Anda di halaman 1dari 21

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. P DENGAN HIPERTENSI KELUARGA Tn.

A N DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SRONDOL SEMARANG

LAPORAN PENGELOLAAN KASUS Disusun Untuk Memenuhi Tugas Belajar Lapangan Keperawatan Keluarga

Disusun oleh: MAHMUR 1.1.10459

POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG PROGRAM STUDI KEPERAWATAN SEMARANG

2006 PENGKAJIAN KELUARGA A. 1. Struktur Keluarga Nama Kepala Keluarga Umur Pendidikan Agama Suku Pekerjaan Alamat Susunan Anggota Keluarga : No 1 2 3 4 5 6 Nama Tn. A N Ny. P Tn. Y Nn. K Tn. S An. R Umur 56 Tahun 57 Tahun 31 Tahun 26 Tahun 22 Tahun 6 Tahun Sex (L/P) L P L P L P Tgl Lahir 1950 1947 1975 1980 1984 2000 Pekerjaan Wiraswasta Ibu rumah tangga Swasta Swasta Swasta Keterangan Di Jakarta Di Jakarta Anak adopsi :Tn. A N : 56 tahun : SLTA : Protestan : Jawa : Wiraswasta : RT 02/ RW 2 Kel Banyumanik Struktur Keluarga

Tipe Keluarga : Nuclear family Genogram :

Keterangan : : Laki laki : Perempuan : Pasien : Meninggal : Tinggal Serumah 2. a. keputusan : Tn. A N mengatakan dalam keluarga ini tidak ada yang menonjol dikarenakan apabila ada permasalahan dalam keluarga didiskusikan bersama dan dipecahkan bersama. b. Kebiasaan hidup sehari-hari : Kebiasaan istirahat / tidur Ny. P mengatakan setiap malamnya biasa tidur mulai pukul 23.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. Selain itu Ny. P juga mempunyai kebiasaan tidur siang 1-2 jam sehari. Sementara Tn. A N mengatakan biasa tidur jam 02.00WIB sampai pukul 04 WIB. Tn. A N tidak mempunyai kebiasaan tidur siang. Tn. A N mengatakan jika malam hari ia tidur lebih awal dari biasanya maka keesokan paginya badan akan terasa pegal-pegal. Rekreasi Tn. A N dan Ny. P mengatakan bahwa keluarga jarang rekreasi dan tidak ada jadwal khusus untuk berekreasi. Namun kadang keluarga melakukan rekreasi meskipun sangat jarang. Kebiasaan makan keluarga Kebiasaan makan Tn. A N dan Ny. P yaitu tiga kali sehari dengan menu nasi, sayur, lauk. Keluarga mengatakan jarang makan bersamasama, lebih sering makan sendiri-sendiri. Sifat Keluarga Anggota keluarga yang menonjol dalam pengambilan

B. a.Pekerjaan KK b. d. Jam Kerja

Faktor Sosial Budaya dan Ekonomi 1. Penghasilan dan pengeluaran : Wiraswasta : Tidak tentu

c.Penghasilan per bulan : Simpanan keuangan : keluarga mengatakan sudah tidak mempunyai tabungan lagi, namun keluarga menyisihkan sedikit penghasilannya untuk asuransi hari tua. e.Penentu dalam keluarga berperan. 2. Suku dan agama Ny. P dan Tn. A N berasal dari suku Jawa dan menganut agama Protestan. 3. Peranan anggota dalam keluarga Tn. A N sebagai pemimpin dan tulang punggung keluarga, Ny. P sebagai ibu rumah tangga mengatur semua urusan rumah tangga. Ny. P mengatakan bahwa ia juga yang mengatur keuangan keluarga. 4. Hubungan keluarga dengan masyarakat Hubungan Tn. A N dan Ny. P dengan masyarakat baik. Ny. P mengatakan meskipun ia menganut Protestan namun ia tetap mau mengahadiri undangan acara yang diselenggarakan oleh tetangga yang beragama Islam. C. Tipe rumah Ukuran Jumlah ruangan Faktor Lingkungan 1. Rumah (tipe, ukuran, jumlah ruangan) : Tembok permanen, lantai dari keramik, atap genting. : 10 m x 11 m : 9 ruangan, terdiri atas 3 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 ruang keluarga, 1 dapur, 1 kamar mandi dan 2 WC, 1 teras rumah. 2. Ventilasi dan Penerangan : Tn. A N dan Ny. P sama-sama

Penerangan rumah dengan lampu neon, siang hari cahaya sinar matahari dapat masuk ketiap ruangan dan kamar tidur, disetiap kamar tidur terdapat satu jendela, di ruang tamu ada dua jendela. Total terdapat lima jendela. 3. Persediaan air bersih Persediaan air bersih tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan air minum dan memasak, air diambil dari PAM dan dimasak terlebih dahulu hingga masak. Untuk 4. Pembuangan sampah Sampah dibuang pada tempat sampah sementara di rumah dan setiap hari sekali kecuali hari minggu ada petugas sampah keliling yang mengambil sampah dari rumah ke rumah untuk dibuang ke penampungan sampah. 5. Pembuangan air limbah Pembuangan limbah melalui selokan. 6. Jamban / WC (tipe, jarak dengan sumber air) Tipe jamban leher angsa (jamban jongkok). 7. Lingkungan rumah Jarak rumah klien dengan tetangga terdekat sekitar 3-5 meter, didepan dan samping kanan rumah terdapat jalan desa. Disamping rumah terdapat tanaman, dibeberapa ruangan di rumah terdapat tumpukan barang-barang yang kurang tertata dengan rapi. 8. Sarana komunikasi dan transportasi Untuk berhubungan dengan keluarga maupun tetangga yang jauh Tn. A N dan Ny. P berhubungan dengan menggunakan telephone. Untuk keperluan transportasi menggunakan sepeda motor. 9. Fasilitas hiburan (TV, radio, dll) Keluarga memiliki pesawat televisi yang terletak di ruang tamu sebagai fasilitas hiburan. 10. Denah (rumah dan lingkungan) U 1 3 6 kebutuhan air (MCK) anggota keluarga dengan menggunakan air dari PAM dan dengan air sumur.

Keterangan: 1 Teras 2 Toko 3 Ruang Tamu 4, 5, 6 Kamar tidur 7 Dapur dan ruang makan 8,9 Kamar mandi + WC

7 2 4 5

11. Fasilitas pelayanan kesehatan 9 8 Fasilitas pelayanan kesehatan terdekat adalah Puskesmas Srondol, Ny. P mengatakan setiap sebulan sekali rutin mengikutu Posyandu pra lansia, sematara apabila kehabisan obat Ny. P biasanya berkunjung ke Puskesmas Srondol. D. Riwayat Kesehatan 1. Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga Sekitar tahun 2004 Ny. P pernah dirawat di Rumah Sakit selama satu minggu karena tekanan darah tinggi. Sementara Tn. A N mengatakan belum pernah sakit berat dan di rawat di Rumah Sakit, paling cuma pegel-pegel maupun flu, pilek. Sementara anak-anaknya belum pernah ada yang dirawat di rumah sakit. Tetapi Ny. P mengatakan An. R pernah dirawat dua kali di rumah sakit. 2. Keluarga Berencana Ny. P mengatakan dulu mengikuti program KB dengan pil, sekaraing Ny. P sudah di tubektomi. 3. Imunisasi Ny. P mengatakan bahwa imunisasi anggota keluarga sudah lengkan, termasuk An. R, namun untuk imunisasi Ny. P sendiri mengatakan ia lupa karena sudah lama sekali. E. Ny. P TD : 220/140 mmHg RR Nadi : Kepala Rambut 80 x/mnt : 22 x/mnt Suhu : 37 0 C. Pengkajian Fisik

: bentuk mesochepal, tidak ada luka, tidak berbau. : bersih, hitam, terdapat ada uban yang cukup banyak.

Telinga Mata Hidung Mulut Leher Dada Perut Ekstremitas Turgor Tn. A N

: bersih, simetris, tidak ada serumen, fungsi pendengaran tidak terganggu. : simetris, reflek pupil terhadap cahaya baik, sklera tidak ikterik, konjungtiva tidak anemis. : bersih, fungsi penciuman baik, tidak ada sekret, tidak ada pernapasan cuping hidung, tidak ada polip hidung. : mukosa bibir lembab, bentuk simetris, tidak ada stomatitis. : simetris, tidak ada pembesaran kelenjar getah bening, tidak ada pembesaran kelenjar tiroid. : simetris, fokal fremitus dada kanan = dada kiri, sonor, tidak terdengar suara nafas tambahan. : simetris, bising usus normal, tidak ada pembesaran hepar atau lien, tidak ada nyeri tekan, timpani. : simetris, tidak ada udema, tidak ada lesi. : kulit keriput, turgor kulit elastis.

TD : 120/80 mmHg Nadi : Kepala Rambut Telinga Mata Hidung Mulut Leher 80 x/mnt

RR

: 22

x/mnt

Suhu : 37 0 C.

: bentuk mesochepal, tidak ada luka, tidak berbau. : bersih, hitam, terdapat ada uban yang cukup banyak. : bersih, simetris, tidak ada serumen, fungsi pendengaran tidak terganggu. : simetris, reflek pupil terhadap cahaya baik, sklera tidak ikterik, konjungtiva tidak anemis. : bersih, fungsi penciuman baik, tidak ada sekret, tidak ada pernapasan cuping hidung, tidak ada polip hidung. : mukosa bibir lembab, bentuk simetris. : simetris, terdapat kaku kuduk, tidak, ada pembesaran kelenjar getah bening, tidak ada pembesaran kelenjar tiroid.

Dada Perut Ekstremitas Turgor

: simetris, fokal fremitus dada kanan = dada kiri, sonor, tidak terdengar suara nafas tambahan. : simetris, bising usus normal, tidak ada pembesaran hepar atau lien, tidak ada nyeri tekan, timpani. : simetris, tidak ada udema, tidak ada akral dingin, tidak ada lesi. : kulit keriput, turgor kulit elastis.

Untuk Nn. K tidak dikaji, karena saat dilakukan pengkajian pertama baru pulang kerja, dan pengkajian kedua sedang bekerja. F. 1. Status emosi Ny. P, emosi kurang stabil, mudah marah, namun sayang dengan keluarga dan suami serta anak-anak, tabah menjalani penyakitnya. 2. Konsep diri Ny. P konsep diri baik meskipun dengan penyakit yang dideritanya saat ini. Ny. P berharap dapat melalui hari tuanya dengan tabah dan ingin semakin mendekatkan diri pada Sang Pencipta 3. Pola komunikasi Seluruh anggota kaluarga Ny. P menggunakan komunikasi efektif dua arah menggunakan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. 4. Pola interaksi Ny. P mempunyai interaksi sosial yang baik, hubungan dengan tetangga sekitar baik dan harmonis. Ny. P mengatakan meski beragama protestan namun tetap mau menghadiri acara warga muslim. 5. Pola pertahanan dalam keluarga
Apabila ada masalah dalam keluarga, keluarga biasanya membicarakan secara bersama-sama dan diselesaikan secara bersama.

Pengkajian Psikososial

G. Tumbuh Kembang

Pengkajian

Pengetahuan

tentang

Ny. P mengatakan belum begitu memahami tahapan perkembangan anak secara menyeluruh, yang ia tahu hanya secara umum seperti masyarakat ketahui pada umumnya. H. 1. Anak Dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya Ny. P mengatakan tidak ada yang mengalami gangguan dalam tumbuh kembangnya. Anakanaknya tumbuh sebagaimana anak-anak pada umumnya. 2. Keluarga Ny. P mengatakan perkembangan keluarga dari keluarga baru menikah sampai pra lansia tidak ada masalah, masing-masing anggota keluarga dapat menjalankan peranya dengan baik. I. Kesehatan Tn. A N dan Ny. P berharap agar petugas kesehatan mampu memberi jalan keluar terhadap masalah kesehatan yang sedang dialami Ny. P. Harapan Keluarga Terhadap Petugas Pengkajian Tumbuh Kembang

Analisis dan Sintesis Data No. 1 Data DS : pusing, kaku/pegal ditengkuk Masalah Kurang Penyebab Ketidakmampuan keluarga kesehatan dalam yang mengenal masalah dialami Ny. P.

Ny. P mengatakan Saya merasakan pengetahuan apabila tekanan darah tinggi. Tn. A N mengatakan Dulu pernah ikut seminar tentang hipertensi namun sekarang sudah lupa Ny. P mengatakan Tidak ada anggota keluarga saya yang mengalami hipertensi. Ny. P mengatakan Saya kurang mengerti masalah hipertensi, yang saya tau hipertensi ya tekanan darah tinggi. DO : 2 Tekanan darah 220/140 mmHg. DS : Ny. P mengatakan Saya dan tidak boleh dikonsumsi. Ny. P mengatakan Apabila kepala saya pusing, saya minum obat dan kemudian digunakan untuk tidur. Ny. P menyatakan Saya tidak pernah berolahraga dan jarang memahami makanan apa yang boleh Resti

komplikasi Ketidakmampuan keluarga merawat keluarga menderita hipertensi untuk anggota yang

belum hipertensi.

berekreasi.

Prioritas Masalah 1. Kurang informasi pada Ny. P berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga/individu untuk mendapatkan informasi. KRITERIA Sifat : Masalah: aktual SKOR 3 BOBOT 1 NILAI 3/3 x 1 = 1 PEMBAHASAN Sifat masalahnya aktual dalam kesehatan karena Ny. P mengatakan mengatakan Saya kurang mengerti masalah hipertensi, yang saya tau hipertensi ya tekanan darah tinggi. Tidak ada anggota keluarga saya yang mengalami hipertensi. Masalah kemungkinan dapat dicegah adalah cukup karena masalah yang dihadapi belum berat dan sudah ada upaya pengobatan yang dilakukan. Potensi masalah diubah adalah sebagian karena masalah yang terjadi belum lama, tempat tinggal pasien dekat dengan tempat pelayanan kesehatan. Menonjolnya masalah adalah: ada masalah tetapi tidak harus segera ditangani karena penderita tidak terlalu terganggu dengan penyakit hipertensi yang diderita.

Kemungkinan masalah untuk dicegah : Cukup Potensi masalah diubah: sebagaian Menonjolnya masalah : ada masalah tetapi tidak harus segera ditangani

x2=1

2/3x 1=2/3

1/2x1=1/2

Jumlah : 3 1/6

2.

Resiko

terjadi

serangan

hipertensi

akut

berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga/individu untuk merawat anggota keluarga yang sakit/dirinya sendiri KRITERIA Sifat : Masalah: ancaman kesehatan SKOR 2 BOBOT 1 NILAI 2/3x1=2/3 PEMBAHASAN Sifat masalahnya adalah ancaman kesehatan karena keluarga belum memahami makanan apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi penderita hipertensi, kaluarga kurang mengetahui tentang masalah hipertensi dan penatalaksanaannya. Kemungkinan masalah untuk dicegah adalah cukupkarena masalah belum terjadi. Potensi masalah dirubah adalah sebagain karena tempat tinggal pasien dekat dengan tempat pelayanan kesehatan, termasuk dalam kategori keluarga mampu. Masalah yang dihadapi besar tetapi belum perlu penanganan segera karena penderita tidak terlalu terganggu dengan masalah yang dihadapi.

Kemungkinan masalah untuk dicegah : cukup Potensi masalah diubah: sebagian

x2=1

2/3x 1=2/3

Menonjolnya masalah : masalah berat tetapi tidak harus ditangani dengan segera

1/2x1=1/2

Jumlah : 2 5/6

Berdasarkan data di atas maka prioritas masalah keperawatan adalah sebagai berikut : 1. Kurang informasi pada Ny. P berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga/individu mengambil keputusan untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan dengan skor 3 1/6 2. Resiko terjadi serangan hipertensi akut berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga/individu untuk merawat anggota keluarga yang menderita hipertensi/dirinya sendiri dengan skor 2 5/6

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN NO


1 Kurang pada dengan ketidakmampuan keluarga/individu mengambil keputusan mendapatkan informasi hipertensi

DP
informasi TIU : Ny.

TUJUAN 1.
bertambah

INTERVENSI
kaji pengetahuan tentang definisi

RENCANA EVALUASI Kriteria Standart ulang Respon Verbal : 1. Keluarga mampu menyebutkan
pengertian yang masih Hipertensi dianggap adalah normal dan menyebutkan dan menurut WHO, batas tekanan darah adalah 140/90 mmHg dan tekanan darah sama atau diatas 160/95 mmHg dinyatakan sebagai hipertensi (Soeparman, 1999). menyebutkan 5 dari 8 tanda dan gejala hipertensi dengan baik : Kepala pusing Telinga berdengung Gemeter, tremor Mudah marah Mual dan muntah Rasa berat di tengkuk Jantung berdebardebar Denyut Nadi cepat Lelah dan lemas

P Pengetahuan

keluarga keluarga dapat

berhubungan

setelah dilakukan tindakan selama 2 hari pada kaluarga Tn. A N. TIK : setelah dilakukan pendidikan untuk tindakan kesehatan keperawatan

tanda gejala hipertensi, definisi beri reinforcemen positif tanda gejala atas jawaban, jelaskan dan tanyakan kembali.

selama 1 x 30 mnt keluarga

tentang diharapkan :

1. mengenal
hipertensi 2. keluarga mengambil

masalah mampu keputusan

tentang masalah hiprtensi 3. dapat merawat anggota keluarga hipertensi 4. dapat lingkungan memodifikasi 2. kaji ulang keluarga dengan

dapat 1. menyebutkan 4 dari 7 penyebab

5. memanfaatkan kesehatan

fasilitas

pengetahuan akibat

keluarga menyebutkan dan penyebab dan beri akibat hipertensi

hipertensi dengan baik : a. tinggi b. c. d. e. yang f. Stress psikologis Faktor genetic Asupan garam yang

tentang penyebab hipertensi,

reinforcemen positif atas jawaban yang diberikan, jelaskan dan tanyakan kembali kembali.

(keturunan) Kurang olah raga Kebiasaan tidak baik hidup seperti

merokok dan alkohol Penyempitan darah oleh pembuluh g. a. b. 3. beri hipertensi, keluarga mematuhi penatalaksanaan, beri penjelasan keluarga dapat c. d. tentang penatalaksanaan menjelaskan motivasi penatalaksanaan untuk hipertensi

lemak/kolesterol tinggi Keturunan (genetik) Stroke Penyakit jantung Penyakit ginjal Gangguan Akibat Hipertensi

penglihatan

2.

Sebutkan

dari

penatalaksanaan hipertensi dengan

reinforcement kembali penatalaksanaan hipertensi 4. beri lingkungan mungkin, reinforcement atas jawaban. 5. motivasi untuk

positif kembali

baik a. b. Periksakan Diit berlemak tekanan darah secara teratur Menghindari makanan yang

atas jawaban, tanyakan

motivasi keluarga senyaman menciptakan beri lingkungan yang positif nyaman keluarga keluarga

Mengurangi asin atau garam c. d. Menjaga Hindari minum keseimbangan berat badan minuman keras (beralkohol) dan kurangi/hentikan merokok

keluarga untuk membuat sanggup

e.
f. g. h.

Istirahat yang cukup Hindari stress Olah raga yang teratur Taati petunjuk

memanfaatkan sanggup positif fasilitas kesehatan

fasilitas kesehatan, beri memanfaatkan reinforcement atas jawaban

pemakian obat dari dokter

Resiko akut

terjadi TIU : terjadi akut serangan setelah berhubungan hipertensi

1. tanyakan penyebab Respon Verbal :


dan tanda gejala beri keluarga dapat menyebutkan hipertensi,

serangan hipertensi Tidak

dengan ketidakmampuan keluarga/individu untuk anggota yang sendiri

dilakukan tindakan selama 2 hari pada kaluarga Tn. A N

reinforcement atas jawaban

positif

penyebab gejala

dan

merawat TIK : setelah dilakukan keluarga pendidikan diharapkan : 1. Mengenal hipertensi masalah mampu keputusan masalah komplikasi kesehatan menderita selama 1 x 30 mnt keluarga

menyebutkan 5 dari 8 tanda dan gejala hipertensi dengan baik : Kepala pusing Telinga berdengung Gemeter, tremor Mudah marah Mual dan muntah Rasa berat di tengkuk Jantung berdebardebar Denyut Nadi cepat Lelah dan lemas menyebutkan 4 dari 7 penyebab hipertensi dengan baik : a. Asupan garam yang tinggi b. Stress psikologis c. Faktor genetic (keturunan) d. Kurang olah raga e. Kebiasaan hidup yang tidak keluarga dapat 2. tanyakan tentang menyebutkan baik seperti merokok dan alkohol

hipertensi/dirinya

2. keluarga
mengambil tentang pencegahan hipertensi

3. mampu merawat anggota


keluarga

akibat hipertensi dan akibat beri positif reinforcemen Hipertensi atas jawaban keluarga 3. jelaskan yang baik makanan mengerti bagi makanan baik penderita hipertensi yang untuk

f.

Penyempitan pembuluh darah oleh lemak/kolesterol tinggi

g. Keturunan (genetik) Akibat Hipertensi a. b. c. d. Stroke Penyakit jantung Penyakit ginjal Gangguan penglihatan

yang diberikan

penderita hipertensi

Sebutkan contoh makanan (5) yang dianjurkan untuk penderita Hipertensi a. karbohidrat tapioka, nasi b. dan kacang-kacangan c. Sumber vitamin (buah dan sayuran) Sumber protein nabati : Tahu, tempe : Sumber biskuit,

singkong, roti, tepung, mie,

segar, jeruk, pisang, melon, tomat

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI No. 1 TGL/JAM


01/12/2006 20.30 WIB

DIAGNOSA KEPEARWATAN
Kurang pada informasi Ny. P n salam.

IMPLEMENTASI
Mengucapka Menanyakan Mengingatka

EVALUASI
S : Keluarga menjawab salam, mempersilahkan duduk, dan mengsatakan keluarga sehat-sehat saja. Saya masih ingat kita janji hari ini.. S : Ny.P mengatakan belum begitu mengerti tentang Hipertensi, tandatandanya, penyebab, akibat, penatalaksanaan.

TTD

berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga/individu mengambil keputusan mendapatkan informasi hipertensi tentang untuk

keadaan kesehatan keluarga. n kontrak dan tujuan pertemuan. Mengkaji

ulang pengetahuan keluarga tentang definisi dan tanda gejala hipertensi, memberi reinforcemen positif jawaban yang diberikan, menjelaskan dan menanyakan kembali. Mengkaji ulang pengetahuan keluarga tentang penyebab dan akibat hipertensi, memberi reinforcemen positif jawaban yang diberikan, menjelaskan dan menanyakan kembali. S: Keluarga mengatakan paham dengan apa yang dijelaskan perawat. Keluarga mengatakan akan

mencobanya. untuk mematuhi penatalaksanaan, Memberi menanyakan kembali O: Keluarga mendengarkan dan memperhatikan Keluarga kooperatif A : Tujuan tercapai P : Motivasi keluarga untuk mematuhi penatalaksanaan hipertensi. penjelasan tentang penatalaksanaan hipertensi, memotivasi keluarga penatalaksanaan hipertensi, memberi reinforcement positif jawaban Memberi Memotivasi motivasi keluarga untuk membuat lingkungan senyaman mungkin. keluarga untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan Menanyakan penyebab dan tanda gejala hipertensi dan diit, beri reinforcemen positif atas jawaban Menanyakan tentang akibat hipertensi dan beri reinforcemen positif atas jawaban yang diberikan

01/12/2006 20.30 WIB

S : Ny. P mengatakan belum begitu mengerti tentang gejala Hipertensi, diitnya dan akibat hiperetensi.

Mejelaskan tentang diit hipertensi, penatalaksanan hipertensi serta Menjelaskan tentang cara-cara mengurangi resiko hipertensi.

makanan yang baik dan dilarang bagi penderita hipertensi.

S: Keluarga mengatakan paham dengan apa yang dijelaskan oleh perawat dan akan mencoba melaksanakannya. O: Keluarga mendengarkan dan memperhatikan Keluarga kooperatif

A : Masalah teratasi P: Motivasi keluarga untuk melaksanakan diit yang benar