Anda di halaman 1dari 11

1.

a) Judul alat b) Deskripsi alat c) Gambar

: object glass dan cover glass : :

Gambar 1 : oblek glass

Gambar 1 : oblek glass d) Fungsi : Merupakan alat yang digunakan untuk melihat specimen dibawah mikroskop. e) Cara kerja :

Ulasan spesimen padat atau cair yang akan dilihat dengan mikroskop ditempatkan ke permukaan object glass kemudian tutup dengan menggunakan cover glass

2.

a) Judul alat b) Deskripsi alat c) Gambar

: Termometer tanah : :

d) Fungsi

: Digunakan Sebagai alat pengukur suhu yang berada Dalam tanah dengan kedalaman cm,20cm,50 cm, dan 100 cm tanah 5cm, 10

e) Cara kerja

Menempatkan termometer dalam tabung gelas yang berisi parafin Tabung diikat dengan rantai lalu diturunkan dalam selongsong tabung logam ke dalam tanah sampai kedalaman 50 cm atau 100 cm

Pembacaan dilakukan dengan mengangkat termometer dari dalam tabung logam, kemudian dibaca

Adanya parafin memperlambat perubahan suhu ketika termometer terbaca di udara

3.

a) Judul alat b) Deskripsi alat

: Kalorimeter Bom : Alat ini terdiri dari sebuah tabung kaca yang tingginya kurang lebih 19 cm dan garis menengahnya kurang lebih 7,5 cm. Bagian dasarnya melengkung ke atas membentuk sebuah penyungkup. Penyungkup ini disumbat dengan sebuah sumbat karet yang

berlubang di bagian tengah. Bagian atas tabung kaca ini ditutup dengan lempeng ebonit yang bundar. Di dalam tabung kaca itu terdapat sebuah pengaduk, yang tangkainya menembus tutup ebonit, juga terdapat sebuah pipa spiral dari tembaga. Ujung bawah pipa spiral itu menembus lubang sumbat karet pada penyungkup dan ujung atasnya menembus tutup ebonit bagian tengah. Pada tutup ebonit itu masih terdapat lagi sebuah lubang, tempat untuk

memasukkan sebuah termometer ke dalam tabung kaca. Tabung kaca itu diletakkan di atas sebuah keping asbes dan ditahan oleh 3 buah keping. Keping itu berbentuk bujur sangkar yang sisinya kurang lebih 9,5 cm. Di bawah keping asbes itu terdapat kabel listrik yang akan dihubungkan dengan sumber listrik bila digunakan. Di atas keping asbes itu

terdapat sebuah cawan aluminium. Di atas cawan itu tergantung sebuah kawat nikelin yang berhubungan dengan kabel listrik di bawah keping asbes. Kawat nikelin itulah yang akan menyalakan makanan dalam cawan bila berpijar oleh arus listrik. Dekat cawan terdapat pipa logam untuk mengalirkan oksigen c) Gambar :

d) Fungsi

: Adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu senyawa, bahan makanan, dan bahan bakar.

e) Cara kerja

Sejumlah sampel ditempatkan pada tabung beroksigen yang tercelup dalam medium penyerap kalor (kalorimeter),

sampel akan terbakar oleh api listrik dari kawat logam terpasang dalam tabung.

Panas yang dihasilkan akan terukur oleh termometer

4.

a) Judul alat b) Deskripsi alat

: Alat ukur tekanan akar : Alat ini terdiri dari sebuah pipa kapiler yang bentuknya seperti huruf S. Pada ujung kaki yang pendek terpasang sebuah pipa karet. Dinding kaki yang panjang diberi skala dan pada bagian tengahnya terdapat sebuah reservoir untuk menampung raksa

c) Gambar

d) Fungsi

: alat untuk menentukan berapa besar tekanan akar suatu tumbuhan tertentu

e) Cara kerja

: Dengan menggunakan alat suntikan atau karet pengisap dari pipet , raksa dapat dimasukkan ke dalam pipa kapiler tersebut sampai ke tengah-tengah reservoir. Waktu digunakan, ujung kaki yang pendek menghadap ke bawah dengan pipa karet dihubungkan dengan pangkal batang tumbuhan yang tekanan akarnya hendak diselidiki.

5.

a) Judul alat b) Deskripsi alat

: Colony counter : alat tersebut dilengkapi dengan skala/ kuadran dan latar belakang bercahaya yang sangat berguna untuk pengamatan pertumbuhan koloni sangat banyak.

c) Gambar

d) Fungsi

: sebagai penghitung jumlah mikroba pada cawan petri menggunakan sinar dan luv. Perhitungan mikroba dapat dilakukan dengan perbesaran menggunakan luv atau dengan menandai beberapa koloni yang terdapat pada cawan petri menggunakan bulpoint yang terdapat pada coloni counter dan juga menggunakan tombol check.

e) Cara kerja

memencet tombol on, meletakkan cawan petri yang berisi bakteri atau jamur ke dalam kamar hitung mengatur alat penghitung pada posisi dan mulai menghitung dengan menggunakan jarum penunjuk sambil melihat jumlah pada layar hitung

6.

a) Judul alat b) Deskripsi alat

: Inkubator (Incubator) : Alat ini dilengkapi dengan pengatur suhu dan pengatur waktu. Kisaran suhu untuk inkubator produksi

Heraeus B5042 misalnya adalah 10-70oC. Suhu di dalam inkubator konstan dan dapat diatur sesuai dengan tujuan inkubasi. Bentuk inkubator yang

dikenal ada yang berupa shaker dan water bath. Tipe lain inkubator berdasarkan kegunaannya secara khusus menurut Collins et al. (2004) adalah a. Shaker incubator; inkubator yang dilengkapi dengan pengocok untuk aerasi biakan. b. Cooled incubator; inkubator untuk suhu inkubasi dibawah suhu ambient. c. O2 incubator; inkubator yang mampu menyediakan keadaan kaya karbondioksida. d. Automatic temperature change incubator; inkubator yang dilengkapi dengan pengatur perubahan suhu otomatis sehingga tidak perlu memindahkan kultur ke inkubator lain saat membutuhkan perubahan suhu secara bertahap. e. Portable incubator; inkubator jinjing atau mudah dibawa yang umumnya diaplikasikan untuk

mikrobiologi lingkungan. f. Incubator room; suatu ruangan yang diubah menjadi inkubator sesuai dengan keperluan dan syarat

mikrobiologisnya

c) Gambar

d) Fungsi

: Inkubator adalah alat untuk menginkubasi atau memeram pada suhu yang terkontrol

e) Cara kerja 7.

Menyiapkan bahan atau specimen yang akan di inkubasi kemudian memasukkannya dalam incubator Atur suhu dan lama waktu inkubasi sesuai dengan yang diinginkan : Ose / jarum inokulan : Ose terdiri dari ose lurus untuk menanam dan ose bulat untuk menggores yang biasanya berbentuk zig-zag. Jarum inokulum biasanya terbuat dari kawat nichrome atau platinum sehingga dapat berpijar jika terkena panas. Bentuk ujung jarum dapat berbentuk lingkaran (loop) dan disebut ose atau inoculating loop/transfer loop, dan yang berbentuk lurus disebut inoculating needle/Transfer needle. Inoculating loop cocok untuk melakukan streak di permukaan agar, sedangkan inoculating needle cocok digunakan untuk inokulasi secara tusukan pada agar tegak (stab inoculating).

a) Judul alat b) Deskripsi alat

c) Gambar

d) Fungsi

: untuk memindahkan atau mengambil koloni suatu mikrobia ke media yang akan digunakan kembal

e) Cara kerja

: Ose disentuhkan pada bagian mikrobia kemudian menggosokkan atau menggoreskan pada media tanam atau digoreskan pada kaca preparat untuk diamati.

8.

a) Judul alat b) Deskripsi alat

: Refractometer : Beberapa tipe refractometer 1. Refractometers genggam tradisional

2. Refractometers genggam digital 3. Refractometers proses inline

c) Gambar

Refractometer genggam tradisional

Refractometer proses inline

Refractometer genggam digital d) Fungsi : alat yang digunakan untuk mengukur kadar / konsentrasi bahan terlarut misalnya : Gula, Garam, Protein dsb e) Cara kerja :

Ada tiga bagian utama refractometer, sampel, prisma dan papan skala Sampel ditempatkan antara prisma mengukur dan pelat penutup kecil Hasil pengukuran akan terlihat di papan skala sebagai garis bayangan antara daerah diterangi dan daerah gelap

9.

a) Judul alat b) Deskripsi alat

: Torso (model tubuh manusia) :Torso ini mempunyai bentuk dan warna alat-alat tubuh yang sesuai dengan yang sebenarnya dan terpasang

tegak di atas sebuah alas dari papan. Setengah belahan tubuhnya tidak berkulit sehingga kelihatan otot dan pembuluh darah. Bagian depan badannya dapat dibuka sehingga kelihatan alat-alat tubuh bagian dalam seperti paru-paru, jantung, lambung, hati, usus, dan ginjal. Bagian-bagian alat dalam tubuh juga dapat dilepaskan untuk melihat rongga tubuh ke arah punggung (ventral). Torso ini ada dua macam yaitu torso manusia wanita dan laki-laki. Model jantung adalah tiruan jantung manusia yang dapat dibuka dan berukuran lebih besar dari ukuran sebenarnya. Bagian-bagiannya bernomor dan

terpasang pada dudukan. Model ini terbuat dari plastik. Model kepala leher adalah tiruan kepala dan leher berukuran sebenarnya yang dapat dibuka. Bagianbagiannya bernomor dan terpasang pada dudukan. Model ini terbuat dari plastik Model laring adalah tiruan bentuk laring manusia yang terbuat dari plastik dan terpasang pada dudukan. Pada model ini tampak lidah dan dapat dibuka. Bagian-bagiannya diberi nomor. Model kulit adalah penampang kulit yang

menunjukkan folikel rambut dan kelenjar keringat. Model ini terbuat dari kayu atau plastik dan terpasang pada bantalan. Model kerangka adalah tiruan rangka manusia dengan tinggi 1500 mm yang terpasang pada bantalan. Bahan model ini dari karet atau plastik.

c) Gambar

d) Fungsi e) Cara kerja

: mempelajari morfologi dan anatomi manusia. :

Penggunaan dilakukan dengan langsung mengamati bagian-bagian organ dari torso manusia

Setiap bagian seperti jantung, paru-paru dan hati dapat dilepas dan diamati

10.

a) Judul alat b) Deskripsi alat

: Kotak botani : Alat ini terdiri dari sebuah kotak logam yang panjangnya kurang lebih 30 cm, lebar kurang lebih 19 cm, dan tebal kurang lebih 8 cm. Mempunyai ikat gantungan sehingga dapat dijinjing atau diselendangkan dan dibawa ke mana-mana.

c) Gambar

d) Fungsi

: untuk menyimpan contoh-contoh spesimen botani yang dikumpulkan pada waktu kerja lapangan, untuk pengolahan lebih lanjut agar tidak cepat kering

e) Cara kerja

Tanaman/spesimen yang didapat langsung dapat dimasukkan dalam kotak botani agar tanaman tidak cepat kering.