Anda di halaman 1dari 2

http://digilib.its.ac.

id

SUMMARY INTEGRASI ERGONOMI TOTAL DAN EKOLOGI PADA PEMODELAN MANAJEMEN SAMPAH KOTA MENUJU SURABAYA ECOPOLIS
TOTAL ERGONOMIC AND ECOLOGY INTEGRATION IN SOLID WASTE MANAGEMENT MODELLING GOING TO SURABAYA ECOPOLIS Created by SUDIARNO, ADITHYA Subject Subject Alt Keyword : : Ergonomi, Ekologi : Human Engineering : Ergonomi total; manajemen sampah; ekologi; total ergonomic; solid waste management; ecology

Description :
Konsep - konsep ekologi dalam kenyataannya sekarang ini banyak dipakai untuk menganalisis lingkungan hidup, salah satunya adalah pencemaran lingkungan hidup. Pencemaran yang berdampak pada kerusakan lingkungan hidup tersebut, paling banyak terjadi disebabkan oleh sampah yang merupakan konsekuensi dari adanya aktivitas manusia. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa persoalan sampah dengan manajemen/ pengelolaan yang buruk dan mengabaikan konsep ekologi telah menjadi penyebab utama dari hilangnya jaminan keselamatan dan keamanan hidup manusia diberbagai daerah. Untuk memberikan solusi yang tepat pada permasalahan sampah yang pelik, diperlukan suatu dasar yang kuat melalui pemahaman yang menyeluruh terhadap sistem amatan. Pemahaman yang menyeluruh ini dapat dilakukan melalui pendekatan ilmu ergonomi. Model pengembangan yang ditekankan pada masalah ini adalah ergonomi total yang merupakan integrasi antara ergonomi mikro dengan ergonomi makro. Berdasarkan pendekatan ergonomi total pula, manajemen sampah akan dikelola berdasarkan aspek kebersinggungan dan keterkaitannya secara erat dengan aspek aspek lain dengan menekankan pada konsep ekologi dasar sustainability, siklus biogeokimiawi, dan carrying capacity. Model manajemen yang diusulkan menghendaki pemilahan sampah dari sumbernya. Sampah organik akan diolah menjadi pupuk kompos dengan TTG (Teknologi Tepat Guna) Takakura Home Method, Takakura Susun Method, dan Open Windrow yang dikelola oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Sedangkan pengelolaan sampah anorganik berharga diserahkan pada sektor swasta/ industri informal. Model manajemen sampah apabila dalam penerapannya tanpa disertai dengan intervensi masih belum mampu memperbaiki pengelolaan sampah secara signifikan, sehingga pada penelitian ini juga diusulkan intervensi pada model pengelolaan sampah yang terdiri atas arah intervensi, metode intervensi, dan sasaran intervensi. Arah intervensi meliputi entiti perubahan paradigma dan perilaku stakeholder, teknologi, dan entiti manajerial. Metode intervensi terdiri atas entiti legalitas hukum, kelembagaan, kemitraan, pembiayaan, dan informasional. Sedangkan sasaran intervensi meliputi entiti daur ulang, penggunaan ulang, minimalisasi, dan mencegah.

Description Alt:
Today, ecology concepts in real life, used so many times to analyze the environment, one of them is pollution. Pollution which affect to environment damage, mostly happened because of waste (solid and liquid). This condition is representing of human being activity. In fact, field identification indicates that poor management of solid waste and ecology concept disobey, are the first causes of safety guarantee loss and human life security at various areas. Giving a correct solution in complicated solid waste problem, needs a deep understanding of total system. This can be done by using ergonomic science approach. The development model was emphasized to this problem is total ergonomic, which is integration between micro ergonomic with macro ergonomic. Based on total ergonomic approach, solid waste will be managed based on its closely and its connection with other aspect, by emphasized it to the basic ecology concept of sustainability, biology-geology-chemistry cycle, and carrying capacity. Proposed management model include solid waste separation (organic and inorganic) from the source. Organic solid

Page 1

waste will be processed become compost with appropriate technology Takakura Home Method, Takakura Susun Method, and Open Windrow, which managed by Hygiene and Gardening Departement. Meanwhile inorganic solid waste valuable management was done by private sector or informal industry. In the application, solid waste management without intervention cannot repairing solid waste handling significantly, so this research also propose intervention. This intervention including ways to intervene, tools to intervene, and place to intervene. Ways to intervene consisted of behavioral and paradigm change entity, technology entity, and managerial entity. Tools to intervene consisted of regulatory entity, institutional entity, partnership entity, funding entity, and the last entity is informational. Meanwhile place to intervene consisted of recycle entity, reuse entity, minimalization entity, and prevention entity.

Contributor Date Create Type Format Language Identifier Collection Call Number Source COverage Right

: Ir. Sritomo Wignjosoebroto, M.Sc<br> Dr. Ir. Udisubakti Ciptomulyono, M.Eng.Sc : 31/12/2009 : Text : pdf : Indonesian : ITS-Master-3100007028690 : 3100007028690 : RTI 620.82 Sud i : Master Thesis, Industrial Engineering Department, RTI 620.82 Sud i, 2007 : ITS Community Only : Copyright @2008 by ITS Library. This publication is protected by copyright and permission should be obtained from the ITS Library prior to any prohibited reproduction, storage in a retrievel system, or transmission in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording, or likewise. For information regarding permission(s), write to ITS Library

Full file - Member Only


If You want to view FullText...Please Register as MEMBER

Contact Person :
Taufik Rachmanu (taujack@its.ac.id) Dewi Eka Agustina (dee@its.ac.id) Ansi Aflacha Putri (ansi@its.ac.id) Tondo Indra Nyata (tondoindra@gmail.com)

Thank You,

Nur Hasan ( hassane@its.ac.id ) Supervisor

Page 2