Anda di halaman 1dari 20

TINJAUAN UMUM SISTEM KOMPUTER

Untuk mencapai keragaman penggunaannya sistem komputer harus diorganisasikan

BRAINWARE

PROGRAM APLIKASI

SISTEM OPERASI
FIRMWARE

SOFTWARE
HARDWARE
Gambar Komponen Penyusun Komputer

Gambar tersebut menjelaskan bahwa untuk dapat berfungsi sistem komputer harus memiliki 3 bagian utama yaitu Perangkat keras, perangkat lunak, dan pengguna. Pen gguna berinterkasi melalui media input ( keyboard,mouse dll).

Aksi pengguna akan diterjemahkan oleh perangkat lunak menjadi instruksi untuk menjalankan perangkat keras. Perangkat lunak terdiri dari beberapa komponen yaitu firmware, sistem operasi,dan program aplikasi.

Firmware adalah komponen perangkat lunak yang disertakan pada masing-masing perangkat keras komputer oleh produsen pembuat ( vendor ) peerangkat keras yang bersangkutan. Komponen ini berfungsi untuk mengatur cara kerja perangkat keras dan cara berinteraksi dengan bagian lain dari sistem komputer.

Sistem operasi adalah perangkat lunak yang berfungsi mengelola penggunaan perangkat keras dan menyediakan antar muka serta layanan bagi pengguna maupun program aplikasi. Sistem operasi disimpan dalam sebuah media penyimpan ( storage device ). Bagian perangkat lunak lainnya adalah program aplikasi yang mengendalikan fungsi-fungsi khususyang berkaitan dengan kebutuhan pengguna komputer

Perangkat keras Perangkat keras berada pada tingkatan paling bawah dari sistem komputer dan merupakan komponen komputer yang berwujud fisik. Akan tetapi dari sekian banyak komponen perangkat keras prosesor merupakan perangkat keras yang paling vital, memory. Bagaimana komponen fisik ini
dioraganisasi Sebagai suatu yang disebut komputer ?

1. Prosesor Prosesor adalah tempat eksekusi kode isntruksi program. Prosesor terdiri atas - Control Unit ( CU ) - Arithmatic Logic Unit ( ALU ) - Register Kode instruksi program beserta data-data tersimpan dalam memory. Instruksi dan data dari memori diambil satu persatu

dan disimpan diregister ntuk dieksekusi. Ketika dieksekusi, instruksi diregister akan menentukan apa yang akan dilakukan oleh CU maupun ALU. CU bertugas mengatur eksekusi dan mengendalikan seluruh komponen komputer, seperti memory maupun modul I/O. ALU bertugas untuk mengeksekusi operasi aritmatik dan logika.

Secara garis besar instruksi yang dilakukan oleh prosesor antara lain 1. Pertukaran data antara prosesor dan memori utama 2. Pertukaran data antara prosesor dan modul I/O 3. Pemrosesan data oleh prosesor 4. Operasi kendali

Untuk menjalankan tugasnya prosesor membutuhkan tempat untuk menampung instruksi,data,maupun alamat data. Memory semacam ini disebut register. Jenis-jenis register yang ada pada prosesor antara lain

1. Register pengguna Register yang digunakan untuk menyimpan data serta alamat data program, yang terdiri atas : a. Register data Digunakan untuk menyimpan datayang dibaca dari memori ataupaun yang akan diproses.

b.

2.

Register alamat Digunakan untuk menyimpan alamatmemori dari data ataupun kode instruksi program yang akan diakses oleh prosesor. Register Status dan Kontrol Register yang digunakan untuk mengontrol eksekusi kode instruksi program. Terdiri atas

a.

Register Penghitung ( PC, Program counter Register ) Menyimpan alamat memori dari kkode instruksi yang sedang dieksekusi b. Register segmen kode instruksi (CD, code segment register )

c.

d.

Menyimpan alamat segmen memori kode instruksi yang sedang dieksekusi Register instruksi ( IR, instruktion Register ) Menyimpan kode instruksi yang sedang/akan dieksekusi Register Status ( F, Flag Register )

Menyimpan sejumlah status hasil eksekusi kode instruksi yang sedang berlangsung.

Cara kerja Prosesor Pertama prosesor mengambil kode instruksi ( siklus Fetch ), kemudian dieksekusi ( siklus execute ). Jika interupsi aktif ( enabled ) maka prosesor akan melakukan pengecekan interupsi ( siklus Interupt ), sedangkan jika interupsi tidak aktif (disabled ) prosesor akan mengambil instruksi berikutnya. Jika instruksi yang

dijalankan halt maka prosesor akan mengentikan siklus eksekusinya (akhiri eksekusi program ) Interupsi adalah sinyal perangkat keras, terutama I/O ataupun perangkat lunak meminta untuk meminta prosesor melakukan tugas tertentu. Interupsi juga merupakan mekanisme komunikasi anatar

prosesor dengan perangkat keras lainya. Interupsi dapat dikelompokkan menjadi 2 : 1. Interupsi perangkat Lunak ( software interupt ) Interupsi yang diakibatkan oleh kode instruksi aatau efek dari perangkat lunak. Instrupsi ini juga sering disebut sistem call. Karena umumnya digunakan untuk

meminta layanan atau penangananan dari sietem operasi 2. Interupsi Perangkat keras ( hardware interupt ) Interupsi yang diakibatkan aksi perangkatkeras . interupsi ini ada dua kategori a. Maskable interupt yaitu interupsi yang disela

b. Non-Maskable Interupt yaitu interupsi yang tidak dapat disela, misalnya terjadi kegagalan perangkat keras seperti power failure ataupun memory pairity