Anda di halaman 1dari 78

Sap Kuliah Metode Penambangan

Oleh : MEINARNI THAMRIN

Program Studi Teknik Pertambangan Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin 2012

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN METODE PENAMBANGAN :

KARAKTERISTIK SPASIAL DARI ENDAPAN

KONDISI GEOLOGI DAN HIDROGEOLOGI


SIFAT-SIFAT GEOTEKNIK KONSIDERASI EKONOMI FAKTOR TEKNOLOGI FAKTOR LINGKUNGAN
MEY@ 11/1/2012 2

Faktor-faktor yang menentukan dalam pemilihan sistem dan metode penambangan :


1. Karakteristik spasial endapan a. Ukuran (dimensi, terutama tinggi atau ketebalan) b. Bentuk (tabular, lensis, massive, tdk. Beraturan) c. Kedudukan (kemiringan atau dip) d. Kedalaman 2. Kondisi geologi dan hidrologi a. Mineralogi dan petrografi ( mis. sulfida, oksida dsb.) b. Komposisi kimia ( unsur utama atau hasil samping) c. Struktur endapan ( lipatan, patahan, intrusi) d. Bidang lemah (kekar, rekahan, belahan, cleat pada batubara) e. Keseragaman, ubahan, pelapukan f. Air tanah dan hidrologi (kejadian, laju aliran, muka air tanah)
11/1/2012 Meinarni thamrin 3

3. Sifat-sifat Geoteknik (mekanika tanah dan batuan) a. Sifat elastis (kekuatan, modulus elastisitas, poison ratio) b. Perilaku plastis atau viscoelastis (aliran, rayapan) c. Kondisi tegangan (asli atau modifikasi oleh penambangan) d. Konsolidasi, kompaksi, dan kompetensi e. Sifat fisik lainnya ( berat jenis, porositas, permiabilitas) 4. Pertimbangan Ekonomi a. Cadangan ( tonase dan kadar) b. Tingkat produksi ( output per unit waktu) c. Jangka waktu penambangan (periode operasi ) d. Produktivitas e. Biaya penambangan
11/1/2012 Meinarni thamrin 4

5. Faktor Teknologi a. Perolehan penambangan (mining recovery) b. Dilusi penambangan (mining dilution) c. Fleksibilitas metode terhadap perubahan situasi d. Selektifitas metode untuk membedakan bijih & limbah e. Konsentrasi atau distribusi pekerjaan f. Modal, tenaga kerja, dan intensitas mekanisasi 6. Masalah Lingkungan a. Kontrol lahan untuk menjaga integritas bukaan b. Subsidence c. Kontrol udara (ventilasi, panas dan kelembaban) d. Ketenaga Kerjaan ( rekruitmen, training, kesehatan dan keselamatan, pemukiman dan masyarakat sekitar)

11/1/2012

Meinarni thamrin

KLASIFIKASI METODE PENAMBANGAN YANG MEMPUNYAI CIRI : (H.L. HARTMAN, 1987)


UMUM (DAPAT DIAPLIKASI KESEMUA KOMODITI TAMBANG, BATUBARA DAN NON BATUBARA). TERMASUK PADA METODE YANG SEDANG BERJALAN DAN MENJANJIKAN SEBUAH METODE BARU YANG SEDANG DIKEMBANGKAN TETAPI BELUM DAPAT DIBUKTIKAN SECARA KESELURUHAN. MENGENAI PERBEDAAN KELAS METODE YANG BESAR DAN BIAYA RELATIF.

11/1/2012

MEY@

KATEGORI YANG DIGUNAKAN OLEH HARTMAN :


DAPAT DITERIMA (ACCEPTABLE) : TRADISIONAL ATAU BARU
LOKAL UNTUK TAMBANG TERBUKA (ATAU TAMBANG BAWAH TANAH) KELAS DAN SUB KELAS METODE PENAMBANGANNYA

11/1/2012

MEY@

PENGELOMPOKKAN METODE TAMBANG TERBUKA BERDASARKAN JENIS ENDAPAN. SECARA UMUM DAPAT DIKELOMPOKKAN KE DALAM 4 (EMPAT) METODE :
OPEN PIT/OPEN CAST/OPEN CUT/OPEN MINE QUARRY STRIP MINE ALLUVIAL MINE

11/1/2012

MEY@

PENGELOMPOKKAN BERDASARKAN PADA PROSES PENAMBANGANNYA, BERHUBUNGAN DENGAN AIR ATAU TIDAK, YAITU :

1) METODE EKSTRAKSI SECARA MEKANIK

2) METODE EKSTRAKSI DENGAN AIR

11/1/2012

MEY@

1) METODE EKSTRAKSI SECARA MEKANIK : PENAMBANGAN ENDAPAN BIJIH, BATUBARA ATAU BATUAN YANG DILAKUKAN DI PERMUKAAN DIKENAL SEBAGAI TAMBANG TERBUKA.

METODA INI PRINSIPNYA BERDASARKAN PADA PERMUKAAN.

11/1/2012

MEY@

10

METODA EKSTRAKSI MEKANIK YANG MENGGUNAKAN PROSES MEKANIK PADA LINGKUNGAN YANG KERING DAPAT DIBEDAKAN ATAS : OPEN PIT MINING QUARRY

OPEN CAST MINING


AUGER MINING

KEEMPAT METODA INI ADALAH PENANGGUNG JAWAB 90% DARI PRODUKSI PERMUKAAN.
11/1/2012 MEY@ 11

2) METODE EKSTRAKSI DENGAN AIR METODA INI BERHUBUNGAN DENGAN AIR ATAU CAIRAN UNTUK MEMPEROLEH MINERAL DARI DALAM BUMI, BAIK DENGAN AKSI HIDROLIK MAUPUN DENGAN SERANGAN CAIRAN. MASIH SANGAT KURANG PEMAKAIANNYA PADA TAMBANG TERBUKA.

11/1/2012

MEY@

12

ADA 2 (DUA) JENIS PENAMBANGAN DI DALAM METODA INI YAITU : PLACER MINING MENGGUNAKAN AIR UNTUK MENGGALI, MENGTRANSPORTASI DAN MENGKONSENTRASIKAN MINERAL-MINERAL BERAT SOLUTION MINING METODA YANG MEMBUAT CAIR MINERALMINERAL SEHINGGA DAPAT DITRANSPORTASIKAN DENGAN MENGGUNAKAN AIR ATAU CAIRAN PELARUT

11/1/2012

MEY@

13

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN TAMBANG TERBUKA


KEUNTUNGAN :
ONGKOS PENAMBANGAN PER TON ATAU PER BCM BIJIH LEBIH MURAH KARENA TIDAK PERLU ADANYA PENYANGGAAN, VENTILASI DAN PENERANGAN. KONDISI KERJANYA BAIK, KARENA BERHUBUNGAN LANGSUNG DENGAN UDARA LUAR DAN SINAR MATAHARI. PENGGUNAAN ALAT-ALAT MEKANIS DENGAN UKURAN BESAR DAPAT LEBIH LELUASA, SEHINGGA PRODUKSI BISA LEBIH BESAR.
11/1/2012 MEY@ 14

SAMBUNGAN :

PEMAKAIAN BAHAN PELEDAK BISA LEBIH EFISIEN, LELUASA DAN HASILNYA LEBIH BAIK PEROLEHAN TAMBANG (MINING RECOVERY) LEBIH BESAR, KARENA BATAS ENDAPAN DAPAT DILIHAT DENGAN JELAS. RELATIF LEBIH AMAN, KARENA ADANYA YANG MUNGKIN TIMBUL TERUTAMA AKIBAT KELONGSORAN.

PENGAWASAN DAN PENGAMATAN MUTU BIJIH (GRADE CONTROL) LEBIH MUDAH.

11/1/2012

MEY@

15

KERUGIAN :

PARA PEKERJA LANGSUNG DIPENGARUHI OLEH KEADAAN CUACA, DIMANA HUJAN YANG LEBAT ATAU SUHU YANG TINGGI MENGAKIBATKAN EFISIENSI KERJA MENURUN, SEHINGGA HASIL KERJA JUGA MENURUN.
KEDALAMAN PENGGALIAN TERBATAS, KARENA SEMAKIN DALAM PENGGALIAN AKAN SEMAKIN BANYAK TANAH PENUTUP (OVERBURDEN) YANG HARUS DIGALI.

11/1/2012

MEY@

16

SAMBUNGAN

TIMBUL MASALAH DALAM MENCARI TEMPAT PEMBUANGAN TANAH YANG JUMLAHNYA CUKUP BANYAK.

ALAT-ALAT MEKANIS LETAKNYA MENYEBAR.


PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP RELATIF LEBIH BESAR.

TERJADI PERUBAHAN BENTANG ALAM.

11/1/2012

MEY@

17

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PERALATAN DAN LINGKUNGAN


BULLDOZER UKURAN/BERAT, KENYAMANAN, KAPASITAS/ UKURAN BLADE, SUKU CADANG, HARGA, DLL.

HYDRAULIC EXCAVATOR PENGONTROLAN YANG DIPERBAHARUI, PEMILIHAN PENGGUNAAN BOOM, DLL.


WHEEL LOADER PENGENDALIAN SECARA ELEKTRONIK, MAMPU BEKERJA DI SEGALA JENJANG, DLL.

11/1/2012

MEY@

18

ROPE EXCAVATOR SISTEM ELEKTRONIK YANG CANGGIH, MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMUATAN.

TRUK PENGATURAN KEMIRINGAN DAN LETAK TITIK BERAT UNTUK KESTABILAN, PENAMBAHAN KEMAMPUAN, DLL.
IN-PIT CRUSHING MENGURANGI BIAYA PEMINDAHAN MATERIAL DARI LOKASI KE PABRIK PENGOLAHAN

11/1/2012

MEY@

19

CONVEYING SISTEM CONVEYOR BERGERAK, UNTUK PEMINDAHAN MATERIAL DALAM KUARI DAN TAMBANG OPEN CAST, SISTEM NORDBERGS LOKO LINK MERUPAKAN SISTEM YANG TERDIRI DARI SERANGKAIAN KONVEYOR

ANCHILLARY EQUIPMENT MENERAPKAN METODE PENGHANCURAN SEKUNDER, SEHINGGA SECARA BERTURUTTURUT BIAYA PENGHANCURAN DARI ATAS KE BAWAH MAKIN MURAH

11/1/2012

MEY@

20

PERANCANGAN TAMBANG TERBUKA


DALAM MELAKUKAN SUATU PERANCANGAN TAMBANG TERBUKA, HARUS DIPERHATIKAN : DATA YANG DIPERLUKAN UNTUK PERANCANGAN TAMBANG TERBUKA PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN DALAM PERANCANGAN TAMBANG TERBUKA

11/1/2012

MEY@

21

DATA YANG DIPERLUKAN UNTUK PERANCANGAN TAMBANG TERBUKA :

PETA TOPOGRAFI DAN PETA GEOLOGI DENGAN SKALA 1 : 1000 ATAU 1 : 2000.
DATA GEOLOGI DAN EKSPLORASI RINCI ENDAPAN BAHAN GALIAN

DATA GEOTEKNIK.
DATA HIDROLOGI DAN GEOHIDROLOGI. DATA KEGEMPAAN.

DATA KEEKONOMIAN

11/1/2012

MEY@

22

PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN DALAM PERANCANGAN TAMBANG


1) PERTIMBANGAN EKONOMIS (ECONOMIC CONSIDERATIONS)
2) PERTIMBANGAN TEKNIS (TECHNICAL/ENGINEERING CONSIDERATIONS) 3) PERTIMBANGAN LINGKUNGAN HIDUP (ENVIRONMENTAL CONSIDERATIONS)

11/1/2012

MEY@

23

1)PERTIMBANGAN EKONOMIS
CUT OFF GRADE, MENENTUKAN BATASBATAS ATAU BESARNYA CADANGAN, SERTA MENENTUKAN PERLU TIDAKNYA DILAKUKAN MIXING/BLENDING. BREAK EVEN STRIPPING RATIO (BESR), MENGANALISIS KEMUNGKINAN SISTEM PENAMBANGAN YANG AKAN DIGUNAKAN, APAKAH TAMBANG TERBUKA ATAUKAH TAMBANG BAWAH TANAH

11/1/2012

MEY@

24

BESR (BREAK EVEN STRIPPING RATIO)


YAITU PERBANDINGAN ANTARA BIAYA PENGGALIAN ENDAPAN BIJIH (ORE) DENGAN BIAYA PENGUPASAN TANAH PENUTUP (OVERBURDEN) ATAU MERUPAKAN PERBANDINGAN SELISIH BIAYA PENAMBANGAN BAWAH TANAH & PENAMBANGAN TERBUKA DENGAN BIAYA PENGUPASAN SECARA TAMBANG TERBUKA. DISEBUT JUGA OVER ALL STRIPPING RATIO.
Biaya tambang bawah tanah Biaya tambang terbuka ton bijih ton bijih Biaya pengupasan waste/ton waste

BESR(1) =

11/1/2012

MEY@

25

Contoh Perhitungan :

MISALNYA BIAYA PENAMBANGAN SECARA TAMBANG BAWAH TANAH = $ 2,00/TON ORE, BIAYA PENAMBANGAN SECARA TAMBANG TERBUKA = $ 0,30/TON ORE DAN ONGKOS PENGUPASAN TANAH PENUTUP = $ 0,35/TON WASTE. MAKA UNTUK MEMILIH SALAH SATU SISTEM PENAMBANGAN DIGUNAKAN RUMUS BESR(1).
$ 2,00 - $ 0,30

BESR(1) =
$ 0,35

= 4,86

11/1/2012

MEY@

26

INI BERARTI BAHWA HANYA BAGIAN ENDAPAN YANG MEMPUNYAI BESR YANG LEBIH RENDAH DARI 4,86 YANG DAPAT DITAMBANG SECARA TAMBANG TERBUKA DENGAN MENGUNTUNGKAN. JADI 4,86 ADALAH BESR (1) TERTINGGI YANG MASIH DIBOLEHKAN UNTUK OPERASI TAMBANG TERBUKA DENGAN KONDISI TERSEBUT DI ATAS.

11/1/2012

MEY@

27

SETELAH DITENTUKAN BAHWA AKAN DIGUNAKAN SISTEM TAMBANG TERBUKA, MAKA DALAM RANGKA PENGEMBANGAN RENCANA PENAMBANGAN DIGUNAKAN BESR (2) DENGAN RUMUS SEBAGAI BERIKUT :
Nilai yang diperoleh Ongkos produksi ton bijih ton bijih Biaya pengupasan waste/ton waste

BESR(2) =

BESR (2) INI JUGA DISEBUT ECONOMIC STRIPPING RATIO YANG ARTINYA BERAPA BESAR KEUNTUNGAN YANG DAPAT DIPEROLEH BILA ENDAPAN BIJIH ITU DITAMBANG SECARA TAMBANG TERBUKA
11/1/2012 MEY@ 28

PERTIMBANGAN EKONOMIS ,
SECARA UMUM MELIPUTI :

1. NILAI (VALUE) ENDAPAN BIJIH (BERAPA HARGA DARI PRODUK YANG DIHASILKAN) DINYATAKAN DALAM US $/TON ORE. 2. ONGKOS PRODUKSI SAMPAI DENGAN BARANG TAMBANG SIAP DIJUAL (US $/TON ORE).
3. ONGKOS PENGUPASAN OVER BURDEN (STRIPPING COST), DINYATAKAN DALAM US $/TON ORE.

11/1/2012

MEY@

29

ONGKOS PRODUKSI : BANDINGKAN DENGAN ONGKOS PRODUKSI BAHAN GALIAN YANG SAMA. CONTOH LAIN PERHITUNGAN BESR :
Nilai (per ton ore) Ongkos produksi (per ton ore)

BESR =
Stripping cost (per ton OB)

11/1/2012

MEY@

30

2) PERTIMBANGAN TEKNIS :
PENENTUAN ULTIMATE PIT SLOPE PEMILIHAN SISTEM PENYALIRAN (DRAINAGE SYSTEM) MEMPERHATIKAN STRUKTUR GEOLOGI YANG DOMINAN PENENTUAN GEOMETRI JENJANG

11/1/2012

MEY@

31

PENENTUAN ULTIMATE PIT SLOPE


DALAM MERANCANG ULTIMATE PIT, SEORANG ENGINEER AKAN MEMBERI NILAI PADA PARAMETER TEKNIS DAN PARAMETER EKONOMI.
BATAS PIT UTAMA MERUPAKAN BATAS MAKSIMUM SELURUH MATERIAL YANG MEMENUHI KRITERIA TEKNIS DAN EKONOMI.

11/1/2012

MEY@

32

MATERIAL YANG TERKANDUNG DALAM PIT AKAN MEMPUNYAI 2 (DUA) SASARAN : 1. SEBUAH BLOK TIDAK AKAN DITAMBANG KECUALI BLOK TERSEBUT DAPAT MEMBAYAR /MENGGANTI : SELURUH BIAYA UNTUK PENAMBANGAN, PROSES, PEMASARAN, MAUPUN PENGUPASAN MATERIAL DI ATAS BLOK TERSEBUT. 2. UNTUK KONSERVASI DARI SUMBERDAYA ALAM. BLOK YANG MEMENUHI PERSYARATAN SASARAN PERTAMA MERUPAKAN BAGIAN DARI PIT.

11/1/2012

MEY@

33

3. PERTIMBANGAN LINGKUNGAN
Memiliki izin dalam bentuk DOKUMEN PENGELOLAAN LH. SYARAT/PERIZINAN USAHA : HARUS DILENGKAPI DENGAN DOKUMEN AMDAL PERTAMBANGAN.

11/1/2012

MEY@

34

DOKUMEN AMDAL TERDIRI DARI :


KA-ANDAL (Kerangka Acuan Analisis

Dampak Lingkungan) ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan) RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan) RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan) Sebagai tambahan dokumen biasanya disertakan Lampiran RANGKUMAN EKSEKUTIF dari Laporan Dokumen AMDAL.

11/1/2012

MEY@

35

Tambang terbuka : adalah suatu sistem penambangan


dimana seluruh aktifitasnya berhubungan langsung dengan udara luar. Berdasarkan macam material yang ditambang,maka Tambang terbuka dibagi menjadi :
1.

Open pit/open cut : adalah sistem penambangan yang diterapkan untuk endapan bijih logam. Misal: a. Tambang Nikel di Pomalaa, Soroako dan Gebe. b. Tambang Tembaga di Sumbawa c. Tambang Emas di Gorontalo, Pongkor dan Gn. Muro. d. Tambang Timah di P.Bangka (alternatif selain dengan metode hydraulik)

11/1/2012

Meinarni thamrin

36

4 Unit Operasi Tambang atau Siklus Operasi yaitu:


(Kegiatan Utama Tamka:

1. 2. 3. 4.

Drilling PEMBONGKARAN BATUAN Blasting Loading / Pemuatan material Hauling/ Pengangkutan material

11/1/2012

Meinarni thamrin

37

11/1/2012

Meinarni thamrin

38

11/1/2012

Meinarni thamrin

39

Peledakan & Fragmentasi Batuan


Sumber Energi Kimia Metode Peledakan Agen/mesin High Explosive, Blasting Liquid Oxygen, Blac Powder Compressed air atau cylinder CO2 Ripper blade, dozer blade Hammer, drop ball

Mekanik

Penumatik Ripping Impact Mining (Soil) Mining (rock)


Electric current
Meinarni thamrin

Fluida

Hydraulicking (monitor) Hydraulic jet


Mesin Elektronik
40

Electrical
11/1/2012

Suatu Explosive : adalah agen, senyawa atau campuran yang mengalami dekomposisi sangat cepat ketika dikenai panas, impak, gesekan atau getaran. Klasifikasi : - Low Explosive : Black Powder
- High Explosive: Nitroglycerin (NG), dynamite - Blasting Agent : ANFO, Slurry.
11/1/2012 Meinarni thamrin 41

Drill Rigs For Coal Exploration


11/1/2012 Meinarni thamrin 42

PELEDAKAN

Drill-Rig pemboran miring untuk peledakan


11/1/2012 Meinarni thamrin 44

Kegiatan Penunjang Terdiri Dari :


1. Penyaliran/penirisan tambang (mine
2. 3. 4. 5.
11/1/2012

drainage) Pencahayaan atau iluminasi (mine lighting) untuk tambang dalam Ventilasi (ventilation) untuk Tamda Penyanggaan (support) untuk Tamda Pelestarian Lingkungan (environmental concervation).
Meinarni thamrin 45

Pemberaian/pembongkaran dilakukan dengan menggunakan alat yang sesuai dan tepat. Pemilihan alat tergantung pada faktor : teknis, ekonomis, dan lingkungan

Cara pemberaian dapat dibagi menjadi 2 kelas berdasarkan sifat fisik endapan atau batuan.
Endapan/batuan lunak digunakan alat gali : non

mekanis (cangkul, linggis, belincong, sekop dll), dan alat gali mekanis berupa ekskavator (dragline, power shovel, back hoe, buldozer, BWE dll).
11/1/2012 Meinarni thamrin 46

Untuk pembongkaran batuan/endapan bijih yang

keras digunakan : - Kabel pemotong ; terutama untuk dimension stone mis. granit, marmer dll. - Alat garu (ripper). - Alat pemboran ( drilling) : terdiri dari bor manual ( auger, banka bor dll) dan bor mesin ( percussive drill dan rotary drill) - Peledakan (blasting)

11/1/2012

Meinarni thamrin

47

ALAT GALI-MUAT

Bucket Wheel Excavator pada tambang batubara


11/1/2012 Meinarni thamrin 49

Demag Hydraulic Excavator memuat batubara ke dalam truck (Tambang batubara di Venezuela).
11/1/2012 Meinarni thamrin 50

Alat-alat pengangkutan terdiri dari :


Truck Lori + locomotip Conveyor :

- belt conveyor - shaking conveyor - chain conveyor Cable way transportation Pipa + pompa Power scraper Barge (tongkang)
11/1/2012 Meinarni thamrin 51

Haul Truck pada tambang Terbuka

11/1/2012

Meinarni thamrin

52

Kegiatan pemindahan tanah penutup


11/1/2012 Meinarni thamrin 53

Pengangkutan batubara dengan menggunakan barge (tongkang)


11/1/2012 Meinarni thamrin 54

Tambang Batubara metode Open Cast mining


11/1/2012 Meinarni thamrin 55

Kenampakan suatu aktifitas tambang batubara secara terbuka


11/1/2012 Meinarni thamrin 56

Tambang Terbuka Tembaga di Bingham USA.

11/1/2012

Meinarni thamrin

57

Open pit copper mine OkTedi (Papua Newgini)


11/1/2012 Meinarni thamrin 58

OPEN PIT

TAMBANG TERBUKA (OPEN PIT) GRASBERG, PT.FI

Aktifitas tambang Cu di Gosowong,2004


HALMAHERA UTARA , PT. NHM

11/1/2012

61

Pabrik Pengolahan Jalur Pipa Tailing di Permukaan Tanah

Jalur Pipa Bawah Laut

BENTANG ALAM DI PERTAMBANGAN Cu Au BATUHIJAU, sumbawa. PT.NEWMONT NUSA TENGGARA

PROSES PENAMBANGAN CU DI TEMBAGAPURA, PAPUA

OPEN CAST

OPEN CAST DIAMOND MINE


(NAMAQUALAND DESERT IN SOUTH AFRICA, VENEZUELA, BRAZIL)

2. Quarry

: adalah sistem penambangan yang dipergunakan untuk endapan mineral industri atau bahan bangunan. Contoh : a. Tambang Granit di P. Karimun, Riau b. Tambang Marmer/Batugamping di Maros dan Pangkep c. Tambang Batukapur untuk semen di Maros dan Tonasa Pangkep, adalah sistem penambangan yang diterapkan pada endapan yang letaknya relatif mendatar. Contoh : tambang batubara di Tanjung EnimSumatera Selatan, serta Tanjung, Kutai, dan Berau di Kalimantan

3. Stripping/Open Cast Mine :

11/1/2012

Meinarni thamrin

66

QUARRY

Gambar Skematik Quarry


11/1/2012 Meinarni thamrin 68

TAMBANG MARMER DI INDONESIA

PALISSANDRO MARBLE QUARRY IN OSSOLA

VALLEY ITALY

DIAMOND WIRE CUTTING IN A PORTUGESE GRANIT QUARRY

Tambang Quarry Granit


11/1/2012 Meinarni thamrin 73

ALLUVIAL MINE

Solution Mining

11/1/2012

Meinarni thamrin

75

SOLUTION MINING

11/1/2012

Meinarni thamrin

76

METODE SLURRY BOREHOLE MINING PADA TAMBANG URANIUM

11/1/2012

Meinarni thamrin

77

SEKIAN

11/1/2012

Meinarni thamrin

78