Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN OBSERVASI PASAR KEWIRAUSAHAAN

FOTOCOPY DHANI
(Disusun untuk memenuhi Tugas Di Semester 7)

DISUSUN OLEH :
1. 2. 3. 4. 5. DWI ALVIANI RANANDA VINSIAH PEGI YULIANTI QONITAH KHAIRUNNISA DITA KURNIA SARI (06091410005) (06091410006) (06091410007) (06091410012) (06091410016)

PENDIDIKAN KIMIA PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SRIWIJAYA TAHUN AJARAN 2011/2012

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN RISET PASAR

1. Waktu Pelaksanaan : 24 September 2012 2. Tempat/Lokasi : Bukit Besar (Palembang) 3. Pelaksana Riset Nama dan NIM : a. Dwi Alviani (06091410005) b. Rananda Vinsiah (06091410006) c. Pegi Yulianti (06091410007) d. Qonitah Khairunnisa (06091410012) e. Dita Kurnia Sari (06091410016) Fakultas/Program Studi : FKIP/Pend. Kimia 4. Spesifikasi Nama Usaha : Fotocopy Dani Jenis Produk : Jasa Fotocopy dan ATK Sasaran : Masyarakat Umum dan Mahasiswa 5. Hasil Kegiatan (Terlampir)

Palembang, 24 September 2012 Yang Melaporkan, 1. Dwi Alviani 2. Rananda Vinsiah 3. Pegi Yulianti 4. Qonitah Khairunnisa 5. Dita Kurnia Sari (06091410005) (06091410006) (06091410007) (06091410012) (06091410016) .................. .................. .................. .................. ..................

KEWIRAUSAHAAN

Page 2

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1. IDE BISNIS Fotocopy Dhani ini didirikan karena permintaan masyarakat yang tinggi akan layanan fotocopy, jilid, dan penjualan ATK yang murah dengan kualitas yang cukup baik. Fotocopy Dhani ini berdiri di daerah Bukit Besar dengan bangunan dua lantai. Fotocopy Dhani ini didirikan karena banyaknya tempat fotocopy yang berdiri disekitar bukit besar yang kadang tidak memberikan pelayanan yang cukup memuaskan bagi konsumen. Selain itu juga karena melihat permintaan pasar yang sebagian besar mahasiswa dan pelajar yang membutuhkan peralatan perkuliahan atau sekolah. Dengan didirikannya Fotocopy Dhani ini, diharapkan para konsumen dari berbagai kalangan mulai dari anak sekolahan hingga orang kantoran bisa memenuhi kebutuhan ATK mereka dan layanan fotocopy atu pun jilid yang ditawarkan oleh Fotocopy Dhani. Di dalam mendirikannya, Fotocopy Dhani menerapkan beberapa ide di dalamnya agar para konsumen lebih tertarik menggunakan jasanya, yakni bersikap ramah dan selalu tersenyum saat menerima pesanan, semua karyawan yang menggunakan seragam tertentu, dan juga menyediakan beberapa penjualan minuman dingin, parfum non alkohol, serta obat-obat herbal tertentu. Kebutuhan akan hal-hal itulah yang di butuhkan oleh pasar sekitar Bukit Besar, khususnya untuk mahasiswa dan pelajar sehingga pemilik mendirikan Fotocopy Dhani di Jalan Srijaya Negara No.991 B, Bukit Besar dengan layanan utamanya adalah fotocopy, jilid, dan penjualan ATK. Dalam pendirian dan pengembangannya, Fotocopy Dhani menemukan beberapa masalah, diantaranya : 1. Saingan Semakin banyak kebutuhan dan permintaan masyarakat akan ATK yang begitu tinggi membuat para wirausaha berlomba lomba mendirikan usaha di bidang jasa fotocopy dan penjualan ATK sehingga saingan di bidang ini semakin tinggi. 2. Layanan Dalam hal ini, Fotocopy Dhani melihat bahwa layanan fotocopy di daerah Bukit Besar masih minim karena terlalu banyak permintaan fotocopy dari beberapa instansi yang terdapat disekitanya dan kadang tergolong lambat karena keterbatasan pihak pemilik toko. Selain itu juga kerap dijumpai tempat fotocopy dengan harga mahal namun kualitasnya kurang baik. 3. Kondisi dan Fasilitas Fotocopy Dhani memberikan fasilitas dan kondisi bangunan yang baik, misalnya adanya areal parkir gratis yang cukup leluasa, beberapa bangku
KEWIRAUSAHAAN Page 3

yang disediakan untuk konsumen yang menunggu.. Selain itu, pada Fotocopy Dhani para pengunjung di berikan alunan alunan tembang jawa yang khas karena pemiliknya adalah orang jawa. 2. SUMBER IDE Sumber ide yang di dapat dari pendirian Fotocopy Dhani ini berdasarkan keinginan pemilik untuk berwirausaha. Selain itu toko ini juga didirikan karena berdasarkan survey lapangan menyatakan bahwa di daerah tersebut masih kekurangan layanan fotocopy seperti Fotocopy Dhani. 1.2 Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mencari dan menemukan ide untuk mengembangkan wawasan dalam berwirausaha serta mempelajari peluang bisnis yang menjanjikan yang dapat dijadikan bekal untuk melaksanakan bisnis dan memanfaatkan peluang yang ada. Selain itu tujuan penulisan makalah ini juga untuk memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan. 1.3 Metode Penulisan Metode penulisan makalah ini adalah dengan cara observasi langsung di daerah Bukit Besar, Palembang serta pengumpulan data yang diperoleh melalui internet, wawancara sumber dan data yang diperoleh sendiri secara individual. Data berupa gambar seperti foto bangunan, alat, dan pegawainya. Semua data yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan pada mata kuliah Kewirausahaan.

KEWIRAUSAHAAN

Page 4

BAB II RUMUSAN IDE BISNIS


Dalam menciptakan suatu ide usaha tidak terlepas dari pengurus ruang lingkup internal dan eksternal. Begitu pula dalam upaya merealisasikannya, karena kedua ruang lingkup tersebut memiliki pengaruh besar terhadap bisnis yang akan dijalankan baik secara perkembangan maupun prospek bisnis di masa depan. 2.1 Analisis Lingkungan Internal Banyak hal yang dapat digolongkan ke dalam analisis internal yang mempengaruhi bisnis, salah satunya adalah Pengelolaan Resiko. Pengelolaan risiko dilakukan dengan mengidentifikasi, menghitung dan mengantisipasi serta menyiasati risiko bisnis yang mungkin terjadi sehingga dapat meminimalisir risiko dan mengoptimalisasi kinerja yang ada dalam lingkungan perusahaan atau internal. Contoh lingkungan internal dapat dilihat dari aspek keuangan, sumber daya manusia, produksi dan pemasaran. 2.2 Analisis Lingkungan Eksternal Lingkungan adalah pola dimana semua kondisi atau faktor eksternal mempengaruhi atau menuntun kearah kesempatan atau ancaman bagi kehidupan dan pengembangan perusahaan. Sebelum perusahaan dapat memulai perumusan strategi, manajemen harus mengamati lingkungan eksternal untuk mengidentifikasi kesempatan dan ancaman yang mungkin terjadi. Untuk itu perlu dilakukan Pengamatan Lingkungan untuk mengetahui tingkat kekerasan lingkungan yang dihadapi suatu perusahaan dalam menentukan strategi bisnisnya. Pengamatan lingkungan adalah upaya pemantauan, pengevaluasian dan penyebaran informasi dari lingkungan ekternal kepada pihak manajemen dalam perusahaan sebagai alat manajemen untuk menghindari kejutan strategi serta memastikan kesehatan manajemen dalam jangka panjang. 2.3 Mengelompokan Ide Usaha 1. Tipe A > New Market Ide memasarkan (produk/usaha) ke wilayah lain. Ide menawarkan kepada konsumen dengan barang/jasa yang belum tersedia dalam pasar setempat namun sudah ada di wilayah lain. 2. Tipe B > New Technology Menerapkan teknologi baru. Ide mererapkan untuk suatu proses produksi. 3. Tipe C > New Benefit Membuat nilai tambah produk. Ide menemukan cara baru atau yang disempurnakan untuk suatu fungsi/produk lama. Tipe ide dari bisnis Fotocopy Dhani ini adalah Tipe C > New Benefit, alasannya karena bisnis serupa sudah ada, namun masih belum disempurnakan.
KEWIRAUSAHAAN Page 5

BAB III RENCANA PRODUKSI

Salah satu upaya yang dilakukan agar dapat menghasilkan jasa yang memuaskan, sebuah aktivitas produksi harus dikelola dengan baik melalui 4 fungsi manajemen atau yang lebih dikenal dengan POAC yaitu Planning (Perencanaan), Organizing (Pengaturan), Actuating (Peranan Aksi), Controlling (Pengendalian). Aktivitas perencanaan dibidang produksi tersebut antara lain : 3.1 Proses Produksi Dalam menjalankan proses produksi, terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan sebelum akhirnya Fotocopy Dhani membuka usahanya. Tahapan tersebut terdiri dari : Tahap Investasi, Tahap Produksi, Tahap Pemasaran dan Tahap Operasi. 3.2 Kapasitas Produksi Fotocopy Dhani merupakan suatu usaha yang bergerak di bidang jasa kebutuhan perkuliahan dan perkantoran. Di dalam hal ini, Fotocopy Dhani menargetkan mendapatkan laba bersih Rp. 700.000 / hari. 3.3 Pengendalian Kualitas Pengendalian kualitas perlu diaktualisasikan agar kualitas serta kenyamanan para pengguna jasa Fotocopy Dhani ini tetap terjaga. Untuk memenuhi hal tersebut maka perlu dilakukan upaya-upaya sebagai berikut : 1. Menjaga kebersihan. Kebersihan merupakan poin penting dalam menjalankan suatu usaha. Kenyamanan konsumen menjadi prioritas untuk mempertahankan kualitas 2. Selektivitas karyawan yang memiliki kemampuan yang kompeten di bidangnya, dan mampu bekerja secara profesional 3. Selalu menjaga kualitas produksi 4. Melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi sparepart alat dan kebutuhan lain berkaitan dengan usaha yang dilakukan. 5. Memberikan pelayanan terbaik dan bersikap ramah kepada konsumen 3.4 Rencana Lokasi Fotocopy Dhani, didirikan di daerahBukit Besar karena menurut hasil survey lapangan yang telah dilakukan oleh tim dari Fotocopy Dhani. Di daerah yang akan di jadikan lokasi tersebut masih kekurangan sarana sejenis. Selain itu di daerah tersebut juga terdapat sekolah, kampus hingga perkantoran yang semakin meyakinkan Fotocopy Dhani bahwa rencana yang telah di targetkan dapat terwujud.

KEWIRAUSAHAAN

Page 6

3.5 Layout Sarana Produksi Fasilitas yang diberikan Fotocopy Dhani : 1. Gedung usaha 2. Peralatan fotocopy, jilid, dan ATK 3. Parking Area 4. Music Area 5. Kursi Tunggu 3.6 Penjadwalan Produksi 1 Investasi a) Mencari Dana (Modal) b) Menyewa Gedung c) Menyiapkan Peralatan dan Perlengkapan d) Mendekorasi Fasilitas 2 Produksi a) Mencari Karyawan 3 Pemasaran a) Melakukan Promosi melalui mouth by mouth b) Membuat Banner sebagai saran iklan 4 Operasi a. Membuka toko

KEWIRAUSAHAAN

Page 7

BAB IV RENCANA PEMASARAN


Rencana pemasaran produk jasa dapat dikelompokkan dalam empat strategi yang terkenal dengan istilah marketing mix (Bauran Pemasaran). Bauran pemasaran dalam bisnis ini diantaranya : 4.1 Strategi Produk (Product Mix) Fotocopy Dhani menyajikan dan memberikan pelayanan di bidang jasa ATK dan menghasilkan produk produk berupa fotocopy dan jilid yang menjadi andalan dan kekuatan dari Fotocopcy Dhani. Adapun beberapa keunggulan lainya : 1. Layanan yang cepat namun tetap ramah 2. Memberikan jaminan, apabila dalam produk yang diberikan tidak sesuai dengan pesanan yang di minta 3. Harga terjangkau, hampir semua yang ditawarkan memiliki harga yang terjangkau bagi semua kalangan. Mulai dari pelajar sampai pada karyawan tertentu. 4. Kualitas dari bahan bahan serta alat alat yang digunakan dalam produksi, cukup terjamin. 5. Alunan alunan tembang jawa dan musik modern pun dapat di dengar sambil menunggu hasil fotocopy atau barang yang dibeli. 6. Sarana transportasi yang sangat menunjang dan mudah untuk sampai ke Fotocopy Dhani. 4.2 Strategi Harga (Price Mix) Fotocopy Dhani, memberikan harga yang terjangkau dari kalangan mahasiswa hingga kalangan eksecutive muda, dengan kisaran harga : Fotocopy : Rp. 100 Rp 200 / lembar ATK : Rp. 500 Rp 200.000 / satuan. Minuman : Rp 500 Rp 7000 / satuan Harga tersebut merupakan keputusan dari Fotocopy Dhani menurut hasil survey lapangan yang di lakukan. 4.3 Strategi Distribusi (Place Mix) Saluran pemasarannya merupakan tingkat dua yang berarti bahwa proses distribusinya terdiri dari dua perantara, yaitu pemasok dan konsumen. Dengan demikian produk ini menggunakan saluran distribusi tingkat dua. 4.4 Strategi Promosi (Promotion Mix) Fotocopy Dhani melakukan promosi melalui, 1. Promosi mouth by mouth. 2. Banner besar yang ditempel di depan toko
KEWIRAUSAHAAN Page 8

BAB V REKAPITULASI STUDI KELAYAKAN


I. PENGANTAR - Manfaat Umum pelayanan jasa - Manfaat Ekonomi - Manfaat Lain-lain

: Membuka Lapangan Kerja, Memberikan : Menghasilkan keuntungan. : -

II. UMUM - Nama Perusahaan - Pemilik Perusahaan - Bentuk Perusahaan - Lokasi Perusahaan PALEMBANG - Ketanakerjaan

: FOTOCOPY DANI : IBU PARNI : JASA DAN ATK : JL. SRIJAYA NEGARA, BUKIT BESAR : 3 orang

III. PERIZINAN - Izin Usaha : IZIN PERDA NO.3 TAHUN 2006 - Izin Penggunaan Tanah :- Izin Undang-undang Gangguan : - Izin Lain-lain :IV. RENCANA PRODUKSI Jenis Produksi : Produksi Jasa Kapasitas Produksi : -/hari -/bulan -../th Rencana Produksi Riel : -/bln/Kwartal/th. I -/bln/Kwartal/th. II -/bln/Kwartal/th. III

V. PEAMASARAN DAN PESAING 1. Daerah Pemasaran : Lokal (dalam negeri) : LOKAL Regional (dalam negeri : -. Ekspor (Luar Negeri) : - 2. Jumlah yang dapat dijual (dipasarkan) : - (Unit, kg, meter, dan lainlain) 3. Sistem Penjualan : Tunai 4. Pesaing produksi sejenis : 9 TOKO 5. Jumlah industri sejenis : 9 TOKO (disekitarnya) VI. MODAL TETAP YANG DIPERLUKAN 1. Tanah dan Bangunan

KEWIRAUSAHAAN

Page 9

Tanah 14x16 m2 : Rp - Bangunan 14x16 m2 : Rp - Menyewa.... Rp. 35.000.000 / tahun 2. Mesin dan Peralatan : Mesin & Peralatan : Rp. 80.000.000 Jumlah Modal tetap (1 +2) =... Rp. 115.000.000 VII. MODAL KERJA YANG DIPERLUKAN 1. Tenaga Kerja 3 (bulan) Gaji pemilik / pimpinan : Rp. 30.000.000/bln......... Rp.90.000.000/3 bln Tenaga Terampil : Rp.600.000 /bln......... Rp.1.800.000/3 bln Tenaga biasa : Rp.250.000 /bln......... Rp.750.000/3 bln Jumlah : Rp.92.550.000 2. Bahan baku dan penolong Kertas............... : Rp.1.000.000.............../bln....... Rp.3.000.000/3 bln ATK................. : Rp.1.000.000............/bln......... Rp.3.000.000/3 bln Tinta + Service : Rp.1.000.000............./bln......... Rp.3.000.000/3 bln Jumlah : Rp.9.000.000 3. Lain-lain ................................ : Rp........................./bln...... Rp....................../3 bln ................................ : Rp........................./bln..... Rp....................../3 bln ................................ : Rp........................./bln...... Rp....................../3 bln Jumlah ---Kebutuhan modal kerja 3 bln (1+2+3) :Rp.101.550.000 Jumlah modal (modal tetap dan modal kerja yang dibutuhkan (VI + VII): Rp.216.550.000 Catatan Harap dilampirkan pula : 1. Gambar tataruang (layout) pabrik yang akan dibangun. 2. Daftar mesin atau peralatan pokok sesuai dengan bagan arus proses

VIII. BIAYA PRODUKSI SELAMA SATU TAHUN 1. Bahan baku penolong .................................... : Rp................... .................................... : Rp................... .................................... : Rp................... Rp.............. 2. Gaji / upah

KEWIRAUSAHAAN

Page 10

Pimpinan Tenaga terampil Tenaga biasa 3. Penyusutan Bangunan 5 % Mesin-mesin 10 % Kendaraan dan alat alat kantor

: Rp. 1.000.000 / hari : Rp.600.000 / bulan : Rp.250.000 / bulan Rp.30.850.000 / bulan : Rp................... : Rp...................

: Rp................... Rp............... 4. Bunga modal pinjaman Pinjaman modal investasi : Rp.115.000.000 Pinjaman modal kerja : Rp................... Bunga pinjaman modal Investasi RP.................X..............%/thn : Rp................... Rp............... 5. Biaya lain-lain Listrik : Rp.500.000/bulan Air : Rp.100.000/bulan Asuransi : Rp.........-......... Angkutan administrasi Perawatan gedung dan mesin : Rp.300.000 Rp............... Jumlah seluruh biaya (1+2+3) ................ Rp. 30.850.000 Catatan : 1. Biaya variable diasumsikan terdiri atas 1+2, berubah sesuai besar kecilnya produksi. 2. Biaya tetap diasumsikan terdiri atas 3+4+5, tak berpengaruh oleh besar-kecilnya produksi.

IX. PERENCANAAN PENJUALAN Penjualan (produksi) tahun I ........ unit @ Rp..............= Rp......-..... Penjualan (produksi) tahun II ........ unit @ Rp..............= Rp.......-..... Penjualan (produksi) tahun III ........ unit @ Rp..............= Rp.......-.... X. PENDAPATAN PERUSAHAAN 1. Hasil penjualan ......................... ( Biaya tetap + biaya variable ) 2. Pendapatan (laba) sebelum
KEWIRAUSAHAAN

: Rp.................................... : Rp.1.500.000 / hari

Page 11

Dikurangi pajak dan bunga : Bunga( tidak dimasukkan biaya tetap) : 3. Pendapatan (laba) sebelum pajak : Pajak................................ : Rp................................... Pajak................................ : Rp................................... 4. Laba bersih perusahaan : Rp.1.000.000 / hari XI. WAKTU BALIK MODAL X 100% = Catatan : Untuk usaha perdagangan Modal tetap : tanah dan bangunan ruko Modal kerja : barang dagangan, biaya angkutan, buruh, dan lain-lain ALTERNATIF dari X : PERHITUNGAN LABA 1. Penjualan (tahun) .......................................... Rp.360.000.000 2. Harga poko penjualan a. Sediaan awal produksi jadi : Rp.12.000.000 b. Produk jadi yang dibuat : Rp.12.000.000 Nilai seluruh produk yang dapat dijual c. Sediaan akhir produk jadi : Rp.12.000.000 Harga Pokok Penjualan : Rp.................................. 3. Pendapatan Kotor (profit on sales) (1-2) : Rp.324.000.000 4. Biaya pemasaran Gaji tenaga pemasaran : Rp.13.200.000 Biaya iklan dan promosi : Rp.200.000 Biaya penggudangan : Rp................... Biaya penyaluran : Rp................... Biaya kantor : Rp.35.000.000 / tahun Jumlah : Rp.48.400.000 Laba Kotor (3 4) : Rp.324.000.000 -48.400.000 5. Bunga pinjaman : Rp................... 6. Laba sebelum potongan pajak : Rp.327.600.000 7. Pajak .................% X (0) : Rp................... 8. Laba bersih (6 7) : Rp.327.600.000

1.000.000 x100% 0,461% 216.550.000

KEWIRAUSAHAAN

Page 12

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN


6.1 Kesimpulan Hasil dari uraian proposal di atas maka dapat disimpulkan bahwa peluang usaha dalam Fotocopy Dhani ini cukup baik dari segi ide, sasaran pasar, hingga rencana financial memiliki prospek yang baik dunia bisnis dan masa depan. Namun, hal ini akan terus berjalan dan bertahan jika jumlah pengunjung/konsumen terus berada di atas titik standar yang telah ditentukan. Dan total pendapatan yang diterima tetap lebih tinggi dari total biaya atau pengeluaran. Selain itu perusahaan ini dapat berjalan dengan baik jika segala perencanaan yang disusun dengan matang dan terstruktur. Jadi realisasi yang terjadi tidak menyimpang dari perencanaan yang ditetapkan. Namun faktor yang terpenting adalah jiwa dan karakter dari para entrepreneur ini sendiri. Dalam memulai suatu usaha pasti tidak terlepas dari adanya hambatan dan rintangan yang terjadi. Pemilik usaha ini juga mengaku pernah mengalami masamasa sulit dalam menjalankan usahanya selama ini. Terlebih karena pemiliknya adalah pendatang dari Jawa yang notabenenya memiliki kebiasaan dan adat istiadat yang berbeda dengan orang Palembang. Jumlah pesaing usaha semacam ini pun sangat banyak untuk daerah Bukit Besar sendiri. Namun, berdasarkan survey yang dilakukan, diketahui bahwa daerah Bukit Besar merupakan daerah yang cukup potensial untuk usaha fotocopy dan penjualan ATK. Selain itu, lokasinya strategis yaitu dekat dengan beberapa perguruan tinggi dan sekolahsekolah. 6.2 Saran Usaha ini sudah cukup baik, konsep, perencanaan, segmen pasar dan tujuan dari usaha ini. Hanya saja karena banyaknya modal yang digunakan untuk memulai usaha ini perlu lebih diperhatikan dan lebih terperinci agar kelak jika perusahaan ini dapat berjalan tidak mengalami kerugian baik dari segi moril maupun materil. Namun tetap dilakukan upaya yang sebaik-baiknya dalam menyusun makalah ini agar laporan yang disajikan dapat terealisasikan dengan baik.

KEWIRAUSAHAAN

Page 13

DAFTAR PUSTAKA

Idrys.

2010. Rumah Makan Lesehan Ala Yogyakarta. (Online, http://tugasohtugas.blogspot.com/2010/07/kewirausahaan-rumah-makanlesehan-ala.html) Diakses tanggal 25 September 2012 Pukul 20.37 WIB.

KEWIRAUSAHAAN

Page 14

LAMPIRAN
GAMBARAN USAHA

1. 2.

Nama Usaha Bidang Usaha kantor

: Fotocopy Dhani : layanan fotokopi, penjilidan, dan penjualan alat tulis

3. 4. 5. 6.

Jenis Produk Alamat Telp. Mulai berdiri

: jasa fotokopi, penjilidan, dan penjualan alat tulis kantor : Jl. Srijaya Negara No. 991 B Bukit Besar Palembang : 0711 - 7079296 : Desember 1999

DESKRIPSI HASIL WAWANCARA


Fotocopy Dhani adalah jenis wirausaha jasa yang bergerak di bidang jasa fotocopy dan alat tulis kantor. Wirausaha ini berlokasi di daerah bukit besar tepatnya di jalan srijaya negara Bukit Besar Palembang. Lokasi yang ditempati sekarang adalah lokasi ketiga yang digunakan untuk menjalankan wirausaha ini setelah sebelumnya telah berpindah-pindah tempat namun tempatnya masih di dekitar wialyah Bukit Besar. Awalnya usaha ini hanya berupa usaha kecil-kecilan yang didirikan pada sekitar akhir tahun 1999 dengan modal awal pada saat itu hanya Rp. 80.000.000 dan semua modal itu adalah hasil pinjaman. Pada saat itu wirausaha ini belum memiliki karyawan dan hanya dijalankan oleh sang pemilik yaitu ibu Parni bersama suaminya. Setelah satu tahun wirausaha ini berjalan, Bu Ani telah dapat melunasi semua hutangnya itu. Saat ini, Bu Ani telah dapat mempekerjakan tiga orang karyawan perempuan dengan gaji/upah yang berbeda-beda pada setiap karyawannya. Penetapan gaji karyawan ini dilakukan berdasarkan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki. Untuk karyawan senior Bu Ani memberinya gaji sebesar Rp. 1.000.000,-. Usaha Bu Ani ini saat ini telah dilengkapi dengan tiga buah mesin fotocopy dengan bermacam-macam tipe. Untuk hal ini Bu Ani cukup mengikuti

KEWIRAUSAHAAN

Page 15

perkembangan teknologi karena dari tiga mesinnya itu Bu Ani memiliki dua mesin fotocopy dengan tipe terbaru. Menurut Bu Ani, beliau sangat meminimalisir biaya perawatan mesin, beliau hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp. 300.000,- untuk membeli spare part/suku cadang mesin setiap bulannya. Selain dari mesin fotocopynya, wirausaha ini juga mendapatkan omzet dari penjualan alat-alat tulis kantor. Dengan ketiga mesin fotocopy dan penjualan ATK ini setiap harinya Bu Ani memperoleh omzet sebesar Rp. 1. 500.000,- yang berarti dalam satu bulan dapat menghasilkan omzet sebesar Rp. 45.000.000,- yang berupa penghasilan kotor. Lokasi wirausaha yang ditempati saat ini adalah berupa ruko yang disewa dengan biaya Rp.70.000.000 per dua tahun. Ruko ini memiliki ukuran 6m x 14m dengan 3 lantai. Namun ruko ini tidak hanya digunakan sebagai tempat usaha saja tetapi juga sebagai tempat tinggal dari pemilik usaha ini. Selain biaya perawatan mesin dan sewa ruko, biaya lain yang harus dikeluarkan oleh Bu Ani adalah pajak pemasangan spanduk promosi yang dibayarkan ke pada Pemda sebesar Rp. 1.000.000,- setiap tahunnya. Selain itu biaya listrik dan air sebesar Rp. 600.000,- dan pajak pendapatan usaha sebesar Rp. 60.000 per bulan. Pemilik usaha ini juga mengaku pernah mengalami masa-masa sulit dalam menjalankan usahanya selama ini. Terlebih karena Bu Ani adalah pendatang dari Jawa yang notabenenya memiliki kebiasaan dan adat istiadat yang berbeda dengan orang Palembang. Jumlah pesaing usaha semacam ini pun sangat banyak untuk daerah Bukit Besar sendiri. Berdasarkan survey yang dilakukan, kita ketahui bahwa daerah Bukit Besar merupakan daerah yang cukup potensial untuk usaha fotocopy dan penjualan ATK. Selain itu, lokasinya strategis yaitu dekat dengan beberapa perguruan tinggi dan sekolah-sekolah. Bu Ani sendiri mengaku ini adalah tantangan tersendiri dalam manjalankan usahanya. Beliau mengaku harus pandai-pandai menetapkan harga agar mampu bersaing dengan usaha lain semacam ini sehingga pelanggan tidak kabur dan yang paling penting adalah tidak mengalami kerugian.

KEWIRAUSAHAAN

Page 16