Anda di halaman 1dari 4

Penyakit jantung hipertensi

MENTARI-1010211018

Definisi Istilah yang diterapkan untuk menyebutkan penyakit jantung secara keseluruhan mulai dari let ventrikel hipertrofi ,aritmia jantung, pjk,yang diakibatkan peningkatan tekanan darah baik secara langsung ataupun tidak langsung .

Pathogenesis - hipertrofi ventrikel kiri merupakan kompensasi jantung terhadap tekanan darah tinggi ditambah dengan faktornya neurohormonal yang ditandai oleh penebalan otot jantung ( hipertrofi konsentrik) . Fungsi diastolik terganggu akibat dari gangguan relaksasi ventrikel kiri dilanjutkan oleh diatasi ventrikel kiri (hipertrofi eksentrik) rangsangan simpatis dan aktivitas sistem reunian angiotensin memacu mekanismenya Frank straling melalui peningkatan volume diastolik ventrikel sampai tahap tertentu hingga terjadi gangguan kontraksi miokard. - iskemi miokard dapat terjadi karena aterosklerosis dengan peningkatan kebutuhan oksigen miokard akibat dari hipertrofi ventrikel kiri . Hipertrofi ventrikel kiri miokard faktornya utama kerusakan Miosit pada hipertensi.

Gambaran Klinik Pada stadium dini hipertensi, tampak tanda-tanda akibat rangsangan simpatis yang kronis. Jantung berdenyut cepat dan kuat. Terjadi hipersirkulasi yang mungkin sebagai akibat aktivitas neurohormonal yang meningkat disertai dengan hipervolemia. Pada stadium selanjutnya, timbul mekanisme kompensasi pada otot jantung berupa hipertorfi ventrikel kiri yang difus, tahanan pembuluh darah perifer meningkat. Gambaran klinik seperti sesak napas, salah satu dari gejala gangguan fungsi diastolic, tekanan pengisisan ventrikel meningkat, walaupun fungsi sistolik masih normal. Bila berkembang terus, terjadi hipertrofi yang eksentrik dan akhirnya menjadi dilatasi ventrikel, dan timbul gejala payah jantung. Stadium ini kadangkala disertai dengan gangguan pada factor koroner. Adanya gangguan sirkulasi pada cadangan aliran darah koroner akan memperburuk kelainan fungsi mekanik/ pompa jantung yang selektif.

Diagnosis

Pemeriksaan fisik Keluhan utama : perhatikan keadaan khusus seperti : cushing,feokromasitoma, tidak proporsional ya anggota tubuh bagian atas dan bagian bawah sering pada koar kasino Arta, funduskopi untu menilai prognosis. Palpasidan aus kuitansi arteri karotis untuk nilai stenosis dan okulasi. Pemeriksaan jantung : untuk menilai pembesaran jantung Bunyi jantung 2 meningkat akibat dari kerasnya penutupan aorta. Murmur diastolik disertai dengan regurgitasi mitral. Bunyi jantung 4 akibat dari peningkatan tekanan Atrium kiri . Bunyi jantung 3 (Gallop ventrikel ) bila tekanan akhir diastolik ventrikel kiri meningkat akibat dari dilatari ventrikel kiri. Perlu diperhatikan apakah ada bunyi Ronkhi di paru.

Pemeriksaan laboratorium Urinalisis: protein,leukosit, eritrosit, Hb/ht Elektrolit darah : kalium ,ereum, kreatinin. Gdp, kolesterol total, tsh, trigliserida ,HDL,kolesterol,LDL, kalsium dan fosfor Radiologi : posisi Pa , pembesaran jantung kiri Ekg: tanda hipertrofi ventrikel kiri Echo: tanda hipersirkulasi , hipertrofi yang difus konsentrik/ eksentrik, diatasi ventrikel, tanda iskemi.

Penatalaksanaan Pengobatan pasien dengan penyakit jantung hipertensi terbagi dalam dua kategoripengobatan dan pencegahan tekanan darah yang tinggi dan pengobatan penyakit jantung hipertensi. Tekanan darah ideal adalah kurang dari 140/90 pada pasien tanpa penyakit diabetes dan penyakit ginjal kronik dan kurang dari 130/90 pada pasien dengan penyakit diatas. Berbagai macam strategi pengobatan penyakit jantung hipertensi: Pengaturan diet Olahraga teratur Penurunan berat badan Obat-obatan untuk hipertensi, gagal jantung sekunder karena disfungsi diastolik dan sistolik, coronary artery disease, dan aritmia

Pengaturan diet Berbagai studi menunjukkan bahwa diet dan pola hidup sehat dan atau dengan obat-obatan yang menurunkan tekanan darah dapat menurunkan gejala gagal jantung dan bisa memperbaiki keadaan LVH. Beberapa diet yang dianjurkan: Rendah garam, beberapa studi mennjukkan bahwa diet rendah garam dapat menurunkan tekanan darah pad pasien dengan hipertensi. Dengan pengurangan konsumsi garam dapat mengurangi stimulasi sistem renin-angiotensin sehingga sangat berpotensi sebagai anti hipertensi. Jumlah intake sodium yang dianjurkan 50-100 mmol atau setara dengan 3-6 gram garam per hari. Diet tinggi potassium, dapat menurunkan tekanan darah tapi mekanismenya belum jelas. Pemberian potassium secara intravena dapat menyebabkan vasodilatasi, yang dipercaya di mediasi oleh nitric oxide pada dinding vaskular. Diet kaya buah dan sayur mayur. Diet rendah kolesterol, sebagai pencegah terjadinya penyakit jantung koroner. Tidak mengkonsumsi alkohol.

Olahraga teratur Olahraga teratur seperti berjalan, lari, berenang, bersepeda bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan dapat memperbaiki keadaan jantung. Olaharaga isotonik dapat juga bisa meningkatkan fungsi endotel, vasodilatasi perifer, dan mengurangi katekolamin plasma. Olahraga teratur selama 30 menit sebanyak 3-4 kali dalam satu minggu sangat dinjurkan untuk menurunkan tekanan darah. Penurunan berat badan Pada beberapa studi menunjukkan bahwa obesitas berhubungan dengan kejadian hipertensi dan LVH. Jadi penurunan berat badan adalah hal yang sangat efektif untuk menurunkan tekanan darah. Penurunan berat badan (1kg/minggu) sangat dianjurkan. Penrunan berat badan dengan menggunakan obat-obatan perlu menjadi perhatian khusus arena umumnya obat penurun berat badan yang terjual bebas mengandung simpatomimetik,sehingga dapat memningkatan tekanan darah, memperburuk angina atau gejala gagal jantung dan terjainya eksaserbasi aritmia.

Menghindari obat-obatan seperti NSAIDs, simpatomimetik, dan MAO yang dapat meningkatkan tekanan darah atau menggunakannya dengan obat antihipertesni.

Farmakoterapi Pengobatan hipertensi atau penyakit jantung hipertensi dapat menggunakan berbagai kelompok obat antihipertensi: thiazide, beta-blocker dan kombinasi alpha dan beta blocker, calcium channel blockers, ACE inhibitor, angiotensin receptor blocker dan vasodilator seperti hydralazine. Hampir pada semua pasien memerlukan dua atau lebih obat antihipertensi untuk mencapai tekanan darah yang diinginkan.