Anda di halaman 1dari 5

Nama : Martha Leica NIM : 201211092 Kelas : B A. Apa saja tulang-tulang yang berperan di dalam pergerakan tangan?

1. Humerus / tulang lengan atas. Termasuk kelompok tulang panjang /pipa, ujung atasnya besar, halus, dan dikelilingi oleh tulang belikat. pada bagian bawah memiliki dua lekukan merupakan tempat melekatnya tulang radius dan ulna 2. Radius dan ulna / pengumpil dan hasta. Tulang ulna berukuran lebih besar dibandingkan radius, dan melekat dengan kuat di humerus. Tulang radius memiliki kontribusi yang besar untuk gerakan lengan bawah dibandingkan ulna. 3. karpal / pergelangan tangan. tersusun atas 8 buah tulang yang saling dihubungkan oleh ligamen. 4. metakarpal / telapak tangan. Tersusun atas lima buah tangan. Pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan, sedangkan bagian bawah berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges) 5. Palanges (tulang jari-jari). tersusun atas 14 buah tulang. Setiap jari tersusun atas tiga buah tulang, kecuali ibu jari yang hanya tersusun atas 2 buah tulang.

B. Sebutkan jenis-jenis otot yang mempunyai peran di dalam pergerakan tangan tersebut!
1. Otot antagonis adalah dua otot atau lebih yang tujuan kerjanya

berlawanan. Jika otot pertama berkontraksi dan yang kedua berelaksasi, akan menyebabkan tulang tertarik atau terangkat. Sebaliknya, jika otot pertama berelaksasi dan yang kedua berkontraksi akan menyebabkan tulang kembali ke posisi semula. Kerja otot antagonis pada otot lengan atas. Untuk menggerakkan lengan bawah ke atas dan sebaliknya diperukan dua otot rangka, yaitu otot bisep dan trisep. Otot bisep adalah otot yang memiliki dua ujung (dua tendon) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian depan. Otot trisep adalah otot yang memiliki tiga jung (tiga tendon) yang melekat pada tulang, terletak di lengan atas bagian belakang. Untuk mengangkat lengan bawah, otot bisep berkontraksi dan otot trisep berelaksasi. Untuk menurunkan lengan bawah, otot trisep berkontraksi dan otot bisep berelaksasi. Antagonis juga adalah kerja otot yang kontraksinya menimbulkan efek gerak berlawanan, contohnya adalah: 1. Ekstensor( meluruskan) dan fleksor (membengkokkan), misalnya otot trisep dan otot bisep. 2. Abduktor (menjauhi badan) dan adductor (mendekati badan) misalnya gerak tangan sejajar bahu dan sikap sempurna. 3. Depresor (ke bawah) dan adduktor ( ke atas), misalnya gerak kepala merunduk dan menengadah. 4. Supinator (menengadah) dan pronator (menelungkup), misalnya gerak telapak tangan menengadah dan gerak telapak tangan menelungkup
2. Otot sinergis adalah otot-otot yang kontraksinya menimbulkan gerak

searah. Contoh kerja otot yang sinergis adalah otot-otot pronator yang terdapat pada lengan bawah. Otot pronator ada dua, yaitu otot pronator teres dan otot pronator kuadratus. Kedua otot tersebut bekerja sama menggerakkan telapak tangan menelungkup dan menengadah.

Nama-nama otot berdasarkan kerjanya dapat Anda lihat pada tabel di bawah ini: No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Nama otot Ekstensor Fleksor Adductor Abductor Levator Depressor Pronator Supinator Rotator Konstriktor Adilator Fungsi Gerak meluruskan Gerak membengkokkan Gerak mendekat sumbu badan Gerak menjauhi sumbu badan Gerak mengangkat suatu struktur Gerak menurunkan suatu struktur Gerak menelungkupkan Gerak menengadahkan Gerak memutar Gerak menutup Gerak membuka Contoh ototnya Ekstensor cruris Fleksor tarsi Adductor longus Gluteus medius Temporalis dan messeter Depressor mandibulae Pronator teres Supinator Pectoralis mayor Orbicularis oculi Orbicularis oris

C. Apa saja jenis-jenis persendian yang terlibat dalam pergerakan tangan tersebut? 1. Sendi engsel merupakan bagian dari jenis persendian diartrosis. Sendi engsel yang dengan beberapa tulang memungkinkan untuk melakukan gerakan pada satu arah. Contohnya adalah sendi siku antara tulang lengan atas dan tulang hasta. Beberapa penyusunnya antara lain kapsula sendi adalah lapisan berserabut yang melapisi sendi. Di bagian dalamnya terdapat rongga, ligamen (ligamentum) adalah jaringan pengikat yang mengikat luar ujung tulang yang saling membentuk persendian. Ligamentum juga berfungsi mencegah dislokasi dan tulang rawan hialin (kartilago hialin) adalah jaringan tulang rawan yang menutupi kedua ujung tulang yang erguna untuk menjaga benturan dan cairan sinovial yang merupakan cairan pelumas pada kapsula sendi.

2. Sendi pelana merupakan bagian dari jenis persendian diartrosis. Sendi pelana yang menghubungkan antara tulang yang satu dengan tulang yang lain, sehingga memungkinkan untuk melakukan beberapa gerakan rotasi pada tubuh namun tidak ke segala arah. Contohnya adalah hubungan tulang pada telapak tangan dan tulang pada jari tangan. Beberapa penyusunnya antara lain kapsula sendi adalah lapisan berserabut yang melapisi sendi. Di bagian dalamnya terdapat rongga, ligamen (ligamentum) adalah jaringan pengikat yang mengikat luar ujung tulang yang saling membentuk persendian. Ligamentum juga berfungsi mencegah dislokasi dan tulang rawan hialin (kartilago hialin) adalah jaringan tulang rawan yang menutupi kedua ujung tulang yang erguna untuk menjaga benturan dan cairan sinovial yang merupakan cairan pelumas pada kapsula sendi.

3. Sendi peluru merupakan bagian dari jenis persendian diartrosis. Sendi peluru yang menghubungkan antara tulang yang satu dengan tulang yang lain memungkinkan terjadinya pergerakan ke segala arah. Contohnya adalah hubungan tulang lengan atas dengan tulang belikat. Bahan penyusunnya antara lain kapsula sendi adalah lapisan berserabut yang melapisi sendi. Di bagian dalamnya terdapat rongga, ligamen (ligamentum) adalah jaringan pengikat yang mengikat luar ujung tulang yang saling membentuk persendian.

Ligamentum juga berfungsi mencegah dislokasi, tulang rawan hialin (kartilago hialin) adalah jaringan tulang rawan yang menutupi kedua ujung tulang yang erguna untuk menjaga benturan dan cairan sinovial adalah cairan pelumas pada kapsula sendi.

4. Sendi kondiloid mirip dengan sendi peluru, hanya saja sendi elipsoid memiliki bonggol dan ujung-ujung tulangnya tidak membulat, tetapi sedikit oval. Oleh karena itu, gerakan yang dihasilkan lebih terbatas dibandingkan dengan sendi peluru. Sendi kondilod memungkinkan gerakan berporos dua dengan gerakan ke kiri dan ke kanan, ke depan dan ke belakang. Ujung tulang yang satu berbentuk oval dan masuk kedalam suatu lekuk berbentuk elips. Contoh sendi antara tulang pengumpil dengan tulang pergelangan tangan.

5. Sendi luncur. Pada sendi luncur, kedua ujung tulang agak rata sehingga menimbulkan gerakan menggeser dan tidak berporos. Contohnya sendi antartulang pergelangan tangan