Anda di halaman 1dari 3

GILAR IMAM ARIYADI 10660002 Metode TRIZ Tujuan sebenarnya dari pengembangan TRIZ adalah untuk menciptakan suatu

metode penyelesaian permasalahan yang kreatif. TRIZ telah sukses dalam menciptakan sistem baru metodologi yang melebihi level tahu bagaimana untuk menemukan, tetapi bahkan bisa menyelesaikan. Model TRIZ Model dasar untuk penyelesaian masalah dalam TRIZ diilustrasikan pada gambar berikut.

Gambar 1. Model Dasar TRIZ

Model dasar TRIZ menggunakan 5 buah konsep, yaitu: 1. Kontradiksi, menyelesaikan sebuah masalah berarti membuang kontradiksi. 2. Sumber daya, sumber daya tersedia tetapi tidak dipakai, energi, sifat atau benda lain dalam atau di dekat sistem dapat digunakan untuk menyelesaikan kontradiksi. 3. Hasil akhir ideal, dicapai pada saat kontradiksi diselesaikan. Fitur yang diinginkan harus diperoleh tanpa kompromi. 4. Pola evolusi, dapat digunakan untuk mendapatkan ide baru dan memprediksi sistem. 5. Prinsip-prinsip inovatif, memberikan isyarat konkrit bagi solusi.

Saat Genrich Altshuller menyelesaikan penelitian dasar paten dunia, dia membuat 4 pengamatan utama:

Ada lima level invention: 1. Level 5 : menemukan fenomena baru

2. Level 4 : penemuan di luar paradigma rancangan memerlukan teknologi baru dari bidang pengetahuan yang berbeda 3. Level 3 : penemuan di dalam paradigma rancangan yang memerlukan penyelesaian kontradiksi fisik 4. Level 2 : perbaikan dengan penemuan yang memerlukan penyelesaian kontradiksi teknis 5. Level 1 : solusi nyata (tidak ada inovasi) dihasilkan dalam perbaikan yang sederhana

Permasalahan inventive mengandung setidaknya satu kontradiksi. Altshuller mengenalkan bahwa permasalahan desain yang sama termasuk kontradiksi yang ditujukan oleh sejumlah penemuan dalam area industri yang berbeda-beda. TRIZ menciptakan suatu bentuk yang mewakili inti permasalahan, yaitu, kontradiksi teknis, dan menyediakan suatu tabel petunjuk yang berguna untuk solusi. Kontradiksi teknis adalah suatu kasus dimana jika kita mencoba meningkatkan suatu aspek (atau parameter) sistem, aspek lain akan mengalami penurunan. Prinsip yang sama digunakan dalam beberapa desain inventive dan oleh karena itu dapat dipertimbangkan pola pemecahannya. Suatu prinsip inventiveadalah best practice yang telah digunakan dalam beberapa penerapan dan dikutip dari beberapa industri. Ada pola perkembangan yang baku. Untuk menciptakan sebuah produk atau jasa, penting untuk meramalkan dan membuat analogi ke situasi masa depan pada konsep yang sama dalam hal fungsionalitas desain. Perkembangan sebelumnya dari desain diuji dan kemudian sebuah analogi diterapkan untuk memprediksi masa depan desain yang dikaji.

Penelitian yang mendalam dari paten dunia menyatakan bahwa prinsip yang sama digunakan dalam solusi inventif untuk permasalahan di bidang dan industri yang berbeda, terkadang dengan beberapa tahun berlalu antara penerapan. Akses untuk informasi ini adalah salah satu kontribusi TRIZ. Menggunakan metode TRIZ, memungkinkan untuk membangkitkan konsep pengurangan efek negatif dan mempebaiki kinerja desain yang ada. TRIZ meliputi empat tool analitik yang digunakan untuk menyusun permasalahan inovatif dan enam tool berbasis pengetahuan yang digunakan untuk menunjuk arah konsep penyelesaian.

40 prinsip dalam metode TRIZ