Anda di halaman 1dari 6

Alat dan Mesin Pertanian

ALAT DAN MESIN PERTANIAN Pertanian secara sempit artinya bercocok tanam. Sedangkan pertanian secara luas yaitu berusaha atau usah a bercocok tanam, pengolahan tanah dll untuk mendapatkan kesejahteraan. Alat dan Mesin pertanian adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang penguasaan dan pemanfaatan bahan dan tenaga alam untuk mengembangkan daya kerja manusia dalam bidang pertanian demi untuk kesejahteraan manusia itu sendiri. Tenaga alam yang dimaksud disini yaitu sumber tenaga yang dapat dimanfaatkan antara lain air, matahari, angin, hewan, manusia, gas alam, dll. * Peranan dan ruang lingkup dari alat dan mesin pertanian a. Peranan alat dan mesin pertanian Meningkatkan efisiensi tenaga manusia - Meningkatkan taraf hidup pertanian - Menjamin peningkatan/penaikan kualitas, kuantitas maupun kapasitas pertanian - Meningkatkan pertumbuhan tipe usaha tani dari ce-fairing ditingkatkan menjadi commercial farming - Mempercepat prasisi bentuk perekonomian yang bersifat agraris menjadi bentuk perekonomian industri b. Ruang lingkup Dimana mesin dan peralatan itu digunakan - Mesin" budidaya pertanian - Teknik pengolahan tanah dan air - Bangunan pertanian - Elektrifikasi pertanian (penggunaan listrik dalam bidang pertanian) - Mesin2 pengolahan hasil - Mesin2 pengolahan pangan - Pengolahan/menajemen mekanisasi pertanian * Tujuandasar dari mesin dan alat pertanian > Mengurangi bahaya atau kerugian di bidang pertanian > Mengurangi biaya produksi > Meningkatkan dan menjamin hasil pertanian > Memanfaatkan secara menguntungkan hasil sampingan dan kelebihan hasil pertanian > Menghilangkan kebosanan dalam bidang pertanian > Membuat kehidupan petani lebih menyenangkan > Memelihara dan memanfaatkan sumber daya alam secara efisien * Faktor-faktor pembatas yang harus diperhatikan dalam bidang pertanian, yaitu: - Iklim - Kondisi alam - Transportasi Untuk meningkatkan hasil produktifitas ada 2 cara, yaitu: 1) Intensifikasi, yaitu dapat dilakukan pada lahan yang telah ada namun belum dimanfaatkan secara efisien. 2) Perluasan lahan/Land Defelopment/pembukaan lahan: adalah usaha atau tindakan

merubah lahan yang baru yang bukan lahan pertanian menjadi lahan pertanian. Land defelopment ini meliputi 3 hal, yaitu: - Pembukaan lahan hutan(land clearing): dapat dilakukan dengan peralatan yang sederhana misalnya kapak, gergaji pohon, dll. Dan bisa juga digunakan peralatan modern misalnya hain saw, bulldozer,dll. - Pencetakkan lahan pertanian: biasanya hal2 yg dilakukan misalnya irigasi, pembuatan batas-batas lahan, perataan permukaan lahan, dll. Biasanya digunakan traktor yang besar atau traktor yang kecil tergantung ukuran lahan yang akan digunakan. - Pemetaan tanah(surveying) * Perbedaan Mesin dan Motor a. Mesin adalah alat yang digunakan untuk merobah jarak atau arah dari suatu gaya yang bekerja. Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa mesin adalah alat yang melakukan suatu kerja yang bermanfaat melalui pengeluaran dan perubahan gaya, gerak dan energi. b. Motor adalah alat yang digunakan untuk merobah energi menjadi kerja mekanik/gerak. Pengertian motor tadi, energi yang digunakan biasa dipasok dalam bentuk bahan bakar kimia, uap atau gas dan kerja mekanik yang digunakan yang dihasilkan biasanya dalam bentuk gerak putar. Ada terdapat 2 pengertian motor. (1) ada yang berhubungan dengan listrik, istilahnya yaitu motor, (2) ada yang berhubungan dengan alat yang menggunakan bahan bakar atau biasa disebut penggerak, istilahnya eugine.

* Pengertian motor bakar

Dari gambar di atas dapat dijelaskan bahwa motor bakar adalah alat yang merubah energi panas hasil hasil pembakaran gas bahan bakar menjadi kerja mekanik melalui gerak translasi(bolak-balik)r tprak yang diubah menjadi gerak putar(rotasi) oleh poros engkol dan sebaliknya. Dalam kerja motor bakar tersebut terdapat sistem pendingin, sistem pelumasan, sistem bahan bakar, dan sistem penyalaan. Sistem pendinginan berfungsi untuk mengatur suhu pada mesin agar tidak terlalu panas atau tidak terlalu dingin. Sitem pelumasan berfungsi untuk mengatur agar logam-logam yang bergesekkan tidak mengakibatkan AUS(terkikis). Motor bakar berdasarkan tempat terjadinya pembakaran bahan bakar, motor bakar

terbagi atas 2, yaitu : motor bakar luar atau MBL/ ECE( Eksternal Combustion Eugine) dan motor bakar dalam atau MBD/ICE(Internal Combustion Eugine). Motor yang pembakarannya di luar mesin/MBL dalam hal ini ruang bakarnya tidak merupakan bagian integral atau tidak termasuk dari dalam mesin. Contohnya: Mesin uap. Sedangkan motor yang pembakarannya terjadi di dalam mesin/MBD dalam hal ini ruang bakarnya merupakan bagian integral atau termasuk dari dalam mesin. Klasifikasi =>Klasifikasi bakar dalam bahan bakar: Motor Bensin Motor Diesel/Solar =>Klasifikasi berdasarkan langkah kerja torak: Motor 2-tak Motor 4-tak => Klasifikasi berdasarkan jumlah silinder: Silinder tunggal Silinder ganda Multi silinder => Klasifikasi berdasarkan susunan silinder/susunan kedudukannya: Vertikal motor berdasarkan

- Horizontal

- Tipe 'V'

- Radial

=> Klasifikasi berdasarkan sistem penyalaan: - Loncatan listrik -> terdapat pada motor2 bensin, mengeluarkan api, alat pembakarnya busi. - Panas kompresi -> terdapat pada motor2 diesel, alat pembakarnya injektor. => Klasifikasi berdasarkan sistem pendingin: - Motor pendingin udara - Motor pendingin air - Motor pendingin udara dan air

=> Klasifikasi berdasarkan putaran mesin: - motor putaran rendah <800 RPM - motor putaran sedang 800-1200 RPM - motor putaran tinggi >1200 RPM

Energi Listrik Alternatif Sistem Hibrida di Wanassalam (1) Mendengar Hibrida, biasanya teringat pada sistem pertanian padi. Sebab, sistem ini berkembang lebih dahulu di bidang pertanian. Di Wanassalam, tengah dikembangkan energi listrik alternatif yang menggunakan sistem hibrida l Sistem Hibrida ini merupakan teknologi pengembangan energi listrik yang memadukan tiga sumber kekuatan energi alam, yakni tata surya (matahari), hidrogen (air), dan angin (tenaga udara). Sistem ini tergolong baru, sebab belum pernah ada sebelumnya. Karenanya, pengembangan pembangkit listrik sistem hibrida di Wanassalam ini merupakan model percontohan yang tengah diujicoba peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Kementrian PPDT untuk menjawab kebutuhan energi listrik nasional. Energi pertama berasal dari turbin atau kincir yang berputar oleh karena tiupan angin kencang. Alat ini mirip baling-baling kapal tetapi dipasang dengan miring menghadap arah angin. Lalu dari turbin ini menghantarkan energi electroliza yang ditampung alat canggih bernama fuel cell. Fuel cell inilah yang mengubah energi electroliza menjadi energi listrik dan siap dihantarkan ke rumah-rumah penduduk sebagai energi listrik. Karena energi angin senantiasa berubah-ubah, kadang bertiup kencang dan kadang terdiam. Untuk mengantisipasi agar pasokan energi listrik ke rumah penduduk tidak ikut berubah, pembangkit listrik sistem hibrida ini juga dipasok energi dari matahari dari teknologi modulation. Lalu, fuel cell akan menampung energi ini dan mengonversikannya dengan energi turbin agar menjadi energi listrik. Selain dua sumber energi ini, pembangkit juga dilengkapi dengan dua tabung besar yang berfungsi menampung hidrogen. Fungsi hidrogen inipun sama sebagai bahan dasar energi listrik yang dihantarkan pada fuel cell sebelum dihantarkan ke rumah penduduk. Ini temuan baru yang masih diujicobakan, kami menyebutnya pembangkit listrik model dengan sistem hibrida, terang Dr Achiar Oemry, tim teknis peneliti LIPI yang berada di lokasi, Kamis (27/12). (*)