Anda di halaman 1dari 15

Sistem Reproduksi dan Siklus Menstruasi Pada Wanita

Wahyuningtyastuti Widia P.D
102010263
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana widiawidiaa@yahoo.com

Pendahuluan

Remaja B, usia 16 tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan haid tidak teratur dan kadang-kadang disertai rasa nyeri. Dalam kasus seperti ini, sering orang menganggap bahwa telah terjadi suatu gangguan, padahal belum tentu demikian. Untuk itulah kita perlu lebih mengenal dan memahami tentang struktur dan sistem reproduksi wanita , dalam hal ini berkaitan dengan siklus haid .

Genitalia eksterna Vulva Vulva disebut juga RIMA PUDENDI adalah ruangan yang terletak antara labia majora kanan dan kiri. yaitu genitalia eksterna dan genitalia interna. Labia minora merupakan lipatan jaringan tipis di balik labia mayora. Pada masa pubertas daerah ini mulai ditumbuhi rambut pubis.2 Labia mayora Labia majora adalah lipatan yang besar dari mons pubis ke arah peritoneum.2 Mons pubis / mons veneris Lapisan lemak di bagian anterior symphisis os pubis.1. Bagian depan atas labia majora kanan dan kiri bertemu pada commisura labialis posterior. bagian luar labia majora berambut . tidak mempunyai folikel rambut. Banyak terdapat pembuluh darah. otot polos dan ujung serabut saraf. Di sebelah distal frenulum labiorum pudendi terdapat jaringan ikat yang menyebrang disebut commisura posterior. Labia minora kanan dan kiri membatasi sebuah ruang . Vulva bermuara pada vestibulum vagina. sedangkan bagian dalam licin dan banyak mengandung kelenjar sebasea.Pembahasan Organ reproduksi wanita meliputi 2 bagian. 1-3 Labia minora Bagian dalam dari bibir besar yang berwarna merah jambu.

dan corpus clitoridis yang tertanam di dalam dinding anterior vagina. Vestibulum merupakan area yang ditutupi oleh labia minora dan menutupi mulut uretra. dan duktus kelenjar bartolini. Daerah di sekitar cervix disebut fornix. fornix posterior.2 Vagina Rongga muskulomembranosa berbentuk tabung mulai dari tepi cervix uteri di bagian kranial dorsal sampai ke vulva di bagian kaudal ventral. dibagi dalam 4 kuadran : fornix anterior. Kelenjar bartolini identik dengan kelenjar bulbouretral pada laki-laki. Dilapisi epitel . Terdapat juga reseptor androgen pada clitoris.yang disebut vestibulum. mulut vagina.2 Hymen (selaput dara) Merupakan suatu membran yang bentuk dan ukurannya bervariasi. 1. melingkari mulut vagina yang terdapat lubang kecil untuk aliran darah menstruasi.3 Introitus / orificium vagina Terletak di bagian bawah vestibulum dan merupakan pintu masuk ke vagina. 1. Vagina memiliki dinding ventral dan dinding dorsal yang elastis.2 Vestibulum Daerah dengan batas atas clitoris. batas lateral labia minora. Glens klitoris berisi jaringan yang dapat berereksi. 1-3 Clitoris Terdiri dari caput/glans clitoridis yang terletak di bagian superior vulva. dan fornix lateral kanan dan kiri. Identik dengan penis pada pria. Bagian distal vestibulum membentuk suatu lekukan yang disebut fossa naviculare. sifatnya sangat sensitif karena banyak memiliki pembuluh darah dan ujung serabut saraf. batas bawah fourchet (lipatan membran pada ujung perineal vulva).

untuk jalan lahir dan untuk kopulasi (persetubuhan). rahim (diatas muara Besarnya rahim berbeda-beda bergantung pada usia dan pernah melahirkan atau belum. sedangkan bagian rongga dalamnya dilapisi oleh mukosa rahim. kadang perlu dipotong (episiotomi) untuk memperbesar jalan lahir dan mencegah ruptur. Corpus merupakan bagian uterus yang terbesar.3 Genitalia Interna Uterus Berbentuk seperti buah pir.perinealis transversus profunda. 1.constrictor urethra). 1-3 Pada kehamilan. corpus dan serviks uteri. Batas otot-otot diafragma pelvis (m. berubah mengikuti siklus haid. Cervix uteri merupakan uterus bagian bawah yang menyempit dan menembus .levator ani. Ke arah distal.skuamosa berlapis. m. Vagina berfungsi untuk mengeluarkan ekskresi uterus pada haid.2 Fundus uteri berada diantara kedua pangkal proksimal tuba yang terletak di bagian tuba). 1-3 Perineum Daerah antara tepi bawah vulva dengan tepi depan anus. Corpus uteri. Perineum meregang pada persalinan. Uterus pada anak ukurannya lebih kecil dan akan membesar saat usia pubertas karena pengaruh hormon estrogen.1. bagian ini berfungsi sebagai tempat utama bagi janin untuk hidup dan berkembang. Terdiri dari fundus. corpus akan menciut / mengecil dan berubah menjadi cervix. bagian luarnya ditutupi oleh peritoneum (serosa).coccygeus) dan diafragma urogenitalis (m. terdapat di bawah muara tuba. m.

3. 1. Portio yang menonjol di atas vagina disebut dengan portio supra vaginalis cervicis uteri. endometrium dibagi menjadi 2. Transisi antara sel epital kelenjar dan skuamosa dikenal sebagai zona transformasi.4 Endometrium stadium regenerasi / AUFBAU Endometrium (mukosa) tampak tipis.2 Serviks terbagi menjadi dua bagian. Corpus uteri dan serviks uteri dihubungkan oleh isthmus uteri. Endometrium merupakan lapisan dinding uterus yang terdalam. sedangkan lapisan uterus yang terluar adalah perimetrium.3 Saluran yang menghubungkan orifisium uteri interna dan orifisium uteri eksterna disebut kanalis servikalis. dan perimetrium. dilapisi oleh kelenjar-kelenjar serviks. yaitu pars supravaginal dan pars vaginal yang disebut juga dengan portio. dindingnya berlipat-lipat. myometrium. epitelnya selapis silindris. jalinan jaringan ikat (kolagen dan glikosamin) dan elastin. lumen melebar dan berisi banyak sekret.4 Endometrium stadium sekretorik / UMBAU Endometrium tampak tebal. 4 . yaitu. kelenjar berkelok-kelok. Lapisan dinding uterus terdiri atas endometrium. Serviks terdiri atas banyak jaringan ikat. Epitel kelenjar juga selapis silindris.dinding vagina terdiri dari 3 komponen utama: otot polos. Bagian ini penting dalam kehamilan dan persalinan karena akan mengalami peregangan. Secara histologi. Struktur ini dilapisi oleh satu lapis epitel kelenjar penghasil mukus di bagian dalam kanalis servikalis (endoserviks) dan epitel skuamosa berlapis pada bagian serviks yang terlihat dalam vagina (ektoserviks). Miometrium (lapisan otot) terdiri atas berkas-berkas serat otot polos yang tersusun berlapis-lapis dengan arah yang tampak kurang teratur. lumen kelenjar bulat atau lonjong dan kosong. 3. kelenjarnya terlihat hampir semuanya lurus. sedangkan yang menonjol ke dalam vagina disebut dengan portio vaginalis cervicis uteri. Myometrium adalah lapisan otot polos yang banyak mengandung pembuluh darah dan terletak antara endometrium dan myometrium.

Mukosa tuba uterina mempunyai banyak lipatan yang sangat rumit.4 o Isthmus tuba uterina : Bagian tuba yang paling sempit. o Infundibulum o Pars intertitialis : bagian tuba berbentuk corong dan mempunyai fimbriae. Karena susunan dinding isthmus ini hampir sama dengan ureter pars abdominalis. Permukaan lipatan mukosa diliputi epitel selapis torak dengan lamina propia dibawahnya. Ovarium berbentuk oval yang melekat pada bagian belakang ligamentum latum uteri. Aliran pembuluh balik mengikuti aliran pembuluh nadinya. Ovarium Terdapat dua ovarium kanan dan kiri. tapi lipatan mukosanya tidak rumit. lapis sirkular yang tebal di sebelah dalam dan lapisan longitudinal yang tipis di sebelah luar. yaitu. Bagian dalamnya dilapisi oleh silia. Muara tuba uterina pada corpus uteri disebut ostium internum tuba uterina. Tuba uterina terdiri dari 4 bagian.Tuba uterina falopii Dimulai dari fundus uteri sampai fimbriae. Susunan lapisan sesuai dengan bagian ampula. Tunika muskularis relatif lebih tebal dibanding ampula terutama tunika muskularis sirkular. hanya berupa lipatan longitudinal saja dan lumennya sempit. : bagian tuba yang terdapat dalam dinding uterus. Bagian luar tuba uterina diliputi oleh peritoneum viseral yang merupakan bagian dari ligamentum latum. Tuba uterina dipendarahi oleh a. Ovarium terletak dalam fossa ovarii waldeyer pada dinding . Tunika muskularis terdiri atas dua lapisan.ovarica (cabang aorta abdominalis). o Ampulla tuba uterina : bagian tuba yang paling lebar dan merupakan tempat terjadinya proses filtrasi. yaitu rambut getar yang berfungsi sebagai jalan yang dilalui sperma untuk mencapai ovum. Penggantung ovarium pada dinding belakang panggul adalah mesovarium. memenuhi lumennya. Epitel terdiri dari 2 macam sel yaitu sel bersilia dan sel yang tidak bersilia yang berfungsi sekresi.uterina (cabang a. 3.iliaca interna) dan a.

5 Ovarium disebut juga indung telur. Berhubungan dengan pars infundibulum tuba Falopii melalui perlekatan fimbriae. Epitel germinativum pada permukaannya berupa epitel selapis kubis. Stroma korteks ovarium berupa jaringan yang banyak mengandung sel berbentuk gelendong mirip serat otot polos. terdiri atas korteks dan medula.5 .5 Folikel primordial. pada bagian cranialnya dibatasi oleh a.v iliaca interna dan n. Vaskularisasi dari cabang aorta abdominalis inferior terhadap arteri renalis.lateral pelvis. ligamentum infundibulopelvicum dan jaringan ikat mesovarium. berbentuk bulat atau lonjong dengan diameter sekitar 40 um. bagian ventralnya dibatasi oleh perlekatan lig. Obturatorius. folikel berkembang dan folikel de Graaf (matang). sintesis dan sekresi hormon-hormon steroid (estrogen oleh teka interna folikel. Sel-selnya tersusun tidak beraturan sangat rapat satu sama lain sehingga korteks terlihat sangat padat dengan inti sel.5 Folikel primordial atau folikel primitif. Ovarium terfiksasi oleh ligamentum ovarii proprium. banyak mengandung serat elastin. membentuk tunika albugenia ovarium. Di bawahnya terdapat jaringan ikat fibrosa.v iliaca externa. Medula ovarium lebih longgar. Fimbriae “menangkap” ovum yang dilepaskan pada saat ovulasi. dalamnya terdapat sejumlah folikel ovarium dari berbagai fase perkembangan. bagian dorsal dibatasi oleh a.uterina. Pembungkus luarnya epitel selapis gepeng. di dalamnya terdapat sel telur yang mempunyai inti besar dengan anak inti yang jelas. Korteks ovarium terdapat di bawah tunika albugenia. bagian distal dibatasi oleh a.5 Ovarium berfungsi dalam pembentukan dan pematangan folikel menjadi ovum (dari sel epitel germinal primordial di lapisan terluar epital ovarium di korteks). progesteron oleh korpus luteum pascaovulasi).4. Latum. ovulasi (pengeluaran ovum). pembuluh arteri dan vena serta pembuluh limfe. serat otot polos.

Sel granulosa tampak menyebar tidak padat dan bentuk folikel pun berubah.5 Korpus luteum Korpus luteum terdiri atas sel lutein granulosa dan sel lutein teka. disebut membrana vitrea. Bersamaan dengan semua perubahan ini membran basal foliikel terlihat makin jelas. Epitel folikel ini terdiri atas sel folikel atau sel granulosa. Secara histologik ovumnya terlihat semakin besar. Sel lutein granulosa lebih besar. sering tampak kempis. Karena antrum makin besar. Besarnya bervariasi. 4.5 Umumnya terdapat di bagian tepi korpus luteum.Folikel berkembang. folikel sekunder dan folikel tersier. ovum terdesak ke tepi folikel. Folikel sekunder epitelnya berlapis. Sel lutein teka biasanya lebih kecil dibandingkan sel lutein granulosa dan warnanya lebih gelap. Sel lutein granulosa berasal dari sel folikel atau sel granulosa. sedangkan sel lutein teka berasal dari sel teka interna yang berkembang dan menyusup di antara sel lutein granulosa dari tepi. Bila folikel berkembang semakin besar. pada folikel berkembang dapat dilihat zona pelusida yang berupa bingkai berwarna gelap di sekitar ovum. yang ukurannya terkecil folikel primer kurang lebih sama dengan folikel primordial dengan epitel selapis kubis sampai selapis silindris.5 Sekeliling sel telur juga mengalami perubahan. Sel lutein granulosa merupakan bagian terbanyak dan sel lutein teka jumlahnya lebih sedikit. Selain folikel berkembang terdapat juga folikel atretis. sel folikel membentuk korona radiata yang merupakan kelompok sel folikel yang tersusun radier di sekitar zona pelusida. di antara sel folikel mulai terbentuk ruangruang kecil berisi cairan folikel.4. Makin mendekati kematangan. Ruang-ruang ini makin bertambah jumlahnya dan akhirnya menyatu membentuk ruangan tunggal yang lebih besar disebut antrum folikel yang juga berisi cairan folikel disebut folikel tersier. Epitel folikel di tempat ini membentuk bukit kecil menjorok ke tengah antrum disebut kumulus oforus. terdapat di tepian folikel. Antrum ini kian besar dan yang terbesar letaknya dekat tepi korteks ovarium disebut folikel de Graaf siap untuk diovulasi. Jaringan stroma di sekitar folikel membentuk teka interna dan teka eksterna. berwarna kuning pucat dan sitoplasmanya sering terlihat mempunyai vakuol kecil-kecil. Sebenarnya selama perkembangan ovum melanjutkan pembelahan meiosis yang jarang terlihat dalam sajian. Sel . pada beberapa buku digolongkan menjadi folikel primer.4. yaitu folikel yang berdegenerasi sebelum matang.

5 Hormonal Pada wanita peran hormon dalam perkembangan oogenesis dan perkembangan reproduksi jauh lebih kompleks dibandingkan pada pria. Estrogen berfungsi untuk perkembangan organ kelamin wanita secara normal. Hormon ini melanjutkan pekerjaan esterogen untuk membuat endometrium menjadi lebih tebal dan siap menerima ovum yang telah dibuahi.6 Estrogen Hormon estrogen dihasilkan ovarium dimulai saat kita anak-anak hingga memasuki periode menopause. 2. bangunan ini berwarna pucat.6 .ini memenuhi hampir seluruh korpus luteum. Di antara sel lutein terdapat jaringan ikat dan pembuluh darah kecil. Progesteron dihasilkan oleh korpus luteum. Kadang-kadang masih dapat dilihat beberapa pembuluh darah kecil di dalamya.5 Korpus albikans Bangunan ini lebih kecil dibandingkan korpus luteum.2. 2.4. demikian juga dengan Estriol. 2. Jaringan ikat terdapat di antara sisa-sisa sel lutein.6 Follicle Stimulating Hormone (FSH) Tugas FSH adalah merangsang pembentukan folikel primer di dalam ovarium yang mengelilingi satu oosit primer. FSH juga akan berpengaruh terhadap perubahan dari folikel de Graaf menjadi korpus luteum. Hormon pada reproduksi wanita di antaranya berperan dalam siklus menstruasi.4. Sesuai dengan namanya.6 Progesteron Progesteron disebut juga dengan hormon kehamilan.

Progesteron menyiapkan endometrium lebih lanjut untuk menampung mudigah dengan mendorong kelenjar endometrium mengeluarkan dan menyimpan glikogen dalam jumlah besar serta merangsang pertumbuhan besar-besaran pembuluh darah endometrium. lapisan dalam yang mengandung banyak pembuluh darah dan kelenjar. Karena mencerminkan perubahan hormon selama siklus ovarium maka siklus haid berlangsung rerata 28 hari. . atau siklus uterus. Namun. dan endometrium. memfasilitasi implantasi ovum yang dibuahi.6 Uterus terdiri dari dua lapisan utama yaitu miometrium.Luteinizing Hormone (LH) Pada saat ovulasi LH yang merangsang pelepasan oosit sekunder dari folikel de Graaf. Hormon ini juga menginduksi sintesis reseptor progesteron di endometrium. kemudian pembersihan lapisan tersebut (haid) jika implantasi tidak terjadi. menghasilkan siklus haid. Manifestasi nyata perubahan siklik di uterus adalah pendarahan haid sekali dalam setiap siklus haid (yaitu sekali sebulan). seperti halnya siklus ovarium. meskipun bahkan pada orang normal dapat terjadi variasi yang cukup bermakna dari rerata ini. 2. Progesteron bekerja pada endometrium yang telah dipersiapkan oleh estrogen untuk mengubahnya menjadi lapisan yang ramah dan menunjang pertumbuhan ovum yang dibuahi. sewaktu uterus bersiap untuk implantasi seandainya ovum yang dibebaskan dibuahi. Estrogen merangsang pertumbuhan miometrium dan endometrium. hanya untuk memulihkan dirinya dan kembali bersiap untuk ovum yang akan dibebaskan pada siklus berikutnya. Di bawah pengaruh progesteron.6 Mekanisme fungsional Reproduksi wanita Fluktuasi kadar estrogen dan progesteron slama siklus ovarium menimbulkan perubahan mencolok di uterus. perubahan yang relatif kurang jelas berlangsung sepanjang siklus. Karena itu. jaringan ikat endometrium menjadi longgar dan edematosa akibat akumulasi elektrolit dan air. progesteron dapat berefek pada endometrium hanya setelah endometrium “dipersiapkan” oleh estrogen. LH bekerjasama dengan FSH dalam proses perubahan dari folikel de Graaf menjadi korpus luteum. lapisan otot polos luar.

Siklus haid terdiri dari tiga fase : fase haid. Karena efek akhir progesteron dan estrogen adalah mempersiapkan endometrium untuk implantasi ovum yang dibuahi maka terhentinya sekresi kedua hormon ini menyebabkan lapisan dalam uterus yang kaya vaskular dan nutrien ini kehilangan hormon-hormon penunjangnya. 6 Turunnya kadar hormon ovarium juga merangsang pembebasan suatu prostaglandin uterus yang menyebabkan vasokontriksi pembuluh-pembuluh endometrium.Progesteron juga mengurangi kontraktilitas uterus agar tercipta lingkungan yang tenang untuk implantasi dan pertumbuhan mudigah. Kadar progesteron dan estrogen darah turun tajam. Pendarahan yang terjadi melalui kerusakan pembuluh darah ini membilas jaringan endometrium yang mati ke dalam lumen uterus. Hari pertama haid dianggap sebagai permulaan siklus baru. Saat ini bersamaan dengan pengakhiran fase luteal ovarium dan dimulainya fase folikular. menghambat aliran darah ke endometrium. fase sekretorik. fase proliferatif. yang menjadi asal regenerasi endometrium. 6 Fase haid Fase haid adalah fase yang paling jelas ditandai oleh pengeluaran darah dan sisa endometrium dari vagina. atau progestasional. termasuk pembuluh darahnya. Kontraksi ini membantu mengeluarkan darah dan sisa endometrium dari rongga uterus keluar melalui vagina sebagai darah haid. Sebagian besar lapisan dalam uterus terlepas selama haid kecuali sebuah lapisan dalam yang tipis berupa sel epitel dan kelenjar. Penurunan penyaluran O2 yang terjadi kemudian menyebabkan kematian endometrium. Sewaktu korpus luteum berdegenerasi karena tidak terjadi fertilisasi dan implantasi ovum yang dibebaskan selama siklus sebelumnya. Prostaglandin uterus yang sama juga merangsang kontraksi ritmik ringan miometrium uterus. Kontraksi uterus yang terlalu .

jika darah mengalir deras melalui pembuluh yang rusak maka darah menjadi kurang terpajan ke fibrinolisin sehingga jika darah haid banyak maka dapat terlihat bekuan darah. Selain darah dan sisa endometrium. suatu pelarut fibrin yang menguraikan fibrin pembentuk anyaman bekuan. Sel-sel darah putih ini berperan penting dalam mencegah infeksi pada endometrium yang “terbuka” ini. Setelah lima sampai tujuh hari dibawah pengaruh FSH dan LH. darah haid biasanya tidak membeku karena telah membeku di dalam uterus dan bekuan tersebut telah larut sebelum keluar vagina. dan hanya satu yang matang dan siap berovulasi. di kelilingi kumulus ooforus. 6 Turunnya sekresi hormon gonad menghilangkan pengaruh inhibitorik dari hipothalamus dan hipofisis anterior sehingga sekresi FSH dan LH meningkat dan fase folikular baru dapat dimulai. bersamaan dengan bagian awal fase folikular ovarium. 6 Haid biasanya berlangsung selama lima sampai tujuh hari setelah degenerasi korpus luteum. 6 . 6 Pengeluaran darah rerata selama satu kali haid adalah 50 sampai 150 ml. dan ± 79% dari seluruh folikel terdapat pada wanita muda. darah haid mengandung banyak leukosit. Penghentian efek progesteron dan estrogen akibat degenerasi korpus luteum menyebabkan terkelupasnya endometrium (haid) dan terbentuknya folikel-folikel baru di ovarium dibawah pengaruh hormon gonadotropik yang kadarnya meningkat. Darah yang merembes pelan melalui endometrium yang berdegenerasi membeku di dalam rongga uterus. dikelilingi oleh lapisan sel granulosa yang tipis. Namun. folikel sekunder mempunyai oosit yang lebih besar dan terbentuk sel-sel theca. belum terdapat sel theca dan terletak dekat tunika albugenia. ovum berada di pinggir antrum. kemudian diproses oleh fibrinolisin. folikel tersier (de graaf) mulai terbentuk antrum.kuat akibat produksi berlebihan prostaglandin menyebabkan kram haid (dismenomore) yang dialami oleh sebagian wanita. Karena itu. folikel-folikel yang baru berkembang telah menghasilkan cukup estrogen untuk mendorong perbaikan dan pertumbuhan endometrium. 6 Folikel-folikel baru tersebut dimulai dari folikel primordial yang mengandung oosit kecil.

Fase proliferatif yang di dominasi oleh estrogen ini berlangsung dari akhir haid hingga ovulasi. GnRH mulai merangsang pelepasan hormon-hormon . Kadar puncak estrogen memicu lonjakan LH yang menjadi penyebab ovulasi. Sistem reproduksi wanita tetap inaktif dari lahir hingga pubertas. Korpus luteum mengeluarkan sejumlah besar progesteron dan estrogen. tetapi karena sebab yang berbeda. merujuk kepada lapisan subur endometrium yang mampu menopang kehidupan mudigah. yang tersisa adalah lapisan endometrium tipis dengan ketebalan kurang dari 1 mm. yang bersamaan waktunya dengan fase luteal ovarium. Progesteron mengubah endometrium tebal yang telah dipersiapkan estrogen menjadi jaringan kaya vaskular dan glikogen. Periode ini disebut fase sekretorik. meningkatkan ketebalan lapisan ini menjadi 3 sampai 5 mm. Sistem reproduksi wanita belum aktif sampai pubertas. 6 Perubahan pubertas pada wanita Siklus haid teratur tidak terjadi pada remaha atau wanita lanjut usia. karena kelenjar endometrium aktif mengeluarkan glikogen. 6 Fase sekretorik atau progestasional Setelah ovulasi. Saat aliran darah haid berhenti. yang terjadi pada usia sekitar 12 tahun ketika aktivitas GnRH hipothalamus meningkat untuk pertama kali.Fase proliferatif Darah haid berhenti dan fase proliferatif siklus uterus dimulai bersamaan dengan bagian terakhir fase folikular ovarium ketika endometrium mulai memperbaiki diri dan berproliferasi di bawah pengaruh estrogen dari folikel-folikel yang baru berkembang. Jika pembuahan dan implantasi tidak terjadi maka korpus luteum berdegenerasi dan fase folikular dan fase haid baru dimulai kembali. kelenjar dan pembuluh darah di endometrium. tanpa memerlukan adanya hormon seks wanita. sistem reproduksi secara otomatis mengalami feminisasi. ketika terbentuk korpus luteum baru. Estrogen merangsang proliferasi sel epitel. Uterus masuk ke fase sekretorik atau progestasional. Tidak seperti testis janin. atau fase progestasional (sebelum kehamilan). ovarium janin tidak perlu berfungsi karna tanpa adanya sekresi testosteron janin pada wanita.

menghentikan pertambahan tinggi lebih lanjut. yang selanjutnya merangsang aktivitas ovarium. Sekresi estrogen oleh ovarium yang aktif memicu pertumbuhan dan pematangan saluran reproduksi wanita serta perkembangan karakteristik seks sekunder wanita. karna haid yang tidak teratur dan nyeri bukan dikarenakan terdapat gangguan melainkan karena produksi prostaglandin yang berlebih pada saat menstruasi. Peningkatan estrogen masa pubertas juga menyebabkan penutupan lempeng epifisis. Pembesaran payudara saat pubertas disebabkan terutama oleh pengendapan lemak di jaringan payudara. Efek nyata estrogen pada yang terakhir adalah mendorong pengendapan lemak di lokasi-lokasi strategik. bukan dengan estrogen. menghasilkan figus khas wanita yang berlekuk. misalnya payudara. 6 PENUTUP Kesimpulan Hipotesis tidak dapat diterima. serupa dengan efek testosteron yang berubah menjadi estrogen pada pria. lonjakan pertumbuhan masa pubertas. Tiga perubahan pubertas lain pada wanita pertumbuhan rambut ketiak dan pubis. bokong. dan timbulnya libido berkaitan dengan lonjakan sekresi androgen adrenal saat pubertas. bukan pembentukan fungsional kelenjar payudara. dan paha. .gonadotropik hipofisis anterior.

Jakarta: EGC.h. Sloane E.h. Jakarta : EGC. Fisiologi manusia: dari sel ke sistem.Daftar Pustaka 1. Gibson J. 2002. 2008.6. 2011.842-4 . Anatomy at a glance. Yulaikhah L.388 2.2.343. 2003. 4.1-10 3.h. jakarta: EGC.731-10 5. Fisiologi dan anatomi modern. Sherwood L. Faiz O. Jakarta: Erlangga. Ed. Ed.57 6. 2002.h.h. Buku ajar histology. Moffat D. Fawcett DW. Jakarta: EGC.12. Anatomi dan fisiologi untuk pemula. Ed. 2003. Kehamilan. Jakarta: EGC.