Anda di halaman 1dari 3

Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Unsur skandium dengan nomor atom 21 sampai dengan zink dengan nomor

atom 30 pada tabel periodik merupakan unsur-unsur transisi periode keempat. Dalam sistem periodik bentuk panjang, pengisian elektron-elektron sampai pada orbital s, p, d, dan f. Oleh karena itu, unsur-unsur dapat dibagi ke dalam beberapa blok yaitu blok s, blok p, blok d, dan blok f. Dalam blok d, unsur-unsur transisi yang semula diperkirakan mempunyai sifat-sifat antara logam dan nonlogam ternyata tidak demikian halnya. Semua unsur transisi memperlihatkan sifat logam. Unsur-unsur transisi pada periode keempat terdiri dari skandium (Sc), titanium (Ti), vanadium (V), kromium (Cr), mangan (Mn), besi (Fe), kobalt (Co), nikel (Ni), tembaga (Cu), dan zink (Zn).
21Sc 22Ti 23V 24Cr 25Mn 26Fe 27Co 28Ni 29Cu 30Zn

IIIB

IVB

VB

VIB

VIIB

VIIIB

VIIIB

VIIIB

IB

IIB

Sifat Unsur Transisi Periode Keempat No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Nama Unsur Skandium Titanium Vanadium Kromium Mangan Besi Kobalt Nikel Tembaga Zink Unsur Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Nomor Atom 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Konfigurasi Elektron (Ar) 3d1 4s2 (Ar) 3d2 4s2 (Ar) 3d3 4s2 (Ar) 3d5 4s1 (Ar) 3d5 4s2 (Ar) 3d6 4s2 (Ar) 3d7 4s2 (Ar) 3d8 4s2 (Ar) 3d10 4s1 (Ar) 3d10 4s2

Konfigurasi elektron atom unsur transisi periode keempat dapat dijelaskan berdasarkan diagram tingkat tinggi energi elektron atom unsur. Pengisian elektron atom unsur diurutkan menurut urutan tingkat energi elektron dari yang paling rendah ke yang paling tinggi. Pada atom unsur transisi periode keempat, elektron mengisi penuh kulit K (n=1) dan L (n=2), sedangkan kulit M terisi penuh sampai pada subkulit 3p. Elektron akan mengisi subkulit 4s sebanyak 2 elektron, baru kemudian menempati subkulit 3d. Hal ini disebabkan karena energi subkulit 4s lebih kecil daripada subkulit 3d. Dari tabel konfigurasi elektron ada pengecualian untuk unsur Cr dan Cu. Pada atom selain Cr dan Cu subkulit 4s terisi penuh 2 elektron (4s2).

24Cr 29

:

Ar Ar

3d3

Cu:

39 419.11 Perakputih 650 50. Senyawa-senyawa berwarna Logam golongan IIB (Zn) TIDAK MEMILIKI sifat-sifat no.81 1.55 0.91 0.90 Abuabu 758 63.69 1453 2732 8.87 Abuabu 759. 3.88 1.7 1. Adanya elektron yang tidak berpasangan menyebabkan sifat-sifat. Jika ditinjau dari tingkat energi untuk struktur elektron Cr maka struktur 3d5 4s1 memiliki tingkat energi lebih kecil dari 3d4 4s2.66 0. a. 2. Semuanya padat pada suhu ruangan.3 1. 4 diatas. Bilangan oksidasi bermacam-macam d.99 1857 2672 7.36 0.72 1.4 118.68 1.98 1244 1962 7.8 1.25 -0.90 Perak 736.21 Abuabuputih 717. Hal ini dapat diperkirakan bahwa struktur elektron yang stabil dari Cr disebabkan karena masing-masing 3d ditempati oleh satu elektron.04 Co 27 58.85 1535 2750 7.72 1. sedangkan untuk unsur Cr orbital 3d hanya terisi 5 elektron dan orbital 4s terisi 1 elektron. Titik leleh tinggi (diatas 1000oC) b.99 Perak 631 18.69 1.13 Biruputih 906.1 1.74 1. Dapat membentuk ion kompleks.90 0.94 1890 3380 6.54 0.72 1.6 907 7.76 NB:  Nomor atom Massa atom relatif o Titik leleh ( C) o Titik didih ( C) o Rapatan pada 25 C 3 (gr/cm ) Warna Energi ionisasi (kJ/mol) Afinitas elektron (kJ/mol) Keelektronegatifan Jari-jari ion Jari-jari atom Potensial standar reduksi (V) . 4.4 0 1.25 -0. konfigurasi elektron 3d10 4s1 lebih stabil daripada konfigurasi elektron 3d1 4s1  Sifat-sifat Unsur Transisi 1.24 -0.7 1.7 111. Paramagnetik (tertarik magnet) c.25 -0.65 0.28 -0.88 0.90 0.55 1083.93 1459 2870 8.89 1.18 Fe 26 55.23 Cu 29 63.3 15.74 Mn 25 54. Semua unsur transisi (golongan B) adalah logam.20 Cr 24 51.Orbital 3d dan 4s masing-masing akan maksimal apabila berisi 10 dan 2 elektron.08 Ti 22 47.80 1.18 Perak 652.61 -2.28 Ni 28 58. sehingga distribusi elektron menyebar rata di sekitar atom.63 0.5 1.31 -1.6 1.37 -0.34 -0. Hal itu merupakan keadaan stabil. Demikian juga untuk Cu.54 Perak 658 7.86 V 23 50.4 0 1.4 2567 8. sebab semua elektronnya berpasangan (s2d10) Sifat-Sifat Fisis Unsur Transisi Periode Keempat Sc 21 44.34 Zn 30 65. karena keadaan stabil akan dicapai apabila orbital terisi penuh atau setengah penuh.96 Merah 754.8 64.96 1541 2831 2.5 1.45 -0.88 1660 3287 4. Bersifat katalis e.

yang dikenal dengan ikatan logam.Unsur-unsur transisi periode keempat mempunyai titik leleh dan titik didih yang tinggi. menunjukkan tingkat kepadatan antara atom-atom logam sangat tinggi. memungkinkan ikatan antara atom logam sangat kuat. Rapatannya tinggi. makin kuat sifat paramagnetik unsur tersebut. . Makin banyak jumlah elektron yang tak berpasangan. disebabkan karena: 1. Paramagnetik adalah sifat dari suatu unsur yang dapat ditarik oleh medan magnet. 2. Jari-jari atom unsur yg relatif pendek. Adanya elektron-elektron yang tidak berpasangan pada orbital menyebabkan unsur-unsur transisi bersifat paramagnetik.