang dimungkinkan dikenakan pada Tn. Herman . a. Administrasi; b. Pidana kurungan; c. Pidana denda; d. Penyanderaan (gijzeling) 3. Kata-kata Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa yang mempunyai kekuatan eksekutorial dapat kita temukan pada . a. Keputusan Keberatan; b. Surat Paksa; c. Keputusan Pengurangan Sanksi berdasarkan Pasal 36 KUP; d. Risalah lelang. 4. Apabila barang yang disita ternyata milik pihak ketiga, apakah yang dapat dilakukan oleh pihak ketiga tersebut . a. Mengajukan gugatan kepada Pengadilan Pajak; b. Mengajukan keberatan kepada Ditjen Pajak; c. Mengajukan sanggahan kepada Pengadilan Negeri; d. Mengajukan permohonan kepada Ditjen Pajak.

halaman 1 dari 4

USKP 12011: KUP, PPSP, PP - C

5. Pada dasarnya setiap orang dapat di dengar kesaksiannya dalam Pengadilan Pajak, berikut ini adalah orang yang tidak boleh didengar keterangannya sebagai saksi, kecuali . a. Saudara sepupu dari salah satu pihak yang bersengketa; b. Kakek dari salah satu pihak yang bersengketa; c. Cucu dari salah satu pihak yang bersengketa; d. Mantan suami salah satu pihak yang bersengketa. 6. Pernyataan berikut ini terkait dengan Persyaratan subyektif, kecuali . a. Orang pribadi mulai saat ia di lahirkan di Indonesia; b. Orang pribadi tinggal di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 1 tahun; c. Orang pribadi yang dalam suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat bertempat tinggal di Indonesia; d. Badan usaha sejak di dirikan di Indonesia. 7. Data-data PT Andika: - SPT Tahunan PPh Badan tahun 2007 kurang bayar Rp 1 M; - SPT Tahunan PPh Badan tahun 2008 lebih bayar Rp 1 M; - SPT Tahunan PPh Badan tahun 2009 kurang bayar Rp 1 M Jika PT andika ingin membetulkan SPT tahun-tahun tersebut di atas, maka pernyataan berikut yang salah adalah . a. Pembetulan SPT Tahun 2007 yang menyatakan utang pajak menjadi lebih besar paling lambat 31 Desember 2012; b. Pembetulan SPT Tahun 2008 yang menyatakan utang pajak menjadi lebih besar paling lambat 31 Desember 2013; c. Pembetulan SPT Tahun 2009 yang menyatakan lebih bayar paling lambat 31 Desember 2012; d. Pembetulan dilakukan dengan syarat Dirjen Pajak belum melakukan tindakan pemeriksaan. 8. Bila kekurangan pembayaran pajak berdasarkan penghitungan dalam SPT Tahunan PPh Badan tahun 2009 sebesar Rp 100 juta, dibayar tanggal 10 Juni 2010, maka berapa sanksi administrasi yang harus dibayar . a. Rp 1 juta. b. Rp 5 juta. c. Rp 4 juta. d. Rp 2 juta.
halaman 2 dari 4

USKP 12011: KUP, PPSP, PP - C

9.

Hak yang dapat digunakan ketika Wajib Pajak sedang dilakukan pemeriksaan atas Surat Pemberitahuan adalah .... a. Pembetulan SPT dengan konsekuensi sanksi administrasi berupa kenaikan apabila ada kekurangan pembayaran pajak. b. Pembetulan SPT dengan konsekuensi sanksi administrasi berupa bunga apabila ada kekurangan pembayaran pajak. c. Mengungkapkan ketidakbenaran pengisian SPT dengan konsekuensi sanksi administrasi berupa kenaikan apabila ada kekurangan pembayaran pajak. d. Mengungkapkan ketidakbenaran pengisian SPT dengan konsekuensi sanksi administrasi berupa bunga apabila ada kekurangan pembayaran pajak.

10. Wajib Pajak telah diberi persetujuan melakukan penundaan pembayaran utang pajak yang tercantum dalam SKPKB. Namun Wajib Pajak tersebut tidak menunaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Berdasarkan hal tersebut, pernyataan yang benar berkaitan dengan penagihan aktif adalah . a. Surat Paksa dapat langsung diterbitkan tanpa Surat Teguran. b. Dilakukan penagihan seketika dan sekaligus. c. Dapat dilakukan penyitaan bersamaan dengan penerbitan Surat Paksa. d. Dapat dilakukan penyitaan tanpa diterbitkan Surat Paksa.

SOAL ESSAY (BOBOT 60)


1. PT Benua memasukkan SPT Tahunan PPh Badan tahun Pajak 2009 tanggal 30 April 2010 menyatakan lebih bayar Rp 1 M. Atas SPT LB tersebut telah ditebitkan surat perintah pemeriksaan pajak tanggal 1 Juni 2010. Dalam pemeriksaan tersebut ditemukan indikasi tindak pidana perpajakan, sehingga diusulkan untuk dilakukan pemeriksaan bukti permulaan. Pertanyaan: a. Kapan batas akhir pemeriksaan SPT LB dalam kasus tersebut di atas, jelaskan disertai dasar hukum? b. Bagaimana prosedur pemeriksaan bukti permulaan dalam kasus di atas?

halaman 3 dari 4

USKP 12011: KUP, PPSP, PP - C

c. Jika hasil pemeriksaan bukti permulaan ternyata tidak ditemukan adanya bukti permulaan tindak pidana perpajakan, prosedur apakah yang dilakukan dalam penyelesaian SPT LB? d. Jika hasil pemeriksaan bukti permulaan selesai tanggal 1 Agustus 2011 dan tidak ditemukan bukti permulaan tindak pidana perpajakan, apa akibat hukum dari SPT LB tahun 2009 tersebut? 2. WP mengajukan banding kepada Pengadilan Pajak dan Putusan Pengadilan Pajak menolak permohonan WP, WP membaca putusan tersebut dan menemukan ada hal-hal yang tidak dijadikan pertimbangan dan tidak terungkap dalam proses pengadilan. Pertanyaan: Jelaskan upaya hukum atas putusan tersebut. Analisa kasus disertai dasar hukum. 3. Setelah melalui proses keberatan, PT. Gempita mengajukan banding ke Pengadilan Pajak atas keputusan keberatan yang menolak permohonan keberatan terhadap SKPLB tahun pajak 2008 sebesar Rp 500.000.000. menurut WP seharusnya SKPLB sebesar Rp 750.000.000. WP memenuhi semua syarat formal dan majelis hakim menyidangkan pokok materi banding. Putusan banding menerima sebagian banding WP yaitu sebesar Rp 600.000.000. a. WP menemui saudara sebagai konsultan pajak menanyakan kemungkinan WP mendapat imbalan bunga dari kasus tersebut di atas. b. Kapan WP paling lambat menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak tersebut. Jelaskan secara ringkas dan berikan dasar hukumnya.

---oOo---

halaman 4 dari 4

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak Periode (Januari) 2011 - Kurikulum Lama (Kur022004)

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK

UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK


MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU : SPT PPh Badan : Rabu, 26 Januari 2011 : 08:00 12:00

DIISI OLEH PANITIA

TANDA TANGAN PENGAWAS

NAMA PESERTA

NOMOR UJIAN

m. ujian : SPT PPh Badan hari/tgl waktu : Rabu, 26 Januari 2011 : 08:00 12:00

DIISI OLEH PANITIA

PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas. 2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya. 3. Naskah terlampir terdiri dari 10 halaman yang berisi 1 buah soal. 4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat. 5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia. 6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan tanda tangan pada tempat yang disediakan. 7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 12011: SPT PPH BADAN - C

SOAL
SPT PPh BADAN TAHUN PAJAK 2010 Informasi umum: PT BATUBARA BANJARMASIN merupakan perusahaan penanaman modal asing dengan pemegang saham dari THAI, Ltd (Thailand) sebesar 99% dan Ir. Darmanto (1%). Perusahaan termasuk kategori yang merupakan perusahaan kontrak karya (PKP2B) yang ditandatangani tanggal 5 Januari 1998 Perusahaan mempunyai wilayah operasi di wilayah Kalimantan Selatan dengan luas wilayah tambang seluas 100.000 ha. Perusahaan melakukan penambangan dengan system open pit (tambang terbuka). Karena merupakan perusahaan kontrak karya maka ketentuan pajak yang berlaku adalah lex specialis yaitu: Tariff PPh Badan adalah sebesar 35% dari laba fiskal Angsuran PPh Pasal 25 dibayar sebesar 1% dari peredaran usaha setiap bulannya Pembayaran PPh Pasal 25 dengan menggunakan USD

IDENTITAS WAJIB PAJAK


Nama Wajib Pajak NPWP Alamat Wajib Pajak Jenis Usaha Kantor Pusat Direktur Alamat Pimpinan No. Telepon Pembukuan : PT BATUBARA BANJARMASIN : 02.999.222.5-053.000 : Jl. Sudirman 55 Jakarta Selatan : Pertambangan Batubara : : THAI WAN MIN / NPWP 07.444.111.8-007.000 : Jl. Metro Lima 17, Menteng, Jakarta Pusat : 021-574999 (Rumah), 7779990 (Kantor) : Akrual Basis, Bahasa Inggris, Mata Uang US$, (Izin Menkeu No. 255/KMK.03/2003, 05 Juni 2003, mulai Tahun 2004) Diaudit Akuntan Publik dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian. Tahun Buku Metode Pencatatan Persediaan Nama Kantor Akuntan Publik Nama Akuntan Publik Konsultan Pajak Nama Konsultan Pajak Kurs per 31 Desember 2010 : 1 Januari sd. 31 Desember : : ROBERT& Rekan, NPWP: 03.444.555.6-033.000 : Suwarsono NPWP: 09.888.000.9-033.000 : Sri Rejeki & Rekan, NPWP: 03.888.333.8-015.000 : Sri Rejeki NPWP: 09.222.888.8-009.000 : Rp 9.112 / 1USD

halaman 1 dari 4

USKP 12011: SPT PPH BADAN - C

Informasi tentang Pembukuan dan Hasil Usaha: PT BATUBARA BANJARMASIN INCOME STATEMENTS FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2010
COMMERCIAL Sales Cost Of Good Sold Gross Profit Operating Expenses Salaries & Other 1 Benefits 2 Promotion and Advertising 3 VAT - In 4 Interest 5 Transportation 6 General Insurance 7 Staff Uniform 8 Training and Educations 9 Security 10 Entertainment 11 PBB and Meterai 12 Tax Penalties 13 Others Expense (not detail) Total Operating Expense Other Income (Expenses) Gain On Sale - Equipment Dividen Interest Income, BCA (net) Total Other Income (Expense) Net Income $ $ $ 35.000.000 26.000.000 9.000.000

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

$ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $

3.000.000 1.200.000 100.000 1.890.000 1.200.000 400.000 110.000 120.000 20.000 45.000 11.100 12.000 5.000 8.113.100 1.000 2.000 3.000 6.000 892.900

Hal-hal yang berkaitan dengan transaksi tahun 2010 adalah: a. Semua penjualan sudah dicatat sesuai ketentuan akuntasi dan pajak. b. COGS sudah sesuai ketentuan perpajakan.

Hal-hal yang berkaitan dengan Operating Expenses 1. Salaries and Other Benefits 1. Terdapat biaya picnic merupakan biaya outbound untuk seluruh karyawan di Denpasar Bali selama 3 hari kerja sebesar USD 100.000.
halaman 2 dari 4

USKP 12011: SPT PPH BADAN - C

2. Biaya staff insurance merupakan biaya untuk asuransi kesehatan dan kematian pegawai yang dibayarkan kepada HIDUPLIFE (perusahaan asuransi Indonesia) sebesar USD 50.000 2. Promotion and Advertising sebesar USD 120,000 tidak ada daftar nominatifnya sementara yang lainnya terdapat daftar nominative. 3. VAT In Merupakan PPN Masukan yang tidak dapat dikreditkan selama tahun pajak 2010 atas pembelian kendaraan sedan manajer cabang Banjarmasin sebesar USD 15,000 dicatat di perkiraan VAT-In di neraca. Biaya amortisasi dicatat di perkiraan VAT-In laporan laba rugi. Sedang pajak masukan lainnya dikarenakan faktur pajak cacat /kurang lengkap. 4. Interest merupakan biaya bunga atas pembangunan GEDUNG BATUBARA yang rencananya akan digunakan sebagai pusat perdagangan batubara Indonesia. GEDUNG BATUBARA akan disewakan penuh kepada pihak lain. 5. Transportation dan General Insurance sudah sesuai dengan ketentuan perpajakan. 6. Staff Uniform merupakan pembelian pakaian dinas seluruh manajer dan direksi. 7. Training and Educations termasuk biaya bea siswa karyawan terbaik perusahaan sebesar USD 100,000 dan bea siswa anak pintar penduduk setempat sebesar USD 20,000 8. Security sudah sesuai dengan ketentuan perpajakan 9. Entertainment seluruhnya tidak ada daftar nominatifnya. 10. PBB and Meterai sudah sesuai dengan ketentuan perpajakan 11. Tax Penalties merupakan SKPKB PPN Pemanfaatan jasa kena pajak dari luar daerah pabean ke dalam daerah pabean tahun pajak 2006. 12. Others Expense merupakan biaya tak terduga yang dimiliki oleh pimpinan dan para manajer dan digunakan untuk memelihara penghasilan. Semua pengeluaran ada dokumen pendukungnya.

Penjelasan lainnya 1. Laba penjualan EQUIPMENT sudah sesuai dengan ketentuan perpajakan. 2. Dividen Income merupakan penghasilan dari kepemilikan saham sebesar 20% dan dibagikan berdasarkan laba ditahan tahun 2009. 3. Interest Income, BCA (net) merupakan pendapatan bunga dari Bank BCA Cabang Matraman Jakarta Timur.

halaman 3 dari 4

USKP 12011: SPT PPH BADAN - C

Data Pembayaran Pajak 1. Tidak ada dokumen pemotongan PPh Pasal 23 dari pihak lain. 2. Pembayaran PPh Pasal 25 selama tahun 2010 adalah 1% dari peredaran usaha selama tahun 2010. Data perincian Cost of Goods Sold:
Direct Labor Direct Material Factory Overhead

U$$
7.000.000 12.000.000 5.000.000 24.000.000

Work in Proces beginning Work in Proces ending Cost of Goods Manufacturing Finished Goods beginning Finished Goods ending Cost of Goods Sold

3.000.000 (7.000.000) 20.000.000 10.000.000 (4.000.000) 26.000.000

Diminta : 1. Anda diminta untuk mengisi SPT Tahunan PPh Badan 1771$ tahun pajak 2010. 2. Formulir yang digunakan adalah 1771$ 3. Jika terdapat Kurang Bayar, akan dilunasi tanggal 28 April 2011 dan SPT akan dilaporkan pada tanggal 30 April 2011 4. Asumsi yang digunakan adalah peraturan perpajakan yang masih berlaku untuk tahun pajak 2010.

---oOo---

halaman 4 dari 4

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak Periode (Januari) 2011 - Kurikulum Lama (Kur022004)

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK

UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK


MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU : Kode Etik Profesi : Rabu, 26 Januari 2011 : 13:00 14:00

DIISI OLEH PANITIA

TANDA TANGAN PENGAWAS

NAMA PESERTA

NOMOR UJIAN

m. ujian : Kode Etik Profesi hari/tgl waktu : Rabu, 26 Januari 2011 : 13:00 14:00

DIISI OLEH PANITIA

PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas. 2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya. 3. Naskah terlampir terdiri dari 3 halaman yang berisi 2 buah soal. 4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat. 5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia. 6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan tanda tangan pada tempat yang disediakan. 7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 12011: KODE ETIK PROFESI-C

I. SOAL MULTIPLE CHOICE (BOBOT 20%)


Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X ( b., c., atau d. pada naskah soal ini. 1. Seorang Calon Klien mendatangi anda dan bermaksud ingin pindah ke Konsultan Pajak Anda tetapi setelah berkonsultasi akhir nya anda mengetahui bahwa Klien ini merupakan Klien Konsultan Pajak lain . Apa tindakan saudara? a. b. c. Menolak langsung agar tetap di konsultan pajak yang lama saja karena melanggar Pasal 5 no. 1; Langsung menerima dengan diam diam karena anda tidak merasa menarik klien tsb sesuai dengan Pasal 5 no.1; Menjelaskan terlebih dahulu kepada calon klien kita bahwa anda harus mematuhi Kode Etik IKPI Pasal 5 dan klien tersebut harus sudah mencabut kuasanya dari konsultan pajak yang lama; d. 2. Semua Benar.

) jawaban a.,

Seorang Konsultan Pajak yang baru saja lulus USKP brevet C dan telah memberikan jasa di bidang perpajakan untuk sebuah perusahaan PMA. Menurut saudara apakah konsultan pajak melakukan pelanggaran . a. b. c. d. Melanggar Keputusan Menteri Keuangan No.485/KMK.03/2003; Melanggar Keputusan Menteri Keuangan No.484/KMK.03/2003; Melanggar Keputusan Menteri Keuangan No.483/KMK.03/2003; Tidak melanggar;

3.

Konsultan Pajak X mempunyai satu masalah dengan Konsultan Pajak Y tentang perpindahan karyawan Konsultan Pajak X ke Konsultan Pajak Y . Konsultan Pajak X merasa Konsultan Pajak Y membujuk karyawannya agar pindah, padahal karyawan tersebut melihat iklan lowongan pekerjaan tersebut di koran. Kemanakah masalah ini dibawa pertama kali untuk diselesaikan? a. b. c. d. Pengadilan Negeri setempat; Dewan Kehormatan; Pengurus Cabang IKPI; Pengurus Pusat IKPI;
halaman 1 dari 3

USKP 12011: KODE ETIK PROFESI-C

4.

Seorang Konsultan Pajak memasang iklan untuk mengucapkan selamat atas pembukaan kantor baru clientnya di media massa. Apakah konsultan Pajak tsb melanggar kode etik IKPI . a. b. c. d. Melanggar Pasal 8; Melanggar Pasal 9; Melanggar Pasal 10; Tidak melanggar Kode Etik.

II. SOAL ESSAY (BOBOT 80%)


1. (BOBOT 20%) Seorang Peserta USKP Brevet C bermaksud ingin membuka kantor konsultan pajak di daerahnya di Sumatra Barat ,sedangkan di Sumatra Barat sudah ada 30 kantor konsultan pajak . Apakah boleh peserta USKP brevet C tsb membuka kantor konsultan pajak di Sumatera Barat ? Sebutkan dasar aturan jawaban anda! Sebutkan syarat syarat membuka kantor konsultan pajak serta sebutkan Pasal Pasalnya ! 2. (BOBOT 20%) Dalam proses keberatan anda sebagai konsultan pajak sudah menyerahkan semua data data untuk mendukung proses keberatan tsb . Tapi penelaah keberatan baru memproses data data tsb pada saat mendekati batas akhir proses keberatan, lalu penelaah memanggil anda untuk bernegosiasi tentang hasil proses keberatan. Bila menolak bernegosiasi maka sudah pasti penelaah akan menolak keberatan tersebut. Padahal WP setuju untuk bernegosiasi agar masalahnya cepat selesai . Sebagai konsultan pajak apa tindakan anda ? 3. (BOBOT 20%) Kantor Konsultan Pajak Eddy & Co memberikan jasa kepada PTABC telah mengalami musibah yaitu seluruh data didalam komputer dan berkas berkas fisik kliennya hilang karena telah dibawa oleh salah satu karyawan kantor konsultan pajak Eddy & Co. Karyawan yang melakukan kecurangan pada saat dikeluarkan dari pekerjaan dengan membawa data-data dan berkas fisik kliennya kantor konsultan pajak Eddy & Co tersebut.

halaman 2 dari 3

USKP 12011: KODE ETIK PROFESI-C

Terhadap Konsultan Pajak tersebut bagaimana pendapat saudara peristiwa tersebut dikaitkan dengan pelanggaran kode etik profesi nya ? 4. (BOBOT 20%) PT.A mendapatkan Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dari KPP setempat. Lalu menugaskan Konsultan Pajak Surya dengan memberikan surat kuasa untuk membantu menyelesaikan pemeriksaan tersebut. Tetapi tanpa sepengetahuan Konsultan Pajak Surya, PT.A ternyata juga meminta konsultasi kepada Konsultan Pajak Mentari lalu Konsultan Pajak Mentari karena merasa mengenal pemeriksa dari KPP setempat dengan seijin PT. A langsung mengambil alih penugasan penyelesaian pemeriksaan tersebut dari Konsultan Pajak Surya. Apakah tindakan Konsultan Pajak Mentari itu diperbolehkan ? Jelaskan pendapat saudara ! Apakah tindakan yang bisa diambil oleh Konsultan Pajak Surya ? Jelaskan pendapat saudara ! Serta sebutkan Pasal nya.

---oOo---

halaman 3 dari 3

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak Periode (Januari) 2011 - Kurikulum Lama (Kur022004)

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK

UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK


MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU : Akuntansi Perpajakan : Kamis, 27 Januari 2011 : 08:00 12:00

DIISI OLEH PANITIA

TANDA TANGAN PENGAWAS

NAMA PESERTA

NOMOR UJIAN

m. ujian : Akuntansi Perpajakan hari/tgl waktu : Kamis, 27 Januari 2011 : 08:00 12:00

DIISI OLEH PANITIA

PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas. 2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya. 3. Naskah terlampir terdiri dari 12 halaman yang berisi 3 buah soal. 4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat. 5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia. 6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan tanda tangan pada tempat yang disediakan. 7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 22011: AKUNTANSI PERPAJAKAN - C

I. SOAL MULTIPLE CHOICE (BOBOT 40) Soal dengan penjelasan seperti ini: Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X ( ) jawaban a., b., c., atau d. pada naskah soal ini.

1. Manakah akun berikut yang dapat mempengaruhi besarnya pajak tangguhan a. Biaya bunga yang masih harus dibayar; b. Biaya amortisasi; c. Kompensasi kerugian; d. Laba/ rugi selisih kurs. 2. Sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku, transaksi berikut ini harus dilakukan koreksi fiskal positif a. Sumbangan dalam rangka pembinaan olah raga; b. Sumbangan jika terjadi bencana alam; c. Biaya sumbangan untuk pembiayaan infrastruktur sosial; d. Sumbangan fasilitas pendidikan. 3. Manakah yang tidak termasuk sebagai obyek pajak Bentuk Usaha Tetap? a. penghasilan dari usaha atau kegiatan bentuk usaha tetap tersebut dan dari harta yang dimiliki atau dikuasai; b. penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan, penjualan barang, atau pemberianjasa di Indonesia yang sejenis dengan yang dijalankan atau yang dilakukan oleh bentuk usaha tetap di Indonesia; c. penghasilan sebagaimana tersebut dalam Pasal 26 yang diterima atau diperoleh kantor pusat, sepanjang terdapat hubungan efektif antara bentuk usaha tetap dengan harta atau kegiatan yang memberikan penghasilan dimaksud; d. Penghasilan kantor pusat yang berasal dari hasil promosi kantor perwakilannya yang ada di Indonesia baik sebelum terbentunya BUT maupun setelah terbentuknya BUT di Indonesia. 4. Biaya perusahaan yang harus dilakukan koreksi fiskal positif adalah a. Kupon makan siang yang diberikan kepada sales; b. Makan siang untuk seluruh karyawan yang disediakan di kantor; c. Perbaikan mess karyawan; d. Pembayaran premi asuransi karyawan.
halaman 1 dari 10

USKP 22011: AKUNTANSI PERPAJAKAN - C

5. Pernyataan manakah yang kurang sesuai apabila terdapat pajak yang dibayar atau terutang di luar negeri untuk menghitung batas besarnya pajak yang boleh dikreditkan ... a. penghasilan bentuk usaha tetap adalah negara tempat bentuk usaha tetap tersebut menjalankan usaha atau melakukan kegiatan; b. penghasilan dari pengalihan sebagian atau seluruh hak penambangan atau tanda turut serta dalam pembiayaan atau permodalan dalam perusahaan pertambangan adalah negara tempat lokasi penambangan berada; c. keuntungan karena pengalihan harta tetap adalah negara tempat harta tetap berada; d. keuntungan karena pengalihan harta yang menjadi bagian dari suatu bentuk usaha tetap adalah negara tempat bentuk usaha tetap berasal.

6. BUT. DISANO CORP. yang kantor pusatnya di Jepang pada tahun 2010 mempunyai net income sebelum pajak sebesar Rp 30 milyar. Setelah income statement-nya dilakukan rekonsiliasi fiskal mempunyai net income before tax sebesar Rp 35 milyar. Apabila tidak ada koreksi akun antara BUT. DISANO CORP. dengan kantor pusatnya maka Kantor Pusat di Jepang membukukan labanya yang berasal dari BUT. DISANO CORP. di Indonesia sebesar a. b. c. d. Rp 25,20 milyar; Rp 22,68 milyar; Rp 17,68 milyar; Rp 18,18 milyar.

7. Pada tanggal 18 Juli 2010 PT. Karapan Pagi yang sudah terdaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak mengimpor mesin tekstil untuk permintalan dari China dengan harga sampai terpasang (termasuk Insurance and Freight) sebesar Rp US$ 100,000. Membayar PPh Pasal 22 impor sebesar US$ 2,250 dan PPN impor sebesar US$ 9,000. Atas pembelian mesin tersebut maka akan dicatat sebagai aktiva tetap sebesar a. b. c. d. US$ 111,250; US$ 102,250; US$ 109,000; US$ 100,000.

halaman 2 dari 10

USKP 22011: AKUNTANSI PERPAJAKAN - C

8. PT Sing Kae membeli saham PT Sing Kie pada tanggal 15 Maret 2010 sebesar Rp 100 milyar dengan besarnya kepemilikan 50%. Pada akhir tahun diketahui bahwa laba bersih setelah pajak PT Sing Kie sebesar Rp 12 milyar dan membagikan deviden dalam bentuk saham kepada PT Sing Kae sebesar Rp 5 milyar. Adapun penyesuaian untuk mencatat laba yang dilakukan oleh PT Sing Kae adalah a. Membukukan laba atas investasi di PT Sing Kie sebesar Rp 6 milyar; b. Membukukan laba atas investasi di PT Sing Kie sebesar Rp 17 milyar; c. Membukukan laba atas investasi di PT Sing Kie sebesar Rp 10 milyar; d. Nihil karena PT Sing Kae dan PT Sing Kie merupakan badan usaha terpisah. 9. Pada tanggal 15 Juli 2010 PT Cung Cung Ngan Indonesia mengimpor mesin senilai fob US$ 300,000. Pada saat memasukkan mesin tersebut harus membayar Bea Masuk sebesar 15%, Bea Masuk Tambahan sebesar 5%, PPN impor sebesar 10% dan PPh Pasal 22 sebesar 2,5%. Membayar asuransi di luar negeri sebesar 0,75% dari Cost and Freight. Sedangkan besarnya freight 5% dari fob. Dari data tersebut (asumsi kurs KMK yang berlaku pada saat transaksi sebesar US$ 1 = Rp 10.000) maka perusahaan akan menjurnal harga perolehan mesin tersebut dengan mendebit a. b. c. d. Rp 3.998.625.000; Rp 3.675.000.000; Rp 3.698.625.000; Rp 3.623.625.000.

10. PT. Barakuduk melakukan pengalihan harta kepada PT. Blekok Indonesia tetapi bukan dalam rangka penggabungan usaha maka atas aktiva tetap tersebut dicatat sebesar a. b. c. d. Nilai pasar; Nilai buku; Nilai pasar atau nilai buku; Nilai yang telah di lakukan oleh appraisal yang independen.

II. SOAL ESSAY (BOBOT 60) Soal Essay 1 (Bobot 10) PT. Lapisan Bawah yang bergerak dalam usaha ekspor kayu lapis pada bulan Februari 2010 menjual produknya ke Amerika dengan nilai 100,000 USD dengan nilai kurs
halaman 3 dari 10

USKP 22011: AKUNTANSI PERPAJAKAN - C

sebesar Rp 9.000 per dolarnya. Pada bulan April 2010 atas penjualan tersebut dilunasi dengan nilai kurs sebesar Rp 10.000 per 1 USD. Diminta: a. Berapa laba/ rugi selisih kurs atas transaksi tersebut? b. Buat ayat jurnalnya pada saat penjualan maupun pada saat pelunasan.

Soal Essay 2 (Bobot 10) PT. MANGGOETO melakukan kegiatan usaha dalam bidang persewaan kantor dan juga persewaan mobil. Dalam tahun 2010 PT. MANGGOETO memperoleh penghasilan dari persewaan ruangan sebesar Rp 1.000.000.000 dan dari persewaan mobil sebesar Rp 500.000.000. Biaya-biaya yang dikeluarkan untuk usaha persewaan mobil dan persewaan ruangan kantor tidak dapat dipisahkan dan seluruh berjumlah Rp 800.000.000 (semua biaya telah sesuai dengan ketentuan fiscal). Selain itu wajib pajak menerima penghasilan-penghasilan lain yaitu bunga deposito dari Bank Perkreditan Rakyat sebesar Rp 10.000.000 dan dividen dari anak perusahaan PT. MEWEKS yang sahamnya dimiliki sebesar 5% sebesar Rp 100.000.000. Diminta: 1. 2. Jelaskan aspek perpajakan dari semua kegiatan di atas. Apakah PT. MANGGOETO wajib melaporkan SPT Tahunan Tahun Pajak 2010? Jika tidak berikan alasannya dan jika wajib berapa besarnya penghasilan dan biaya yang dicantumkan dalam SPT Tahunan?

Soal Essay 3 (Bobot 40) PT. SING KAYA INDONESIA adalah perusahaan besar yang berlokasi di Jalan Jend. Sudirman Nomor 999 Jakarta. Perusahaan bergerak sebagai distributor yang melayani wilayah di seluruh Indonesia. Adapun data-data keuangan pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut: (dalam ribuan rupiah) 1 2 Cash Bank - HSBC 62.000 663.500

halaman 4 dari 10

USKP 22011: AKUNTANSI PERPAJAKAN - C

3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33

Account Receivable Inventory Suplies Prepaid Article PPh Pasal 25 Equipment Acc. Dep. of Equipment Vehicle Acc. Dep. of Vehicle Account Payable Account Payable - USD Tax Payable Other Payable Common Stock Sales Sales Discount Purchase Delivey Expense Purchase Discount Salaries Expense Rent Expense Electrical and telp Expense Suplies Expense Office Expense Marketing Expense Bad Debt Expense Loss (Income) Depreciated Exp. of Equipment Depreciated Exp. of Vehicle Sundry Expense Interest Income

240.000 80.000 12.000 18.000 130.000 (12.000) 120.000 (30.000) 370.000 142.000 15.000 10.000 200.000 1.760.000 45.000 900.000 20.000 30.000 135.000 36.000 21.000 12.000 60.000 16.200 1.700

halaman 5 dari 10

USKP 22011: AKUNTANSI PERPAJAKAN - C

Catatan: Keterangan tambahan yang diperoleh pada tanggal berikut: a. 31 Desember 2010 adalah sebagai

Berdasarkan Rekening Koran yang diterima dari Bank HSBC, perusahaan belum membukukan Bank Expense sebesar Rp 450.000 yang seharusnya dicatat pada akun Sundry Expense dan Interest Income neto bulan Desember sebesar Rp 185.000

b.

Dihapuskan piutang karena debitur telah bubar dan pailit yaitu debitur atas nama: - PT. MAMPUS - PT. KOID - CV. LENYAP Rp. 13.000.000 Rp. 14.000.000 Rp. 18.000.000 Rp. 45.000.000

Penghapusan piutang tersebut tidak diajukan gugatan ke Pengadilan Negeri serta tidak diumumkan dalam penerbitan. c. d. Inventory masih tersedia sebesar Rp.100.000.000 dan Suplies sebesar Rp 4.000.000 Taksiran umur inventaris 5 (lima) tahun, tanpa nilai residu, penyusutan komersial dengan metode garis lurus. Inventaris termasuk harta kelompok I (satu), penyusutan fiskal dengan metode Saldo Menurun. Semua aktiva tetap mulai disusutkan pada bulan Januari. e. Taksiran umur kendaraan 8 (delapan) tahun, tanpa nilai residu, penyusutan komersial dengan metode garis lurus. Kendaraan termasuk harta kelompok II (dua), penyusutan fiskal dengan metode saldo menurun. f. g. Beban listrik, telepon bulan Desember 2010 yang belum dibayar sebesar Rp 2.000.000 masukkan ke akunOther Payable. Keterangan tambahan untuk menghitung Penghasilan Kena Pajak dan PPh Terhutang. 1) Perincian atas akun Salaries Expense terdiri Gaji Pokok sebesar Rp 100.000.000, Biaya Perjalanan Dinas sebesar Rp 10.000.000, T.H.R sebesar Rp 15.000.000, biaya melahirkan istri salah satu pegawai Rp 5.000.000 dan biaya perbaikan rumah dinas manager pemasaran sebesar Rp 5.000.000. 2) 3) Didalam beban listrik dan telepon termasuk listrik, telepon rumah pemegang saham sebesar Rp. 6.000.000,Perincian macam-macam beban sebelum penyesuain terdiri dari Rekreasi Pegawai sebesar Rp 1.500.000, Hari Raya sebesar Rp 2.000.000, Meterai untuk usaha (tdk ada bukti) sebesar Rp 1.000.000, Perbaikan dan bahan bakar bakar kendaraan direksi sebesar Rp 3.000.000.
halaman 6 dari 10

USKP 22011: AKUNTANSI PERPAJAKAN - C

h.

Biaya entertainment yang dikeluarkan untuk relasi pemegang saham selamat tahun 2010 adalah sebesar Rp 1.000.000.

DIMINTA: 1. 2. 3. 4. 5. Buat adjustment journal pada tanggal 31 Desember 2010. Hitung Fiskal Depreciation tahun 2010. Buat Rekonsiliasi Laporan Keuangan Fiskal. Hitung penghasilan kena pajak, PPh terutang dan kurang (lebih) bayar tahun 2010. Buatlan Income Statement dan Balance Sheet.

halaman 7 dari 10

USKP 22011: AKUNTANSI PERPAJAKAN - C


PT. SING KAYA INDONESIA BALANCE SHEET 31-Des-10

No.

Akun

Trial Balance Debet Kredit

Adjusment Debet Kredit

Trial Balance After Adj. Debet Kredit

Income Statement Debet Kredit

(dalam ribuan rupiah) Balance Sheet Debet Kredit

Cash

62.000

Bank

663.500

Account Receivable

240.000

Inventory

80.000

Suplies

12.000

Prepaid Tax Article 25

18.000

7 12.000

Equipment

130.000

Acc. Dep. of Equipment

9 30.000 370.000 142.000

Vehicle

120.000

10

Acc. Dep. of Vehicle

11

Account Payable

12

Account Payable - USD

halaman 8 dari 10

USKP 22011: AKUNTANSI PERPAJAKAN - C

No. 15.000 10.000 200.000 1.760.000

Akun

Trial Balance Debet Kredit

Adjusment Debet Kredit

Trial Balance After Adj. Debet Kredit

Income Statement Debet Kredit

(dalam ribuan rupiah) Balance Sheet Debet Kredit

13

Tax Payable

14

Other Payable

15

Common Stock

16

Sales

17

Sales Discount

45.000

18

Purchase

900.000

19 30.000

Purchase Delivey Expense

20.000

20

Purchase Discount

21

Salary

135.000

22

Rent Expense

36.000

23

Electrical and Telephone Exp.

21.000

24

Suplies Expense

25

Office Expense

12.000

26

Marketing Expense

60.000

halaman 9 dari 10

USKP 22011: AKUNTANSI PERPAJAKAN - C

No.

Akun

Trial Balance Debet Kredit

Adjusment Debet Kredit

Trial Balance After Adj. Debet Kredit

Income Statement Debet Kredit

(dalam ribuan rupiah) Balance Sheet Debet Kredit

27

Bad Debt Expense

28

Income (Loss)

29

Depreciation Expense - Equipment

30

Depreciation Expense - Vehicle

31 1.700

Sundry Expense

16.200

32

Interest Income

33

Cost Of Good Sold

Total

2.570.700

2.570.700

halaman 10 dari 10

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak Periode (Januari) 2011 - Kurikulum Lama (Kur022004)

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK

UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK


MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU : Perpajakan Internasional : Kamis, 27 Januari 2011 : 13:00 16:00

DIISI OLEH PANITIA

TANDA TANGAN PENGAWAS

NAMA PESERTA

NOMOR UJIAN

m. ujian : Perpajakan Internasional hari/tgl waktu : Kamis, 27 Januari 2011 : 13:00 16:00

DIISI OLEH PANITIA

PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas. 2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya. 3. Naskah terlampir terdiri dari 3 halaman yang berisi 5 buah soal. 4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat. 5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia. 6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan tanda tangan pada tempat yang disediakan. 7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 12011: Perpajakan International - C

Relevant Tax Treaties: 1. Tax Treaty between Indonesia and Singapore 2. Tax Treaty between Indonesia and USA

SOAL ESSAY SOAL 1 (Grade 15)


A US incorporated company (Banch Tech Corporation) based in Dallas-USA has a branch office in Jakarta. Besides, the American company is also effectively managed in Indonesia by Mr Sudjono (an Indonesian). Question : Is the US companys branch in Jakarta considered as Indonesian tax resident?

SOAL 2 (Grade 20)


PT. Garuda Didadaku, an Indonesian airline company signed a contract with a USA company (Americana Airline Enterprise) to repair the old mechanical and technical system of 2 of its Garuda aircrafts. The USA company sent its mechanical technician to Indonesia to provide the services within 1 month and 15 days. The USA Company could not show its COD letter from the IRS. Question : Since AAE does not have the COD letter, could you explain the consequence of its Indonesian withholding tax treatment?

SOAL 3 (Grade 20)


In May 2010, a private wellknown University in Karawaci, Tangerang hired Prof. Tommy Chew (a Singaporean citizen) to be a lecturer at a Faculty of Business Economics for one year. His appointment is selected from other 3 candidates lecturer from Singapore and Malaysia. The university will pay his salary of Sin$ 5,000/month plus a Toyota Kijang Innova to be used for operation and a private small apartment rented by the university of Sin$1,000/month.
halaman 1 dari 3

USKP 12011: Perpajakan International - C

Question : How would be the tax treatment for Prof. Tommy Chew as a foreign lecturer in Indonesia?

SOAL 4 ( Grade 30)


Mr. John-Erik, an Indonesian citizen, is a young entrepreneur engaged in the hospitality industry, owning lodging assets in various tropical locations around the world. Currently, John Erik resides in his penthouse apartment in Singapore but from time-to-time, he also stays at his private villa in Bali due to his personal (family) and economic (business) attachment in Indonesia. As his business grows successfully, John-Erik decides to expand his business PT. A, a company incorporated under the laws of Indonesia, by opening a new hotel in Lombok area. For this purpose among others, John-Erik visited Indonesia during various periods. During these visits, he kept the following traveling agenda: January 1, 2009 February 28, 2009 During workdays: exploration of the area, meetings with architects and contractors. In weekends, he visited his private villa in Bali for leisure and meeting friends. June 1, 2009 June 4, 2009 Visiting family in Jakarta. June 5, 2009 July 4, 2009 During workdays: supervising the project and various meetings with parties involved. In weekends he traveled back to Jakarta to meet his family. September 1, 2009 September 30, 2009 Holiday with family to Bali. December 1, 2009 January 29, 2010 During workdays: finalization of project and preparation for the grand opening. In weekends, he kept working so as to ensure that the deadlines are met before the grand opening of his hotel. Nonetheless of his attachment to Indonesia, John-Erik has no intention whatsoever to reside in Indonesia permanently. Subsequently during the other periods not mentioned above JohnErik returned to Singapore. Having evaluated the facts and circumstances at hand, the Singaporean tax authorities considers that John-Erik is a tax resident in Singapore according to Singaporean tax law.

halaman 2 dari 3

USKP 12011: Perpajakan International - C

Question A: Where is he resident for the purpose of the tax treaty between Indonesia and Singapore? Question B: Assuming that the Singaporean tax authorities are correct, and John-Erik is considered as tax resident in Singapore. In his capacity as director of PT. A, John Erik receives a remuneration from PT. A amounting to Rp 200.000.000,What are the tax implications in Indonesia? Question C: PT. As new hotel in Lombok turned out to be successful and attracted many prominent guests. Ms. Veronica, a good friend of Mr. John-Erik and a prominent guest from India, one day asked whether PT. A has any private villas available in Bali. As a close friend Mr. JohnErik could not decline Ms. Veronicas request, and made his private villa in Bali available to PT. A, so as to meet this special request. For this purpose, PT A paid Mr. John Erik a rental fee amounting to in total Rp 50.000.000,-. What are the tax implications in Indonesia?

SOAL 5 (Grade 15)


Ms. Susan Bro is a popular Jazz singer in USA. During her 5 days visit to Surabaya she received income as follows : a. US$ 40,000 as fee from Adis MS Concert Music Promotor for her Jazz Concert appearance. b. US$ 15,000 for advertising and sponsorship in relation to her performance. c. US$ 10,000 as commission in selling of her Jazz Concert merchandise Question : Please calculate the tax to be paid by Ms.Susan Bro in Indonesia. (US$1= Rp 9000)

---oOo---

halaman 3 dari 3

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak Periode (Januari) 2011 - Kurikulum Lama (Kur022004)

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak Periode (Januari) 2011 - Kurikulum Lama (Kur022004)