Anda di halaman 1dari 5

BAB III METODE PENELITIAN

Ketersediaan alat dan bahan merupakan bagian yang penting yang harus diperhatikan dalam sebuah penelitian. Bahan utama yang digunakan dalam penelitian ini yaitu karbon aktif dan abu sekam padi sebagai adsorben. Peralatan utama dalam penelitian ini adalah bak penampung air baku, kolom adsorpsi, dan bak penampung air bersih. Sedangkan peralatan pendukungnya adalah gelas kimia, turbidimeter, pHmeter, konduktometer dan batang pengaduk. Media yang akan digunakan harus dalam keadaan bersih serta tangki-tangki dan unit lainnya telah terpasang sehingga siap untuk digunakan. Sebelum melakukan proses daur ulang, terlebih dahulu dilakukan proses pencucian (backwashing) pada unit adsorpsi. Pencucian ini dilakukan dengan mengalirkan air bersih ke dalam unit adsorpsi sampai air keluaran unit adsorpsi bersih. Tujuan dari pencucian tersebut adalah untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran yang masih menempel pada adsorben Tahapan penelitian selanjutnya adalah penentuan karakteristik air limbah (limbah tekstil). Sampel air limbah diambil dalam satu waktu di bak penampung air limbah. Tahap kedua penelitian ini adalah melakukan proses adsorpsi dengan menggunakan 2 adsorben yang berbeda, yaitu abu sekam padi dan karbon aktif. Tahap terakhir adalah pengujian pada air hasil proses adsorpsi.

3.1

Lokasi Penelitian Adapun lokasi-lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai

berikut: a. Lokasi pembuangan limbah industri tekstil, unit adsorpsi, dan bak penampung air bersih. b. Analisis air limbah dan air olahan adsorpsi dilakukan di laboratorium Pengolahan Limbah Industri (PLI) Jurusan Teknik Kimia POLBAN.

Adsorpsi

24

3.2 Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah limbah air tekstil dengan analisis parameter kualitas air berupa pH, kekeruhan, DHL, TDS pada air baku. 3.3 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan dalam analisa air adalah penelitian skala laboratorium (Labour Experiment), dengan maksud untuk mengetahui kualitas air limbah dan air hasil daur ulang. 3.4 Kerangka Penelitian Agar memudahkan dalam proses pelaksanaan praktikum ini dibuatlah kerangka diagram alir penelitian yang dapat dilihat pada Gambar 3.1, sebagai berikut :
Persiapan air limbah, peralatan dan adsorben yang akan digunakan

Penentuan karakteristik air limbah industri tekstil (analisis pH, kekeruhan, TDS, DHL)

Lakukan pencucian (backwash) pada kolom adsorpsi yang berisi adsorben jenuh

Masukkan air limbah pada kolom adsorpsi yang berisi karbon aktif dan abu sekam padi

Lakukan pengambilan sampel pada setiap keluaran kolom adsorpsi

Lakukan analisis air pada keluaran kolom adsorpsi (pH, kekeruhan, TDS, DHL)

Gambar 3.1 Cara kerja

3.5 Parameter Penelitian dan Metode Uji Dalam penelitian ini parameter yang diuji adalah kualitas air baku dan air hasil daur ulang. Pada tabel 3.1 dapat dilihat parameter penelitian dan metode uji setiap parameter.
Adsorpsi 25

Tabel 3.1 Parameter penelitian dan metode uji

No. 1 2 3 4

Parameter pH Kekeruhan DHL TDS

Metode Uji Pengukuran dengan pHmeter Pengukuran dengan turbidimeter Pengukuran dengan konduktometer Pengukuran dengan konduktometer

3.6 Variabel Penelitian 3.6.1 Variabel Bebas (Independent Variable) Dalam melakukan penelitian ini, yang merupakan variabel bebas adalah 2 jenis adsorben yaitu karbon aktif dan abu sekam padi pada kolom. 3.6.2 Variabel Terikat (Dependent Variable) Parameter yang diteliti adalah pH, kekeruhan, DHL, TDS pada air limbah industri tekstil dan air keluaran unit adsorpsi. 3.7 Bahan dan Alat Penelitian

3.7.1 Bahan-bahan penelitian Bahan utama dalam proses daur ulang air limbah tekstil adalah media adsorpsi (adsorben) yaitu karbon aktif dan sekam padi. Gambar media dapat dilihat pada gambar 3.2 dibawah ini:

Gambar 3.2 Karbon aktifsebagai media unit adsorpsi

Gambar 3.3 sekam padi sebagai adsorben


Adsorpsi 26

3.7.2

Peralatan Penelitian Peralatan yang digunakan dalam proses daur ulang air limbah industri

tekstil terdiri dari peralatan utama yaitu peralatan yang digunakan dalam proses utama, dan peralatan pendukung yaitu peralatan yang digunakan dalam proses analisa air. a. Peralatan utama terdiri dari: Toren air baku Toren air bersih Unit adsorpsi 1 buah 1 buah 1 buah

b. Peralatan pendukung yang digunakan dalam penelitian dapat dilihat pada tabel 3.3. Tabel 3.3 Peralatan yang digunakan dalam proses adsorpsi air limbah industri tekstil No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 3.8 Alat yang digunakan pH meter Botol semprot Gelas Ukur Turbidimeter Konduktometer Pipet tetes Gelas Kimia Ember Batang Pengaduk Tahap Pengujian dan Analisa Air Analisa air dilakukan untuk mengetahui kualitas air yang dihasilkan, apakah layak digunakan atau tidak. Analisa yang dilakukan meliputi pH, kekeruhan, DHL, TDS. Standar yang dijadikan acuan adalah peraturan Menteri Lingkungan Hidup RI Nomor: KEP-51/MENLH/10/1995 tentang baku mutu limbah industri tekstil. Berikut merupakan tahap pengujian dan analisa air limbah industri tekstil pada proses adsorpsi : a. Ukur nilai pH, TDS, DHL dan kekeruhan pada sampel sebelum dimasukan ke dalam tangki penampung sampel Spesifikasi 100 ml 10,100,500 ml 5 liter Jumlah Satu unit Satu botol Satu unit Satu unit Satu unit Dua unit @ Dua unit Dua buah Satu unit

Adsorpsi

27

b. Lakukan back wash pada unit adsorpsi dengan cara mengalirkan air bersih pada kolom yang berisi media adsorpsi yaitu karbon aktif dan abu sekam padi. c. Masukan sampel ke dalam tangki penampung umpan pada kolom adsorpsi d. Masukkan adsorben pada kolom adsorpsi Lakukan pengambilan sampel setiap 5 menit selama 50 menit e. Ukur nilai pH, TDS, DHL dan kekeruhan pada sampel keluaran kolom adsorpsi

Adsorpsi

28