Anda di halaman 1dari 3

LBM 1 BLOK 13 STEP 1 STEP 2 Reccurent Caries nama lain : Karies Sekunder Eskavasi : proses membersihkan jaringan patologi

gi dengan menggunakan eskavator

STEP 3 KARIES SEKUNDER Definisi : - Karies yang timbul pada lokasi yang telah memiliki riwayat karies,biasanya ditemukan di tepi tumpatan Etiologi : (dari 2 aspek, yaitu dari aspek dokter gigi dan aspek pasien) - Preparasi Tumpatan yang tidak baik dan benar - Kurang menjaga OH (OH buruk) - Penumpukan Streptococcus Mutans dan Lactobacillus sp - Terjadinya Kebocoran mikro celah disekitar tepi tumpatan yang tidak terditeksi secara klinis akibat tidak adanya ikatan kimia antara restorasi dengan jaringan gigi (apa itu kebocoran mikro? apakah amalgam ada ikatan kimia? LI) Faktor Predisposisi : - Status OH OH buruk - Pola makan Di jaga makan makanan berkarbohidrat,makanan manis,mengurangi minum soft drink berhubungan dengan sugar clock (jangan lupa gambarnya yaa echii ;) Gambaran Klinis : - Terjadi diskolorisasi pada sekeliling tumpatan pada amalgam sulit dibedakan antara karies dengan korosi - Terdapat fissure pada tepi restorasi - Pecahnya tepi tambalan - Tumpatan yang besar dapat menyebabkan diskolorisasi tanpa adanya karies,tetapi bila ditumpatan terjadi diskolorisasi dan adanya fissure di tepi tumpatan tadi,berarti itu indikasi karies sekunder pada amalgam - Amalgam bila di mikroskop terlihat zona translusen/ gelap sepanjang dinding kavitas , bila lesi mencapai dentino enamel junction maka lesi akan melebar ke lateral meliputi permukaan dentin yang lebih luas - LI bila tumpatan memakai GIC dan resin komposit ??? Gejala :

Perbedaan karies yang belum pernah di tambal dengan karies yg sudah pernah di tambal ? Nyeri saat makan manis Ngilu saat minum dingin

Macam- macam berdasarkan letak : - Karies Sekunder ada 2 : 1. Lesi Luar terbentuk di permukaan giginya sebagai hasil serangan pertama (dari pembentukan karies setelah ditambal) 2. Wall Lesion terbentuk bila ada kebocoran mikro (bakteri,cairan mulut, molekul/ion hidrogen), kebocoran ada di dinding kavitas dengan restorasi wall lesion ada di email tepi dinding kavitas Pemeriksaan : - Visual inspeksi (ada diskolorisasi di sekitar tepi tumpatan) , tumpatan cracking - Sondasi fissura pada tepi tumpatan, perlunakan jaringan (mekanisme perlunakan jaringan pada karies?? karena terjadi demineralisasi ,matriks di dalam gigi ikut larut dalam larutan saliva seperti saliva, bakteri menghasilkan asam lalu struktur terdiri dari fosfat dan kalsium sehingga struktur tersebut ikut larut dalam saliva .. LI LI LI ) yo ayooo LI ;)) mekanisme fluor : fungsi fluor terhadap.. (mela) .. LI yaaaaaaaaaaaa - Eskavasi bila ada kavitas bila ada perlunakan gigi dan ada debris lalu dibersihkan dengan ekskavator Pemeriksaan Penunjang : - Pada restorasi amalgam dengan radiografi bitewing untuk gigi posterior - Macam-macam Rontgen LI Periapikal untuk PSA 1 gigi ?? Bitewing 3 gigi untuk lesi kecil ?? Penatalaksanaan : - Pembongkaran tumpatan lama dan di tambal ulang - Bila amalgam haruskah bongkar ulangg ?? percuma di bongkar ulang, karies sekunder hanya di bersihkan lalu di tambahkan amalgam dengan undercut , BERAPA KETEBALAN AMALGAM AGAR TIDAK PECAH KETIKA PENGUNYAHAN ?? LI !! - Bila GIC dan resin komposit haruskah bongkar ulangg ?? GIC memakai mikropit (bolongbolong karena conditioner ) , fungsi dentin conditioner ?? LI.. GIC karena ikatan kimia ... Pencegahan oleh dokter gigi dan pasien : - Pasien : 1. Diet 2. Menjaga OH - Dokter gigi : 1. Preparasi (syarat preparasi yang okee?? , email tidak didukung dentin)

2. Menguasai teknik manipulasi bahan 3. Teknik penumpatannya 4. Edukasi tentang pola makan

STEP 4

BERARTII.. AYOO TEMAN TEMAN DI CARI LI NYAAAA.. SAMPE KETEEMUUUU HARIII JUMAAATTT :D