Anda di halaman 1dari 2

Tugas Nuklir 1. Apakah definisi kedokteran nuklir? 2. Sebutkan perbedaan kedokteran nuklir dan radiologi! 3.

Sebutkan prinsip dasar dan indikasi pemeriksaan sidik jantung! 4. Sebutkan prinsip dasar dan indikasi sidik tulang! 5. Sebutkan prinsip dasar dan indikasi sidik kelenjar gondok! 6. Sebutkan prinsip dasar dan indikasi renography! 7. Sebutkan prinsip dasar dan indikasi terapi radioaktif! Jawab: 1. ilmu kedokteran yang dalam kegiatannya menggunakan sumber radiasi terbuka (“unsealed’) baik untuk tujuan diagnosa, maupun untuk pengobatan penyakit (terapi), atau dalam penelitian kedokteran 2. Hal Sumber radiasi Jenis sinar Pemeriksaan Pencitraan Paparan radiasi Kedokteran nuklir terbuka Sinar γ Fungsional dan biokimia emisi rendah Radiologi Tertutup Sinar X Anatomi dan morfologi Transmisi tinggi

3. Prinsip dasar SPM:  Perfusi miokardium tergantung pd keutuhan suplai darah melalui arteri koronaria.  Bila diberikan beban fisik, kebutuhan metabolik & perfusi miokardium akan meningkat dibandingkan pd keadaan istirahat/tanpa beban.  Bila beban fisik diberikan pd pasien dgn penyempitan pembuluh darah jantung koroner  suplai darah ke miokardium regional tidak akan cukup u/ memenuhi peningkatan kebutuhan metabolik. Indikasi SPM:  Penyakit jantung koroner  Infark miokard  Diagnosis & evaluasi hipertrofi ventrikel kiri konsentris  Hipertrofi septum asimetrik  Hipertrofi ventrikel kanan  Deteksi penyakit jantung koroner pada LBBB  Stratifikasi & prognosa penyakit jantung koroner  Penentuan viabilitas miokard 4. Prinsip dasar ST: Radiofarmaka pada ST apabila disuntikkan ke dalam tubuh secara intra-vena akan ditangkap oleh sel-sel osteoblast. Oleh karenanya sidik tulang sering pula disebut sebagai pemeriksaan pemetaan osteoblast (osteoblastic mapping). Mekanisme penangkapan radiofarmaka tersebut bergantung pada kemampuan bahan tersebut berikatan dengan ion-ion organik dan reaksinya dengan berbagai unsur organik pada tulang

sehingga dapat dilakukan penilaian terhadap fungsi ginjal. Prinsip dasar terapi radioaktif: 131 I akan ditangkap sel-sel kanker  destruksi sel kanker I-131 akan mengablasi sel-sel tiroid melalui efek ionisasi partikel beta dan mengakibatkan iradiasi lokal/inflamasi pada sel-sel folikel tiroid tanpa efek yang berarti pada jaringan atau organ lain. reabsorpsi. Prinsip dasar renograf: Fungsi ginjal adalah filtrasi. Prinsip dasar SKG: Kemampuan kelenjar tiroid menangkap (mengambil / uptake) iodida dan pertechnetate akan menggambarkan kinetika kedua senyawa tersebut dalam kelenjar. dan terapi karsinoma tiroid berdiferensiasi baik (dosis besar) .  Evaluasi pembesaran kelenjar tiroid tanpa nodul yang jelas. apakah masih dapat bekerja dengan baik atau terdapat kelainan (I hippuran  tubular agent. Indikasi terapi radioaktif: Dapat digunakan untuk terapi hipertiroid (dosis kecil). TcMAG3  tubular agent. Renograf menggunakan radiofarmaka yang dapat diekstraksi oleh ginjal sesuai dengan fungsi dari ginjal itu sendiri. uji ambilan tiroid / tiroid uptake test) Indikasi SKG:  Evaluasi nodul tiroid.Indikasi ST:  Metastase pada tulang  Tumor tulang primer  Osteomielitis  Nekrosis aseptik  Trauma  Kelainan sendi  Penyakit metabolik pada tulang 5.  Evaluasi jaringan tiroid ektopik atau sisa pasca-operasi.  Evaluasi fungsi tiroid 6. Berdasarkan kemampuan penangkapan tersebut dapat dilakukan pencitraan morfologi fungsional kelenjar tiroid (sidik kelenjar tiroid) dan secara tidak langsung fungsi kelenjar tiroid yaitu dengan mengukur persentase penangkapan pada waktu-waktu tertentu (uji tangkap tiroid. dan sekresi. DTPA  glomerular agent) Indikasi renograf:  Evaluasi perfusi dan fungsi ginjal  Uji saring hipertensi renovaskular  Deteksi dan evaluasi obstruksi sestem koleksi ginjal  Evaluasi trauma ginjal 7.