Anda di halaman 1dari 9

I.

Executive Summary

a. Definisi Usaha Majesty merchandise merupakan usaha yang dijalankan untuk menambah nilai suatu desain yang dituangkan menjadi produk merchandise berupa gantungan kunci, tas, cangkir, kaos, dan lain sebagainya. Konsep awal dari penjualan produk ini ialah lebih spesifik pada souvenir kampus yang di-benchmark seperti produk Joger. Sehingga benar-benar mengasah kreativitas desain dan kata-kata ‘cerdik’.

Asal mula ide ini dicetuskan berawal dari belum terkoordinasinya suvenir kampus dengan baik, seperti outlet atau sentra suvenir khususnya di kawasan pendidikan Telkom. Sehingga bagi mahasiswa baru, mahasiswa telkom sendiri, kemudian wisudawan/i serta alumni boleh dikatakan masih kesulitan bila ingin membeli dan atau memperoleh suvenir sebagai kenang-kenangan atau cindera mata.

Saat ini, masih sedikit di beberapa universitas di Indonesia yang menyediakan sentra khusus suvenir di kampusnya, salah satunya ialah perguruan tinggi di Surabaya. Oleh karena itu, karena di kawasan kampus sendiri belum optimal pengadaannya, maka bisa dikatakan untuk pembuatan produk merchandise kampus ini merupakan peluang yang bisa dimaksimalkan.

b. Keunggulan Usaha Usaha ini memiliki kelebihan diantaranya memiliki desain yang unik dan bervariasi , harga yang sangat terjangkau, lokasi yang dekat dari kampus dan area kosan, packaging yang rapi dan menarik, warna yang tajam (tidak pudar), kemudian pembeli dapat memesan sesuai kepentingannya berdasarkan jumlah pemesanan tertentu, seperti sebagai atribut ospek, kegiatan kemahasiswaan dan lain sebagainya. Sehingga dapat melayani dua sistem pembelian yaitu ready stock dan pre-order.

Namun, sebagai langkah awal pembuatan merchandise ini, ialah dibuatlah desain sekreatif mungkin yang di-benchmark seperti produk Joger, yang dituangkan dalam item-item kecil seperti gantungan kunci dan pin, sebagai sarana pengenalan dan media promosi.

c. Visi Dan Misi Visi dari usaha ini ialah diantaranya menjadi founder sentra suvenir kampus kawasan pendidikan Telkom dengan desain yang kreatif dan pelayanan yang memuaskan. Sehingga diharapkan bahwa dengan adanya sentra suvenir ini mahasiswa/i, wisudawan/i, dan para alumni dapat semakin bangga dengan almamaternya, kemudian dapat digunakan sebagai media promosi, serta dapat digunakan sebagai media nostalgia mengingat event-event yang pernah dialami sewaktu masa muda di kawasan pendidikan Telkom.

Tidak hanya itu, diharapkan usaha ini dapat stabil pada jumlah pembelian tertentu, yang diawali dari pembuatan item-item kecil seperti gantungan kunci dan pin,

sebagai sarana pengenalan dan media promosi yang diperjualbelikan secara direct yaitu langsung ke owner, tanpa melalui outlet sebagai langkah awal.

II. Technical and Organization Plan

a. Gambaran Bisnis Bisnis ini dicetuskan sejak pertengahan bulan September 2012. Namun baru mulai terealisasi sejak akhir September 2012, kurang lebih dua minggu setelahnya. Bisnis ini mulai berjalan secara direct yaitu mouth-to-mouth, kemudian melalui media jejaring sosial terbatas pada kawasan pendidikan Telkom saja. Dikarenakan tujuan awal dari bisnis ini ialah menyediakan sentra suvenir untuk kawasan pendidikan Telkom. Namun, nantinya akan dikembangkan, sehingga bagi para alumni yang tertarik terhadap merchandise yang dibuat, dapat juga melakukan pembelian secara on-line. Produk yang dijual berkisar mulai harga Rp 5.000,00 untuk gantungan kunci.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bisnis ini melayani pembelian dua sistem, yaitu sistem pre-order dan sistem ready stock. Berikut ini sistem pre-order yang dimaksud, yaitu :

Pembeli dapat melakukan pemesanan dengan jumlah item tertentu, minimal 1-2 lusin

Pembeli menyerahkan dan mem-fix-kan desain yang akan dituangkan menjadi desain merchandise

Pembeli menyepakati harga dan waktu selesai pengerjaan dengan pembuat

Pembeli melakukan pembayaran, bisa DP terlebih dahulu jika pesan dalam jumlah banyak dan dapat dilakukan penulasan setelah merchandise selesai dibuat secara keseluruhan.

Merchandise diantar dan atau dikirim maksimal sekital 1 minggu setelah pemesanan, dengan mengacu pada jumlah pemesanan.

Berikut ini sistem ready stock yang dimaksud, yaitu :

Owner membuat desain-desain yang menarik

Owner bekerjasama dengan pihak ketiga untuk merealisasikan desain menjadi sebuah merchandise dengan pemesanan yang dilakukan per kloter atau secara mingguan.

Owner memasarkan produk yang telah selesai dibuat kepada mahasiswa/i

b. Produk

Rencana awal produk merchandise ini ialah item-item suvenir yang sederhana seperti pin dan gantungan kunci yang didesain sedemikian rupa, sekreatif mungkin, dengan benchmark seperti produk Joger yang menggunakan kata-kata cerdik.

Bila produksi dan ataupun permintaan mencapai jumlah yang stabil, maka akan diekspansi menjadi berbagai bentuk yang menarik seperti kaos, tas, dan cangkir/mug.

c. Kekayaan Intelektual Kekayaan intelektual pada produk merchandise ini ialah desain kreatif yang dibuat dan dituangkan ke dalam variasi produk merchandise.

d. Lokasi Perusahaan Lokasi perusahaan secara fisik terletak di Jl Bojongsoang Gang PGA No.50 Bandung. Di tempat ini dapat dilakukan proses penyimpanan dan melakukan desain produk merchandise.

e. Struktur Organisasi dan Job Description Berikut ini merupakan struktur organisasi dari perusahaan, yaitu :

Owner Desain Penjualan
Owner
Desain
Penjualan

Dalam hal ini, pemilik atau owner memiliki peranan ganda, yaitu sebagai pemilik usaha itu sendiri, kemudian sebagai desainer dan sebagai penjual. Adapun deskripsi pekerjaan secara rinci sebagai berikut :

Owner Owner atau pemilik usaha memiliki wewenang penuh dan bertanggungjawab atas jalannya usaha, menjalin kerjasama dengan vendor, serta bernegosiasi untuk memperoleh pembeli.

Desain Pada tahap ini, dilakukan pembuatan desain dengan alat bantu atau software tertentu. Desain yang dibuat dapat berasal dari kreativitas internal maupun keinginan pembeli.

Penjualan Bertugas untuk melakukan packing, menawarkan produk yang ready stock kepada pembeli.

III.

Product

a. Pre-Order

Pada sistem pre-order untuk merchandise ini, pembeli dapat melakukan pemesanan dengan menyediakan desain sendiri serta pembelian dalam jumlah tertentu.

b. Ready Stock

Pada sistem ready stock

ini, pembeli dapat membeli secara langsung

produk yang telah dibuat yang siap pakai yang kemudian ditawarkan kepadanya.

IV.

Marketing

a. Segmentasi

Segmen Geografis Untuk segmen geografis ini, melayani sekitar kawasan kampus pendidikan Telkom, disesuaikan dengan tujuan awal yakni membuat sentra suvenir kampus kawasan pendidikan Telkom tersebut.

Segmen Usia Untuk segmen usia, diperuntukkan bagi usia remaja hingga dewasa. Dalam hal ini diperuntukkan bagi mahasiswa/i, wisudawan/i, ataupun para alumni.

Segmen Penghasilan Untuk segmen penghasilan tidak spesifik pada penghasilan secara khusus. Segmen ini dapat menjangkau hingga penghasilan <Rp 500.000,00. Dikarenakan harga merchandise yang ditawarkan sangat terjangkau bagi rekan-rekan mahasiswa, yaitu mulai dari Rp 5.000,00.

b. Targeting

Yang menjadi target untuk penjualan produk ini ilah kalangan mahasiswa/i, wisudawan/i, serta para alumni yang terjangkau kawasan pendidikan Telkom.

c. Position dan Tagline Produk yang dijual ini memiliki desain baik gambar maupun kata-kata yang unik, yang dapat dipergunakan sebagai kenang-kenangan ataupun suvenir untuk event-event tertentu seputar kampus, kemudian disertai packaging yang rapi, serta adanya inspeksi akhir terhadap produk-produk yang akan ditawarkan dan atau diserahkan kepada pembeli, serta ada jasa delivery untuk kawasan pendidikan Telkom itu sendiri. Tagline : Majesty, ajang mewujudkan kreasi”

d. Analisis Pasar Peminat dari merchandise ini tergolong cukup banyak, beberapa usaha pendahulu yang pernah ada di kampus ITT sendiri pun banyak, namun seiring berjalannya waktu, hingga hari ini, sentra suvenir kampus pun sulit ditemui. Sehingga cukup menyulitkan bagi mahasiswa/i, wisudawan/i, serta para alumni yang menghendaki suvenir perihal kampusnya yang belum terkoordinir dengan baik. Hal ini cukup memberikan peluang baru bagi usaha ini, dengan terus menghadirkan inovasi dengan harga yang bersaing.

e. Strategi Pemasaran Strategi pemasaran yang digunakan terdiri atas dua jenis, yaitu strategi offline dan strategi online. Untuk strategi offline biasanya lebih diperuntukkan untuk produk yang ready stock, yang kemudian ditawarkan secara langsung kepada pembeli. Kemudian dilakukan secara online melalui sosial media, lebih diperuntukkan untu yang pre-order. Sebenarnya bisa fleksibel saja, baik produk yang ready stock maupun pre-order, masing-masing dapat ditawarkan secara offline maupun online.

f. Evaluasi Strategi Pemasaran Untuk tahap awal, strategi yang dijalankan dapat dikatakan berjalan lancar. Hal ini dapat dilihat dari jumlah order yang cukup stabil. Namun, diharapkan frekuensi pemesanan dapat terus meningkat. Rata-rat pemesanan per klotek mencapain 2 lusin untuk pre-order dan atau ready stock.

V.

Finance

Untuk langkah awal usaha berupa produk gantungan kunci diperoleh rincian sebagai berikut :

a. Demand

     

Kloter Pemesanan

 

Nama Produk

1

 

2

3

4

5

Pre Order

12

 

12

12

18

24

Ready Stock

-

 

12

18

24

24

TOTAL

12

24

30

42

48

b. Income

 
     

Kloter Pemesanan

 

Nama Produk

1

 

2

3

4

5

Pre Order

18000

18000

18000

27000

36000

Ready Stock

0

18000

27000

36000

36000

TOTAL

18000

36000

45000

63000

72000

 

Harga

Harga

 

Nama Produk

Jual/pcs

Beli/pcs

Pre-Order

5000

 

3500

Ready Stock

5000

 

3500

c.

Device Cost Tidak memerlukan device cost, karena usaha ini dilaksanakan secara kerjasama dengan vendor

d. Research Cost Tidak memerlukan research cost, karena usaha ini dilaksanakan tanpa menggunakan biaya riset.

e. Operational Cost

   

Kloter Pemesanan

 

Item

1

2

3

4

5

Penjualan, Pemasaran, dan Promosi

 

Biaya Pemasaran

0

0

0

0

0

TOTAL

0

0

0

0

0

Umum dan Administrasi

Transportasi

5000

5000

5000

5000

5000

TOTAL

5000

5000

5000

5000

5000

TOTAL

5000

5000

5000

5000

5000

 

Total Project Cost (TCP)

Total

 

Investasi Tetap

-

Biaya Operasional

25000

Biaya Riset Awal

-

TOTAL

25000

f. Profit And Loss

 
     

Kloter Pemesanan

 

Item

1

 

2

3

4

5

Pendapatan

Penjualan Produk

18000

36000

45000

63000

72000

TOTAL PENDAPATAN

18000

36000

45000

63000

72000

Biaya Operasi

         

TOTAL BIAYA OPERASI

5000

5000

5000

5000

5000

PROFIT

13000

31000

40000

58000

67000

g. Cash Flow

   

Kloter Pemesanan

 

Item

0

1

2

3

4

5

Cash Inflow

Investasi

0

         

Penjualan

 

18000

36000

45000

63000

72000

TOTAL CASH INFLOW

0

18000

36000

45000

63000

72000

Cash Outflow

Perangkat

0

         

Operasional

 

5000

5000

5000

5000

5000

Riset Awal

0

         

TOTAL CASH OUTFLOW

0

5000

5000

5000

5000

5000

Net Inflow

0

13000

31000

40000

58000

67000

Saldo Kas Awal

 

0

13000

44000

84000

142000

Saldo Kas Akhir

0

13000

44000

84000

142000

209000

   

Kloter Pemesanan

 

0

1

2

3

 

4

5

Asset (Aktiva)

Current Asset

           

Kas

0

13000

44000

84000

 

142000

209000

TOTAL CURRENT ASSET

0

13000

44000

84000

 

142000

209000

Fixed Asset

           

Perangkat

0

0

0

0

 

0

0

Biaya Riset Awal

0

0

0

0

 

0

0

TOTAL FIXED ASSET

0

0

0

0

 

0

0

TOTAL ASSET

0

13000

44000

84000

 

142000

209000

Liability & Capital (Pasiva)

 

Modal Awal

0

0

0

0

 

0

0

Laba Ditahan

0

13000

31000

40000

 

58000

67000

Akumulasi Laba Ditahan

 

0

13000

44000

 

84000

142000

TOTAL CAPITAL

0

13000

44000

84000

 

142000

209000

h. Balance Sheet

i. Feasibiliy Study

Periode

Cash

Cash In

Net

p/f

NPV

NPV

Out

Cash

Faktor

Kumulatif

0

0

0

0

1,00

0

0

1

 

13000

13000

0,85

11050

11050

2

 

31000

31000

0,72

22320

33370

3

 

40000

40000

0,61

24400

46720

4

 

58000

58000

0,52

30160

54560

5

 

67000

67000

0,44

29480

59640

Interest Rate

18%

 

NPV

59640

IRR

19%

PBP

1,0

VI. Dokumentasi Penjualan

29480 59640 Interest Rate 18%   NPV 59640 IRR 19% PBP 1,0 VI. Dokumentasi Penjualan
29480 59640 Interest Rate 18%   NPV 59640 IRR 19% PBP 1,0 VI. Dokumentasi Penjualan