Anda di halaman 1dari 12

HASIL PRAKTIKUM PERPINDAHAN PANAS (RADIASI)

LAPORAN
SEBAGAI SYARAT UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS

Disusun oleh : Andika Muhammad Taufik 111711001 2A

JURUSAN TEKNIK KONVERSI ENERGI

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2012/2013

Judul

: Perpindahan Panas pada Sistem Solar Water Heater dan Alat Pengering dengan Kolektor Surya

Tujuan

: Untuk mengetahui proses perpindahan panas pada solar water heater. Untuk mengetahui energi perpindahan panas pada plat hitam dan plat putih. Untuk mengetahui efisiensi dari solar water heater pada plat hitam dan plat putih.

Dasar Teori :
Mekanisme perpindahan panas dibagi menjadi tiga, yakni : 1. Aliran panas konduksi 2. Aliran panas konveksi 3. Aliran panas radiasi Radiasi mendeskripsikan setiap proses dimana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, yang akhirnya akan diserap oleh benda lain, gelombang yang diserap oleh benda adalah gelombang elektromagnetik. Perpindahan panas secara radiasi terjadi karena adanya perjalanan foton yang tak terorganisasi. Setiap benda terus menerus memancarkan foton secara serampangan didalam arah, waktu, dan energy netto yang dipindahkan oleh foton tersebut, diperhitungkan sebagai panas. Persamaan dasar radiasi adalah sebagai berikut : q = x A x (T14 T24) note : q A = laju perpindahan panas [W] = luas perpindahan panas [m2] = konstanta Stefan Boltzman

T1, T2 = temperature permukaan 1,2 [oC] Dengan kata lain Radiasi dapat kita sebagai perpindahan panas dari temperatur tinggi ke temperatur rendah akibat gerakan foton-foton yang bergerak serampang atau proses berpindahnya energi akibat beda temperatur karena adanya pancaran.

Pada perpindahan secara radiasi, panas ditransfer melalui gelombang-gelombang yaitu gelombang elektromagnetik, dimana kecepatan gelombang tersebut sama dengan kecepatan cahaya. Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang yang tidak memerlukan medium untuk merambat, dapat merambat dalam ruang hampa. Gelombang elektromagnetik ini didasarkan pada hipotesis James Clark Maxwell.

Data Pengukuran Table 1


Plat Hitam NO T Plat (0C) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 31 37 30,4 30,6 30,9 30,0 30,1 29,8 30,1 34,6 T Kaca (0C) 37,0 35,2 35,5 32,5 32,2 34,3 35,7 34,3 32 30,7 T air T input (0C) 29,4 29,2 29 30 29,5 28,6 29,6 30,1 29 29,9 (0C) 34,4 33 34,7 31 31,6 32,5 34,1 30,7 31 30,9 air Volu me (GPH) 6 6 6 5 5 4 2,5 8,5 8,5 8,5 Plat Putih T Plat (0C) 33,8 30 29,5 30 27,5 27,7 30,5 30,3 30,3 28,9 T Kaca (0C) 35,2 39 34,8 39 32,7 37,3 41,6 36,8 34,6 33 T air T input (0C) 30,6 30 29,8 29,4 28,4 29,8 29,6 30 29,2 28,5 (0C) 32,0 350 30,6 33,3 30,6 33,5 30,6 34,4 37 31,9 air Volu me (GPH) 6 6 6 5 5 4 2,5 8,5 8,5 8,5 722 725 738 175 735 734 751 159 172 283 On On On On On On On On On On Cerah Cerah Cerah Berawan Cerah Cerah Cerah Mendung Mendung Mendung QR W/m2 Fan Ket

output

output

Table 2 Plat hitam No. Waktu T air in T air out Volume (0C) 1 2 3 4 10.31 10.41 10.51 11.01 27,8 30,7 31,4 31,6 (0C) 28,7 32,4 33,4 35,3 (GPH) 7,5 7,5 7,5 7,5 T plat ( C) 29 29,6 29,7 38
0

QR W/m2 765 757 758 759

Fan

Ket

Off Off Off Off

Cerah Cerah Cerah Cerah

5 6 7 8

11.11 11.21 11.31 11.41

31,8 32 33,8 34,2

36,4 35,4 35,8 36,2

7,5 7,5 7,5 7,5

30,8 27,5 28,3 28,8

762 758 766 776

Off Off Off Off

Cerah Berawan Cerah Cerah

Tabel 3 Tplatkolektor (oC) 42 Tplatkaca (oC) 39 Tdindingpengering (oC) 45 Tudaradipengering (oC) 47 QR (W/m2) 779

Analisis data Perhitungan


1. Plat hitam Plat Hitam T Plat (0C) 31 T Kaca (0C) 37,0 T air input(0C) 29,4 T air output (0C) 34,4 Volume (GPH) 6 QR W/m2 722

NO 1

Dik

: = 0,57 = 5,669 x 10-8 W/m K A = 0,49 m2 Tkaca = 37,0 oC = 310 K QR = 722 W/m2
2 4

Dit Jwb

: Q pada plat hitam :

qhitam = Plat hitam x x Akacaplathitam x Tkaca4

= (0,57) x (5,669 x 10-8 W/m2 K4) x (0,49 m2) x (310)4 = 146,22 W Karena Qradiasi satuannya W/m2, maka dibuat persamaan qhitam = = = 146,22 W/m2 hitam = = = 20,25 % 2. Plat putih
Plat Putih T Plat( C) 33,8
0

x 100%

QR T Kaca ( C) 35,2
0

T air input( C) 30,6

T air output ( C) 32,0

Volume (GPH) 6

W/m2 722

Dik : TKaca = 35,2 C = 308,2 K Seng putih = 0,23 (diasumsikan bahwa material seng) = 5,669 x 10-8 W/m2 K4

Akacaplatputih = 0,49m2 Qradiasi Dit : qputih?? Jawab qplatputih= Seng putih x x Akacaplatputih x Tkaca4 = 722 W/m2

= (0,23) x (5,669 x 10-8 W/m2 K4) x (0,49 m2) x (308,2 K)4 = 57,64 W

Karena Qradiasi satuannya W/m2, maka dibuat persamaan qplatutih = = = 57,64 W/m2 platputih = = = 7,98 % x 100%

Pembahasan
Pada hasil percobaan tabel 1 didapat bahwa nilai Q pada plat hitam lebih besar dibandingkan dengan Q pada plat putih sehingga nilai efisiensi yang dihasilkan lebih besar pada Q plat hitam 20,25% sedangkan nilai Q pada plat putih sebesar 7,98%. Hal ini disebabkan plat hitam lebih efektif dalam menyerap panas dibandingkan dengan plat putih, akibatnya temperature air output pada plat hitam cukup tinggi yakni 34,4 sedangkan temperature air output pada plat putih adalah 32,0, namun secara keseluruhan data yang didapat tidak terlalu bagus karena cuaca pada saat praktikum mempengaruhi nilai temperature pada plat, sehingga pada saat cuaca mendung temperature air output pada plat hitam hanya bernilai 30,9oC sedangkan pada plat putih adalah 31,9oC, selain cuaca, kecilnya nilai temperature air output disebabkan karena fan on sehingga temperature fluida setelah melewati plat akan turun kembali. Pada tabel kedua didapat temperature akhir 36,2 oC dalam waktu 1 jam dan fan dalam kondisi off, sedangkan temperature yang diinginkan adalah sebesar 40 oC. tidak tercapainya temperature yang diinginkan dikarenakan kurangnya waktu yang diperlukan untuk mencapai temperature yang diinginkan dan kecilnya nilai efisiensi penyerapan pada plat hitam yang digunakan, keadaan cuaca pun berpengaruh terhadap radiasi yang dipancarkan matahari. Pada tabel ketiga berdasarkan hasil percobaan yang sudah dilakukan pada kolektor surya, penyerapan radiasi cukut tinggi yakni sebesar 42oC, kolektur surya berfungsi sebagai alat pengering, udara hasil radiasi berpindah kealat pengering dan temperature pada alat pengering sebesar 47 oC, besarnya temperature pada alat pengering diakibatkan udara akibat radiasi cukup tinggi.

Kesimpulan

Nilai efisiensi penyerapan panas plat hitam lebih besar dibandingkan dengan plat putih.
Energy panas yang dipancarkan plat akibat radiasi sinar matahari cukup untuk memanaskan fluida yg mengalir diatas plat atau juga sebagai alat pengering.

HASIL PRAKTIKUM PERPINDAHAN PANAS (HEAT PUMP)

LAPORAN
SEBAGAI SYARAT UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS

Disusun oleh : Yogi Abdul Muis 111711031 2A

JURUSAN TEKNIK KONVERSI ENERGI

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2012/2013

HASIL PRAKTIKUM PERPINDAHAN PANAS (RADIASI)

LAPORAN
SEBAGAI SYARAT UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS

Disusun oleh : Catharina Lucky Dwijayati 111711006 2A

JURUSAN TEKNIK KONVERSI ENERGI

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2012/2013

HASIL PRAKTIKUM PERPINDAHAN PANAS (RADIASI)

LAPORAN
SEBAGAI SYARAT UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS

Disusun oleh : Ari Heryadi 111711004 2A

JURUSAN TEKNIK KONVERSI ENERGI

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2012/2013

HASIL PRAKTIKUM PERPINDAHAN PANAS (HEAT PUMP)

LAPORAN
SEBAGAI SYARAT UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS

Disusun oleh : Regia Erfawinanda 111711025 2A

JURUSAN TEKNIK KONVERSI ENERGI

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2012/2013

HASIL PRAKTIKUM PERPINDAHAN PANAS (HEAT PUMP)

LAPORAN
SEBAGAI SYARAT UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS

Disusun oleh : Puji Ambriani 111711023 2A

JURUSAN TEKNIK KONVERSI ENERGI

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2012/2013