Anda di halaman 1dari 7

MODUL PRAKTIKUM

Praktikum 1

Uji Toksisitas Akut

Uji Toksisitas Akut merupakan bagian dari Uji Toksisitas Kuantitatif yang dilakukan dalam jangka waktu yang singkat sebagai akibat dari pemaparan jangka pendek terhadap suatu bahan kimia. Efek akut dapat terjadi dalam selang waktu beberapa jam, hari atau minggu. Parameter yang dapat diamati dari Uji Toksisitas Akut pada umumnya adalah Kematian (Mortality). Suatu bahan kimia dinyatakan berkemampuan toksik akut bila aksi langsungnya mampu membunuh 50% atau lebih populasi uji dalam selang waktu yang pendek, misal 24 jam, 48 jam s/d 14 hari. Prosedur Umum Uji Toksisitas Akut terhadap Larva Artemia dan Daphnia Metode Uji Toksisitas Akut terhadap larva Artemia dan Daphnia mengacu pada prosedur yang dilakukan oleh Meyer et.al. (1982) yakni sebagai berikut : 1. Penyiapan Larva Artemia dan Daphnia; diawali dengan dekapsulisasi Kista Artemia dan penyiapan Daphnia. 2. Dalam vial yang telah diisi air medium (Air laut untuk Larva Artemia dan Air tawar untuk Daphnia) sebanyak 4 mL dimasukkan masing-masing 10 ekor larva berumur 24 jam dengan menggunakan transpettor sampai volume air mencapai 5 mL. 3. Bahan toksik uji (3 Bahan uji) dengan variasi konsentrasi masing-masing yang telah ditentukan sebanyak 1 % (50 L) dimasukkan ke dalam vial. 4. Pengamatan dilakukan selama 24 jam dengan selang pengamatan 15 menit, 30 menit, 1 jam, 2 jam, 4 jam, 8 jam, 16 jam dan 24 jam. Mortalitas diamati dengan cara menghitung jumlah larva yang yang mati.

PENGENCERAN

Prosedur Analisis Data


Analisis data yang digunakan untuk menentukan nilai LC50-24 jam adalah Analisis Probit yang mengacu pada Hubert (1979) yaitu sebagai berikut : Hubungan nilai logaritma konsentrasi bahan toksik uji dan nilai Probit dari persentase mortalitas hewan uji merupakan fungsi linear Y = a + bx. Nilai LC 50-24 diperoleh dari anti log m, dimana m merupakan logaritma konsentrasi bahan toksik pada Y = 5, yaitu nilai Probit 50% hewan uji, sehingga persamaan regresi menjadi :
m= 5a b

Dengan nilai a dan b diperoleh berdasarkan persamaan sebagai berikut :

b = XY 1/ n ( X Y) 2 2 X 1/ n ( X)

.. (1)

a = 1/ n (Y b X)
Persamaan regresi = Y = a + bx

.(2)

LC50-24 jam = anti log m, dimana :


m= 5a b

.(3)

Keterangan : Y : Nilai Probit Mortalitas X : Logaritma konsentrasi bahan uji n : banyaknya perlakuan a : konstanta

b : slope/ kemiringan m : nilai X pada Y = 5 LC50-24 jam : anti log m

PEMBAGIAN KELOMPOK

Toksikan

Konsentrasi [g/L] i

Organisme Uji Dhapnia Artemia

Kelompok 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Pb

ii iii i

Cu

ii iii I

Cr

Ii iii i

Fe

ii iii i

Kontrol

ii iii

FORMAT TABULASI DATA PENGAMATAN TOKSISITAS AKUT

1. Data per Kelompok

Format Tabulasi Data Pengamatan Mortalitas Hewan Uji per Kelompok Kelompok Jenis Bahan Toksik : :

Konsentrasi Bahan Toksik :

Waktu Dedah 15 menit 30 menit 1 jam 2 jam 4 jam 6 jam 8 jam 16 jam 24 jam Jumlah (1)

Artemia (2) (3) (1)

Daphnia (2) (3)

Keterangan

2. Data Kelas

a. Format Tabulasi Data Persentase Mortalitas (p) Hewan Uji setelah pemaparan 24 jam Jenis Hewan Uji Jenis Bahan Toksik
Ulangan i ppm (1) (2) (3) Rerata

: :


Konsentrasi ii ppm

iii ppm

p (i)

p (ii)

p (iii)

b. Format Tabulasi Data Analisis Probit LC50-24 jam Jenis Hewan Uji Jenis Bahan Toksik : :

d (Konsentrasi Uji)

n (jumlah hewan uji)

r (Mortalitas hewan uji)

p (%Mortalitas)

X (Log Konsentrasi)

Y (Nilai Probit % Mortalitas)

XY

i ii iii

30 30 30 Jumlah ( ) X Y XY

b = .. Persamaan (1) a = . Persamaan (2) m = . Persamaan (3) LC50-24 jam = anti Log m = ppm