Anda di halaman 1dari 5

BAB I PENDAHULUAN I . A . Latar Belakang Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsaIndonesia.

Pada 28 Oktober 1928,Bahasa Indonesia telah ditetapkan sebagai bahasapersatuan yang tercetus dalam salah satu butir dalam sumpah pemuda yangberbunyi "Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, BahasaIndonesia. Bahasa Indonesia sekarang dituturkan oleh lebih dari 90% masyarakat Indonesia, tapi tidaksemua masyarakat Indonesia bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Umumnyamasyarakat Indonesia dalam percakapan sehari-hari menggunakan bahasa Indonesia yangdicampur adukan dengan bahasa daerah, ada pula yang mencampur adukan bahasaIndonesia dengan bahasa Inggris Seiring perkembangan zaman pula, pengguna Bahasa Indonesia juga terus bertambah, bukan sajamasyarakat Indonesia sendiri tetapi juga masyarakat dari negara-negara lainnya.Hal ini tentunyatidak terlepas dari peran bangsa ini yang dinilai semakin penting di mata dunia karena kiprahnyayang cukup penting di mata dunia, baik dari segi ekonomi mengingat pangsa pasar yang cukup besar maupun dari segi peran serta dalam menjaga perdamaian dunia melalui pengiriman pasukan ke negara-negara yang berkonflik. I . B . Rumusan Masalah a. Apa kelebihan dari internasionalisasi bahasa indonesia b. Apa kekurangan dari internasionalisasi bahasa indonesia c . Bagaimana peluang terhadap internasionalisasi bahasa indonesia d . Sebutkan ancaman bagi bangsa indonesia untuk menghadapi bahaya dari internasionalisasi bahasa indonesia

BAB II ISI Kelebihan 1.bahasa Indonesia sangat mudah dikuasai, terutama tingkat dasar 2.Bahasa Indonesia tidak mengenal kala, konjugasi, maupun jenis kelamin kata benda.Lafal bahasa Indonesia juga tidak sulit karena lebih tipis atau ringan. Hanya ada sedikit bunyi yang sulit, misalnya [ny] dan [ng]. Kalaupun orang asing bermasalah ketikamengucapkannya, orang Indonesia masih memahami maksudnya. Kekurangan Selain memiliki banyak kekuatan menuju bahasa internasional, langkah ini juga banyak memiliki kelemahan, karena dari sumber-sumber menyatakan kesulitan atau kelemahan bahasa Indonesia menjadi bahasa Internasional adalah pada posisi dimana bahasa Indonesia terjepit dengan bahasa melayu, memang hampir mirip, namun seharusnya sudah bisa dibedakan antara bahasa Indonesia dengan bahasa Malaysia. Selain itu, kurangnya perhatian pemerintah terhadap langkah ini menjadi kelemahan yang utama. Sehingga tebentuk proyek melindo, yang hal ini hanya akan menghamburkan uang rakyat hingga triliunan rupiah tanpa ada hasil yang bermanfaat. Peluang 1. Kini bahasa Indonesia mulai dilirik oleh negara lain, terbukti sudah lebih dari 40 negara yang mempelajari bahasa indonesia, seperti Australia, Amerika, Kanada, Vietnam dan banyak negara lainnya. Bahkan diAustralia bahasa Indonesia menjadi bahasa populer keempat. Ada sekitar 500 sekolah mengajarkan bahasa Indonesiadisana. Sedangkan di Ho Chi Min City, Vietnam bahasa Indonesia menjadi bahasa ke-dua secara resmi sejak desember 2007 yang setara dengan bahasa Inggris, Perancis dan Jepang. 2. Wikipedia bahasa Indonesia yang menduduki peringkat ke 26 di dunia. WikipediaIndonesia kini berada di peringkat 26 dari 250 Wikipedia berbahasa asing di dunia.Sedangkan di tingkat Asia kita berada di peringkat tiga, setelah Jepang dan Mandarin. 3.Lebih dari 168 lembaga pendidikan formal maupun nonformal di beberapa negara telahmemberikan pelajaran bahasa Indonesia kepada peserta didiknya. 4.peluang bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa internasional pernah terbuka pada 1960-anketika Indonesia memprakarsai terbentuknya perkumpulan negara-negara di Asia Tenggara yang juga disebut dengan ASEAN. 5.Berdasarkan data yang tercatat di Pusat Bahasa, Bahasa Indonesia telah diajarkan kepadaorang asing di berbagai lembaga, baik di dalam maupun di luar negeri.Di dalam negerimisalnya, saat ini tercatat tidak kurang dari 76 lembaga yang telah mengajarkan BahasaIndonesia kepada penutur asing, baik di perguruan tinggi, sekolah maupun di lembaga-lembaga kursus.6.Sementara di luar negeri,pengajaran Bahasa

Indonesia Untuk Penutur Asing (BIPA) telah dilakukan di 46 negara, yang tersebar di seluruh benua dengan 179 lembaga penyelenggara."Lembaga-lembaga tersebut misalnya seperti perguruan tinggi, KBRI, pusat-pusat kebudayaan, sekolah Indonesia di luar negeri dan lembaga-lembaga kursuslainnya. Ini tentunya peluang besar bagi Bahasa Indonesia untuk menjadi bahasainternasional Ancaman/Hambatan 1.Hambatan dalam menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional ada pada diri kita sendiri,seperti menggunakan bahasa Indonesia yang dicampur adukan dengan bahasa daerah, penggunaan bahasa prokem dan penggunaan bahasa Indonesia yang tidak baku. 2.sejumlah sekolah telah menyatakan diri mereka sebagai sekolah internasional dengankebanggaan bahwa bahasa yang digunakan sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaranadalah bahasa asing, khususnya bahasa Inggris

BAB III KESIMPULAN

Daftar isi
http://wiyatafams.blogspot.com/2011/09/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html http://ml.scribd.com/doc/41627845/Internasionalisasi-Bahasa-Indonesia