Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH KIMIA ORGANIK 1

ASAM KARBOKSILAT

OLEH :
1. 2.

Ade Rizki Anggraini Syelli Ayu Friani

(06101010029) (06101010030)

3.
4. 5. 6. 7. 8.

Bella Asliyanizar Putri (06101010033) Dewi Purnama Sari Nora P Simamora Gustina Nuzula Maimonah Mey Melisa (06101010034) (06101010035) (06101010036) (06101010037) (06101010038)

PROGRAM STUDI PENDIDIKANKIMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2012-2013

Asam Karboksilat
Asam karboksilat adalah asam organik yang diidentikkan dengan gugus karboksil. Asam karboksilat merupakan asam Bronsted-Lowry (donor proton). Garam dan anion asam karboksilat dinamakan karboksilat. Asam karboksilat merupakan senyawa polar, dan membentuk ikatan hidrogen satu sama lain. Pada fasa gas, Asam karboksilat dalam bentuk dimer. Dalam larutan Asam karboksilat merupakan asam lemah yang sebagian molekulnya terdisosiasi menjadi H+ dan RCOO-. Contoh : pada temperatur kamar, hanya 0,02% dari molekul asam asetat yang terdisosiasi dalam air. Asam karboksilat alifatik rantai pendek (atom karbon <18) dibuat dengan karbonilasi alkohol dengan karbon monoksida. Untuk rantai panjang dibuat dengan hidrolisis trigliserida yang biasa terdapat pada minyak hewan dan tumbuhan. Struktur Rumus umum asam karboksilat adalah R-COOH atau Ar-COOH, dimana : R Ar : Alkil : Aril

-COOH : Gugus karboksil Contoh :

Ciri khusus dalam asam karboksilat adalah terdapatnya gugus fungsi karboksil (COOH), karboksil diambil dari karbonil (-CO-) dan hidroksil (-OH). Sudut yang dibentuk oleh gugus fungsi COOH- sebesar 120 derjat dan panjang ikatan C=O sebesar 0,121 nm. Contoh :

A. Tata nama Asam Karboksilat Asam karboksilat mwmpunyai gugus karboksil (karbonil dan hidroksil ) yang terikat pada gugus alkil atau aril. R C OH O Ar C OH O - C OH O Gugus karboksil a. IUPAC 1. Pemberian nama asam karboksilat dilakukan dengan mengganti akhiran a pada nama alkana dengan oat. Contoh :

O H C OH asam metanoat CH3 C

O CH3 OH asam butanoat CH3 H3C OH C CH3 C OH CH2 CH2 C

O OH

asam etanoat O

O CH3 CH OH CH2 C

O OH

CH3

CH CH3

CH2

2. Tentukan rantai utama (rantai dengan jumlah atom karbon paling panjang yang mengandung gugus karboksil). Contoh :

3. Tentukan substituen yang terikat rantai utama. Contoh :

4. Penomoran substituen dimulai dari atom C gugus karboksil. Contoh :

5. Jika terdapat 2/lebih substituen berbeda dalam penulisan harus disusun berdasarkan urutan abjad huruf pertama nama substituen. Contoh :

6. Penambahan kata asam pada awal nama senyawa. Contoh :

7. Awalan di-, tri-, sek-, ters-, tidak perlu diperhatikan dalam penentuan urutan abjad sedangkan awalan yang tidak dipisahkan dengan tanda hubung (antara lain : iso-, dan neo-) diperhatikan dalam penentuan urutan abjad. Contoh : bukan Asam-3-neopentil-2-metilheksanoat tetapi Asam2-metil-3neopentilheksanoat 8. Jika mengandung rantai cabang, maka atom C dari gugus karboksilat dengan rantai terpanjang diberi nomor 1

Contoh :
CH3 5 CH2 4 CH 3 CH3 CH2 2 COOH 1 5 CH3 4 CH OH 3 CH2 2 CH CH3 1 COOH

asam 3 - metil pentanoat

asam 4 - hidroksil - 2 - metil pentanoat

9. Jika senyawa mempunyai 2 gugus karboksilat, penamaan rantai utama diberi akhiran dioat.
O C HO O HO C CH2 C OH O asam propandioat (asam malonat)

O C OH asam etandioat (asam oksalat)

O HO C CH2 CH2 CH2 CH2

O C OH asam heksandioat (asam adipat)

b. Trivial (Nama Umum) 1. Tidak mempunyai sistematika


O H C OH CH3 CH2 CH2 C O OH asam butirat asam formiat

2. Letak susbtituen dinyatakan dengan , , , dan seterusnya


CH3 5


CH2 4 CH2 3 CH2 2 C 1 Cl

O OH

CH3

CH

COOH

asam - kloroproponoat

Formula/struktur HCO2H CH3CO2H CH3(CH2)2CO2H CH3(CH2)2CO2H CH3(CH2)4CO2H CH3(CH2)5CO2H HO2CCO2H HO2CCH2CO2H

IUPAC As. metanoat Asam etanoat Asam butanoat As. Pentanoat As. Heksanoat As. Heptanoat As. Etandioat As.propandioat

Trivial Asam formiat Asam asetat Asam butirat Asam valerat Asam kaproat Asam enantat Asam oksalat As. malonat

HO2(CH2)2CO2H 3. Alkil karboksilat


CH3 CH2 COOH

As. Butandioat

As. suksinat

CH3

CH CH3

COOH

asam etil karboksilat

asam isopropil karboksilat

Berikut ini daftar nama trivial beberapa asam karboksilat yang tidak bercabang :

C. Sifat a.

Fisik Asam

Asam

karboksilat karboksilat mempunyai titik lebih daripada senyawa organik golongan lain yang berat molekulnya sebanding. b. Kelarutan asam karboksilat dalam air lebih besar daripada alkohol, eter, aldehida, dan keton yang berat molekulnya sebanding. c. Kelarutan asam karboksilat dalam air menurun seiring dengan meningkatnya berat molekul. d. Asam karboksilat dengan 1-4 atom karbon dapat larut sempurna dalam air. D. Sifat KimiaAsam karboksilat a. Reaksi dengan basa Asam karboksilat bereaksi dengan basa menghasilkan garam dan air. Contoh : didih tinggi

b. Reduksi

Reduksi asam karboksilat dengan katalis litium alumunium hidrida menghasilkan alkohol primer. Contoh :

c. Reaksi dengan tionil diklorida Asam karboksilat bereaksi dengan tionil diklorida membentuk klorida asam, hidrogen klorida dan gas belerang dioksida. Contoh :

d. Esterifikasi Dengan alkohol, asam karboksilat membentuk ester. Reaksi yang terjadi merupakan reaksi kesetimbangan. Contoh :

e. Reaksi dengan amonia Dengan amonia, asam karboksilat membentuk amida dan air. Contoh :

f. Dekarboksilasi Pada suhu tinggi, asam karboksilat terdekarboksilasi membentuk alkana. Contoh :

g. Halogenasi Asam karboksilat dapat bereaksi dengan halogen dengan katalis phosfor membentuk asam trihalida karboksilat dan hidrogen halida.

Contoh :

E. Pembuatan Asam Karboksilat Asam Karboksilat, dengan basa akan membentuk garam dan dengan alkohol menghasilkan eter. Banyak dijumpai dalam lemak dan minyak, sehingga sering juga disebut asam lemak. Pembuatannya antara lain melalui oksidasi alkohol primer, sekunder atau aldehida, oksidasi alkena, oksidasi alkuna hidrolisa alkilsianida (suatu nitril) dengan hcl encer, hidrolisa ester dengan asam, hidroilisa asilhalida, dan reagen organolitium.Asam karboksilat rantai lurus dari atom C6 sampai dengan atom C18 banyak tersedia secara komersial, demikian pula sebagai asam aromatik sederhana. Beberapa asam karboksilat dapat dibuat dengan metode-metode berikut ini : 1. Oksidasi Alkohol Primer dan Aldehid Oksidasi alkohol primer dengan katalis kalium permanganat akan menghasilkan asam karboksilat. Contoh :

CH3

CH2

CH2

OH + K2Cr2O7

H+

CH3 H+

CH2

O OH CH2 COOH O

CH3 alkohol

CH2

CH2

CH2

OH + KMnO4 oksidator kuat

CH3

CH2

O CH2 OH aldehida CH OH C H

+ Ag (NH3)2+ oksidator lemah

NH4OH

CH2 OH

CH OH

C OH

2. Karbonasi Pereaksi Grignard Pada reaksi sintesis asam karboksilat dengan menggunakan pereaksi Grignard, gas CO2 dialirkan ke dalam larutan eter berisi pereaksi Grignard dan es kering

(CO2 padat) yang sekaligus berfungsi sebagai pedingin reaksi. Karbonasi pereaksi Grignard dalam eter, kemudian dihidrolisis akan menghasilkan asam karboksilat. Contoh :

3. Oksidasi alkil benzena Meskipun benzena dan alkana tidak reaktif terhadap oksidator seperti KMnO4 dan K2Cr2O7, tetapi benzena memungkinkan substituen alkil menjadi mudah dioksidasi. Gugus alkil akan dioksidasi sehingga menghasilkan gugus COOHyang berikatan langsung dengan inti benzena. Oksidasi alkil benzena dengan katalis kalium bikromat dan asam sulfat akan menghasilkan asam karboksilat. Contoh :

Cl CH2 CH2 CH3 + KMnO4 CH CH3 CH3 OH-

Cl COOH

COOH

Seberapa panjangpun gugus alkil, akan didegradasi menjadi gugus karboksilat benzoat. 4. Hidrolisis senyawa nitril Hidrolisis senyawa nitril dalam suasana asam akan membentuk asam karboksilat. Contoh :

5. Oksidasi alkena RCH = HR dan R2C = CHR

O H3C H3C H2 C C H C CH2 CH3 Oks H3C H3C H2 C C O HO C CH2 CH3

H2C H2C

CH CH

Oks

H2C H2C

COOH COOH

C H2

C H2

sikloheksena

asam adipat

F. Reaksi Asam Karboksilat Asam karboksilat adalah golongan senyawa organik yang memiliki rumus umum R-COOH. Beberapa reaksi yang dapat terjadi pada asam karoksilat antara lain: a. Reaksi penetralan Asam karboksilat bereaksi dengan basa membentuk garam dan air. R-COOH + NaOH R-COONa + H2O

Garam natrium atau kalium dari asam karboksilat suku tinggi dikenal sebagai sabun. Sabun natrium disebut sabun keras, sedangkan sabun kalium disebut sabun lunak. Sebagai contoh, yaitu natrium stearat (NaC17H35COO) dan kalium stearat (KC17H35COO). Asam alkanoat tergolong asam lemah, semakin panjang rantai alkilnya, semakin lemah asamnya. Jadi, asam alkanoat yang paling kuat adalah asam format, HCOOH. Asam format mempunyai Ka=1,8x10-4. Oleh karena itu, larutan garam natrium dan kaliumnya mengalami hidrolisis parsial dan bersifat basa. b. Reaksi Pengesteran Asam karboksilat bereaksi dengan alkohol membentuk ester. Reaksi ini disebut esterifikasi (pengesteran).

c. Dekarboksilasi asam - keton dan - dikarboksilat.

Reaksi dekarboksilasi ini khusus hanya terjadi pada asam karboksilat yang mempunyai gugus - keton Dekarboksilasi (kehilangan CO2)

terjadi pada senyawa-senyawa asam karboksilatdengan suatu gugus-karbonil melalui prosespemanasan

O H 3C

H2 C

O C OH CH3

O C CH3 + CO 2

asam 3 - ketobutanoat

aseton

Mekanisme :
H O H3C C H O C CH2 O H3C O C etanol O CH3 , , ... ketokarboksilat C CH3 aseton + O CH2 C O

dekarboksilasi

O CH3 C O CH3 C

O C OH O CH2 CH2 C OH

d. Reaksi Hidrolisis,

Reaksi hidrolisis, reaksi antara ester dengan air dalam suasana asam menghasilkan asam karboksilat dan alcohol
O O O O

R C O C R + H OH Contoh : O O

R C OH + R C - OH

CH3 C O C CH3 + H OH e. Reaksi Esterifikasi (Alkoholisis)

CH3 C OH + CH3 C OH

Reaksi Esterifikasi, reaksi antara asam karboksilat dengan alkohol menghasilkan ester dan air. R-COOH + R-OH Contoh : R-COOR + H2O

f. Reaksi Reduksi

Reaksi reduksi, reduksi asam karboksilat menghasilkan alcohol primer. Reduksi dilakukan dengan menggunakan LiAlH4 (litium aluminium hidrida), lamban dengan zat pereduksi seperti hidrogendengan katalis Pt O O
Pt

R C O C R Contoh :
O

LiAlO(OR)2
O

H+

R OH

CH3 CH2 C OH + H2

Li AH4

CH3 CH2 CH2 Ion propoksida

H+

CH3 CH2 CH2 O

O R C OH + 2 H2

katalis D

OH

+ H2O

asam karboksilat O CH3 C CH2 O C OH + H2 Pt 25Oc CH3 OH CH CH2 O C OH

asam 3 - keto butanoat O C OH H2O CH3 H2C OH

asam 3 - hidroksi butanoat

+ LiAlH4 CH3

g. Halogenasi Halogenasi, reaksi asam karboksilat dengan halida (PX3, PX5 dan SOX2) akan menghasilkan suatu asilhalida .

h. Amonolisis O O O O

R C O C + NH2 H R

R C NH2 + R C OH

CH3 C O C 3 + NH2 H CH

CH3 C NH2 + CH3 C OH

G. Kegunaan Asam karboksilat a. Asam format dipakai untuk menggumpalkan lateks (getah karet). b. Asam asetat digunakan sebagai cuka makan.

DAFTAR PUSTAKA
http://rolifhartika.wordpress.com/kimia-kelas-xii/senyawa-karbon/asam-karboksilat/sifat fisika-dan-kimia/. Diakses tanggal 03 November 2012 http://rolifhartika.wordpress.com/kimia-kelas-xii/senyawa-karbon/asam-karboksilat/. Diakses tanggal 03 November 2012 http://rolifhartika.wordpress.com/kimia-kelas-xii/senyawa-karbon/asam-karboksilat/tatanama/. Diakses tanggal 03 November 2012 http://rolifhartika.wordpress.com/kimia-kelas-xii/senyawa-karbon/asam karboksilat/pembuatan-dan-kegunaan/. Diakses tanggal 03 November 2012 Putranto,dody. 2009. Senyawaasamkarboksilat. (online) (http://kimiadahsyat.blogspot.com/2009/06/senyawa-asam-karboksilat.html). (diaksespadatanggal 4 november 2012 pukul 7:51 am). http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pembuatan%20asam %20karboksilat&source=web&cd=4&cad=rja&ved=0CDIQFjAD&url=http%3A %2F%2Fbiologiunair.files.wordpress.com%2F2011%2F03%2Fturunan-asam

karbosilat.doc&ei=vTCVUIbUG4mqrAemmYH4Dg&usg=AFQjCNEwwrdazF4ynS QBK kpl1VnEd5iAA Zulfikar. 2010. Tata namaasamkarboksilat. (online).( http://www.chem-is try.org/materi_kimia/kimia-kesehatan/senyawa-hidrokarbon/tata-nama-asamkarboksilat/) .(diaksespadatanggal 4 November 2012 pukul 8.01 am)