Anda di halaman 1dari 3

Menghitung Jumlah Potensi Pasar Pasar dari sudut pandang ekonomi secara umum diartikan sebagai pertemuan antara

permintaan dan penawaran. Potensi pasar (potential market) diartikan sebagai besarnya bagian (proporsi) dari keseluruhan pasar dari suatu produk atau sekelompok produk tertentu yang tersedia. Potensi pasar yang tersedia dapat diperkirakan dengan membandingkan antara perkiraan kekuatan permintaan dan penawaran terhadap suatu produk untuk masa yang akan datang atau selisih antara perkiraan permintaan dan penawaran. Berikut contoh menghitung besarnya potensi pasar dari suatu produk Table 7 Perkiraan Potensi Pasar daging Sapi di Sumbar (dalam Kg) 1997-2002 Tahun Proyeksi (1) 1997 1998 1999 2000 2001 2002 Proyeksi Permintaan (2) 42830 44483 46136 47789 49442 51095 Proyeksi Penawaran (3) 36943 38276 39609 40942 42275 43608 Potensi Pasar (4) = (2) (3) 5887 6207 6527 6847 7167 7487

Angka potensi pasar yang memperlihatkan besarnya potensi pasar yang dapat digarap oleh produsen lain, baik yang dihasilkan oleh produsen baru maupun oleh produsen lama dengan produk yang telah berada di pasar.intinya potensi pasar merupakan kelebihan permintaan di atas penawaran, yang dapat dimanfaatkan secara lebih lanjut oleh produsen maupun calon produsen. Memperkirakan pangsa pasar Pangsa pasar (market share) merupakan bagian pasar yang dimiliki oleh produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan, bila dibandingkan secara relative dengan pasar produk sejenis atau sekelompok produk yang dihasilkan oleh perusahaan lainnya. Penentuan pangsa pasar yang akan direbut oleh perusahaan sangat dipengaruhi oleh berbagai variable yang mempengaruhi produk tersebut, terutama strategi pemasaran. Variable lain yang dapat digunakan oleh seorang produsen untuk menguasai bagian potensi pasar, seperti kapasitas produksi yang yang akan dipengaruhi oleh kemampuan pasar menyerap produk yang dihasilkan di samping ketersediaan dana serta sumber daya lainnya, tingkat teknologi yang digunakan, ketersediaan bahan baku dan factor lainnya yang relevan. Prinsipnya kajian terhadap aspek pasar diharapkan dapat menghasilkan output berupa perkiraan

potensi pasar, untuk memberikan suatu tingkat keyakinan bahwa pasar untuk produk yang direncanakan masih tersedia. Perkiraan potensi pasar, akan diikuti dengan perkiraan peluang pasar yang mampu dipenuhi/diambil oleh perusahaan dalam unit (kuantitatif), yang akan digunakan sebagai input di dalam menghitung kelayakan usaha dalam aspek keuangan. Perkiraan peluang pasar yang diperoleh, belum cukup untuk menarik kesimpulan bahwa rencana investasi layak dari sudut pandang aspek pasar dan pemasarannya. Karena hal tersebut merupakan sebatas pertimbangan aspek pasar dari suatu rencana investasi, belum mencakup cara atau strategi pemasaran yang dibutuhkan oleh produk yang akan dihasilkan ( aspek pemasaran). Proyeksi penjualan Kajian terhadap aspek pasar dari suatu produk yang akan dihasilkan, melibatkan proyeksi permintaan dan penawaran terhadap produk di masa yang akan datang. Hasil kajian tersebut adalah jumlah potensi pasar yang diharapkan masih tersedia. Dalam kaitan ini, perlu ditetapkan jumlah pasar (pangsa pasar) yang akan diisi oleh produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Melalui kajian lebih mendalam, dengan memperhatikan ketersediaan sumber daya yang dimiliki perusahaan, perlu ditentukan jumlah yang benar-benar diperkirakan akan terjual untuk kemudian diproduksi. Jangka waktu proyeksi rencana penjualan pada umumnya diperkirakan sama dengan umur proyek yang direncanakan. Namun demikian, perkiraan jumlah penjualan selayaknya tidak hanya didasarkan pada hasil analisis proyeksi permintaan dan penawaran. Hasil kajian tersebut selayaknya juga mempertimbangkan berbagai aspek lainnya menyangkut kegiatan operasional lainnya. Setelah proyeksi penjualan produk dirancang, kemudian ditentukan proyeksi pendapatan yang diperoleh dari penjualan (sales income). Dengan cara mengalikan unit terjual dengan harga jual produk per unit. Harga ditentukan dengan proses yang relative panjang dengan pertimbangan variable-variabel, seperti: segmen pasar, ketersediaan teknologi, struktur biaya serta bauran pemasaran yang digunakan dan elastisitas harga dan permintaan terhadap produk. Hasil kajian volume penjualan pada kajian aspek pasar, akan menjadi input untuk kajian aspek lainnya, seperti: aspek teknis dan operasional menyangkut kapasitas mesin yang akan dibeli serta jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan serta untuk kajian aspek keuangan.

Definisikan tujuan studi

Lakukan analisis situsional atau pasar

Apakah memerlukan studi

Adakah data awal cukup mendukung?

Rencanakan aspek pasar formal

Tentukan sumber data sekunder dan kumpulkan data Defenisikan tujuan Defenisikan tujuan Apakah data sekunder studi studi yang tersedia cukup?

Tentukan metode pengumpulan data primer Siapkan kuesioner dan uji coba

Desain sample dan kumpulkan data primer

Proses dan analisis data sekunder dan primer Tentukan karakteristik pasar saat ini Tentukan teknik peran pasar Ramalkan permintaan pasar masa lalu

Kembangkan rencana penjualan dan siapkan laporan

Apakah analisis pasar