Anda di halaman 1dari 10

Modul Tatap Muka 12

PENGATAR EKONOMI MAKRO

NERACA PEMBAYARAN (BALANCE OF PAYMENT)

Oleh Desmizar,SE,MM

Jurusan Akuntansi

UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS EKONOMI PROGRAM KELAS KARYAWAN 2009

NERACA PEMBAYARAN .

(BALANCE OF PAYMENT)

NERACA PEMBAYARAN (BALANCE OF PAYMENT)

Neraca Pembayaran : suatu catatan sistematis tentang semua transaksi ekonomi yang terjadi selama periode tertentu antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain. Tiap transaksi dimasukan dalam neraca pembayaran sebagai kredit atau debit. Transaksi kredit : transaksi yang menunjukan penerimaan dari pembayaran orang-orang di luar negeri. Transaksi debit : transaksi yang menunjukan pembayaran kepada orang-orang luar neger. Yang dimaksudkan dengan penduduk, adalah individu, badan hukum dan pemerintah. Sedangkan yang dimaksudkan individu : semua orang yang bertempat tinggal dan mempunyai mata pencaharian dinegara tersebut. Kegunaan dari BOP : (1) Untuk mengetahui struktur dan komposisi transaksi ekonomi internasional suatu negara. (2) Untuk mengetahui posisi keuangan internasional suatu negara. (3) Sebagai salah satu indikator fundamental ekonomi suatu negara. Cara Penyusunan Neraca Pembayaran Penyusunan neraca pembayaran dilakukan berdasarkan manual yang dikeluarkan oleh International Monetary Fund (IMF), yaitu Balance of Payment Manual. Terdapat dua bentuk penyajian yaitu : (i) Standar Presentation (ii) Analytic Presentation. Dalam standard presentation, komponen-komponen neraca pembayaran disusun menurut urutan konvensional yang dilakukan oleh IMF. Sedangkan Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Desmizar,SE,MM PENGANTAR EKONOMI MAKRO

NERACA PEMBAYARAN .

(BALANCE OF PAYMENT)

analytic presentation, daftar urutan komponen-komponen neraca pembayaran tersebut diatur lagi dengan tujuan memberi penekanan pada kelompokkelompok transaksi yang penting. Standar Presentation Bentuk penyajian dari neraca pembayaran ini dapat dilihat pada Balance of Payment Statistic, publikasi keluaran IMF. Keuntungan penggunaan bentuk penyajian ini adalah dapat dilakukan perbandingan antar negara. Analytic Presentation Bentuk penyajian NP ini semata-mata hanyalah berapa pengelompokan dari komponen-komponen dalam standard presentation menjadi beberapa kategori sesuai dengan aspek-aspek khusus yang dianggap paling relevan dalam hubungan ekonomi internasional suatu negara. Berikut ini disajikan bentuk struktur neraca pembayaran (Balance of Payment) Indonesia menurut standard presentation yang dibakukan oleh IMF.
Tabel 1 Balance of Payment Indonesia (Miliar USD) No. I. Komponen Current account (1 + 2 + 3) (neraca transaksi berjalan/NTB) 1. Balance of trade (BOT) atau neraca perdagangan : a. Export commodity (ekspor barang) b. Improt commodity (impor barang) 2. Service account (neraca jasa) 3. Unilateral account (neraca transaksi sepihak) Capital account (neraca modal) 1. Capital import a. Pemerintah (pinjaman CGI dll) b. Swasta (PMA) 2. Capital export a. Pemerintah (cicilan pokok pinjaman) b. Swasta Perubahan cadangan devisa = dR (Change of forex reserve = I + II) Error & omission (selisih perhitungan) Monetary account (neraca lalu-lintas moneter) Overall balance Sumber : 1. Departemen Keuangan, Desember 1997. 2. Bank Indonesia, Laporan Tahunan 1997/98 97/98 -2,5 12,9 56,1 -43,2 -15,4 0,0 -4,7 8,5 1,8 -4,1 -10,9 -7,2 -2,8 10,0 0,0

II.

III. IV. V.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Desmizar,SE,MM PENGANTAR EKONOMI MAKRO

NERACA PEMBAYARAN .

(BALANCE OF PAYMENT)

5. Capital account (neraca modal) a. Capital account ini terdiri dari ekspor dan impor modal baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek. b. Penjumlahan saldo current account + saldo transaksi impor/ekspor modal jangka panjang (direct investment & long-term capital lainnya) disebut sebagai basic balance (D. Salvatore, 1993:449). c. Berlawanan dengan pencatatan pada current account maka dalam capital account berlaku ketentuan sebagai berikut. Transaksi impor modal dicatat sebagai transaksi kredit atau positif. Transaksi ekspor modal dicatat sebagai transaksi debit atau negatif.

6. Reserve account (perubahan cadangan devisa) a. Reserveaccount adalah neraca yang menunjukkan perubahan cadangan atau saldo devisa yang diperoleh dari tahun yang bersangkutan dari hasil penjumlahan saldo current account dan saldo capital account. b. Perubahan cadangan devisa atau saldo devisa (dR) dari tahun yang bersangkutan ini pada dasarnya sudah menunjukkan posisi keuangan internasional suatu negara berdasarkan transaksi yang tercatat pada current account dan capital account. c. Jika saldo reserve account menunjukkan angka positif (dR>0) maka dapat dikatakan bahwa posisi BOP dalam keadaan surplus dan sebaliknya bila menunjukkan angka negatif (dR<0) dikatakan bahwa BOP suatu negara dapat diringkas sebagai berikut :

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Desmizar,SE,MM PENGANTAR EKONOMI MAKRO

NERACA PEMBAYARAN .

(BALANCE OF PAYMENT)

Gambar 1 Skema Posisi BOP

POSISI BOP

DR=CR.ACC + CAR.AC 0

dR = 0 (BOP Equilibrium)

dR = 0 (BOP Equilibrium)

dR = 0 (BOP Defisit)

dR = 0 (BOP Surplus)

Dari data diatas dapat dikemukakan beberapa catatan sebagai berikut : 1. Current account (neraca transaksi berjalan) a. Current account terdiri atas balance of trade (BOT), service account dan unilateral account. b. Transaksi ekspor pada current account dicatat sebagai transaksi kredit atau positif karena menghasilkan devisa. c. Transaksi impor pada current account dicatat sebagai transaksi debit atau negatif karena mengeluarkan devisa. 2. Balance of trade (neraca perdagangan) Dalam neraca ini dicatat seluruh transaksi ekspor dan impor barang atau visible dan tangible goods dengan ketentuan : a. Ekspor barang dicatat sebagai transaksi kredit atau positif. Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Desmizar,SE,MM PENGANTAR EKONOMI MAKRO

NERACA PEMBAYARAN .

(BALANCE OF PAYMENT)

b. Impor barang dicatat sebagai transaksi debit atau negatif.

3. Service account (neraca jasa) a. Transaksi yang dimasukkan kedalam service account adalah seluruh transaksi ekspor dan impor jasa atau invisible atau intangible goods yang meliputi : (1) Pembayaran bunga (2) Biaya transportasi (3) Biaya asuransi (4) Remittance (5) Tourism b. Service account atau neraca jasa Indonesia hingga saat ini selalu tercatat dalam posisi negatif atau debit karena transaksi impor lebih besar daripada transaksi ekspor, khususnya untuk pembayaran bunga, biaya transportasi, biaya asuransi, dan remittance. Satu-satunya transaksi jasa yang positif adalah jasa dari tourisme karena lebih banyak turis asing yang datang ke Indonesia daripada turis Indonesia yang ke luar negeri. c. Posisi negatif atau defisit dari service account ini juga mencerminkan masih relatif rendahnya kualitas SDM Indonesia sebagai penghasil jasa, walaupun secara kuantitatif lebih banyak TKI/TKW Indonesia yang bekerja di luar negeri (tetapi dengan penghasilan yang rendah dibandingkan dengan TKA [tenaga kerja asing] yang bekerja di Indonesia dengan bayaran yang lebih tinggi). Dengan demikian, salah satu usaha untuk memperbaiki posisi service account dan BOP Indonesia adalah dengan jalan meningkatkan kualitas SDMnya. 4. Unilateral account (neraca transaksi sepihak) (jasa TKI/TKW/TKA, fee/royalty teknologi & konsultasi dan lain-lain.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Desmizar,SE,MM PENGANTAR EKONOMI MAKRO

NERACA PEMBAYARAN .

(BALANCE OF PAYMENT)

Neraca ini merupakan transaksi sepihak yang umumnya terdiri atas bantuan sosial atau grant yang diterima atau diberikan dari/ke luar negeri, tanpa kewajiban untuk membayar kembali.

5. Error dan Omission (selisih perhitungan) Error dan Omission adalah selisih yang belum dapat diperhitungkan yang diperoleh dari penjumlahan antara reserve account (dR) dengan saldo devisa yang terdapat pada monetary account yang dicatat oleh Bank Sentral. Error adalah selisih yang terjadi karena adanya kesalahan pencatatan atau kesalahan perhitungan, sedangkan omission adalah selisih karena adanya perdagangan atau transaksi penyeludupan atau perdagangan obat bius yang pasti tidak tercatat. 6. Monetary account (neraca lalu-lintas moneter) a. Monetary account merupakan saldo devisa yang dicatat berdasarkan transaksi arus devisa yang masuk dan keluar suatu negara. b. Karena BOP secara keseluruhan harus dalam posisi balance atau dengan kata lain overall balance = 0 maka pencatatan posisi saldo pada monetary account ini mempunyai tanda yang berlawanan dengan posisi saldo reserve account (dR) yaitu : (1) Bila posisi saldo reserve account mempunyai tanda positif maka posisi saldo monetary account mempunyai tanda negatif. Sebaliknya, bila posisi saldo reserve account mempunyai tanda negatif maka posisi saldo monetary account mempunyai tanda positif. (2) Tanda negatif berarti surplus dan tanda positif berarti defisit.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Desmizar,SE,MM PENGANTAR EKONOMI MAKRO

NERACA PEMBAYARAN .

(BALANCE OF PAYMENT)

Gambar 1 Skema Posisi BOP

POSISI BOP

DR=CR.ACC + CAR.AC 0

dR = 0 (BOP Equilibrium)

dR = 0 (BOP Equilibrium)

dR = 0 (BOP Defisit)

dR = 0 (BOP Surplus)

Dari data diatas dapat dikemukakan beberapa catatan sebagai berikut : 7. Current account (neraca transaksi berjalan) d. Current account terdiri atas balance of trade (BOT), service account dan unilateral account. e. Transaksi ekspor pada current account dicatat sebagai transaksi kredit atau positif karena menghasilkan devisa. f. Transaksi impor pada current account dicatat sebagai transaksi debit atau negatif karena mengeluarkan devisa. 8. Balance of trade (neraca perdagangan) Dalam neraca ini dicatat seluruh transaksi ekspor dan impor barang atau visible dan tangible goods dengan ketentuan : c. Ekspor barang dicatat sebagai transaksi kredit atau positif. Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Desmizar,SE,MM PENGANTAR EKONOMI MAKRO

NERACA PEMBAYARAN .

(BALANCE OF PAYMENT)

d. Impor barang dicatat sebagai transaksi debit atau negatif.

9. Service account (neraca jasa) d. Transaksi yang dimasukkan kedalam service account adalah seluruh transaksi ekspor dan impor jasa atau invisible atau intangible goods yang meliputi : (6) Pembayaran bunga (7) Biaya transportasi (8) Biaya asuransi (9) Remittance (10) (jasa TKI/TKW/TKA, fee/royalty teknologi & konsultasi dan lain-lain. Tourism e. Service account atau neraca jasa Indonesia hingga saat ini selalu tercatat dalam posisi negatif atau debit karena transaksi impor lebih besar daripada transaksi ekspor, khususnya untuk pembayaran bunga, biaya transportasi, biaya asuransi, dan remittance. Satu-satunya transaksi jasa yang positif adalah jasa dari tourisme karena lebih banyak turis asing yang datang ke Indonesia daripada turis Indonesia yang ke luar negeri. f. Posisi negatif atau defisit dari service account ini juga mencerminkan masih relatif rendahnya kualitas SDM Indonesia sebagai penghasil jasa, walaupun secara kuantitatif lebih banyak TKI/TKW Indonesia yang bekerja di luar negeri (tetapi dengan penghasilan yang rendah dibandingkan dengan TKA [tenaga kerja asing] yang bekerja di Indonesia dengan bayaran yang lebih tinggi). Dengan demikian, salah satu usaha untuk memperbaiki posisi service account dan BOP Indonesia adalah dengan jalan meningkatkan kualitas SDMnya. 10. Unilateral account (neraca transaksi sepihak)

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Desmizar,SE,MM PENGANTAR EKONOMI MAKRO

NERACA PEMBAYARAN .

(BALANCE OF PAYMENT)

10

Neraca ini merupakan transaksi sepihak yang umumnya terdiri atas bantuan sosial atau grant yang diterima atau diberikan dari/ke luar negeri, tanpa kewajiban untuk membayar kembali.

11. Error dan Omission (selisih perhitungan) Error dan Omission adalah selisih yang belum dapat diperhitungkan yang diperoleh dari penjumlahan antara reserve account (dR) dengan saldo devisa yang terdapat pada monetary account yang dicatat oleh Bank Sentral. Error adalah selisih yang terjadi karena adanya kesalahan pencatatan atau kesalahan perhitungan, sedangkan omission adalah selisih karena adanya perdagangan atau transaksi penyeludupan atau perdagangan obat bius yang pasti tidak tercatat. 12. Monetary account (neraca lalu-lintas moneter) c. Monetary account merupakan saldo devisa yang dicatat berdasarkan transaksi arus devisa yang masuk dan keluar suatu negara. d. Karena BOP secara keseluruhan harus dalam posisi balance atau dengan kata lain overall balance = 0 maka pencatatan posisi saldo pada monetary account ini mempunyai tanda yang berlawanan dengan posisi saldo reserve account (dR) yaitu : (3) Bila posisi saldo reserve account mempunyai tanda positif maka posisi saldo monetary account mempunyai tanda negatif. Sebaliknya, bila posisi saldo reserve account mempunyai tanda negatif maka posisi saldo monetary account mempunyai tanda positif. (4) Tanda negatif berarti surplus dan tanda positif berarti defisit.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Desmizar,SE,MM PENGANTAR EKONOMI MAKRO