Anda di halaman 1dari 3

Cara Transformasi Arcsin

Oke, disini saya akan menjelaskan tentang Transformasi Arcsin. Sebelumnya sebagai informasi biasanya untuk transformasi data dapat menggunakan tiga jenis transformasi yaitu transformasi akar, logaritma dan arcsin. Langsung saja, Transformasi Arcsin biasanya digunakan pada data proporsi atau presentase. Selanjutnya jangan lupa terhadap beberapa prosedur yang perlu diperhatikan ketika akan melakukan transformasi arcsin: 1. Data berupa persentase atau proporsi dan kurang memenuhi asumsi-asumsi analisis ragam 2. Apabila data berada dalam wilayah 30-70% maka tidak perlu dilakukan transformasi 3. Apabila data berada dalam wilayah 0-30% atau 70-100% maka dilakukan transformasi arcsin 4.Apabila banyak terdapat nilai 0 maka gunakan transformasi akar (%+0,5) Adapun cara transformasinya : Disini saya berikan contoh data persentase bobot hati ayam broiler yang diberikan berbagai perekat alami pellet. Penelitian ingin melihat penambahan perekat pellet apakah berpengaruh terhadap persentase bobot hati ayam broiler. Percobaan dilakukan dengan 4 perlakuan, dengan satu perlakuan kontrol dan 4 ulangan. Data persentase bobot hati:

Nah, selanjutnya kita lihat data berikut menyebar dengan persentase <30% sehingga data ditransformasi menggunakan Arcsin. Caranya, kita lihat misalnya pada data X1,1 yaitu 2,3. Maka transformasinya adalah arcsin (2,3/100) = arcsin 0,023 = 8,73

Jika ingin melakukan transformasi menggunakan excel dapat menggunakan rumus : arcsin 0,023 = arcsin 0,15 = degrees(asin(0,15)) = 8,73 Atau langsung saja ketik = DEGREES(ASIN((G4/100)^0,5)) dengan G4 merupakan tepat cell nilai 2,30(X1,1). Data setelah ditransformasi yaitu :

Siap melakukan Anaisis of Variance (ANOVA) Catatan: Transformasi ini hanya digunakan untuk membantu dalam pengolahan data/analisis ragam, sedangkan data yang ditampilkan adalah data asli, yaitu data yang sebelum di transformasi.